cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
COPE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 01: Mei 2007" : 6 Documents clear
Efektivitas Pembelajaran Konsep Koperasi melalui Pendekatan Contextual Teaching and Larning (CTL) dengan Media CD Surmarwastuti Surmarwastuti
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 11, No 01: Mei 2007
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7443.094 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v11i01.5477

Abstract

Pembelajaran konsep koperasi oleh sebagian guru dan siswa dianggap kurang menarik dan kurang menyenangkan dan kadang membosankan. hal ini tentunya harus mendapat perhatian yang sungguh dan dicari jalan keluarnya. Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran ditentukan oleh berbagai faktor tidak langsung terhadap pelaksanaan pembelajaran. Faktor tersebut adalah kompetensi guru dalam mengelola sumber belajar dan tersedianya media. Guru mengawali pembelajaran dengan konsep simpan pinjam dengan memutarkan CD video tentang koperasi pada sebuah koperasi. Langkah ini memotivasi dan memahamkan siswa bahwa konsep koperasi merupakan bagian dari materi pelajaran ekonomi yang mau tidak mau harus diapresiasi. Pembelajaran dengan media ternyata dapat mengurangi ketidakmenarikan dan ketidakmenyenangkannya pembelajaran konsep koperasi.
Kapan Guru Profesional Nurtanio Agus Purwanto
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 11, No 01: Mei 2007
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7793.84 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v11i01.5478

Abstract

Berbagai permasalahan yang dihadapi guru dalam menjalankan kewajiban dan tugasnya terletak pada upaya peningkatan kemampuan profesional yang kurang diperhatikan secara maksimal. Tanggung jawab peningkatan kemampuan profesional guru terletak pada: 1) individu guru; 2) lembaga penghasil tenaga keguruan; 3) organisasi profesi; dan 4) sekolah yang menaungi guru yang bersangkutan. Strategi peningkatan kemampuan profesional dapat dilakukan baik secara indvidual maupun kolektif. Peningkatan yang berkelanjutan akan membawa perubahan kemampuan profesional guru secara berkelanjutan pula
Identifikasi Masalah Belajar dan Faktor Penyebab Kesulitan Belajar pada Siswa SD Ishayati Ishayati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 11, No 01: Mei 2007
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11573.515 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v11i01.5449

Abstract

Karya tulis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan masalah belajar dan faktor penyebab kesulitan belajar pada siswa SD pada umumnya. Subjek dalam tulisan ini adalah siswa sekolah dasar yang sudha bermasalah maupun yang belum bermasalah dalam belajar. Tulisan ini  diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan guru di sekolah dasar dan mampu menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan penting agar siswa dapat meraih prestasi belajar yang optimal
Pendidikan Indonesia dalam Perspektif Kritis Sugito Sugito
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 11, No 01: Mei 2007
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2851.436 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v11i01.5450

Abstract

Pendidikan  bukanlah sekedar mencetak manusia mekanik yang tidak memanusiakan manusia. Pendidikan berusaha untuk tidak sekedar transfer ilmu pengetahuan, namun juga membangun kesadaran, mengapa mereka membutuhkan pendidikan. Realita di Indonesia saat ini, model pendidikan bertumpu pada ideologi kapitalisme yang cenderung elitis, dan tidak mampu menyadarkan potensi dan keinginan tahu peserta didik terhadap lingkungannya
PENINGKATAN MINAT, AKTIVITAS, DAN PRESTASI BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VIII A SMP N 5 DEPOK SLEMAN DENGAN KATA KUNCI (TEKNIK PASSWORD) Rubiyati Pujiastuti
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 11, No 01: Mei 2007
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v11i01.5451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat, aktivitas, dan prestasi belajar membaca pemahaman siswa kelas VIII dengan teknik kata kunci.. PTK ini dilakukan dengan 3 siklus pada pembelajaran: melingkarai kata kunci pada bacaan, menuliskan kata kunci secara terstruktur, dan menuliskan kata kunci dalam bentuk peta pikiran. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket, wawancara, dan observasi proses pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa penerapan teknik kata kunci dalat meningkatkan minat, aktivitas, dan prestasi belajar membaca pemahaman serta meningkatkan kompetensi profesionalisme guru dalam hal perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran
Kata Kerja Instransitif, Transitif dalam Bahasa Jawa , Suatu Kajian Struktur dan Makna Suparyanto, Suparyanto
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 11, No 01: Mei 2007
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v11i01.5452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kata kerja intransitif, transitif dalam bahasa Jawa. Subjek adalah kata kerja intransitif dan transitif dalam kalimat bahasa Jawa dari buku-buku pelajaran bahasa SMA/SMK. Pengumpulan data menggunakan klasifikasi menurut kelompok dan tabulasi berdasarkan kesamaan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan: 1) menurut bentuknya kata kerja dalam bahasa Jawa dapat diklasifikasikan menjadi dua bentuk, yaitu bentuk dasar dan turunan. Bentuk dasar tidak mengalami proses morfemis, sedangkan bentuk turunantelah mengalami proses afiksasi atau reduplikasi. 2) secara sintaksik perilaku kata kerja intransitif arah pekerjaannya statis atau mandheg maka tidak perlu memerlukan objek.pelengkap. sedangkan kata kerja transitif arah pekerjaannya maju atau mundul maka kehadiran objek/pelengkap sifatnya wajib asa. 3) secara semantif, perilaku kata kerja dalam bahasa Jawa terdiri dari kata kerja situasional, progresif, perfektif, reflektif, statis/mandheg, dan berbalasan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6