cover
Contact Name
Nurdin Amin
Contact Email
nurdin.amin@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285207161847
Journal Mail Official
edj.uin@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Komplek Gedung B Lantai 1 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan - Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Jl. Syeikh Abdul Rauf Darussalam Banda Aceh, 23111. Banda Aceh- Indonesia. Contact : +62 052-0716-1847 - E-mail : edj.uin@ar-raniry.ac.id
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
EDJ
ISSN : -     EISSN : 2985718X     DOI : https://doi.org/10.22373/edj
Core Subject :
Educator Development Journal : Is a scientific publication media and can be accessed by the public published by the Tarbiyah and Teacher Training Faculty of UIN Ar-Raniry Banda Aceh, published twice a year in every February and September. This journal publishes the results of research and scientific work in the field of education and teaching in schools, tertiary institutions both formally and non-formally. Published articles in the form of research or results of studies in the fields of: Education, PTK, Science Education, Social Education, Religious education, Learning Media Methods, Models, Approaches and Strategies in Learning
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Literasi Penilaian Mahasiswa Pendidikan Biologi dalam Merancang Test Blueprint Berbasis HOTS pada Materi Genetika Eva Nauli Taib
Educator Development Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v4i2.8680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi asesmen mahasiswa pendidikan biologi dalam menyusun kisi-kisi soal HOTS pada materi genetika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 16 mahasiswa pendidikan biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang menyusun kisi-kisi soal secara individual. Analisis data dilakukan berdasarkan lima komponen utama kisi-kisi soal HOTS, yaitu kompetensi yang diuji, perumusan indikator, pemilihan stimulus, penulisan butir soal, dan penyusunan pedoman penskoran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah menunjukkan pemahaman awal terhadap HOTS melalui perumusan kompetensi yang diuji dan indikator dengan kata kerja operasional tingkat tinggi. Namun, keterpaduan antar komponen kisi-kisi masih lemah. Kelemahan paling menonjol ditemukan pada pemilihan stimulus yang belum kontekstual, penulisan soal yang masih bersifat prosedural, serta kunci jawaban yang berfokus pada hasil akhir tanpa menilai proses berpikir. Kondisi ini mengindikasikan bahwa HOTS masih dipahami sebagai label kognitif, belum sepenuhnya terimplementasi sebagai tuntutan proses berpikir nonrutin dalam desain asesmen. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan literasi asesmen mahasiswa melalui latihan terstruktur dan penyediaan contoh kisikisi HOTS yang utuh agar asesmen yang dirancang mampu mengukur dan mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik.
Kemampuan Berhitung Melalui Metode Bermain Dakon (Congklak) Pada Siswa Kelompok B di RA Perwanida 01 Sukosewu Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Qoyyumul Ummatin
Educator Development Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jk527t30

Abstract

Perkembangan kemampuan bagi anak saat merespon pembicaraan dengan orang lain, mulai merangkak, berjalan, memegang benda, dan lain-lain merupakan sebuah proses dalam perkembangan anak saat merespon lingkungan di sekitar anak. Setiap anak memiliki perkembangan dan pertumbuhan yang berbeda dengan anak lainnya, ada yang lambat ada yang cepat. Sedangkan motorik merupakan gerakan badan atau tubuh secara sengaja dan terkendali dan terorganisir. Terdapat peningkatan hasil belajar siswa dan sekaligus menunjukan berkurangnya tingkat kesulitan kemampuan fisik dan motorik anak, ini dapat dilihat dari siklus I dimana perolehan nilai kemampuan anak yang belum mencapai ketuntasan belajar, hanya 10 siswa yang telah memperoleh nilai ≥ 76 atau 42%. Berdasarkan hasil observasi pada siklus I, guru dan siswa telah menerapkan tiga tahapan kegiatan pembelajaran, namun masih ada kekurangan yang berasal dari siswa. Diantaranya ada sebagian siswa yang kurang aktif dalam menerima pelajaran. Skor aktivitas siswa adalah 20 atau 41% dari skor maksimal 48. Melihat kekurangan yang masih ada serta hasil belajar siswa terhadap materi calistung pada tindakan siklus I belum memenuhi tolok ukur keberhasilan yang ditetapkan.
Hasil Belajar Siswa Peserta Didik Kelas X SMAN 1 Darussalam Pada Materi Menjaga Martabat Manusia Dengan Menjauhi Pergaulan Bebas dan Zina Dengan Penerapan Model Market Place Activity (MPA) Rafniar
Educator Development Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/c1e62z39

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam khususnya di kelas X dalam pembelajaran PAI guru cenderung menggunakan metode ceramah sehingga mengakibatkan hasil belajar pada mata pelajaran PAI menjadi rendah terbukti dari hasil ulangan yang telah dilakukan, masih banyaak peserta didik mendapatkan nilai di bawah KKM. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, tindakan dan observasi, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Darussalam Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh yang berjumlah 13 siswa Tahun Pelajaran 2025/2026. Data yang diperoleh berupa hasil tes, lembar observasi kegiatan belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan Rata-rata nilai hasil belajar peserta didik pada saat pelaksanaan proses belajar mengajar dengan menggunakan model Market Place Activity diperoleh nilai pada siklus I dan II yaitu yaitu masing-masing 54 % dan 92%, pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai
Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Pendekatan Psikologis Pada Peserta Didik RA Nurrahmi, Blangkejeren Rahmina
Educator Development Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/zj5n6132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak melalui pendekatan psikologis pada peserta didik RA Nurrahmi, Blangkejeren. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik RA Nurrahmi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan psikologis diterapkan dalam kegiatan pembelajaran untuk membantu anak mengenali dan mengelola emosi, meningkatkan kemampuan bekerja sama, berbagi, serta berinteraksi dengan teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sosial emosional anak dari siklus I ke siklus II. Anak menjadi lebih mampu mengendalikan emosi, menunjukkan sikap percaya diri, serta berinteraksi secara positif dengan lingkungan sekitar. Dengan demikian, penerapan pendekatan psikologis melalui Penelitian Tindakan Kelas terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional peserta didik di RA Nurrahmi, Blangkejeren
Metode Role Playing Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pelajaran PAI Materi Kisah Nabi Ayyub A.S di Sd Negeri 165716 Kota Tebing Tinggi Ramlah Damanik
Educator Development Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/j8skra74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi Kisah Nabi Ayyub A.S melalui penerapan metode role playing di SD Negeri 165716 Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian siswa kelas V. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode role playing dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran serta meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian, metode role playing efektif digunakan dalam pembelajaran PAI, khususnya pada materi Kisah Nabi Ayyub A.S, karena mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa
Pendekatan Problem Solving Dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik Pada Materi Pokok Peduli Terhadap Sesama Rusmiati
Educator Development Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/wzwnpw84

Abstract

Pendekatan pemecahan masalah atau problem solving merupakan suatu pendekatan yang merangsang seseorang untuk menganalisa dan melakukan sintesa dalam kesatuan struktur atau situasi di mana masalah itu berada, atas inisiatif sendiri. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui tingkat ketuntasan belajar peserta didik tentang materi pokok sikap peduli terhadap sesama di Kelas III UPTD SPF SD Negeri 1 Singkohor dan Untuk mengetahui kemampuan guru dan aktivitas peserta didik dalam proses kegiatan belajar mengajar melalui pendekatan problem solving pada materi pokok sikap peduli terhadap sesama di kelas III UPTD SPF SD Negeri 1 Singkohor. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas III yang berjumlah 24 orang, perempuan 7 dan laki-laki 17 orang di UPTD SPF SD Negeri 1 Singkohor Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada Tahun 2024, yang dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan yaitu dari bulan Agustus sampai dengan Oktober 2024 pada semester ganjil. Metodologi penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Prosedur penelitian terdiri dari pra penelitian, perencanaan siklus I, pelaksanaan tindakan siklus I, pengamatan siklus I, refleksi siklus I, perencanaan siklus II, pelaksanaan tindakan siklus II, pengamatan siklus II, dan refleksi siklus II. Teknik pengumpulan data yaitu dengan mengumpulkan nilai tes yang dilaksanakan pada setiap akhir pembelajaran pada setiap siklus dengan menggunakan instrumen soal (tes tertulis). Data dianalisis dengan cara statistik persentase. Penerapan pendekatan problem solving dalam pembelajaran materi pokok sikap peduli terhadap sesama dapat meningkatkan ketuntasan belajar peserta didik kelas III UPTD SPF SD Negeri 1 Singkohor. Ini terlihat dari ketuntasan klasikal belajar peserta didik pada siklus I pertemuan 1 dan 2 masing-masing sebesar 29,16% dan 50%%, sedangkan pada siklus II pertemuan 1 dan 2 masing-masing menjadi 66%% dan 83,3%.
Metode Demonstrasi Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI Semester Ganjil Dalam Mempelajari Materi Perkembangbiakan Tumbuhan Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Safrida Heni; Miftaul Jannah
Educator Development Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/2gca6e75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VI MIN 1 Pidie tahun pelajaran 2023/2024 dalam mempelajari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam materi perkembangbiakan tumbuhan melalui metode demonstrasi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan selama 3 bulan yaitu sejak bulan September s/d November 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI MIN 1 Pidie tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 30 siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif dengan membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai pada setiap siklus, dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasi dengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan siklus 2. Pada akhir siklus II diketahui telah terjadi peningkatan ketuntasan belajar siswa sebesar 40 %, dari kondisi awal 50% menjadi 90%, dimana yang sudah tuntas hanya 15 siswa pada pra siklus menjadi 27 siswa diakhir siklus II. Dan persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 70,7% meningkat menjadi 87,5% pada siklus II, sedangkan persentase kemampuan PBM guru pada siklus I sebesar 67,5% meningkat menjadi 95% pada siklus II. Dengan demikian sebagian besar siswa kelas VI MIN 1 Pidie mengalami peningkatan hasil belajar pada materi perkembangbiakan tumbuhan.
Hasil Belajar Materi Sifat-Sifat Cahaya Melalui Model Problem Based Learning Sinta Jasmida; Ratna Mariani
Educator Development Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/fy6w4x09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat cahaya melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) di kelas IV MI Negeri 12 Nagan Raya Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat cahaya. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus. Selain itu, aktivitas dan partisipasi siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan secara signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat cahaya di kelas IV MI Negeri 12 Nagan Raya
Hasil Belajar Mata Pelajaran PAI Melalui Model Sharing Dan Media Audio Visual Pada Materi Iman Siti Hajar
Educator Development Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/0sntp763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi Iman kepada Hari Akhir melalui penerapan Model Sharing dengan bantuan Media Audio Visual pada siswa kelas IX SMP Negeri 2 Indra Makmu. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Sharing dengan Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus. Pada pra-siklus, persentase ketuntasan belajar sebesar 80 %, meningkat pada siklus I menjadi 95%, dan pada siklus II mencapai 98%. Selain itu, aktivitas dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Sharing dan Media Audio Visual efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Iman kepada Hari Akhir di kelas IX SMP Negeri 2 Indra Makmu
Upaya Meningkatkan Akhlak Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Audio Visual di Ra Nurul Iman Siti Maulus
Educator Development Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/y26rbj30

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan akhlak anak usia dini kelompok 5–6 tahun di RA Nurul Iman, yang ditunjukkan melalui perilaku kurang disiplin, kurang sopan santun, dan kurangnya sikap tanggung jawab dalam kegiatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akhlak anak usia dini melalui penggunaan media audio visual dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok usia 5–6 tahun di RA Nurul Iman yang berjumlah ___ anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan akhlak anak usia dini. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase capaian perkembangan akhlak anak pada setiap siklus. Pada pra-siklus diperoleh persentase sebesar 80%, meningkat pada siklus I menjadi 92%, dan pada siklus II mencapai 90%. Anak menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik seperti bersikap sopan, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menerapkan nilai-nilai moral dalam kegiatan sehari-hari. Dengan demikian, media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan akhlak anak usia dini usia 5–6 tahun di RA Nurul Iman.

Page 1 of 2 | Total Record : 12