cover
Contact Name
Lindesi Yanti
Contact Email
desirozak@gmail.com
Phone
+62711368191
Journal Mail Official
stikes@hestiwirasriwijaya.ac.id
Editorial Address
Jl Sultan Mahmud Badaruddin II No.1 (Benteng Kuto Besak), Kel.19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30113
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 23020911     EISSN : 26851040     DOI : https://doi.org/10.63323/jkes
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is an open access scholarly journal published by the Department of Nursing of STIKES Hesti Wira Sriwijaya, serving as a platform for the publication of research findings and the sharing of advancements in health sciences. With ISSN 2302-0911 and e-ISSN 2685-1040, this journal includes articles that have not been previously published, encompassing research studies, case reports, review articles, and other scientific paper related to developments in the fields of Nursing, Midwifery, and Public Health. Information regarding article submission guidelines and procedures can be found in each publication. All submitted articles undergo a peer-review process upon meeting the requirements outlined in the submission guidelines. The journal is published biannually, in April and October. Jurnal Kesehatan welcome high-impact manuscripts from a diverse array of interprofessional health colleagues. Manuscripts reflect the diversity of our journal sections, which include: 1. Original article (including meta-analysis) 2. Review article 3. Editorials 4. Letters to the Editor 5. Brief Reports 6. Policy brief, Ethics, and Public Policy
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2021)" : 22 Documents clear
Penerapan Kompres Hangat Dengan Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Kejang Demam Oleh : Penerapan Kompres Hangat Dengan Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Kejang Demam Oleh Dindi Paizer; M. Hasan Azhari
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kejang demam merupakan kedaruratan medis yang memerlukan pertolongan segera. Kejang demam Terjadi karena bangkitan suhu tubuh dari batas normal. Penelitian ini menggunakan studi literature untuk mengetahui perbandingan pemberian kompres hangat daerah temporalis dan tepid water sponge terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan kejang demam. Hasil uji statistic menunjukkan ada perbedaan penurunan suhu tubuh antara kompres hangat di daerah temporalis dengan tepid water sponge.Saran bagi keluarga agar bias menjelaskan kembali dan mampu melakukan kompres hangat saat anak demam untuk mencegah terjadinya demam. Kata kunci: kompres hangat, tepid water sponge, kejang demam ABSTRACT A febrile seizure is a medical emergency that requires immediate assistance. Febrile seizures Occur because of the rise in body temperature from normal limits. This study used a literature study to determine the comparison of giving warm compresses to the temporalis area and tepid water sponge on decreasing body temperature in children with febrile seizures. The results of statistical tests show that there is a difference in decreasing body temperature between warm compresses in the temporalis area and tepid water sponges. Suggestions for families to be able to explain again and be able to do warm compresses when a child has a fever to prevent fever. Keywords: warm compresses, tepid water sponge, febrile convulsions
PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI: PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DWI APRIANI, DESY ANGGRAINI
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDismenore adalah suatu kondisi menyakitkan di daerah perut, kram dan nyeri yang dapat menggangguaktivitas sehari-hari. Menururt dari data WHO (World Healt Organization) didapatkan kejadian dismenoresebesar 1.769.425 jiwa (90%) perempuan mengalami dismenore. Senam dismenore terbukti efektif untukmengurangi nyeri pada saat menstruasi.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengaruh senam dismenore terhadap penurunandismenore pada remaja. Metode penelitian ini menggunakan studi literature review yang menggunakansumber literature yang berbentuk buku, artikel ilmiah, khususnya yang terpubliaksi. Dengan melakukanpencarian melalui data base Google Scholar dari tahun 2017-2020. Hasil penelitian dari beberapa artikelpenelitian yang telah didapatkan, menunjukan bahwa terdapat perubahan penurunan tingkat nyeri padaremaja yang sudah melakukan senam dismenore. Para wanita dan remaja putri yang mengalamidismenore dianjurkan untuk melakukan senam dismenore karena dapat menurunkan tingkat dismenoredengan efektif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah senam dismenore dapat di lakukan secara mandiri bagipara remaja yang mengalami dismenore.Kata Kunci : Remaja Putri, Senam Dismenore, Dismenore.Daftar Pustaka : 22 (2015-2020)ABSTRACTDysmenorrhea is a painful condition in the abdominal area, cramps and pain that can interfere with dailyactivities. From WHO (World Health Organization) data, it was found that the incidence of dysmenorrhea was1,769,425 (90%) of women experiencing dysmenorrhea. Exercise has been shown to be effective in reducingpain during menstruation. Objective to see the effect of dysmenorrhea on reducing pain in adolescents. Methodsthis study used a literature study using literature sources in the form of books, scientific articles, especiallypublished ones. By searching through the Google Scholar data base from 2015-2020. Research Results Theresults of several research articles that have been obtained show that there are changes in the level of pain inadolescents who have done dysmenorrhea exercise. Women and girls who experience dysmenorrhea areencouraged to do dysmenorrhea exercise because it can reduce pain levels effectively. Conclusiondysmenorrhea exercise can be done independently for adolescents who experience dysmenorrhea.Keywords : young women, dysmenorrhea gymnastics, dysmenorrhea.Bibliography : 22 (2015-2020)
PEMBERIAN TERAPI KOMPRES TEPID SPONGE TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK DENGAN DEMAM TIFOID : PEMBERIAN TERAPI KOMPRES TEPID SPONGE TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK DENGAN DEMAM TIFOID Lindesi Yanti , Salmiah
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Demam tifoid merupakan penyakit saluran pencernaan dengan gejala hipertermia yang akan mengakibatkan terjadinya komplikasi seperti kejang, dehidrasi dan sinkope sehingga mengakibatkan tingginya angka kematian pada anak. Studi literatur ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pemberian kompres tepid sponge untuk menurunkan suhu tubuh pasien anak dengan demam tifoid. Metode yang digunakan dalam pengumpulan jurnal ini menggunakan google scholar, Researchgate, Garuda yang diterbitkan dari tahun 2018-2019. Kata kunci yang digunakan adalah “ tepid sponge”, “ hyperthermia ”, “ tifoid” sehingga diperoleh 5 artikel untuk di review. Berdasarkan 5 jurnal yang telah di review hasil yang didapat setelah melakukan identifikasi dan analisis pemberian terapi tepid sponge menunjukkan lebih efektif dalam penurunan suhu tubuh dikarenakan mekanisme vasolidatasi pembuluh darah perifer yang cepat karena kompres dilakukan di beberapa tempat yang memiliki pembuluh darah besar, seperti : pada frontalis, axila, abdomen, inguinalis. Dengan pemberian menambah wawasan pengetahuan bagi perawat dan orangtua bahwa dengan teknik tepid sponge dapat menurunkan suhu tubuh pada anak dengan demam tifoid.Kata Kunci : Tepid sponge, hyperthermia, Tifoid.ABSTRACTTyphoid fever is a digestive tract disease with symptoms of hyperthermia which will lead to complications such as seizures, dehydration and syncope so as to result in high mortality in children. This literature study aims to obtain a picture of tepid sponge compresses to reduce the body temperature of pediatric patients with typhoid fever. The method used in the collection of this journal uses Google Scholar, Researchgate, Garuda, published from 2018-2019. The keywords used are "tepid sponge", "hyperthermia", "typhoid" so that 5 articles are obtained for review. Based on 5 journals that have been reviewed the results obtained after identification and analysis of tepid sponge therapy showed more effective in decreasing body temperature due to the mechanism of peripheral vascular vasolidation which is fast because compresses are carried out in several places that have large blood vessels, such as: on the frontal , axilla, abdomen, inguinal. With tepid sponge therapy can reduce body temperature in children with typhoid fever. It is hoped that this literature study can add insight to knowledge for nurses and parents that with the tepid sponge technique can reduce body temperature in children with typhoid fever.Keywords: Tepid sponge, hyperthermia, typhoid.
Penerapan Terapi Teknik Relaksasi Benson Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertens: Penerapan Terapi Teknik Relaksasi Benson Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertens Tri Febrianti
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan penyakit darah tinggi, suatu keadaan kronis yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah pada dinding pembuluh darah arteri. Keadaan tersebut mengakibatkan jantung bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Hal ini dapat mengganggu aliran darah, merusak pembuluh darah, bahkan menyebabkan penyakit degenerative, hingga kemudian kematian. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang menggunakan sumber literatur yang berbentuk buku, artikel ilmiah terpublikasi . Salah satunya yang digunakan adalah dengan melakukan pencarian melalui database elektronik google scholer dari tahun 2014-2020 dicari dengan melakukan pencarian kombinasi dari kata kunci Teknik relaksasi benson, menurunkan tekanan darah, hipertensi. Tujuan dari 5 artikel penelitian ini didapatkan bahwa Terapi teknik relaksasi benson merupakan terapi relaksasi dengan upaya mengurangi ketegangan sehingga orang yang mengalami stress mampu beradaptasi dan mengendalikan stress yang dialami. Terapi ini dilakukan dengan teknik nafas dalam dan spiritural (keagamaan) serta keyakinan pasien untuk menurunkan tekanan darah. Kata Kunci : Teknik relaksasi benson, menurunkan tekanan darah, hipertensi.ABSTRACTHypertension is a high blood pressure disease, a chronic condition characterized by increased blood pressure on the walls of the arteries. This situation causes the heart to work harder to circulate blood throughout the body through the blood vessels. This can interfere with blood flow, damage blood vessels, even cause degenerative diseases, and then death. This study uses a literature study method using literature sources in the form of books, published scientific articles. One of the methods used is to search through the Google Scholer electronic database from 2014-2020, search for a combination of the keywords Benson relaxation technique, lowering blood pressure, hypertension. The purpose of these 5 research articles found that the Benson relaxation technique therapy is a relaxation therapy with an effort to reduce tension so that people who experience stress are able to adapt and control the stress experienced. This therapy is carried out by using deep breathing and spiritual (religious) techniques as well as the patient's belief to lower blood pressure..Keywords: Benson relaxation technique, lowering blood pressure, hypertension.
Analisis Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Timbulnya Gastritis: Analisis Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Timbulnya Gastritis Nursalinri , Fermata Sari
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Gastritis merupakan peradangan yang mengenai mukosa lambung dan mengakibatkan pembengkakan pada mukosa lambung sampai terlepasnya epitel mukosa lambung yang menjadi penyebab terpenting gangguan dalam sistem pencernaan. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui tentang faktor – faktor yang berhubungan dengan timbulnya gejala gastritis. pada penelitian ini adalah menggunakan studi literatur dengan cara memperbandingkan jurnal 1 dan jurnal yang lainnya Faktor – faktor yang berhubungan dengan tanda dan gejala gastritis ini untuk memberikan informasi tentang timbulnya penyakit gastritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menganalisis faktor – faktor yang berhubungan dengan timbulnya gejala gastritis dapat mengetahui hal menyebabkan penyakit gastritis. Dengan adanya faktor – faktor penyebab gastritis seperti pola makan yang tidak teratur, kopi, rokok, dan makan makanan yang pedas, diharapkan analisis faktor – faktor yang berhubungan dengan timbulnya gejala gastritis ini bisa menjadi informasi tambahan bagi perawat, dan menjadi pengetahuan bagi masyarakat dan yang mengalami penyakit gastritis.Kata Kunci : Faktor – faktor yang berhubungan dengan gastritis, GastritisDaftar Pustaka : 11 (2015 – 2019)ABSTRACTGastritis is inflammation of the gastric mucosa and causes swelling of the gastric mucosa until the epithelial release of the gastric mucosa is the most important cause of disordersin the digestive system. This literature study aims to find outabout the factors associated with the onset of gastritis symptoms. In this study is to use literature studies by comparing journals 1 and other journals Factors associated with the onset of gastritis symptoms it can determine the cause of gastritis. With the factors that cause gastritis such as irregular eating patterns,coffee, cigarettes, and eating spicy foods, it is hoped that the analysis of factors related to the onset of gastritis symptoms can be additional information for nurses, and become knowledge for the public and those who having gastritis.Keywords: Factors associated with gastritis, gastritisBibliography : 11 (2015 – 2019)
Efektifitas Kompres Hangat Dengan Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Kejang Demam: Efektifitas Kompres Hangat Dengan Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Kejang Demam Fauziah Gustina, M.Hasan Azhari
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKejang demam merupakan kedaruratan medis yang memerlukan pertolongan segera. Kejang demam Terjadi karena bangkitan suhu tubuh dari batas normal. Penelitian ini menggunakan studi literature untuk mengetahui perbandingan pemberian kompres hangat daerah temporalis dan tepid water sponge terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan kejang demam. Hasil uji statistic menunjukkan ada perbedaan penurunan suhu tubuh antara kompres hangat di daerah temporalis dengan tepid water sponge.Saran bagi keluarga agar bias menjelaskan kembali dan mampu melakukan kompres hangat saat anak demam untuk mencegah terjadinya demam.Kata kunci: kompres hangat, tepid water sponge, kejang demamABSTRACTA febrile seizure is a medical emergency that requires immediate assistance. Febrile seizures Occur because of the rise in body temperature from normal limits. This study used a literature study to determine the comparison of giving warm compresses to the temporalis area and tepid water sponge on decreasing body temperature in children with febrile seizures. The results of statistical tests show that there is a difference in decreasing body temperature between warm compresses in the temporalis area and tepid water sponges. Suggestions for families to be able to explain again and be able to do warm compresses when a child has a fever to prevent fever.Keywords: warm compresses, tepid water sponge, febrile convulsions
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG PRILAKU PENCEGAHAN COVID 19: GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG PRILAKU PENCEGAHAN COVID 19 RIA DILA SYAHFITRI , LINDESI YANTI, FERMATA SARI
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDiawal periode tahun 2020, dunia dibuat resah oleh kemunculan virus baru yaitu Coronavirus jenis baru (SARS-COV-2) dan penyakitnya disebut Coronavirus diase 2019 (Covid-19). Virus ini muncul pertama di China tepatnya di provinsi Huabei, kota Wuhan. Seperti yang diketahui penyebaran virus ini tergolong mencakup area yang cukup luas dan cepat. Bahkan dalam kurun waktu 1 bulan virus ini telah menginfeksi manusia lebih di 65 negara berbeda. Diawal adanya wabah ini banyak orang yang dibuat khawatir dan panik akan kesehatan dan keselamatannya. Setelah kemunculannya dan hingga saat ini, sangat sulit untuk menentukan mekanisme yang tepat dan pasti untuk virus ini, dan hanya mengandalkan kekebalan sistem imunitas tubuh serta pengobatan yang telah dianjurkan. Dampak yang diberikan oleh wabah ini juga tergolong parah, beberapa jenjang dan sendi kehidupan merasakan penurunan drastis. Dari yang dilihat jenjang sosial dan perekonomian yang paling merasakan efeknya dan karena luasnya dampak dari penyakit virus corona ini diperlukan pengetahuan dan pemahaman yang cukup dalam tindakan pencegahan penyakit yang disebabkan oleh virus corona ini. Tujuan. Mengukur tingkat pemahaman pengetahuan dalam pencegahan tindakan bagi seluruh mahasiswa di Akper Kesdam II/Sriwijaya. Metode penelitian. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Pengumpulan data diambil diambil dari data primer melalui kuisioner kepada respoden yang memenuhi kriteria inklusi dan criteria eksklusi. Hasil. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebagian besar baik. Kesimpulan. Rata-rata mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang cukup terhadap pencegahan dan penyebaran covid-19Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Covid-19Daftar Pustaka : 20 (22019-2020)ABSTRACTEarly 2020, the world is troubled by the appearance of a new virus, new type of Coronavirus (SARS-COV-2) and the disease is called Coronavirus disease 2019 (Covid-19). This virus showed up first in China, to be precise, in Huabei province, Wuhan. As it is known ths virus transmission in a pretty wide area and fast. In fact in a month this virus infected more than 65 different countries. In the beginning of this plague many people worried and panied about their health and safety. After the appearance until now, it’s very hard to define the right mechanism and precise for this virus, and only by depending on body immunity system and recommended treatment. The effect of this plague is quite serious, some joints of life felt a drastic drop. From what is seen social level and economic matters who felt the most effect and because the effect of this corona virus is so wide, science and enough understanding is needed in preventing this disease cause by corona virus. Goal. Measuring the level of knowledge understanding in prevention for all students in Akper Kesdam II/Sriwijaya. Research Method. This research used descriptive research design. Data collection is taken from primary data by questionnaire to respondents who met the inclusion criteria and exclusion criteria. Resul. This research shows tha the respondent’s level of knowledge are mostly good. Summary. The average students have enough knowledge level to prevention and transmission of Covid-19.Keywords : Covid-19, Knowledge levelBibliography : 20 (2019-2020)
ENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI: ENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI Leny Joice Sianturi , M.Yamin, Desy Anggraini
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah mengalami peningkatan yang beresiko mengembangkan penyakit jantung, penyakit ginjal dan stroke. Prevalensi hipertensi menurut World Health Organization (WHO) 2018 menyebutkan bahwa hipertensi menyerang 22% penduduk di dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun alpukat terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jenis penelitian ini adalah menggunakan rancangan penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian one group pretest-posttest. Penelitiandilakukan di wilayah kerja Puskesmas Hutaimbaru Padangsidimpuan dengan 20 responden. Uji statistic yang digunakan pada penelitian ini adalah uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah tinggi dengan hasil nilai p = 0,046 atau < 0,05 yang berarti ada pengaruh pemberian rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Melihat hasil penelitian ini rebusan daun alpukat dapat dijadikan sebagai terapi alternatif tambahan selain dengan terapifarmakologi dalam mengatasi hipertensi pada lansia.Kata Kunci : daun alpukat, hipertensi, lansiaABSTRACTHypertension is a a condition in which blood pressure increased at risk develop heart disease kidney disease and stroke. Hypertension prevalence according to World Health Organization (WHO) 2018 mentioned that hypertension affects 22%of the world's population. The purpose of this research to know the effect of giving avocado leaf stew toward bloodpressure in the elderly with hypertension. This type of research is use plan quasi-experimental research with researchdesign one group pretest-posttest. The Research conducted in the Wilayah Kerja Puskesmas HutaimbaruPadangsidimpuan. with 20 respondents. The statistical test used in this study is the Wilcoxon test. The results of the studyshow that there is an effect of giving boiled avocado leaves to reduce high blood pressure with the results of p value =0.046 or <0.05, which means that there is an effect of giving boiled avocado leaves to reducing blood pressure in the elderly with hypertension. Seeing the results of this study, avocado leaf decoction can be used as an additional alternative therapy in addition to pharmacological therapy in overcoming hypertension in the elderly.Keywords : Avocado leaf, hypertension, elderly
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Tingkat II dr. Ak.Gani Palembang: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Tingkat II dr. Ak.Gani Palembang Susanti, M. Yamin, Weni Apriyani
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Mual dan muntah merupakan hal yang normal dalam kehamilan, mual dan muntah sering terjadi pada kehamilan berusia muda, yaitu dimulai dari minggu ke 6 setelah hari pertama haid terakhir dan berlangsung selama kurang lebih 10 minggu. Berdasarkan Data Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2016, di Indonesia diperoleh data ibu mual dan muntah mencapai 14,8 % dari seluruh kehamilan. Keluhan mual dan muntah terjadi pada 60-80 % primigravida dan 40-60 % multigravida. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya hiperemesis gravidarum di RS Tingkat II dr AK Gani PalembangMetode Penelitian : pendekatan Cross Sectional yaitu suatu penelitian yang mempelajari hubungan antara variabel bebas (independen) dengan variabel terikat (dependen), dimana melakukan observasi atau pengukuran variabel sekaligus pada waktu yang sama. Hasil Penelitian : dari 265 ibu hamil yang dirawat, yang mengalami HEG sebanyak 34 orang (12,83%) sedangkan yang tidak mengalami HEG 231 (87,17%). Kesimpulan : Ada hubungan bermakna antara umur ibu dengan kejadian HEG (ρ : 0,013), ada hubungan bermakna antara paritas dengan kejadian HEG (ρ : 0,002)dan tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan kejadian HEG (p : 0,520) di RS Tingkat II dr. AK Gani Palembang tahun 2019. Disarankan bagi pemberi pelayanan kesehatan agar tetap meningkatkan KIE pada ibu hamil tentang pencegahan dan cara mengatasi HEG. Kata Kunci : HEG, Umur, Paritas, PekerjaanABSTRACTBackground : Nausea and vomiting are normal in pregnancy, nausea and vomiting often occur in young pregnancies, starting from the 6th week after the first day of the last menstruation and lasting for approximately 10 weeks. Based on data from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia in 2016, in Indonesia, data on nausea and vomiting reached 14.8% of all pregnancies. Complaints of nausea and vomiting occur in 60-80% primigravida and 40-60% multigravida. Objective: This study aims to determine the factors associated with the occurrence of hyperemesis gravidarum in Level II Hospital Dr AK Gani Palembang.Research Methods: Cross Sectional approach, which is a study that studies the relationship between the independent variable (independent) and the dependent variable (dependent), which conducts observations or measurements of variables at the same time at the same time. Results: Of the 265 pregnant women who were treated, 34 people experienced HEG (12.83%) while those who did not experienced HEG were 231 (87.17%). Conclusion: There is a significant relationship between maternal age and the incidence of HEG (ρ: 0.013), there is a significant relationship between parity and the incidence of HEG (ρ: 0.002) and there is no relationship between maternal occupation and the incidence of HEG (p: 0.520) in Level II Hospital dr. . AK Gani Palembang in 2019. It is recommended for health service providers to continue to improve IEC in pregnant women regarding prevention and how to overcome HEG.Keywords: HEG, Age, Parity, Occupation
PENGARUH EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA KELUARGA TENTANG PENCEGAHAN GASTROENTERITIS: PENGARUH EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA KELUARGA TENTANG PENCEGAHAN GASTROENTERITIS Aji Saputra, M. Yamin
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Perilaku hidup bersih dan sehat adalah sekumpulan perilaku yang di praktekkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga diri sendiri di bidang Kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat.Tujuan : Untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menggunakan air bersih, jamban sehat, mencuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita.Metode : Metode yang di gunakan dalam pengumpulan jurnal ini Google Scholar yang di terbitkan dari tahun2016-2021.Hasil penelitian : Dari beberapa artikel penelitian yang telah di dapatkan, pengaruh edukasi perilaku hidup bersih dan sehat pada keluarga tentang pencegahan gastroenteritis kebiasaan dan perilaku yang baikdalam menyediakan air bersih, mennggunakan air bersih, membuang sampah pada tempatnya, penggunaan jamban keluarga sebagai sarana pembuangan tinja, mencuci tangan pakai sabun, menjagakebersihan dan kualitas air dapat mencegah terjadinya diare.Kesimpulan : Pemberian edukasi (PHBS) mengenai pencegahan gastroenteritis keluarga mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, lingkungan rumah yang bersih, menggunakan jamban yang sehat dan makanan yang tidak terkontaminasi bakteri.Kata Kunci : Pengaruh Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), diare, balita dan keluarga.Daftar Pustaka : 15 sumber (2012-2021).ABSTRACTBackground : Clean and healthy living behavior is a set of behaviors that are practiced on the basis of awareness as a result oflearning that makes a person or one's own family in the health sector and plays an active role in realizing public health.Purpose : To determine the effect of the implementation of clean and healthy living habit (PHBS) using clean water, healthy latrines, washing hands with soap, with the incidence of diarrhea in children under five.Method : The method used in the collection of this journal is Google Scholar, published from 2016-2021.Research results : From several research articles that have been obtained, the effect of education on clean and healthy living habits in families on prevention of gastroenteritis, good habits and behavior in providing clean water, using clean water, disposing of garbage in its place, the use of family latrines as a means of disposing of feces , washing hands with soap, maintaining cleanliness and water quality canprevent diarrhea.Conclusion : Providing education (PHBS) regarding the prevention of family gastroenteritis is able to implement a clean and healthy lifestyle by washing hands with soap and clean water, a clean home environment, using healthy latrines and food that is not contaminated with bacteria.Keywords : Influence of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), diarrhea, toddlers and family.Bibliography : 15 sources (2012-2021).

Page 1 of 3 | Total Record : 22