cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SIGMA EPSILON - Majalah Ilmiah Teknologi Keselamatan Nuklir
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
SIGMA EPSILON adalah majalah ilmiah yang menyajikan makalah hasil kegiatan riset dan kegiatan teknis penunjang riset lainnya yang dilaksanakan di Pusat Reaktor dan Keselamatan Nuklir (PTRKN) Badan Tenaga Nuklir Nasional.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 3-4 (2014): Agustus - November 2014" : 5 Documents clear
PENGARUH POSISI DAN LINEARITAS DETEKTOR START-UP DALAM PENGUKURAN FRAKSI BAKAR RSG-GAS PADA KONDISI SUBKRITIS Purwadi Purwadi
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 18, No 3-4 (2014): Agustus - November 2014
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.831 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2014.18.3-4.2889

Abstract

Pengukuran fraksi bakar (burn-up) sangat penting untuk keselamatan operasi reaktor. Untuk reaktor riset, salah satu metode yang paling sederhana adalah melakukan pengukuran cacah netron pada kondisi subkris-tis dengan detektor neutron yang sudah terpasang pada teras reaktor. Jumlah cacah neutron harus ma-suk dalam rentang linearitas detektor yang dipengaruhi oleh posisi detektor dari teras. Makalah ini akan menyajikan pengaruh posisi detektor dan linearitas cacah detektor sehingga hasil pengukuran fraksi bakar akan akurat. Reaktor RSG-GAS menggunakan dua detektor fission chamber JKT01 CF811 dan CF821 untuk pengukuran kondisi start-up. Hasil pengukuran daya terhadap cacah de-tektor menunjukkan bahwa kedua detektor mempunyai linearitas yang sangat baik. Jumlah cacah masing-masing harus lebih kecil dari 12.150 cps dan 14.110 cps untuk detector JKT01 CX811 dan CX821. Dengan menjaga posisi detektor, detektor memiliki respons yang sangat baik pada berbagai posisi bahan bakar yang hendak diukur. Hasil pengukuran ini menunjukkan bahwa detektor yang terpasang di RSG-GAS dapat digunakan untuk mengukur fraksi bakar dari elemen bahan bakar.
PENGKAJIAN KONDISI TRANSFORMATOR BHT03 PADA RSG-GAS MENGGUNAKAN METODA DISSOLVED GAS ANALYSIS Teguh Sulistyo
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 18, No 3-4 (2014): Agustus - November 2014
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.54 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2014.18.3-4.2890

Abstract

Transformator BHT03 merupakan transformator distribusi berpendingin minyak yang digunakan pada reaktor RSG-GAS sebagai bagian dari sistem distribusi listrik untuk menurunkan tegangan listrik menengah 20 kV menjadi 400 VAC. Minyak yang terdapat di dalam transformator BHT03 berfungsi sebagai media isolator dan media pendingin agar Transformator BHT03 tidak panas. Dalam kandungan minyak tersebut terdapat kandungan gas-gas yang dapat menyebabkan kegagalan transformator. Kegagalan gas tersebut dikenal sebagai fault gas yang dapat menyebabkan kegagalan termal dan kegagalan elektris. Penelitian ini akan membahas hasil uji gas terlarut (Dissolved Gas Analysis, DGA) dalam mengidentifikasi indikasi kegagalan yang mungkin terjadi pada Transformator BHT03 dengan menggunakan metode rasio Roger. Hasil pengujian menunjukkan minyak Transformator BHT03 sebagai bahan isolasi dan media pendingin masih layak digunakan. Hal ini dibuktikan dengan nilai kandungan gas pada minyak yang meliputi kandungan gas H2, C2H2, C2H4, dan CO tidak melebihi standar yang diijinkan oleh IEEE Standard C57.104-1991.
STUDI KOMPARASI PERHITUNGAN LAJU DOSIS PADA KASUS SUMBER TITIK ISOTROPIK Anis Rohanda
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 18, No 3-4 (2014): Agustus - November 2014
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.152 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2014.18.3-4.2886

Abstract

Perhitungan laju dosis dapat ditentukan dengan 2 jenis metode perhitungan, yaitu metode deterministik dan metode stokastik. Untuk berbagai aplikasi keperluan praktis, metode deterministik lebih baik mengingat waktu perhitungan yang jauh lebih cepat dan pemodelan yang jauh lebih seder-hana daripada metode stokastik. Metode deterministik dapat dilakukan dengan menerapkan teknik penyelesaian „point kernel‟ sebagai basis perhitungan. Salah satu program computer (code) yang mengadopsi teknik tersebut dan telah digunakan secara luas adalah QAD-CGGP-A. Selain dengan code, dewasa ini juga telah banyak dikembangkan program aplikasi sejenis yang bisa diakses dari personal komputer ataupun gadget seperti program aplikasi freeware “Rad Pro Calculator versi 3.26“ dan aplikasi android “Radiation Calculator”. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan code QAD-CGGP-A, program aplikasi Rad Pro Calculator dan Radiation Calculator untuk menghitung laju dosis gamma pada suatu sumber radiasi berbentuk sumber titik isotropik. Hasil perhitungan diverifikasikan dengan hasil perhitungan teoritis berdasarkan persamaan aproksimasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung penetrasi sumber gamma dalam bentuk laju dosis sumber standar Co-60 sebagai sumber titik isotropik dan juga untuk mengetahui dan memverifikasi sejauh mana komparasi hasil perhitungan berbasis program aplikasi dengan perhitungan teoritis. Secara umum, hasil perhitungan laju dosis dengan ketiga program menunjukkan hasil yang lebih kecil da-ripada hasil perhitungan teoritis berdasarkan rumus aproksimasi. Hasil perhitungan laju dosis dengan aplikasi Radiation Calculator memiliki perbedaan sekitar 11 %, sedangkan hasil perhitungan QAD-CGGP-A dan Rad. Pro Calculator memiliki perbedaan sekitar 26% dengan hasil teoritis.
ANALISIS PENGARUH BEBAN TAK SEIMBANG TERHADAP HARMONISA PADA VARIABLE SPEED DRIVE FASA TIGA Edy Sumarno; Syaiful Bakhri
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 18, No 3-4 (2014): Agustus - November 2014
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1362.422 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2014.18.3-4.2887

Abstract

Untai Uji Termohidrolika Eksperimental adalah sarana eksperimen untuk mempelajari berbagai fenomena termohidrolika khususnya untuk sekuen post-LOCA (Lost of Coolant Accident). Untai tersebut telah digunakan untuk berbagai penelitian, menggunakan penggerak berbasis Variable Speed Drive(VSD) dan beberapa beban fase satu yang bisa mengakibatkan ketidakseimbangan beban.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketidakseimbangan beban terhadap kualitas daya listrik pada VSD.Pada penelitian ini disimulasikan beban takseimbang untuk mengetahui efeknya terhadap kualitas catu daya listrik yang diukur dari besarnya tingkat harmonisa tegangan dan arusnya. Metode pengukuran menggunakan DAS (Data AquisitionSystem) yang dikembangkan sekaligus sebagai pengukur Total Harmonic Distortion (THD) dari tegangan dan arus pada sisi input dan output dari VSD tersebut. Hasil pengukuran menun-jukkan kenaikan THD terhadap ketidakseimbangan beban dengan harmonisa ke-3 yang terbesar. Selain itu nilai THD di sisi output pada umumnya lebih kecil dibandingkan sisi input VSD.
RANCANG BANGUN SISTEM OTOMATISASI KATUP PADA UNTAI UJI BETA MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LABVIEW Kussigit Santosa; Sudarno Sudarno; Dedy Haryanto
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 18, No 3-4 (2014): Agustus - November 2014
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.676 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2014.18.3-4.2888

Abstract

Fenomena perpindahan panas dua fasa yang terjadi pada celah sempit yang berbentuk pelat pada Untai Uji Beta (UUB) penting untuk dikaji terutama pada saat terjadi kehilangan pendingin (Loos of Coolant) LOCA pada PLTN tipe PWR. Untuk menunjang pengkajian ini diperlukan sistim instrumentasi yang memadai terutama untuk meningkatkan keandalan dan keselamatan operator yang selama ini dilakukan secara manual, yaitu merancang otomatisasi katup bukaan sistem primer pada UUB berdasarkan temperatur pendingin. Tujuan rancang bangun adalah untuk mendapatkan sistem instrumentasi kendali katup yang bekerja secara otomatis sehingga memudahkan peneliti dalam melaksanakan kegiatan eksperimen dengan menggunakan fasilitas UUB. Kegiatan rancang bangun dimulai dengan menentukan modul-modul yang berhubungan dengan parameter besaran fisis yaitu modul NI 9213 (termokopel) untuk meman-tau temperatur dan modul NI 9476 (digital I/O) untuk mematikan dan menyalakan pemanas. Setelah merangkai modul-modul tersebut menjadi satu kesatuan sistem otomatisasi kendali maka dibuat pro-gram kendali menggunakan perangkat lunak LabVIEW 2011. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaturan temperatur pendingin pada 55 - 60 oC dapat dicapai pada menit ke-28 dimulai dari suhu kamar dan pemanas mati dan pemanas hidup kembali pada menit ke-98. Dengan demikian sistem otomatisasi katup bukaan pada sistem pendinginan sistem primer dapat digunakan untuk kegiatan eksperimen di UUB.

Page 1 of 1 | Total Record : 5