Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Unit Pengelola Kegiatan Ditinjau Dari Aspek Kinerja Keuangan (UPK) Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli: Activities Management Unit Reviewing Financial Performance Aspects (FPA) Dako Pemean District Tolitoli Regency Muhammad Sujai; Muh. Alif
Jurnal Actual Organization Of Economic Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Actual Organization Of Economy (JAGO-E)
Publisher : LPPM STIE Mujahidin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan perbaikan kinerja keuangan di semua jenis organisasi sangat diperlukan. Tidak terkecuali organisasi public yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya unit pengelola kegiatan yang dikelolal langsung oleh pemerintahan kecamatan. Salah satunya adalah kecamatan Dakopemean Kabupaten Tolitoli. Hal tersebut diperlukan, agar dana tersebut bisa terkelola dengan efektif dan efesien. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan menganalisis kinerja keuangan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli. Penilaian kinerja keuangan ini dilihat dari dua aspek, yaitu aspek pengelolaan keuangan dan aspek pengelolaan pinjaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari laporan keuangan UPK Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli, berupa laporan operasional microfinance dan laporan neraca microfinance serta laporan keuangan pendukung lainnya. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis rasio keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan UPK Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli dilihat dari aspek pengelolaan keuangan dan pengelolaan pinjaman berdasarkan nilai kesehatan Unit Pengelolaan Kegiatan (UPK) dilihat dari kategori kesehatan UPK dikatakan sehat lebih dari 75, cukup sehat antara 60-75 dan tidak sehat kurang dari 60. Maka nilai kesehatan yang diperoleh oleh UPK Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli pada tahun 2017 sebesar 68,74 dengan kategori cukup sehat, kemudian pada tahun 2018 nilai kesehatanya sebesar 71,86 dengan kategori cukup sehat serta pada tahun 2019 dengan nilai sebesar 67,7 dengan kategori cukup sehat.
Analisis Komparasi Sistem Perpajakan, Zakat di Indonesia dengan Sistem Jizyah Menurut Islam, Pada Sistem Moneter Annisa Paramaswary Aslam; Nur Afirah; Dwi Sahra; Muh. Alif
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijota.v2i1.246

Abstract

Dalam sejarah peradaban Islam, sebuah negara menjamin ketersediaan sumber daya melalui peran pemerintah, sehingga mensejahterakan rakyat. Pemerintah bebas dalam menentukan kebijakan sumber pendapatan negaranya, dengan syarat harus adil dan tidak melanggar syaria’t. Di antara kebijakan pendapatan negara dalam Islam adalah zakat dan jizyah. Kewajiban zakat dikenakan terhadap muslim, sedangkan jizyah kepada non-muslim. Sejarah mencatat bahwa keduanya dapat mempengaruhi ekonomi moneter di negara muslim. Namun, secara prinsip keduanya tidaklah sama. Tujuan dari penelitian ini berupaya untuk menemukan Komparasi Sistem Perpajakan, Zakat Di Indonesia Dengan Sistem Jizyah Menurut Islam, Pada Sistem Moneter. Penelitian ini termasuk penelitian pustaka, yaitu penelitian yang memanfaatkan sumber perpustakaan dalam memperoleh data, yang menggunakan sumber data dari buku-buku referensi yang memuat informasi spesifik, serta lazim sebagai rujukan, seperti: buku sejarah pemikiran ekonomi Islam, kamus, ensiklopedi, artikel dari jurnal atau majalah berkala,serta sumber informasi lainnya yang relevan dengan pembahasan, sehingga dapat melengkapi data sampai pada kesimpulan.
INOVASI PEMBELAJARAN LINTAS DISIPLIN DALAM KERANGKA KURIKULUM MERDEKA DI SMAN 10 B0NE Nur Hasdayanti; Muhammad Ali; Naila Kamila; Afdal; Nabila Putri; Muh. Alif; Zulfika
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50106

Abstract

This study aims to describe the implementation of interdisciplinary learning innovation within the framework of the Merdeka Curriculum at SMAN 10 BONE. Interdisciplinary learning is considered one of the relevant approaches in supporting the development of 21st-century competencies, such as critical thinking, creativity, collaboration, and communication. This study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving teachers and students at SMAN 10 BONR. The results of the study indicate that the implementation of interdisciplinary learning was carried out through collaboration among subjects in the form of problem-based learning projects and Pancasila Student Profile Strengthening Projects. This learning innovation was able to increase student engagement in the learning process, strengthen problem-solving skills, and create more contextual and meaningful learning experiences. In addition, teachers acted as facilitators who encouraged students to actively explore various learning resources according to their interests and needs. However, the implementation of interdisciplinary learning still faced several obstacles, such as limited collaboration time among teachers and the readiness of supporting learning facilities. Therefore, strengthening coordination, teacher training, and school support are needed so that the implementation of interdisciplinary learning innovation can run optimally in supporting the success of the Merdeka Curriculum.