cover
Contact Name
Shera Afidatunisa
Contact Email
shera@abcollab.id
Phone
+6285720123888
Journal Mail Official
ijota.abcollab@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cempaka Mekar Raya No. 10 Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Taxation and Accounting
ISSN : 29884896     EISSN : 29886422     DOI : https://doi.org/10.66053/ijota
Core Subject : Economy, Social,
1. Taxation Tax Policy and Fiscal Policy Tax Compliance and Tax Administration Tax Planning and Tax Avoidance Corporate Taxation International Taxation Digital Taxation and Tax Technology Behavioral Aspects in Tax Compliance 2. Financial Accounting and Reporting Financial Reporting Standards Financial Statement Analysis Earnings Quality and Earnings Management Disclosure and Transparency Integrated Reporting Sustainability and Environmental Reporting ESG Disclosure 3. Management Accounting and Strategic Control Cost Accounting and Cost Management Budgeting Systems Performance Measurement Systems Strategic Management Accounting Decision Support Systems 4. Auditing and Assurance External Auditing Internal Auditing Audit Quality and Audit Risk Forensic Accounting Fraud Examination Assurance and Attestation Services 5. Corporate Governance and Accountability Corporate Governance Mechanisms Board Structure and Effectiveness Internal Control Systems Corporate Transparency Ethical and Professional Standards in Accounting 6. Accounting Information Systems and Digital Accounting Accounting Information Systems Financial Technology in Accounting Accounting Analytics and Big Data Artificial Intelligence Applications in Accounting Digital Financial Reporting 7. Public Sector and Nonprofit Accounting Government Accounting Public Financial Management Fiscal Accountability Government Financial Reporting Nonprofit Accounting 8. Islamic Accounting and Finance Sharia-Compliant Accounting Practices Islamic Financial Reporting Zakat Accounting Waqf Accounting Governance in Islamic Financial Institutions 9. Capital Markets and Financial Institutions Accounting in Capital Markets Banking Performance and Reporting Financial Regulation Market Reactions to Accounting Information 10. Accounting Education and Profession Accounting Curriculum Development Competency-Based Accounting Education Professional Accounting Certification Digital Learning in Accounting Education 11. Accounting Theory and Development Accounting Conceptual Framework Accounting Theory Development Historical Development of Accounting Institutional Perspectives in Accounting
Articles 52 Documents
Analisis Komparasi Sistem Perpajakan, Zakat di Indonesia dengan Sistem Jizyah Menurut Islam, Pada Sistem Moneter Annisa Paramaswary Aslam; Nur Afirah; Dwi Sahra; Muh. Alif
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i1.246

Abstract

Dalam sejarah peradaban Islam, sebuah negara menjamin ketersediaan sumber daya melalui peran pemerintah, sehingga mensejahterakan rakyat. Pemerintah bebas dalam menentukan kebijakan sumber pendapatan negaranya, dengan syarat harus adil dan tidak melanggar syaria’t. Di antara kebijakan pendapatan negara dalam Islam adalah zakat dan jizyah. Kewajiban zakat dikenakan terhadap muslim, sedangkan jizyah kepada non-muslim. Sejarah mencatat bahwa keduanya dapat mempengaruhi ekonomi moneter di negara muslim. Namun, secara prinsip keduanya tidaklah sama. Tujuan dari penelitian ini berupaya untuk menemukan Komparasi Sistem Perpajakan, Zakat Di Indonesia Dengan Sistem Jizyah Menurut Islam, Pada Sistem Moneter. Penelitian ini termasuk penelitian pustaka, yaitu penelitian yang memanfaatkan sumber perpustakaan dalam memperoleh data, yang menggunakan sumber data dari buku-buku referensi yang memuat informasi spesifik, serta lazim sebagai rujukan, seperti: buku sejarah pemikiran ekonomi Islam, kamus, ensiklopedi, artikel dari jurnal atau majalah berkala,serta sumber informasi lainnya yang relevan dengan pembahasan, sehingga dapat melengkapi data sampai pada kesimpulan.
Perspektif Tradisi Islam terhadap Konsep Pajak Fajriani Azis; Siti Maisyarah Syahar; Dewi Angela Kusuma Fortuna; Sitti Humaerah; Fadhilah Diwani Azzahra Nawir
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i1.248

Abstract

Dikebanyakan negara, pajak merupakan salah satu devisa utama dalam menunjang keberhasilan pembangunan nasional sehingga menjadi pemungutan yang memiliki konsekuensi logis dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sebagai pencerminan suatu keadilan untuk kesejahteraan. Pajak tersebut dibebankan kepada setiap warga negara yang memiliki kewajiban membayar pajak. Memasuki abad XXI ini, umat Islam dihadapkan pada harapan-harapan historis, sekaligus tantangan yang cukup besar khususnya berkenaan dengan sistem ekonomi. Dalam ajaran Islam terdapat kelompok orang yang berkewajiban mengeluarkan sebagian kecil hartanya sebagai zakat. Dinamakan zakat karena di dalamnya terkandung harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa, dan memupuknya dengan berbagai kebajikan. Zakat dan pajak adalah dua kewajiban sekaligus terhadap agama dan negara. Zakat dan pajak adalah dua kewajiban yang sama-sama wajib atas diri kaum Muslimin.
Analisis Persamaan dan Perbedaan ‘Usyur Terhadap Bea Cukai yang Diterapkan di Indonesia Annisa Paramaswary Aslam; Sunarti; Marsina; Eka Febriyanti
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i2.28

Abstract

Diera sekarang ini banyak dari kita yang tidak mengenal lebih dalam tentang ajaran agama islam yang di dalamnya telah di susun dengan sempurna terkait perekonomian negara. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai ‘Usyur yang sekarang diterapkan di Indonesia dengan nama Bea Cukai. ‘Usyur adalah jenis pajak yang diambil berupa harta dari hasil perdagangan ahludzzimmah dan penduduk darul harbi yang telah melewati daerah kaum muslimin dan harta tersebut sesuai kadar yang telah ditentukan. Bea cukai sendiri merupakan istilah dari pemungutan atas kegiatan ekspor dan impor yang dilakukan oleh suatu badan atau orang pribadi, selain itu dalam bea cukai terdapat sistem yang digunakan khususnya di Indonesia yang bertujuan mempermudah segala kegiatan. Bea cukai di Indonesia telah digunakan sejak dulu oleh kerjaan-kerajaan di kepulauan Indonesia. Antara ‘Usyur dan Bea Cukai memiliki persamaan dan tentu memiliki perbedaan memingat negara Indonesia memiliki sistem perekonomian yang tidak mengarah pada syariat islam.
Analisis Pemahaman Masyarakat Mengenai Konsep Perpajakan Terhadap Kesadaran Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Berdasarkan Syariat Islam Fajriani Azis; Andi Fatimah Aisyah M. Noor; Ririn Angriani; Engryarto Abriawan
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i1.247

Abstract

Jumlah wajib pajak dari tahun ke tahun semakin bertambah tetapi jumlah penerimaan pajak di Indonesia dari tahun ke tahun semakin berkurang. Kendala tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan kesadaran wajib pajak terhadap pentingnya dalam membayar pajak. Penelitian ini betujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai konsep perpajakan terhadap minat wajib pajak dalam membayar pajak berdasarkan sayariat islam di Indonesia dengan menggunakan variabel bebas yang juga pernah digunakan dalam penelitian sebelumnya seperti memberikan pengetahuan serta pemahaman terhadap wajib pajak mengenai konsep serta peraturan perpajakan di Indonesia dan sesuai syariat islam serta kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi dari penelitian ini adalah para wajib pajak diseluruh Indonesia. Berdasarkan data dari Redaksi DDTCNews selasa tanggal 29 juni 2021, tercatat sebanyak 49,82 juta wajib pajak yang terdaftar. Pengambilan sampel ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kajian pustaka. Teknik pengambilan sampel jenis ini umumnya dilakukan dengan penelitian tehadap beberapa tulisan atau buku mengenai konsep perpajakan di Indonesia dan berdasarkan syariat islam. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak dan pemberian pengetahuan serta pemahaman terhadap wajib pajak mengenai konsep serta peraturan perpajakan menurut syariat islam memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak apabila dilakukan dengan tegas.
Budaya Maja Labo Dahu Dalam Konteks Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor (Studi di Kantor Samsat Kabupaten Bima) Endang Winarsih; Khadijah Darwin; Rosdiana Rosdiana
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i1.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan budaya Maja Labo Dahu dalam Konteks Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor yang terdata di Kantor Samsat Kabupaten Bima. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data kualitatif dan teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Budaya Maja Labo Dahu (Budaya “Malu Dan Takut”) dalam konteks kepatuhan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bima sudah diterapkan sesuai dengan prinsip-prinsip budaya Maja Labo Dahu, yaitu wajib pajak akan merasa malu dan takut apabila tidak patuh dalam membayar pajak kendaraannya. Wajib pajak akan merasa malu ketika tidak membayar kewajiban pajaknya, serta mereka akan merasa takut jika sewaktu-waktu diberikan surat bukti pelanggaran dan denda oleh pihak yang berwenang jika ditemukan adanya pelanggaran di lapangan oleh wajib pajak kendaraan bermotor. Adapun wajib pajak yang tidak membayar pajak kendaraannya bukan disebabkan oleh budaya yang tidak diterapkan tetapi terdapat hambatan lain bagi wajib pajak dalam proses pembayaran pajak kendaraannya.
Peran Program Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Telkom Akses Makassar Yusi Irensi Seppa
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i1.243

Abstract

One of the important investments for a company is human resources, which is the key to the company's success in surviving and developing well because employees are seen as an important asset in the company. To achieve the company's goals so that it can survive and develop well, it requires a good training program and suitable for employees. The training activities held are effective in improving human resources, because the quality of knowledge and abilities of employees increases so that they can also improve the quality of work and be competitive. Training activities starting from the training preparation stage and then implementing good training can support the success of the entire training program carried out. This research aims to find out the role of training programs on performance at PT. Telkom Access Panakkukang Makassar so that by realizing good employee performance, one of which is through training, it can increase company profits. This research uses a descriptive qualitative approach to determine employee performance through the implementation of training by describing the phenomena and facts that exist or occur in the research object. Data was obtained from observations and interviews. The research was conducted at PT. Telkom Access Panakkukang Makassar. The data sources used are primary data sources and secondary data sources. The data collection technique used was observation by conducting thorough observations and freelance interviews. Based on the research results, it can be concluded that the training program in terms of preparation and implementation of training at PT Telkom Access Makassar has been able to carry out its role well because its role is very important in improving the quality of work. Training activities are effective in improving human resources, because they increase employee knowledge and abilities.
Pengaruh Islamic Social Reporting dan Islamic Corporate Governance Terhadap Return On Asset Dengan Intellectual Capital Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Bank Umum Syariah Yang Terdaftar di OJK Tahun 2018-2022) Reski; Saiful Muchlis; Namla Elfa Syariati
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i2.26

Abstract

This study aims to determine the influence of Islamic social reporting and Islamic corporate governance on return on assets with intellectual capital as a moderation variable in Sharia Commercial Banks registered with the OJK in 2018-2022. This research is a type of quantitative research with a comparative causal approach. The data used is in the form of secondary data in the form of annual reports and good corporate governance for the 2018-2022 period which is accessed through the official website of each bank. In this study, 40 samples were used with a side purposive method. This study uses analysis techniques in the form of multiple linear regression analysis and moderation regression analysis with the help of the SPSS 29 program. Based on the results of this study, it shows that the results of Islamic social reporting and Islamic corporate governance have a positive effect on return on assets, then the intellectual capital variable is not able to moderate the influence of Islamic social reporting, Islamic corporate governance on return on assets. The implication of this study is that it can be a reference in decision-making to improve financial performance which is proxied by return on assets in Sharia Commercial Banks.
An Idea of Taxation: The Perspective Of The Islamic Tradition Siti Maisyarah Syahar; Dewi Angela Kusuma Fortuna; Sitti Humaerah; Fadhilah Diwani Azzahra Nawir
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i2.27

Abstract

In most countries, the tax is one of the main foreign exchange to support the success of national development so that a collection that has a logical consequence in the life of society, nation and state as a reflection of a justice for welfare. The tax charged to every citizen who has the obligation to pay taxes. Entering the new millennium, Muslims are concered with historical expectations as well as formidable challenges especially on economic issues. In Islam there is a group of people obliged to issue a small part of his property as alms that they were already categorized capable to tithe. Called zakat because it contains the hope of obtaining a blessing, cleanse the soul and nuruture it with various virtues. Zakat and tax are two obligations at the same time for religion and the state. Zakat and tax are two obligations which are equally obligatory on Muslims.
POSISI SANKSI DAN DENDA PAJAK DALAM ISLAM PADA INDONESIA SEBAGAI NEGARA HUKUM Almaidah; Kiki Sriwahyuni; Ice Hardaningsih H
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i2.30

Abstract

A country that is not yet prosperous or has not been able to finance the development of its own civilization must be supported by its peoples. For example, Indonesia is implementing Self-Assesment tax collection system to facilitate its management. This qualitative research with descriptive explanation seeks to see the position of tax sanctions and fines in Islam in Indonesia as a state of law. As a country based on law, Indonesia must also be seen from the plurality of its population, which is dominated by Muslims. In the taxation system, Islam views that there are several main conditions that make taxes mandatory. In addition, its implementation must tend to the interests of Muslims. However, adaptation is needed to achieve the benefit of all Indonesian people. Based on the results of the research found, the position of Islamic law in viewing tax sanctions and fines was identified as supporting the implementation that had been designed by the state. Every form of violation is an attempt to harm the state which will then have an impact on the general public. Each regulation that has been designed requires support to achieve the interests of the Indonesian people, especially Muslims.
Determinan Kecenderungan Fraud Accounting dalam Pengelolaan Keuangan Desa dengan Moralitas Inndividu sebagai Pemoderasi Devi Adhana; Saiful Muchlis; Nur Rahma Sari
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i2.24

Abstract

The purpose of this study was to determine how the effect of individual morality as a moderating variable of internal control, compensation suitability and organizational culture on the tendency of fraud accounting in the Village Government of Donri-Donri District, Soppeng Regency.In this study using a sample of 65 respondents with total sampling technique. The data used in this study are primary data, namely data collected by distributing questionnaires that have been previously prepared to be filled in directly by respondents. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression analysis and absolute value difference analysis. The results of this study indicate that internal control, compensation suitability and organizational culture have a negative effect on the tendency of fraud accounting. Moderating variables, namely individual morality, are able to moderate the relationship between organizational culture and the tendency of fraud accounting, but are unable to moderate the relationship between internal control and compensation suitability on the tendency of fraud accounting. The implication of this research is that the village apparatus should be transparent about the budget realization report every year, as well as the budget realization report. The results of this study are expected to help identify risks and early indications of fraud in anticipating possible fraud that occurs, especially in the government sector. Meanwhile, future researchers are expected to expand the scope by exploring other factors that influence the tendency of fraud accounting in financial management.