cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
COPE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2: November 2015" : 8 Documents clear
PENINGKATAN KUALITAS MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI KELAS X MIPA SMA NEGERI 1 PAKEM DENGAN METODE “THINK-PAIR-SHARE “ Kusmarmi Kusmarmi
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 2: November 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.035 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i2.9641

Abstract

Best practice ini bertujuan untuk memaparkan cara peningkatan kualitas menulis teks laporan hasil observasi kelas X MIPA SMA Negeri 1 Pakem. Hal ini didasaribahwa pembelajaran bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013 semua materi berbasis teks. Selain itu, tulisan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru bahasa Indonesia untuk senantiasa mencoba berbagai metode pembelajaran kooperatif dan menyenangkan. Dengan demikian, pelajaran bahasa Indonesia dapat dikuasi peserta didik dengan baik, terutama kualitas menulis berbagai teks.  Penulisan best practice ini menggunakan model deskriptifuntuk memamparkan bagaimana implementasi peningkatan kualitas menulis teks laporan hasil observasi kelas X SMA Negeri 1 Pakem dengan metode “Think-Pair-Share”. Dalam tulisan ini dipaparkan cara pelaksanaan, hambatan, dan keberhasilan penerapan metode “Think-Pair-Share” dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi kelas X. Hasil dari implementasi tersebut meliputimeningkatnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran dan meningkatnya kerja sama peserta didik dalam proses pembelajaran. Selain itu, kualitas hasil belajar juga meningkat. Peningkatan tersebut meliputi: (a) meningkatnya kepuasan dan kebanggaan pada diri peserta didik, (b) meningkatnya kompetensi peserta didik dalam menulis teks laporanhasil observasi terutama peningkatan penguasaan kebahasaan (diksi dan struktur kalimat). Selain itu, peserta didik mengalami peningkatan dalam hal karakter, yaitu timbulnya rasa penghargaan terhadap teman, karya orang lain, dan penghargaan akan ilmu pengetahuan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR STRUKTUR ATOM DAN SIFAT PERIODIK UNSUR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS X, SMK MUHAMMADIYAH GAMPING, SLEMAN, YOGYAKARTA Siti Mutmainah
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 2: November 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.812 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i2.9656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia tentang strukturatom dan sistem periodik unsur pada kelas X, semester 1, siswa SMKMuhammadiyah Gamping,Yogyakarta, Tahun Pelajaran 2013/2014 melalui modelpembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achivement Division). Penelitianini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin.Konsep pokok penelitian tindakan kelas Kurt Lewin meliputi empat komponen,yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus, sesuai dengan waktu yang telah direncanakan, yakni 6 jam pelajaran untuk KD struktur atom dan 4 jam untuk sifat periodik unsur. Hasilyang diperoleh pada penelitian ini bahwa nilai rata-rata pada siklus I sebesar 70,86dan pada siklus II naik menjadi 76,54. Ketuntasan belajar pada siklus I sebesar66,67% dan pada siklus II sebesar 85,18 %
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM MELALUI PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF JIGSAW PADA GURU-GURU SD SOKA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Budisantosa, -
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 2: November 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.728 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i2.9659

Abstract

Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) ini dilatarbelakangai rendahnya nilai IPA karena sebagian besar guru masih menggunakan pendekatan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mengajar IPA melalui pendekatan Kooperatif Jigsaw pada guru-guru SD Soka. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mengajar IPA melalui pendampingan penggunaan model Kooperatif Jigsaw pada guru-guru SD Soka. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapatmengubah paradigma pembelajaran yaitu perubahan dari paradigma mengajar ke paradigma belajar. Penelitian ini dilaksanakan melalui empat siklus mulai Agustus sampai dengan Desember 2014. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan terdiri atas: (1) kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, (2) kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran, dan (3) kinerja siswa dalam mengikuti pembelajaran sebagai dampak aktivitas guru melaksanakan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalamimplementasi model pembelajaran kooperatif Jigsaw: (1) ada peningkatan kompetensi guru dalammenyusun perangkat pembelajaran, (2) ada peningkatan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran, dan (3) ada peningkatan kinerja siswa dalam mengikuti pembelajaran. Jadi, model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan keterampilan mengajar IPA pada guru SD Soka di Pundong, Bantul
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENULIS PUISI MENGGUNAKAN METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS III SD I PALBAPANG BANTUL TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Septy Indriyasari
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 2: November 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.871 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i2.9660

Abstract

Penilaian Tindakan Kelas (PTK) ini dilatarbelakangai rendahnya prestasi siswa pada materi menulis puisi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasibelajar siswa dengan menggunakan dan metode Contextual Teaching Learning pada materi menulis puisi di kelas III SD I Palbapang. Penelitian ini dilaksanakan melalui siklus I dan Siklus II. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah tugas tertulis menulis puisi sesuai dengan kisi-kisi, catatan lapangan mengenai proses pelaksanaan pembelajaran menulis puisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan prestasi belajar dapat ditingkatkan dengan media video pembelajaran dan metode Contextual Teaching Learning pada materi menulis puisi di kelas III SD I Palbapang. Peningkatan prestasi belajar dapat ditunjukkan pada hasil belajar siswa yaitu dari siklus I nilai rata-rata 74, pada siklus II menjadi 81,1 sudah mencapaiKKM. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui metodeContextual Teaching Learning (CTL) dapat meningkatkan prestasi belajar menulis puisi pada siswa kelas III SD I Palbapang
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENGUKURAN NILAI RELIGIUSITAS SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPA DI SMPN 4 YOGYAKARTA Karyono, Tusidi
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 2: November 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.578 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i2.9639

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (a) menentukan indikator-indikator untuk menjadi dasar pengembangan instrumen pengukuran nilai religiusitas siswa dalam prosespembelajaran IPA di SMPN 4 Yogyakarta, (b) menyusun butir pernyataan-pernyataan pada pengembangan instrumen pengukuran nilai religiusitas siswa dalam proses pembelajaran IPA di SMPN 4 Yogyakarta, (c) membakukan instrumen berdasarkan validitas dan reliabiltas hasil pengembangan instrumen pengukuran nilai religiusitas siswa dalam proses pembelajaran IPA di SMPN 4 Yogyakarta, dan (d) mengetahui hasil yang diperoleh pada pengukuran nilai religiusitas siswa dalam proses pembelajaran IPA di SMPN 4 Yogyakarta dengan menggunakan instrumen yang disusun.Penelitian dilakukan di SMPN 4 Yogyakarta tahun ajaran 2014/2015. Modelpenelitian yang dilakukan adalah pengembangan instrumen pengukuran nilaireligiusitas siswa dalam proses pembelajaran IPA dengan Skala Likert 4 (empat)degradasi pilihan jawaban. Tahap-tahap pengembangan instrumen meliputi: (a)menyusun indikator-indikator, (b) menyusun kisi-kisi (blue print) spesifikasiskala, (c) menyusun item-item pernyataan, (d) review praktisi, (e) revisi – 1, (f) uji coba terbatas, (g) revisi – 2, (h) uji coba luas ((field test), (i) analisis instrumen dengan uji validitas dan reliabilitas, (j) revisi final dan seleksi item, dan (k) desiminasi. Analisis statistik menggunakan program SPSS dengan analisis faktor, validitas, dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) indikator-indikator yang dijadikan dasar pengembangan instrumen yaitu keyakinan, peribadatan, penghayatan, dan pengamalan; (b) butir-butir pernyataan instrumen pengukuran nilai religiusitas siswa yang berhasil dibuat bermodel Skala Likert dengan empat degradasi dan telah memenuhi validitas dan reliabilitas, mencakup materi “Sistem Pencernaan pada Manusia” = 22 pernyataan, “Sistem Gerak pada Manusia”= 30 pernyataan, “Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan” = 40 pernyataan, “Gaya dan Penerapannya” = 52 pernyataan, serta “Energi dan Perubahannya” = 39 pernyataan; (c) hasil pengembangan instrumen pengukuran nilai religiusitas siswa dibakukan dengan memenuhi validitas konstruk dan reliabilitas berdasarkan nilai faktor loading dan Cronbach’s Alpha. Selain itu, hasil pengukuran nilai religiusitas siswa dalam proses pembelajaran IPA menggunakan instrumen yang disusun, yaitu skor rata-rata nilai religiusitas Kelas VIII B, kriteria sangat baik = 85 % ; kriteria baik = 15 % dan Kelas VIII C, kriteria sangat baik = 79 % ; kriteria baik = 21 %. Hasil pengukuran menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan skor nilai religiusitas siswa 
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN REALISTIK PADA SISWA KELAS VIIA SMP MUHAMMADIYAH I KALASAN TAHUN 2012/2013 Linggar Pramesti
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 2: November 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v19i2.9661

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika dengan pendekatan realistik pada siswa kelas VII A di SMP Muhammadiyah 1 Kalasan tahun 2012/2013. Penelitian ini menggunakan 2 siklus dengan pendekatan realistik yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 1 Kalasan pada Kelas VII A semester genap tahun 2012/2013 dengan prosedur penelitian perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalahsiswa dan guru matematika di kelas, sedangkan objek penelitian yaitu hasil tes siswa  juga angket. Pengamatan difokuskan pada cara guru merencanakan pembelajaran dengan pendekatan realistik dan bagaimana penerapannya di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pembelajaran pendekatan realistik terdapat peningkatan motivasi siswa dalam mengikuti belajar matematika, sehingga menyenangkan dan bermakna yang terlihat dalam meningkatnya hasil prestasi belajar siswa yang ditunjukkan dengan rata-rata nilai dari sebelum tindakan 59,27 dan setelah tindakan 79,29, jadi naik 34,96%
PEMBELAJARAN KEMAMPUAN MENULIS RINGKASAN ISI BUKU MELALUI “PENDIKAR” (PENUGASAN DIKEMAS ARTISTIK) DI KELAS XI SMA NEGERI 7 YOGYAKARTA - Agriyati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 2: November 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v19i2.9640

Abstract

Tulisan yang berisi inovasi dalam pembelajaran ini secara umum bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan (keterampilan) bagi siswa dalam menulis ringkasan isi buku. Secara khusus, tujuannya adalah: (1) menemukan model penilaian yang menarik yaitu meringkas isi buku dengan kemasan yang artistik, (2) menemukan model penilaian terkini yang tidak membosankan siswa, dan (3) menumbuhkan minat atau gemar membaca dan menulis di kalangan siswa. Dalam pembelajaran kemampuan menulis, guru diharapkan dapat memilih pendekatan, strategi, metode, media, model, dan sistem penilaian yang tepat. Menulis merupakan salah satu dari empat keterampilan atau kemampuan berbahasa yangdianggap paling sulit, baik oleh siswa maupun oleh guru. Dengan ini perlu dilakukan suatu inovasi pembelajaran kemamapuan menulis yang dapat menciptakan model penilaian yang menarik dan dapat mengaktifkan siswa kelas XI SMA Negeri 7 Yogyakarta, yaitu melalui “Pendikar” (Penugasan dikemas artistik). Hasil penugasan menunjukkan hal yang menggembirakan dan sangat bermakna karena ringkasan yang telah dibuat oleh siswa bentuknya sangat menarik, artistik, dan bervariasi, serta praktis. Tentu hal ini dapat memotivasi siswa untuk selalu membawa, meletakkan, dan mempelajari ringkasan tersebut di mana, ke mana, dan kapanpun berada 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA KELAS XI IIS 1 SMA MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA MELALUI PEMBELAJARAN SEA (STARTER EXPERIMENT APPROACH) Sri Lestari
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 2: November 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v19i2.9662

Abstract

Salah satu kekhasan Kurikulum 2013 adalah penggunaan pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran dan adanya peminatan dalam pemilihan jurusan.Pembelajaran SEA (Starter Experiment Approach)mengedepankan pengalamanpersonal melalui observasi, asosiasi, bertanya, mengkomunikasikan danpembelajaran berpusat pada peserta didik. Dengan pembelajaran SEA, guru dapat memunculkan kemampuan dasar fisika yang dimiliki siswa yakni metodologi, konseptualisasi, pemahaman konsep, aplikasi konsep, tatanilai, dan dimensi sosial melalui pengamatan langsung maupun tidak langsung. Kemampuan berpikir dan mengamati siswa dapat meningkatkan kemampuannya dalam memecahkan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah fisika setelah mengimplementasikan pembelajaran SEA. Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI Ilmu-Ilmu Sosial (IIS 1) yang berjumlah 25 orang pada semester I tahun ajaran 2015/2016. Penetapan subjek penelitian ini didasarkan pada karakteristik siswa yang cenderung mempunyai gaya belajar diverger (perasaan dan pengamatan). Data dikumpulkan dengan tes kemampuan memecahkan masalah, dan lembar observasi aktivitas siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisisdeskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I sampai pada siklus II pembelajaran menggunakan SEA dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah fisika. Hasil kemampuan menyelesaikan soal mengalami peningkatan yang signifikan, pada siklus I adalah 54,44 % atau 14 orang yang dinyatakan lulus atau tuntas dengan rata-rata nilai kelas 60,70, pada siklus II adalah 78,89 % atau 20 orang yang dinyatakan lulus atau tuntas dengan rata-rata nilai kelas 76,10 sehingga standar keberhasilan kelas telah terpenuhi pada akhir siklus kedua. Hasil analisis dapat dijelaskan bahwa pembelajaran melalui SEA dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah fisika

Page 1 of 1 | Total Record : 8