cover
Contact Name
ni made egar adhiestiani
Contact Email
jurnal.abdinusa@stikes-binausadabali.ac.id
Phone
+6285399645692
Journal Mail Official
jurnal.abdinusa@stikes-binausadabali.ac.id
Editorial Address
Komplek Kampus MAPINDO Jl. Padang Luwih, Tegal Jaya, Badung, Kuta Utara, Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada
Published by STIKES Bina Usada Bali
ISSN : 30310717     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.36474/abdinusa.v3i2
Core Subject : Health,
Community Service Journal, specifically focuses on developing knowledge in the field of community service as follows: Nursing Midwifery General health research.
Articles 39 Documents
Penerapan Effleurage Massage dalam Upaya Mengatasi Dismenore pada Mahasiswi Kebidanan Universitas Hang Tuah Pekanbaru
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v2i2.495

Abstract

Teknik effleurage massage merupakan suatu rangsangan pada kulit abdomen dengan kedua telapak tangan melakukan usapan pada perut dan secara bersamaan digerakkan melingkar kearah pusat simfisis atau dapat juga menggunakan satu telapak tangan dengan gerakkan melingkar atau satu arah searah jarum jam. Pemanfaatan metode pemijatan menggunakan minyak menyebabkan daya penyembuhan yang terkandung oleh minyak esensial dapat menembus melalui kulit dan terbawa ke dalam tubuh, mengefektivitasi jaringan internal dan organ. Teknik effleurage massage dapat mengurangi stress, nyeri, dan ketegangan. Kekuatan dan kelenturan pikiran, tubuh, dan emosi bisa ditingkatkan. Tidur bisa lebih berkualitas, restrukturisasi tulang, otot, dan organ dapat dibantu. Tujuannya untuk efektivitas aromaterapi pappermint dan lavender terhadap kejadian dismenore pada mahasiswi kebidanan. metode pre-experimental dengan rancangan pretest– posttest with control group design. Pendekatan yang digunakan dalam pemecahan masalah dalam penelitian ini melalui tahapan persiapan, pengumpulan data dan pengolahan data. Hasil didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan mahasiswi sebelum penyuluhan Effleurage Massage sebesar 60% dan menigkat 100% setelah diberikan penyuluhan Effleurage Massage. Aromaterapi dapat memberikan efek santai, dan menenangkan, selain itu meningkatkan sirkulasi darah.
Penyuluhan Cara Sikat Gigi yang baik dan benar pada siswa kelas 2 di Di SD No 1 Selat Sangeh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v2i2.497

Abstract

Usia sekolah adalah kelompok usia kritis karena usia pada usia ini rentan terhadap masalah kesehatan gigi. Berdasar data Riskesdas tahun 2018 mencatat proporsi masalah gigi dan mulut sebesar 57,6% dan yang mendapatkan pelayanan dari tenaga medis gigi sebesar 10,2%. Proporsi perilaku menyikat gigi dengan benar sebesar 2,8%. Tindakan pencegahan yang paling mudah dilakukan dan paling dianjurkan yaitu menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi yang baik dan benar, hal ini dapat mencegah terjadinya infeksi penyebab gigi berlubang. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada siswa terkait pentingnya menjaga perilaku hidup sehat terutama pada kesehatan mulut dan gigi, sehingga dihatapkan agar anak-anak dapat mempraktekkan cara gosok gigi yang baik dan benar. Kegiatan penyuluhan kesehatan ini menggunakan penyampaian materi, leaflet dan demonstrasi cara menggosok gigi yang baik dan benar. Hasil kegiatan ini menunjukkan ada pengaruh edukasi cara menggosok gigi yang baik dan benar di SD No 1 Selat Sangeh. Luaran dari kegiatan ini berupa publikasi artikel sehingga dapat diakses oleh semua orang yang memerlukan literatur dalam bentuk artikel terkait
Implementasi Pemberian Nugget Tempe Kedelai Untuk kenaikan Berat Badan Balita Gizi Kurang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v2i2.500

Abstract

Anak usia dibawah lima tahun (balita) merupakan kelompok yang rentan terhadap suatu masalah kesehatan dan gizi. Balita gizi kurang mempunyai risiko meninggal lebih tinggi dibandingkan yang tidak kurang gizi. Setiap tahun kurang lebih sebelas juta balita di seluruh dunia meninggal karena penyakit infeksi seperti ISPA, diare, malaria, campak. Ironisnya 54 % dari kematian tersebut berkaitan dengan kurang gizi. Kekurangan gizi meliputi Kurang Energi Protein (KEP) dan kekurangan zat gizi mikro seperti Vitamin A, besi, iodium, dan zinc (Saputra, 2014). Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menurunkan angka kejadian Balita Gizi Kurang dengan pemanfaatan Nugget Tempe Kedelai yang selama ini belum banyak diketahui manfaatnya oleh masyarakat. Nugget Tempe Kedelai kaya akan karbohidrat, protein, Lemak, (Meriam, 2017) Tujuan kegiatan untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai Nugget Tempe kedelai Untuk penambahan nutrisi, kepada seluruh ibu khususnya yang memiliki balita Gizi Kurang Di Puskesmas Pattingaloang, Penyuluhan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab pada peserta. Kegiatan dilakukan tanggal 29 Januari 2024 dengan jumlah peserta 20 orang. Hasil yang diperoleh adalah para peserta memahami manfaat mengenai Nugget Tempe Kedelai Untuk Kenaikan Berat badan balita gizi kurang. Para peserta memberikan respon yang baik bahkan salah seorang peserta meminta untuk kegiatan selanjutnya mengenai demonstran pengolahannya.
Deteksi Dini Anemia pada Ibu Hamil Melalui Pemeriksaan Hb dan Konsumsi Olahan Pangan Protein Hewani di Desa Humboto, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v3i1.502

Abstract

Desa Humboto, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, ditemukan beberapa ibu hamil yang belum memeriksakan kadar hemoglobin (Hb) dalam 3 bulan terakhir. Padahal, deteksi dini anemia dan peningkatan asupan protein hewani sumber zat besi heme yang mudah diserap merupakan langkah krusial untuk pencegahan. Anemia pada ibu hamil. Protein hewani seperti ikan, telur, dan hati ayam sangat penting dalam mengurangi risiko anemia. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendeteksi dini anemia pada ibu hamil dan meningkatkan konsumsi olahan pangan protein hewani sebagai upaya pencegahan Anemia di Desa Humboto, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, pemeriksaan hemoglobin (Hb) gratis, membuat masakan berbasis protein hewani, serta pemberdayaan kader Posyandu. Hasil pemeriksaan Hb terhadap 9 ibu hamil menunjukkan bahwa 88,9% memiliki kadar Hb normal (≥11,0 g/dL), sementara 11,1% mengalami anemia ringan (Hb 10,6 g/dL). Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya konsumsi protein hewani melalui edukasi dan praktik langsung. Dukungan kader Posyandu dan kolaborasi dengan tenaga kesehatan setempat menjadi kunci keberlanjutan program. Simpulan dari kegiatan ini adalah intervensi berbasis masyarakat seperti pemeriksaan Hb rutin dan edukasi gizi efektif dalam mendeteksi dan mencegah anemia pada ibu hamil, sekaligus mendukung upaya penurunan stunting.
Edukasi Ibu Hamil Dan Konseling Antenatal Care Terpadu Di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v3i1.503

Abstract

Antenatal care adalah pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan untuk ibu hamil selama masa kehamilan yang dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan antenatal yang ditetapkan (Kemenkes, 2013). Antenatal care memiliki beberapa tujuan diantaranya kunjungan awal dan kunjungan ulang dimana manfaatnya untuk mengumpulkan informasi memantau kemajuan kehamilan, meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik mengenali secara dini ketidaknormalan, dan mempersiapkan persalinan cukup bulan serta mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran. Tujuan kegiatan untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai pengertian, tujuan dan manfaat ANC Terpadu pada ibu hamil. Penyuluhan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab pada peserta. Kegiatan dilakukan tanggal 11 Januari 2025 dengan jumlah peserta 15 orang. Hasil yang diperoleh adalah para peserta memahami mengenai antenatal terpadu pada ibu hamil. Hal ini bisa dilihat dengan adanya beberapa peserta yang langsung memeriksakan kehamilannya setelah pemaparan materi selesai.
Penyuluhan Keluarga Berencana untuk Meningkatkan Kesehatan Keluarga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v3i1.505

Abstract

Kesehatan keluarga merupakan pondasi utama dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia. Salah satu strategi yang telah lama diterapkan untuk mewujudkan hal tersebut adalah melalui program Keluarga Berencana (KB). KB bukan hanya berkaitan dengan pengaturan kelahiran, tetapi juga merupakan upaya komprehensif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dari aspek kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Pentingnya program KB juga tercermin dari hubungan eratnya dengan penurunan angka kematian ibu dan bayi. Jarak kelahiran yang terlalu dekat dan kehamilan yang tidak direncanakan menjadi faktor risiko utama dalam kesehatan maternal dan neonatal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkat pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya program KB, memberikan informasi tentang berbagai metode KB yang aman dan efektif, menumbukan kesedaran akan peran KB dalam meningkatkan kesehatan keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan minat masyarakat terhadap program KB. Edukasi yang disampaikan secara langsung dan interaktif terbukti efektif menjawab berbagai mispersepsi dan kekhawatiran yang dimiliki peserta.
Pelatihan Penanganan Perdarahan Pasca Salin Menggunakan Virtual Reality di Puskesmas Pembantu Batubulan II
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v3i1.507

Abstract

Perdarahan pasca salin (PPS) merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Penguatan kapasitas tenaga kesehatan di layanan primer sangat penting untuk menurunkan angka kematian tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan di sebuah puskesmas pembantu melalui pelatihan penanganan PPS menggunakan simulator berbasis virtual reality (VR). Pelatihan dilaksanakan pada bulan Januari 2025 dan diikuti oleh empat tenaga kesehatan di Puskesmas Pembantu Batubulan II, Sukawati, Gianyar, Bali. Evaluasi dilakukan melalui pengisian kuesioner sesudah pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan skor Training Evaluation Inventory (TEI), sebagian peserta tidak mengalami VR Sickness dan beban kognitif yang tinggi. Penggunaan VR dinilai sangat membantu dalam memahami penanganan kasus secara praktis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa teknologi VR dapat menjadi alat pelatihan yang efektif dan aplikatif dalam peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di layanan primer.
Penyuluhan Penyakit Tidak Menular pada Lansia di Posyandu Lansia Desa Bonyoh, Kintamani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v3i1.508

Abstract

Lanjut usia merupakan seseorang yang usianya sudah mencapai 60 tahun. Lansia merupakan salah satu kelompok penduduk yang sangat potensial menjadi masyarakat rentan, sehingga perlu diciptakan kondisi fisik maupun psikis yang kondusif untuk pembinaan kresejahtraanya. Terjadi penurunan kekuatan tubuh, lansia diharapkan masih bisa aktif dan produktif dengan cara berolahraga, melakukan aktivitas fisik dasar yang ringan dan sesuai dengan kemampuannya, serta bergerak secara teratur atau berkelanjutan untuk menjaga agar tubuh tetap sehat dan untuk mencegah timbulnya penyakit. Lansia sering menghadapi berbagai penyakit yang dapat mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan mengetahui penyakit yang sering terjadi pada lansia, kamu dapat mulai merencanakan dan penyesuaian gaya hidup. Permasalah yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan lansia tentang penyakit tidak menular (hipertensi dan diabetes militus) yang bisa menyebakan kematian, selain itu mereka juga jarang mendapatkan penyuluhan mengenai penyakit tidak menular. Setelah melakukan kegitan pengabdian masyarakat dapat di posyandu lansia Desa Bonyoh, dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang pentingnya kunjungan rutin ke posyandu dan dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang penyakit tidak menular.
Urgensi Edukasi Menstrual Hygiene sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v3i1.509

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja menjadi isu strategis dalam pembangunan kesehatan masyarakat, mengingat masa remaja adalah tahap kritis yang menentukan kualitas kesehatan jangka panjang. Salah satu aspek penting dalam kesehatan reproduksi remaja putri adalah manajemen kebersihan menstruasi atau menstrual hygiene management (MHM). Tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi remaja putri mengenai MHM guna mendukung kesehatan reproduksi dan kualitas hidup. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah interaktif yang dipadukan dengan sesi tanya jawab, serta didukung oleh media presentasi PowerPoint serta didukung dengan permainan edukatif. Peserta yang hadir berjumlah sekitar 20 peserta, dimana sebagian besar merupakan remaja putri. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka di Volunteer Hub Jakarta Selatan. Hasil dari kegiatan ini, remaja putri jadi lebih paham mengenai pentingnya edukasi MHM untuk menjaga organ reproduksinya dan setelah mengikuti kegiatan ini mereka berkomitmen ingin menjadi agent of change di sekolahnya maisng-masing. Harapannya kegiatan edukasi bisa didukung oleh pemerintah, swasta, maupun lembaga masyarakat lainnya sehingga lebih banyak lagi remaja putri yang sadar akan kesehatan reproduksinya.
Penyuluhan dan Skrining Kanker Serviks dengan Pemeriksaan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Dusun III Ujung Padang RW 1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA)
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v3i1.510

Abstract

Kanker serviks menjadi penyumbang terbesar dari seluruh jenis kanker selain kanker payudara. Kota Pekanbaru merupakan peringkat kedua tertinggi kejadian kanker serviks di Provinsi Riau. Deteksi dini kanker serviks menggunakan alat yaitu “IVA test”. Minimnya wanita usia subur (WUS) melaksanakan pemeriksaan IVA seperti kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kanker serviks. Kebanyakan WUS berkunjung dan melakukan IVA jika mengalami keluhan terkait kesehatan reproduksinya. Tujuan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, kepecayaan diri, keinginan serta minat WUS untuk melakukan deteksi dini dengan IVA. Tahapan metode pengabdian yaitu 1) Mengadakan penyuluhan tentang kanker serviks,bertujuan agar meningkatkan pengetahuan, kepercayaan diri, keinginan serta minat WUS untuk melakukan deteksi dini kanker serviks dengan IVA, 2) Mengadakan screening IVA test. WUS yang bersedia dan memenuhi persyaratan untuk screening diajak untuk melakukan IVA test, 3) Evaluasi Pelaksanaan Program, langkah evaluasi pelaksanaan program dan keberlanjutan program di lapangan yaitu : WUS berpartisipasi dalam melakukan pemeriksaan IVA test. Program penyuluhan dusun ujung padang berhasil meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA test sebesar 9,3%.

Page 3 of 4 | Total Record : 39