cover
Contact Name
Muhamad Fuat Asnawi
Contact Email
fuatasnawi@nacreva.com
Phone
+628122806605
Journal Mail Official
admin@nacreva.com
Editorial Address
Jl. Dieng KM 11, Kuripan Garung Wonosobo
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
TRIPUTRA : Jurnal Sosial, Ekonomi dan Hukum
ISSN : -     EISSN : 30464668     DOI : https://doi.org/10.58641/triputra
Core Subject : Economy, Social,
TRIPUTRA : Sosial, Ekonomi dan Hukum merupakan jurnal yang diterbitkan oleh CV Nature Creative Innovation. Jurnal TRIPUTRA menampung segala pemikiran dan penelitian tentang Sosial, Ekonomi dan Hukum maupun lintas bidang ilmu yang terkait dengan Sosial, Ekonomi dan Hukum. Jurnal terbit dua kali dalam satu tahun yaitu setiap bulan Mei dan November.
Articles 25 Documents
Implementasi K3 pada Proyek Hotel Horison Tambi: Tinjauan Ekonomi, Sosial, dan Kepatuhan Hukum Wibowo, Anggit Cahyoo
TRIPUTRA : Sosial, Ekonomi dan Hukum Vol. 3 No. 01 (2025): November
Publisher : CV Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/triputra.v3i01.174

Abstract

Penerapan SMK3 oleh perusahaan jasa konstruksi PT. Sentosa Bangun Property memiliki banyak masalah yang teridentifikasi sebagai faktor penghambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penghambat yang mempengaruhi penerapan K3 pada perusahaan jasa konstruksi di proyek pembangunan Hotel Horison Tambi. Faktor yang paling berpengaruh adalah perencanaan anggaran proyek. Usulan kebijakan publik dalam penerapan K3 adalah: anggaran pengadaan peralatan dan bahan K3 perlu dicantumkan dalam RAB setiap pekerjaan konstruksi; Mekanisme pengawasan perlu diatur agar tercipta kesadaran penerapan K3 di lapangan, termasuk menetapkan kewenangan K3 di instansi terkait. Demikian juga aturan reward and punishment untuk meningkatkan kesadaran penerapan K3, juga perlu dilakukan sosialisasi K3.
Hermeneutika Sebagai Interpretasi Memahami Teks Fatwa Nomor 123/Dsn-Mui/Xi/2018 Khanifa, Nurma Khusna; Safwan; Hisan, Moh. Syifa’ul
TRIPUTRA : Sosial, Ekonomi dan Hukum Vol. 3 No. 01 (2025): November
Publisher : CV Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/triputra.v3i01.177

Abstract

Pemikiran hermeneutika kontemporer umumnya berkembang dalam tiga arus besar, namun Paul Ricoeur menghadirkan pendekatan berbeda melalui sintesis antara fenomenologi Jerman dan strukturalisme Prancis. Perpaduan ini melahirkan model hermeneutika yang menekankan dinamika makna melalui tahap semantik, refleksi, dan eksistensial. Tulisan ini bertujuan mengeksplorasi konsep hermeneutika Ricoeur untuk membaca problem kontemporer dalam hukum ekonomi syariah, khususnya isu pendapatan non halal atau Dana Tidak Boleh Diakui Sebagai Pendapatan (TBDSP) pada lembaga keuangan syariah. Isu ini menjadi perdebatan di berbagai negara muslim, termasuk Indonesia, karena sejumlah transaksi perbankan modern masih melibatkan unsur rịbā, kesalahan akad, dana denda, dan ketidakpatuhan syariah lainnya. Melalui analisis semantik ayat-ayat rịbā, konsep distansiasi, serta apropriasi makna, hermeneutika Ricoeur memberikan kerangka interpretatif yang relevan untuk memahami relasi antara teks syariah dan praktik keuangan kontemporer. Penelitian ini menunjukkan bahwa fatwa Nomor 123/DSN-MUI/XI/2018 dapat dibaca sebagai hasil ijtihad kolektif yang berupaya menegakkan maqāṣid al-syarī‘ah melalui pemanfaatan dana TBDSP untuk kemaslahatan publik. Pada level eksistensial, hermeneutika Ricoeur membantu menegaskan bahwa keberadaan TBDSP tidak serta-merta meniadakan prinsip syariah, selama dilakukan pemisahan, pelaporan, dan penyaluran sesuai nilai-nilai etika Islam.
Determinan Profitabilitas, Kebijakan Dividen, Ukuran Perusahaan Dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan Cahyani, Listiyaningsih Duwi; Kurniawati Mutmainah
TRIPUTRA : Sosial, Ekonomi dan Hukum Vol. 3 No. 01 (2025): November
Publisher : CV Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/triputra.v3i01.178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Profitabilitas (ROA), Kebijakan Dividen (DER), Ukuran Perusahaan (Size), dan Struktur Modal (DER) terhadap Nilai Perusahaan (PER) yang terdaftar di BEI periode 2020 sampai 2024. Sampel penelitian berjumlah 45 laporan keuangan perusahaan sub sektor batu bara yang terdaftar di BEI periode 2020 sampai 2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposise sampling dan diperoleh sebanyak 9 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa Profitabilitas (ROA), Kebijakan Dividen (DER), Ukuran Perusahaan (Size) berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan (PER), dan Struktur Modal (DER) tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan (PER).
Keterlambatan Proyek Kontruksi pada Pembangunan Hotel Horison Dieng Wonosobo dari Aspek Ekonomi aufa, abi
TRIPUTRA : Sosial, Ekonomi dan Hukum Vol. 3 No. 01 (2025): November
Publisher : CV Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/triputra.v3i01.179

Abstract

Keterlambatan proyek konstruksi pada pembangunan merupakan masalah yang sering terjadi dan dapat memiliki dampak signifikan terhadap keseluruhan proyek, termasuk biaya, jadwal, dan kualitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa mendalam terhadap faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan dalam proyek konstruksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai berbagai pihak terkait, seperti kontraktor, konsultan, pengawas, dan pemilik proyek. Selain itu, data primer juga dikumpulkan melalui observasi lapangan dan pengamatan langsung di lokasi proyek untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang kondisi nyata. Hasil analisa menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Faktor-faktor ini meliputi perubahan lingkup proyek yang seringkali tidak terdokumentasi dengan baik, keterbatasan sumber daya manusia dan peralatan, keterlambatan dalam penyediaan bahan baku dan material, kondisi cuaca ekstrem, serta masalah dalam manajemen proyek dan komunikasi antar pihak terkait. Selain itu, temuan penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran manajemen risiko dalam mengurangi potensi keterlambatan. Pengidentifikasian risiko sejak awal proyek dan penerapan strategi penanganan risiko yang efektif dapat membantu mengurangi dampak keterlambatan pada pembangunan. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi para pelaku industri konstruksi untuk lebih memahami akar permasalahan keterlambatan proyek. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor penyebab keterlambatan, diharapkan dapat diambil tindakan preventif dan korektif yang tepat guna meningkatkan efisiensi dan keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi di masa mendatang.
Pelaksanaan K3 Proyek Pembangunan Rusun Mahata Serpong (Tinjauan Hukum) Andriawan, Ifan
TRIPUTRA : Sosial, Ekonomi dan Hukum Vol. 3 No. 01 (2025): November
Publisher : CV Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/triputra.v3i01.180

Abstract

This study examines the implementation of Occupational Safety and Health (OSH/K3) management in the construction project of Rusun Mahata Serpong, a large-scale transit-oriented development (TOD) residential complex in South Tangerang. As a vertical housing project initiated through inter-agency collaboration between the Ministry of Public Works and Housing (PUPR), the Ministry of Transportation, PT KAI, and the Ministry of State-Owned Enterprises, the construction process inherently carries significant occupational risks that require systematic OSH management. Using a qualitative case study approach, data were collected through field observation, interviews, and documentation involving ten workers who were directly engaged at the project site. The study evaluates key components of K3 management, including organizational structure, supervision mechanisms, communication flow, safety training routines, and the use of personal protective equipment (PPE). Findings indicate that the project has implemented an effective K3 organizational structure supported by routine safety briefings, adequate supervision, hazard identification procedures, and safety facilities such as protective barriers, warning boards, safety nets, controlled access gates, and evacuation routes. Daily PPE compliance is reinforced through direct reminders and visual safety signage. Based on interview results, eight out of ten respondents stated that K3 implementation at the project had been carried out according to company standards. Nonetheless, improvements are still recommended, particularly in strengthening supervision, enhancing workers’ safety awareness, and optimizing continuous K3 communication to build a stronger safety culture. Overall, the study highlights that consistent K3 implementation contributes significantly to ensuring worker protection and improving operational safety performance in high-risk construction environments.

Page 3 of 3 | Total Record : 25