cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ganendra@batan.go.id
Editorial Address
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir
ISSN : 14106957     EISSN : 25035029     DOI : https://doi.org/10.17146/gnd
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra merupakan jurnal ilmiah hasil litbang dalam bidang iptek nuklir, diterbitkan oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) - BATAN Yogyakarta. Frekuensi terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 8 Nomor 2 Juli 2005" : 5 Documents clear
ANALISIS KESELAMATAN REAKTOR KARTINI BERDASAR KEJADIAN PEMICU YANG DIPOSTULASIKAN Yohannes Sardjono; Eko Priyono; Syarip Syarip
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 2 Juli 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.521 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.2.182

Abstract

ANALISIS KESELAMATAN REAKTOR KARTINI BERDASAR KEJADIAN PEMICU YANG DIPOSTULASIKAN.Berdasarkan analisis kejadian pemicu yang dipostulasikan maka ada 8 kejadian yang dipostulasikan (PostulatedInitiating Event) : seperti kehilangan catu daya listrik, kegagalan sistem scram, kehilangan aliran pendingin,kehilangan pendingin, kegagalan transfer cask, kejadian internal/eksternal dan kesalahan manusia. Dari 8 kejadiantersebut, hanya satu kejadian yang menyebabkan terlepasnya bahan radioaktif dari seluruh sistem bahan bakar kelingkungan yaitu kejadian gagalnya sistem pemindah bahan bakar (transfer cask). Urutan kejadiannya adalahtransfer cask jatuh di atas teras reaktor dan mengakibatkan seluruh kelongsong bahan bakar pecah lalu diikutidengan hilangya seluruh air tangki reaktor sehingga seluruh inti hasil belah gas yang ada di celah bahan bakar lepaske lingkungan. Analisis terlepasnya bahan radioaktif ke lingkungan menggunakan paket program dengan bahasaTurbo Pascal dan lama eksekusi 5 menit. Dari hasil analisis diperoleh bahwa dosis radiasi gamma yang diterimaoleh penduduk pada saat 2 jam setelah terjadi kecelakaan pada radius 33 meter adalah 25 rem dan dosis iodinadalah 300 rem berarti proses evakuasi sangat sederhana karena tidak melibatkan penduduk di sekitar kawasanP3TM.
PENGARUH KONSENTRASI BORON TERHADAP SIFAT LISTRIK LAPISAN TIPIS (a-Si:H:B) Bambang Siswanto; Wirjoadi Wirjoadi; Sudjatmoko Sudjatmoko
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 2 Juli 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.743 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.2.183

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI BORON TERHADAP SIFAT LISTRIK LAPISAN TIPIS (a-Si:H:B). Telah dilakukan deposisibahan Si:B pada permukaan substrat kaca dengan teknik plasma sputtering DC. Deposisi dilakukan untuk beberapaparameter proses yang meliputi: waktu deposisi, tekanan gas dan suhu substrat dengan tujuan dapat diperolehlapisan tipis (a-Si:H:B) yang mempunyai konduktivitas yang memadai sebagai bahan sel surya. Target adalahbahan silikon yang telah dicampur boron dengan konsentrasi (0,1; 0,3; 0,5; 0,7) % berat. Variasi waktu deposisiadalah (0,5 - 2) jam, tekanan gas (1,1 ´ 10-1 - 1,4 ´ 10-1) Torr dan suhu substrat (150–300) oC, sedangkan gasreaktif hidrogen selama proses deposisi dibuat tetap sebesar 4 sccm. Pengukuran sifat listrik dilakukan denganprobe empat titik, konduktivitas dihitung dengan pendekatan rumus matematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwaresistansi terkecil sebesar R = 2,73 ´ 108 W, ini diperoleh pada kondisi percobaan, waktu deposisi 1,5 jam, tekanangas 1,4 ´ 10-1 Torr dan suhu substrat 200 oC. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa parameter proses di atasmerupakan parameter deposisi yang optimum untuk pembuatan lapisan tipis (a-Si:H:B).
KAJIAN SIFAT BAHAN LAPISAN TIPIS FEROMAGNETIK NixFe1-x HASIL DEPOSISI DENGAN TEKNIK EVAPORASI HAMPA Sudjatmoko Sudjatmoko
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 2 Juli 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.395 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.2.185

Abstract

KAJIAN SIFAT BAHAN LAPISAN TIPIS FEROMAGNETIK NiXFe1-X HASIL DEPOSISI DENGAN TEKNIKEVAPORASI HAMPA. Telah dilakukan kajian sifat bahan lapisan tipis feromagnetik NixFe1-x hasil deposisi denganteknik evaporasi hampa. Kajian sifat bahan meliputi analisis komposisi bahan menggunakan metode XRF,resistivitas bahan lapisan tipis pada suhu kamar, dan transisi fase bahan lapisan tipis NixFe1-x. Hasil analisis denganmetode XRF diketahui bahwa komposisi lapisan yang terbentuk pada permukaan substrat relatif sama dengankomposisi bulk material yang dievaporasikan. Pengukuran resistivitas dengan metode probe empat titikmenunjukkan bahwa nilai resistivitas tergantung pada ketebalan dan komposisi bahan, serta resistivitas yangdiperoleh jauh lebih besar dibandingkan dengan resistivitas bulk material. Suhu transisi atau suhu Curie Tc yangdiperoleh memperlihatkan ketergantungannya terhadap komposisi bahan
SIMULASI PERJALANAN AMPLOP BERKAS AKSELERATOR ION ENERGI MEDIUM Sigit Hariyanto; Slamet Santoso
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 2 Juli 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.557 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.2.186

Abstract

SIMULASI PERJALANAN AMPLOP BERKAS AKSELERATOR ION ENERGI MEDIUM. Telah dilakukan simulasitranspor berkas ion energi menengah (tandem) dengan program partikel berkas optik laboratory versi 1.1.1. Berkasion yang dipercepat adalah ion hidrogen dan nitrogen, ke luar dari sumber ion SNICS dengan inisial jejari ke arah Xdan Y masing-masing 1 cm dan sudut emitansi ke arah horisontal dan vertikal masing-masing 16,4 p mm mRad.Simulasi dilakukan dua kali yaitu pada pemercepat energi rendah untuk ion negatif dan pada pemercepat energimenengah untuk ion positif. Untuk membatasi jejari amplop berkas pada hasil simulasi energi rendah digunakanprogram fitting dengan empat buah lensa einzel, dua buah magnet pembelok dan sebuah kuadrupol elektrostatis.Untuk lensa einzel pertama diperoleh panjang fokus 70 cm, medan magnet pembelok 3,378 kG, sudut pembelokan300, Untuk lensa einzel kedua diperoleh panjang fokus 24 cm, pembelokan beam dengan sudut 900, diperolehmedan magnet pembelok 3,89 kG dan diperoleh jejari kelengkungan 0,457 m. Setelah keluar, masuk lensa einzeldengan panjang fokus 30cm dan difokuskan oleh kuadrupol listrik dengan koefisien kuadrupol 54,25 dan –89,51 danpanjang elektroda 0,07m. Sebelum masuk ke tabung pemercepat, dilewatkan lensa einzel dengan panjang fokus26 cm. Untuk mempercepat ion positif pada simulasi transport berkas pada energi medium digunakan tabungakselerator dengan tegangan pemercepat –15 MV, kemudian berkas elektron dilewatkan pada magnet pembelokdan magnet kuadrupol. Traspor berkas dengan metode fitting mendapatkan pembelok magnet 150 dan kuat medanmagnet 3,997 kG. Sedangkan pada panjang elektrode kuadrupol magnet doblet 0,14 m didapatkan kuat medanmagnet 3,2 kG dan –3,4 kG.
PROGRAM KOMPUTER UNTUK MENGHITUNG AKTIVITAS CUPLIKAN SISTEM PENCACAH KAMAR PENGION MERLIN GERIN Prajitno Prajitno
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 2 Juli 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.066 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.2.181

Abstract

PROGRAM KOMPUTER UNTUK MENGHITUNG AKTIVITAS CUPLIKAN SISTEM PENCACAH KAMAR PENGIONMERLIN GERIN. Telah disusun suatu program komputer untuk perhitungan aktivitas cuplikan sistem pencacahkamar pengion. Sistem pencacah kamar pengion Merlin Gerin yang digunakan laboratorium standardisasi bidangmetrologi radiasi P3KRBiN-BATAN, merupakan salah satu jenis peralatan ukur radiasi untuk pengukuran aktivitasberbagai macam radio nuklida. Untuk menampilkan data hasil pengukuran peralatan tersebut digunakan tampilandigital, tetapi pengambilan data hasil pengukurannya masih dilakukan secara manual sehingga ketelitian data yangdiperoleh sangat bergantung pada operatornya. Untuk meningkatkan kinerja sistem, telah dilakukan penambahanperangkat keras berupa komputer personal dan multimeter digital serta analisis, perancangan dan pembuatanprogram komputer. Komputer berfungsi pengambil data secara otomatis berdasarkan runtutan perintah yangdiberikan dan dilanjutkan dengan melakukan perhitungan menggunakan persamaan-persamaan yang telahditentukan dan yang terakhir melakukan pencetakan hasil. Program komputer dibuat menggunakan bahasapemrograman Delphi dan telah diuji coba langsung pada sistem. Perbandingan antara perhitungan oleh komputerdan perhitungan secara manual diperoleh hasil yang sama, sehingga dapat disimpulkan bahwa program komputertelah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan dan unjuk kerja dari sistem pencacah telah dapat ditingkatkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5