cover
Contact Name
Ainul Alim
Contact Email
ainulalim24@gmail.com
Phone
+6282349650079
Journal Mail Official
ainulalim24@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wortel Aimas Unit 2, Kelurahan Mariat Pantai, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Agitasi: Jurnal Teknik Kimia
ISSN : -     EISSN : 2776513X     DOI : -
Agitasi: Jurnal Teknik Kimia (ISSN 2776-513X) Adalah jurnal ilmiah nasional yang menerbitkan hasil penelitian dan kajian ilmu dalam bidang teknik kimia dan teknik lainnya. Ruang lingkup jurnal Agitasi adalah bioproses, pengolahan limbah, pangan (food), proses pemisahan, teknik reaksi kimia.  Jurnal ini terbit 2 kali setiap tahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 10 Documents
EVALUASI NERACA MASSA TOTAL DESAIN DAN AKTUAL DI WATER TRATMENT PLANT (WTP) PT. X Franklin Sahuburua; Indar Putria; Ainul Rahman; Firmanullah Fadlil
AGITASI: Jurnal Teknik Kimia Vol 1 No 1 (2025): Agitasi : Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalagitasi.v5i1.3327

Abstract

ABSTRACT The utilities unit, particularly the Water Treatment Plant (WTP), plays an important role in supporting the crude oil processing at PT. X. The performance of this unit can be evaluated through a mass balance calculation, which ensures that the quantity of materials entering, accumulating, and leaving the system is in accordance with the law of conservation of mass. This study aims to calculate and compare the total design and actual mass balance values to assess operational efficiency. The results indicate a discrepancy of 51.56 m³/h between the design and actual values, as well as a 10.83 m³/h difference between actual input and output values. These findings highlight the importance of intensive monitoring and control of operational parameters to minimize losses and optimize the performance of the utilities unit at PT. X.
STUDI AWAL: ANALISIS BIJI BUAH BINTANGUR (Calophyllum inophyllum) PAPUA BARAT DAYA SEBAGAI BIODIESEL MENGGUNAKAN KATALIS NAOH Muthmainnah Ely; Barselina Rumboi; Yohanis Brayen Kamisopa; Yusnita La Goa; Ainul Rahman; Firmanullah Fadlil
AGITASI: Jurnal Teknik Kimia Vol 1 No 1 (2025): Agitasi : Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalagitasi.v5i1.3622

Abstract

The high use of fossil fuels to the point of a spike, is a sign that fuel is needed by the community. Currently, alternative energy in the form of biodiesel has been developed as one solution to this problem. Biodiesel is a substitute for diesel fuel made from renewable sources such as vegetable oils or animal fats through a transesterification process, so that the fuel becomes more environmentally friendly. In this study, seeds from bintangur fruit (Calophyllum inoopyhllum) were used as biodiesel feedstock by going through a degumming process for oil separation and impurities, esterification to reduce free fatty acid (FFA) levels, transesterification to make biodiesel, and analysis of characteristics in the form of density, viscosity, FFA (free fatty acid) levels, and water content. Based on the results obtained, transesterification results 1 on Bintang Tanjung for density of 1.0898 gr/cm3, viscosity 0.575 mm2/s, moisture content 5.412%, and transesterification results 1 on Bintang Misool for density of 1.033 gr/cm3, viscosity 0.6381 mm2/s, moisture content 4.473%. And the results of transesterification 2 at Bintang Tanjung for density of 0.8837 gr/cm3, viscosity 8.99 mm2/s, FFA content 3.63%, moisture content 0.26%, and transesterification 2 results in Bintang Misool for density of 0.8416 gr/cm3, viscosity 8.99 mm2/s, FFA content 7%, moisture content 8.79%. Thus, it can be concluded that neither Tanjung star nor Misool can be used as biodiesel.
Penentuan Laju Korosi dan Remaining Service Life (RSL) Pipa Carbon Steel API 5L Grade B Elton Mendy Simon; Ainul Rahman; Firmanullah Fadlil
AGITASI: Jurnal Teknik Kimia Vol 1 No 1 (2025): Agitasi : Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalagitasi.v5i1.3763

Abstract

Corrosion is one of the main causes of material degradation in piping systems, which has a direct impact on safety and operational efficiency. The corrosion process, influenced by the environment, material type, and operational conditions, leads to the thinning of pipe walls over time. Therefore, evaluation of the corrosion rate is crucial in determining the remaining service life of pipes, allowing for mitigation measures to be planned before system failure occurs. This study aims to analyze the corrosion rate using a quantitative approach based on inspection data and to predict the remaining service life using a time-based degradation method. The pipe material examined in this study is API 5L Grade B with a maximum carbon content of 0.30%. The types of corrosion occurring in the internal piping of natural gas are erosion corrosion and crevice corrosion. The reduction of pipe thickness by 0.43 mm is caused by the natural gas content from the gas flow activities that contain hydrocarbon and non-hydrocarbon compounds. The corrosion rate of 0.165 mm/year results in a remaining service life of the pipe being 45 years. This corrosion rate shows a relatively good resistance to corrosion. The results of this study are expected to provide technical recommendations for the sustainable management of pipeline assets.
Study Awal Pengelolaan Food Waste terhadap Global Warming (Pemanasan Global) di Kota Sorong Firmanullah Fadlil; Ainul Rahman; Yusnita Goa; Yusron Difinubun
AGITASI: Jurnal Teknik Kimia Vol 1 No 1 (2025): Agitasi : Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalagitasi.v5i1.3887

Abstract

Landfill merupakan pengelolaan sampah utama di tempat pemrosesan akhir (TPA) Makbon Kota Sorong. Landfill menghasilkan gas metana yang menyebabkan pemanasan global dan memicu perubahan iklim. Pertambahan penduduk memperbanyak sampah yang perlu diolah di TPA dan dapat memperparah dampak lingkungan yang ditimbulkan. Tujuan penelitian ini adalah menilai dampak lingkungan dari pengelolaan sampah eksisting di TPA Makbon Kota Sorong beserta skenario alternatifnya menggunakan Life Cycle Assessment (LCA). Terdapat satu skenario eksisting dan tiga skenario alternatif pengelolaan sampah yaitu landfill, pengomposan, dan Anaerobic Digestion (AD). Ruang lingkup studi meliputi pengangkutan sampah, pengelolaan sampah dengan cara pengomposan, Anaerobic Digestion (AD), dan landfill. Satuan fungsional yang digunakan yakni ton sampah yang diolah per tahun. Dampak lingkungan yang dipelajari adalah pemanasan global (Global Warming). Dampak lingkungan skenario eksisting menunjukkan nilai tertinggi terutama pada pemanasan global ( 17.627,63 CO2eq/tahun) dan kerugian pada kesehatan manusia ( 0,01635844 DALY). 3 skenario lain memberikan nilai yang sama yaitu 4.296,249 CO2eq/tahun untuk pemanasan global dan 0,01635844 DALY untuk kerugian pada kesehatan manusia namun tetap masih lebih rendah dibandingkan skenario eksisting.
English Perawatan dan Inspeksi Berkala pada Sistem Pipa Gas: - Anggita Suci Febriani; Ainul Alim Rahman
AGITASI: Jurnal Teknik Kimia Vol 1 No 2 (2025): Agitasi : Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan dan inspeksi berkala merupakan upaya penting untuk menjaga keandalan dan keselamatan sistem pipa gas pada PLTMG MPP 50 MW Sorong yang dioperasikan oleh PT. Perta Daya Gas. Pipa gas bawah tanah rentan mengalami korosi sehingga diperlukan pengendalian melalui sistem proteksi katodik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja proteksi katodik berdasarkan hasil pengukuran potensial pada beberapa test point selama periode 2021–2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif melalui observasi lapangan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai potensial proteksi berada pada rentang −1.430 mV hingga −1.546 mV dan telah memenuhi standar NACE SP0169 (≥ −850 mV vs Cu/CuSO₄). Namun, pada salah satu titik ditemukan indikasi overprotection yang memerlukan evaluasi lanjutan. Secara umum, perawatan dan inspeksi yang dilakukan secara rutin terbukti efektif dalam mengendalikan korosi dan menjaga keandalan sistem pipa gas.                  
Bahasa Indonesia Analisis Perhitungan Neraca Massa Pada Alat Scrubber di PT. X : - hajirum tuheteru; Meliyanus Korue; Nita Indriyani
AGITASI: Jurnal Teknik Kimia Vol 1 No 2 (2025): Agitasi : Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit scrubber merupakan peralatan penting dalam sistem pengolahan gas alam yang berfungsi memisahkan gas dari cairan dan pengotor sebelum didistribusikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis neraca massa total dan neraca massa komponen gas pada unit scrubber di PT. X. Perhitungan neraca massa dilakukan dengan basis operasi satu jam menggunakan data laju alir dan komposisi gas hasil analisis kromatografi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa neraca massa total berada dalam kondisi relatif seimbang, yang mengindikasikan unit scrubber beroperasi pada kondisi tunak. Namun, ditemukan ketidaksesuaian kecil pada neraca massa komponen minor yang diduga disebabkan oleh variasi kondisi operasi, perbedaan waktu pengambilan sampel, serta ketidakpastian pengukuran. Oleh karena itu, diperlukan ketelitian dan standarisasi prosedur analisis data operasi n.
Bahasa Indonesia EKSTRAKSI SILIKA DARI AMPAS SAGU (Metroxylon sago) MENGGUNAKAN METODE SOL-GEL fransiska malirmasele; Ummu Musfika; Shafira Aulia Shalsabilla
AGITASI: Jurnal Teknik Kimia Vol 1 No 1 (2025): Agitasi : Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalagitasi.v1i1.5151

Abstract

Ampas sagu merupakan limbah pengolahan sagu yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ampas sagu sebagai sumber silika ramah lingkungan melalui metode sol-gel dengan menganalisis pengaruh kondisi operasi ekstraksi terhadap yield silika yang dihasilkan. Ampas sagu yang digunakan berasal dari Distrik Salawati Tengah, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Proses diawali dengan tahapan pre-treatment meliputi pengeringan pada suhu 250°C selama 2 jam, pengarangan pada suhu 300°C selama 2 jam, dan pengabuan pada suhu 700°C selama 4 jam untuk menghasilkan abu silika dalam bentuk amorf. Ekstraksi silika dilakukan menggunakan larutan NaOH dengan variasi suhu ekstraksi 85°C dan 110°C, waktu ekstraksi 60, 90, dan 120 menit, konsentrasi NaOH 5% dan 10%, serta putaran pengadukan 600 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada suhu 110°C, konsentrasi NaOH 10%, dan waktu ekstraksi 60 menit, menghasilkan yield silika tertinggi sebesar 89%. Analisis menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) menunjukkan keberadaan gugus fungsi khas silika seperti Si–OH pada bilangan gelombang 3390,11 cm⁻¹, Si–O–Si pada 1390,56 cm⁻¹, dan Si–O pada 1041,13 cm⁻¹ yang menandakan keberhasilan pembentukan struktur amorf silika gel.
ANALISIS DAN EVALUASI SISTEM GROUNDING PADA INSTALASI LISTRIK UNTUK MENGURANGI RISIKO KEBAKARAN DAN KERUSAKAN PERALATAN DI CENTRAL CONTROL ROOM UNIT GAS PIPELINE PT. X shafira; Yusnita La Goa
AGITASI: Jurnal Teknik Kimia Vol 1 No 2 (2025): Agitasi : Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Central Control Room (CCR) PT. Perta Daya Gas Unit Gas Pipeline Sorong berperan sebagai pusat kendali operasional distribusi gas sehingga memerlukan sistem kelistrikan yang andal. Salah satu komponen vitalnya adalah sistem grounding yang berfungsi melindungi peralatan dan personel dari risiko gangguan listrik. Kerja praktik ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan mengevaluasi implementasi sistem grounding pada Central Control Room serta menilai efektivitasnya dalam mengurangi risiko kebakaran dan kerusakan peralatan. Hasil pengukuran resistansi selama 2022–2024 menunjukkan nilai konsisten di bawah 1 Ω, lebih baik dari standar PUIL 2000 dan 2011 (≤5 Ω). Nilai tersebut membuktikan sistem grounding mampu menyalurkan arus gangguan secara optimal. Evaluasi hazard & risk menegaskan pentingnya pemeliharaan rutin dan pemisahan grounding petir untuk menjaga kinerja. Kesimpulannya, sistem grounding di Central Control Room efektif mendukung keselamatan kerja dan keberlangsungan operasional fasilitas.
KARAKTERISASI TULANG IKAN LAYARAN DENGAN AKTIVATOR CaCl2 SEBAGAI ABSORBEN ZAT WARNA Anngita; Isti Irnawati; Yusnita La Goa
AGITASI: Jurnal Teknik Kimia Vol 1 No 2 (2025): Agitasi : Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan limbah tulang ikan layaran dari Kota Sorong untuk dijadikan adsorben ramah lingkungan, menggunakan aktivasi dengan CaCl2. Hasil karakterisasi menunjukkan sebagian besar sampel memiliki daya serap methylene blue yang tinggi, umumnya melebihi standar minimal SNI sebesar 120 mg/g. Aktivator CaCl2 juga menunjukkan hasil yang memadai meski dengan variasi yang lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa tulang ikan layaran dapat diolah menjadi bahan dasar adsorben yang efektif, membantu mengurangi pencemaran air dan memberikan nilai tambah pada limbah perikanan.
OPTIMASI PRODUKSI BIOETANOL DARI LIMBAH AMPAS SAGU (METROXYLON SP) DI PAPUA BARAT DAYA DENGAN ASAM NITRAT restu; Samuel Nernere; Mellyanus Korue; Ainul Alim Rahman
AGITASI: Jurnal Teknik Kimia Vol 1 No 2 (2025): Agitasi : Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Papua Barat Daya sebagai salah satu provinsi yang memiliki luas lahan sagu terbesar kedua setelah Provinsi Papua memiliki beberapa aksesi sagu yang produktivitasnya di atas 200 kg per tahun. Limbah ampas sagu berpotensisebagai sumber selulosa. Ampas sagu memiliki kandungan ekstraktif 8,26%, lignin 42,021%, holoselulosa 47,072%, α-selulosa 24,564% dan hemiselulosa 22,508%. Bioetanol (C2H5OH) merupakan salah satu sumber bahan bakar alternatif yang diolah dari tumbuhan, dengan keunggulan mampu menurunkan emisi CO2 hingga 18%. Untuk membuat bioetanol dari ampas sagu melalui beberapa proses, yaitu pre-treatment ampas sagu, pre-treatment ampas sagu dengan NaOH, hidrolisis, fermentasi, pemisahan dengan destilasi, dan tahap yang terakhir yaitu analisis menggunakan uji GC. Berdasarkan hasil yang diperoleh pengaruh pre-treatment terhadap kadar lignin dan selulosa diperoleh bahwa kadar lignin mengalami penurunan sebesar 14,552% dan kadar selulosa naik sebesar 4,104%. Konsentrasi hidrolisis Asam Nitrat (HNO3) menghasilkan yield glukosa tertinggi pada variasi konsentrasi 3M sebesar 90%. Sedangkan pada konsentrasi 1M dan 2M yield-nya sebesar 75% dan 65%. Konsentrasi hidrolisis Asam Nitrat(HNO3) juga mempengaruhi konversi bioetanol dimana konversi tertinggi pada variasi konsentrasi 3M sebesar 44,44%. Sedangkan pada konsentrasi 1M dan 2M konversinya sebesar 33,33% dan 23,08%. Pada proses produksi bioetanol diperoleh kondisi optimum yaitu pada ukuran ayakan 100 mesh, konsentrasi hidrolisis HNO3 3M pada suhu 100◦C selama 3 jam diperoleh yield sebesar 90%, fermentasi pada hari ke-5 mendapatkan konversi bioetanol sebesar 44,44% dengan kadar bioetanol sebesar 7,088% (v/b) pada HNO3 3M.

Page 1 of 1 | Total Record : 10