Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peer Education dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien CKD dengan Hemodialisis Fermata Sari; Lindesi Yanti; Dindi Paizer
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.339 KB)

Abstract

Pasien  Chronic Kidney Disease (CKD) dengan hemodialisis mengalami berbagai masalah baik biologis maupun psikologis yang menurunkan kualitas hidup, dan harus mematuhi berbagai regimen pengobatan agar kualitas hidup baik. Edukasi merupakan salah satu cara yang dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalam regimen pengobatan. Penelitian ini merupakan penelitian Pra Eksperimental One-Group Pretest-Posttest Design dan pendekatan menggunakan kuisioner kualitas hidup KDQOL 1.3. Tehnik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 34 pasien hemodialisis. Hasil uji paired sample T-test pada kualitas hidup rangkuman kesehatan Fisik    P value 0,228 (P>0,05), kualitas hidup rangkuman kesehatan Mental P value 0,000  (P<0,05). Peer education dapat meningkatkan kualitas hidup pada  CKD dengan hemodialisis.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Penanganan Kejang Demam pada Anak Dindi Paizer; Lindesi Yanti; Fermata Sari
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.3.2023.671-676

Abstract

Demam yang disertai kejang menjadi momok yang menakutkan bagi orang tua, kejang yang terlambat ditangani akan berkakibat patal bagi anak-anak, pengetahuan terhadap penanganan kejang demam merupakan faktor utama yang harus dimiliki ibu supaya tidak terjadi hal yang berbahaya. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan desain cross sectional yang bertujuan  untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan penatalaksanaan kejang demam pada anak. Besar sampel adalah seluruh populasi sebanyak 120 responden. Instrumen penelitian yaitu kuesioner yang valid dengan nilai mean I-CVI 0,97 dan reliabel dengan alpha Cronback 0,89 yang berjumlah 20 soal. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pengetahuan ibu tentang kejang demam berada pada kategori baik (16,7%) dan sebagian besar penatalaksanaan ibu pada kejang demam berada pada kategori baik (15,8%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan penanganan kejang demam pada anak.
Pengetahuan dan Tindakan Ibu tentang Penatalaksanaan Kejang Demam pada Anak Dindi Paizer; Lindesi Yanti
Jurnal Gawat Darurat Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Gawat Darurat: Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/jgd.v4i2.741

Abstract

Ketidaktahuan orang tua mengenai kejang demam pada balita mengakibatkan kepanikan pada orang tua dan berisiko mengambil langkah yang salah dan berbahaya, untuk dapat memprediksi resiko kejang demam pada anak pengetahuan dan tindakan ibu pada saat anak kejang adalah faktor utama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan tindakan ibu tentang penatalaksanaan kejang demam pada anak didesa Burai diwilayah pukesmas Tanjung Batu kabupaten Ogan Ilir. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, deskriptif, yang dilakukan pada bulan Januari sampai Februari 2022 menggunakan kuesioner. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan Sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup 83.3% dan tindakan responden kategori cukup 84.2%, kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan dan tindakan ibu tentang penatalaksanaan kejang demam adalah cukup.
Peningkatan Pengetahuan Kader dan Masyarakat Kesehatan dalam Pencegahan Diabetic Foot Ulcer di Desa Burai Sari, Fermata; Arafah, Masniati; Yanti, Lindesi; Hidayat, Aris Teguh; Paizer, Dindi; Syahfitri, Ria Dila
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1780

Abstract

Peningkatan penyakit Diabetes Mellitus (DM), akan menyebabkan meningkat pula komplikasi dari DM salah satunya Diabetic Foot Ulcer di masyarakat. Peningkatan pengetahuan kader merupakan salah satu upaya mengurangi terjadinya Diabetic Foot Ulcer dimasyarakat, karena kader merupakan jembatan dari petugas kesehatan. Metode Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah deskripsi operasional dengan pendekatan cross sectional.Sampel pengabdian kepada masyarakat sebanyak 30 kader dan masyarakat di desa Burai , Kabupaten Ogan Ilir. Tehnik pengambilan data melalui kuisioner Persepsi Kader Tentang Pemeriksaan Kaki Perawatan Kaki Dalam Pencegahan Diabetic Foot Ulcer yang dilakukan pada 10 Februari 2022. Pemberian edukasi dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab pada kader dan masyarakat dengan media poster dan setelah dilakukan edukasi diberikan leaflet,dan dilakukan kegiatan evaluasi dengan kuisioner Persepsi Kader Tentang Pemeriksaan Kaki Perawatan Kaki Dalam Pencegahan Diabetic Foot Ulcer.Hasil menunjukkan nilai rata rata pengetahuan kader dan masyarakat tentang pencegahan Diabetic Foot Ulcer pada pasien DM sebelum diberikan edukasi 7,17 dan setelah diberikan edukasi 14,03 standar deviasi sebelum dilakukan edukasi 1.02 dan setelah dilakukan intervensi 1,42. Kesimpulan pemberian edukasi dalam Pencegahan Diabetic Foot Ulcer Di Desa Burai dapai meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat.
Hubungan Jumlah Trombosit dan Jumlah Leukosit pada Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) Paizer, Dindi; Sidiq, Ahmad Nur; Ardila, Devi; Sripratiwi, Chesy
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4957

Abstract

Demam Brdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah utama dibanyak negara, kasus DBD akan meningkat seiring dengan perubahan musim. Penanganan yang telat dan kurang maksimal akan menyebabkan kematian. Penelitian Literature Riview ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jumlah Trombosit dan jumlah Leukosit pada penderita Demam Berdarah Dengue. Penelitian ini merupakan penelitian Studi literatur yang dilakukan dengan membuat ringkasan dan analisis dari artikel atau penelitian yang sudah ada studi literatur ini didapat dari hasil analisis 5 jurnal didapatkan hasil terdapat hubungan antara jumlah Trombosit dengan DBD sedangkan jumlah Leukosit tidak memiliki hubungan. Jumlah trombosit dapat dijadikan indikator terjadinya infeksi demam berdarah dengue.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Paizer, Dindi; Apriani, Dwi; Syafitri, Ria Dila
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.002 KB) | DOI: 10.54816/jk.v9i1.495

Abstract

Diabetes Mellitus is a disease that occurs due to the inability of the pancreas gland to produce sufficient insulin or when the human body is not able to optimally use the insulin that has been produced by the pancreas gland. In treating diabetes mellitus, apart from using drugs, it can also be therapeutic, such as the use of red betel leaf boiled water. The purpose of this study was to determine the effect of boiled red betel leaf (Piper Crocatum) on lowering blood glucose levels. This study is a literature study conducted by making a summary and analysis of existing articles or research. The results of the analysis of the 5 journals carried out showed that there was an effect of giving red betel leaf extract (Piper crocatum) on lowering blood glucose levels in Diabetes Mellitus patients. The conclusion of this study is that giving 3 pieces of betel leaf decoction with 3 cups of boiled water up to half a cup or with a dose of 0.078 gr / 20 gr of body weight can reduce blood sugar levels. Keywords: Red Betel Leaf, Diabetes Mellitus, Blood Sugar Level
Biomedical Dietetic Study: The Relationship of Body Mass Index and Total Cholesterol Levels with Blood Pressure Among Workers in Indralaya, Indonesia Nur Sidiq, Ahmad; Ardila, Devi; Sripratiwi, Chesy; Paizer, Dindi
International Journal Scientific and Professional Vol. 4 No. 4 (2025): September-November 2025
Publisher : Yayasan Rumah Ilmu Professor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56988/chiprof.v4i4.128

Abstract

Body Mass Index (BMI), total cholesterol levels, and blood pressure are important indicators in evaluating metabolic health status. These factors are interconnected and collectively influence the increased risk of cardiovascular diseases. This study analyzed the relationship between BMI, total cholesterol levels, and blood pressure among workers in Indralaya, Indonesia. Using a cross-sectional design, the study involved 30 purposively selected respondents. Data were collected through interviews, measurements of height and weight, total cholesterol examination, and blood pressure assessment. Data analysis was performed using Pearson correlation and linear regression. The results indicated a tendency for an association between BMI and blood pressure, although not statistically significant. Total cholesterol levels were not significantly associated with blood pressure. Regression analysis revealed that BMI contributed more strongly than blood pressure values. From a biomedical dietetic perspective, obesity has the potential to increase the risk of hypertension and dyslipidemia through mechanisms involving inflammation, insulin resistance, and atherosclerosis. Dietary interventions, such as balanced nutrition, limitation of saturated fats, and increased fiber intake, are recommended to reduce cardiometabolic risks.
Penerapan Kompres Hangat untuk Menurunkan Tingkat Nyeri Kepala Pada Klien Dengan Hipertensi: Penerapan Kompres Hangat untuk Menurunkan Tingkat Nyeri Kepala Pada Klien Dengan Hipertensi Dindi Paizer; Ria Dila Syahfitri
Jurnal Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Hipertensi merupakan suatu keadaan berbahaya ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis.Penderita hipertensi pada umumnya merasakan nyeri pada kepala, Nyeri tersebut akan merangsang saraf simpatis sehingga menyebabkan tekanan pembuluh darah naik, peningkatan tersebut akan meragsang kelenjar adrenal dan aliran darah keginjal menurun. Tujuan Penelitian : untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan implementasi keperawatan pemberian terapi kompres hangat untuk mengurangi rasa nyeri kepala pada pasien hipertensi. Metode : Jenis penelitian ini adalah naratif dalam bentuk studi literature menggunakan reset librabry . Kriteria artikel / hasil penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 artikel / hasil penelitian yang di publikasikan secara online dari rentang tahun 2015-2020. Artikel atau hasil penelitian tersebut tersedia secara full teks untuk di gunakan peneliti sebagai data untuk di analisis. Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan 5 jurnal yang telah di review hasil yang didapat setelah melakukan identifikasi dan analisis pemberian kompres air hangat menunjukkan hasil lebih efektif untuk mengurangi rasa nyeri kepala pada pasien hipertensi. Kesimpulan dan Saran : Dengan pemberian terapi kompres air hangat dapat menurunkan nyeri kepala pada klien dengan hipertensi. Diharapkan studi literatur ini dapat menambah wawasan pengetahuan bagi perawat dan keluarga bahwa dengan terapi kompres air hangat dapat menurunkan nyeri kepala pada klien dengan hipertensi. Kata Kunci : Kompres hangat, nyeri kepala, Hipertensi ABSTRACT Background: hypertension is a condition when blood pressure in the blood vessels increases chronically. Patients with hypertension in general feel pain in the head, the pain will stimulate the sympathetic nerves causing blood vessel pressure to rise, the increase will degrade the adrenal glands and the blood flow of the kidneys decreases. Research objectives: To get an overview of the implementation of nursing implementation of treatment of warm compresses to reduce head pain in hypertensive patients. Method: This type of research is narrative in the form of a literature study using a reset Librabry. The article criteria/research results used in this research consist of 5 articles/research results that are published online from the range of 2015-2020 years. The articles or results of the study are available in full text to be used by researchers as data for analysis. Results and discussion: Based on 5 journals that have been reviewed by the results after conducting the identification and analysis of hot water compresses shows more effective results to reduce head pain in hypertensive patients. Conclusion and suggestion: With the introduction of therapy warm water compresses can decrease head pain in the client with hypertension. It is hoped that this literature study can add knowledge insight to nurses and families that with warm water compressing therapies can decrease head pain in clients with hypertension. Keywords: warm compress, head pain, hypertensi
Penerapan Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Keluarga Mengani Pencegahan Gastroenteritis : Penerapan Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Keluarga Mengenai Pencegahan Gastroenteritis Dindi Paizer; M. Hasan Azhari
Jurnal Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) sebagai salah satu implementasi dalam asuhan keperawatan keluarga tentang pencegahan gastroenteritis. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang menggunakan sumber literature yang berbentuk buku, artikel ilmiah khusunya yang terpubilikasi. Salah satunya yang digunakan adalah dengan melakukan pencarian melalui database elektronik google scholer dari tahun 2015-2019 dicari dengan menggunakan kombinasi dari kata kunci perilaku hidup bersih dan sehat, gastroenteritis (GE), keluarga. Tujuan dari 5 artikel penelitian ini didapatkan bahwa Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dapat diterapkan sebagai salah satu implementasi asuhan keperawatan non farmakologi sehingga perawat dapat menganalisis, meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat, terwujud derajat kesehatan yang optimal serta mencontohkan implementasi ini kepada keluarga maupun lingkungan masyarakat yang memiliki masalah signifikan pada pola perilaku hidup tidak sehat yang dapat memicu terjadinya penyakit gastroenteritis (GE) berdasarkan kriteria responden yang telah didapatkan. Kesimpulan dari penelitian ini di dapatkan bahwa Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dapat digunakan sebagai salah satu implementasi keperawatan yang efektif dalam memperbaiki perilaku hidup personal maupun lingkungan masyarakat sesuai dengan kriteria yang ada. Kata Kunci : Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), Gastroenteritis (GE), Keluarga. ABSTACT This research is motivated by the desire of researchers to provide Education on Clean and Healthy Behavior (PHBS) as one of the implementations in family nursing care about the prevention of gastroenteritis. This study uses a literature study method that uses literary sources in the form of books, especially published scientific articles. One of them is to do a search through Google Scholer electronic database from 2015-2019 to search using a combination of keywords clean and healthy living behavior, gastroenteritis (GE), family. The aim of these 5 research articles is that the Clean and Healthy Life Behavior Education (PHBS) can be applied as one of the implementation of non-pharmacological nursing care so that nurses can analyze, increase awareness, willingness and ability to live a healthy life, realize an optimal health level and exemplify this implementation. to families and the community who have significant problems with unhealthy behavior patterns that can trigger the occurrence of gastroenteritis (GE) based on respondents' criteria that have been obtained. The conclusion from this study was found that Clean and Healthy Life Behavior Education (PHBS) can be used as an effective nursing implementation in improving personal and community life behavior in accordance with existing criteria. Keywords: Clean and Healthy Behavior (PHBS), Gastroenteritis (GE), Family.
Pengaruh Latihan Batuk Efektif Terhadap Bersihan Jalan Nafas Pada Pasien Dengan Penyakit Ispa: Pengaruh Latihan Batuk Efektif Terhadap Bersihan Jalan Nafas Pada Pasien Dengan Penyakit Ispa Dindi Paizer; Ria Dila Syahfitri
Jurnal Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKISPA (Infeksi Saluran Pernafaasan Akut) adalah masuknya mikroorganisme (bakteri, virus,riketsi) kedalam saluran pernapasan yang menimbulkan gejala penyakit yang dapatberlangsung sampai 14 hari. Gejala yang biasanya muncul adalah batuk, bersin, demam, nyeritenggorokan hingga sesak nafas.. Upaya pengobatan penyakit ISPA dapat dilakukan dengancara farmakologi an non farmakologi salah satunya dengan latihan batuk efektif. Tujuandilakukan penelitian ini untuk memperoleh gambaran hasil pemberian latihan batuk efektifterhadap bersihan jalan nafas pada pasien dengan penyakit ISPA. Metode yg digunakan dalampenelitian ini naratif studi literature, dengan menggunakan 5 jurnal dan dilakukan telaahjurnal. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah, kelima jurnal didapatkan hasil latihanbatuk efektif mampu mengatasi masalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas namun untukhasil yang lebih efektifitas dalam mengatasi bersihan jalan nafas apabila dilakukan fisioterapidada serta deep breathing exercise. Terapi batuk efektif ini dapat digunakan perawat difasilitas kesehatan atau masyarakatKata kunci : batuk efektif, ketidakefektifan bersihan jalan nafas, ISPA (Infeksi SaluranPernafasan Akut)ABSTRACTAcute Respiratory Infections (ARI) is the entry of microorganisms (bacteria, viruses, riketsi)into the respiratory tract that causes symptoms of the disease that can last up to 14 days.Symptoms that usually appear are coughing, sneezing, fever, sore throat to shortness ofbreath. Based on WHO data in 2011, the highest death rate due to ARI in 2000 was in theContinent of Africa and Southeast Asia, namely 70% of the total deaths due to acuterespiratory infections. Efforts to treat ARI can be done by means of pharmacology and nonpharmacology,one of which is by effective cough exercises, deep breathing exercises andsemi-fowler positions.The purpose of this study was to obtain an overview of the results of the provision of effectivecough training on airway clearance in patients with Acute Respiratory Infections (ARI).Literature study method using narrative research literature studies cough exercises areeffective against airway clearance in patients with Acute Respiratory Infections (ARI).effective cough exercises are able to overcome the problem of ineffective airway cleansingbut for more effective results in dealing with airway cleansing when additional interventionssuch as semi-fowler positioning, manual steam inhalation, chest physiotherapy and drinkingwarm water are given.Keywords : Effective cought, ineffectiveness of airway clearance, Acute RespiratoryInfections (ARI)