cover
Contact Name
Deviani Setyorini
Contact Email
deviani_setyorini@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalrisetkomunikasi@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Palka Km 3 Sindangsari, Pabuaran, Kab. Serang Provinsi Banten., Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kampus Pakupatan, Serang, Banten, Indonesia
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Riset Komunikasi Terapan
ISSN : 2988070X     EISSN : 29877385     DOI : 10.62870/jkrt.v3i01.34394
Core Subject :
JRKT (Jurnal Riset Komunikasi Terapan) is published by Department of Communication Science, Faculty of Social and Political Science, Sultan Ageng Tirtayasa University. JRKT (Jurnal Riset Komunikasi Terapan) contains articles derived from research in the field of Communication studies as its focus with a mission to encourage academics and students in developing communication practices and theories in Indonesia and is published twice a year (May and December). Article will be reviewed with double-blind peer review. JRKT (Jurnal Riset Komunikasi Terapan) will publish selected paper under a Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License Topics within the journal include but not limited to: 1. Political communication We seek for research papers related to any practice of political communication which focuses on either the politicians, political parties, political messages, the effects of political campaigns on the audience. Relevant research papers on the issues of political campaign, political advertising, and propaganda are also welcomed. 2. Media, popular culture and gender. We are interested in academic papers on various issues on the media-made cultural practices, such as television and internet fandoms, internet celebrity, internet memes, audience on films and TV dramas, sitcoms and reality shows, and selfie cultures. We encourage studies on the intersections of media and gender, which includes news portrayals of women, media representation on LGBT community, the role of gender in media organizations, or feminists’ perspective on media practices in general. 3. Business, organisational and marketing communication. Research findings on development of marketing, business, organisational and the growth of social media are welcomed. 4. Cross-cultural communication With the increasing global interaction, we understood the necessity of studies related to cross-cultural communication, such as research on communication between people who came from different ethnicity, religion, native languages, etc. Cross comparison studies on the communicative practice of people from various cultural background are also welcomed. 5. Health communication Papers on health communication sub-field, such as health campaigns, the organizational strategy on disseminating messages related to health issue to the public, audiences’ perception on health-related media campaigns, and how media organizations cover health topics are strongly encouraged. 6. Environmental communication We also welcome research papers on the topic of environmental communication, which may include (but not limited to) campaigning strategies on waste reduction, food security promotions, the use of big data to monitor environment degradation, and media representation on environment issues.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 02 (2023)" : 7 Documents clear
Volume 1 Issue 2, Desember 2023 Front Matter
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 1, No 02 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jkrt.v1i02.30501

Abstract

Komunikasi Virtual Fandom K-Pop (Etnografi Virtual Komunitas Fandom Online:Discord Server CoppaMagz) Yashfilhaz Yashfilhaz
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 1, No 02 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jkrt.v1i02.27775

Abstract

Maraknya fans K-pop menyebabkan terbentuknya suatu fandom K-pop yang mencari informasi terkait idola favorit mereka melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi virtual fandom K-pop yang terjadi di dalam Discord Server CoppaMagz. Teori yang digunakan adalah teori analisis proses interaksi (Robert Bales). Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan menggunakan metodologi etnografi virtual untuk melihat fenomena budaya siber yang ada di internet. Hasil penelitian ini memunculkan fenomena atau budaya siber yang menjadi sebuah produk dari perpaduan antara budaya dengan teknologi. Pada proses komunikasi virtual di Discord Server CoppaMagz mengalami dua masalah. Masalah ketegangan karena adanya perbedaan pendapat dengan perspektif dan ego. Serta masalah reintegrasi karena adanya ketidak cocokan frekuensi. Sedangkan komunikasi virtual yang terjadi terdiri atas empat model yakni, tindakan positif dengan cara memperlihatkan solidaritas; upaya jawaban dengan cara memberi saran, pendapat, dan informasi; pertanyaan dengan cara meminta informasi, pendapat, dan meminta saran; tindakan negatif dengan cara memperlihatkan ketidak setujuan, adanya ketegangan, dan perbedaan pendapat.
Volume 1 Issue 2, Desember 2023 Back Matter
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 1, No 02 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jkrt.v1i02.30502

Abstract

Instagram dan Pengungkapan Diri Perempuan Maskulin Uswatun Hasanah
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 1, No 02 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jkrt.v1i02.27253

Abstract

 Berkembangnya teknologi komunikasi yang semakin pesat, membuat proses self disclosure lebih mudah dilakukan. Semua itu karena adanya new media yang telah mengubah cara penyampaian dan penerimaan informasi dalam masyarakat, salah satu bentuknya yakni Instagram. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengungkapan diri mahasiswi maskulin dalam penampilan, perilaku, dan pola pikir. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan studi kasus dengan Teori Johari Window. Hasil penelitian berdasarkan pengungkapan diri mahasiswi maskulin dalam penampilan membuktikan kedua informan mengakui bahwa ada pengguna akun lain yang menyangka bahwa mereka adalah laki-laki sehingga diajak berkenalan oleh seorang perempuan. Lalu, pengungkapan diri mahasiswi maskulin dalam perilaku/kebiasaan terlihat dari permainan yang cenderung dilakukan oleh laki-laki sehingga lingkungan pergaulan mereka juga masih banyak dengan laki-laki. Hal ini berpengaruh dari perilaku kesehariannya. Terakhir, pengungkapan diri mahasiswi maskulin dalam pola pikir terlihat dari informan yang telah diwawancarai memiliki sikap cuek atau acuh terhadap komentar yang diperoleh ketika ada cibiran dari foto unggahan. 
PERAN KOMUNIKASI RISIKO DALAM PERTEMANAN SESAMA JENIS UNTUK MENGHINDARI KASUS LGBTQ+ MASYARAKAT URBAN Gilang Tobi Nur Jaelani
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 1, No 02 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jkrt.v1i02.23609

Abstract

 LGBTQ+ merupakan salah satu istilah yang sering digunakan untuk menggantikan frasa bagi “Komunitas Gay” yang hadir sekitar tahun 1990an. Banyak yang beranggapan bahwa siapapun yang melakukan tindakan homoseksual atau hubungan seks antar jenis merupakan tindakan atau perbuatan yang dapat dianggap cabul dan menyimpang. LGBTQ+ juga merupakan penyimpangan orientasi seksual yang sangat bertolak belakang dengan fitrah manusia, agama, hingga adat istiadat yang ada dalam lingkup masyarakat Indonesia. Pada penelitian ini  menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teori yang digunakan adalah Teori Komunikasi Risiko dan Teori Interpersonal. Dengan demikian, hasil penelitiannya adalah dinamika pertemanan sangat dibutuhkan karena dengan hal tersebut akan menghadirkan rasa peduli yang jauh lebih tinggi. Adapun peran komunikasi risiko dalam pertemanan sesama jenis untuk menghindari kasus LGBTQ+ masyarakat urban adalah ada pada hal penelitian dan berhati-hati dalam berargumen serta berpendapat terhadap orang-orang yang menjadi objek penilaian. Serta berupaya dalam menjaga kepercayaan publik terhadap diri khususnya ketika terlibat dengan pihak lain dalam kehidupan. Dan peran komunikasi risiko disini juga sebagai langkah untuk mengatasi permasalahan agar tidak menyebar terlalu jauh berdasarkan data yang belum valid. Hingga, salah satu hal utama untuk mencegah LGBTQ+ semakin meluas atau memprihatinkan pada angka kelahiran dan angka generasi muda adalah dengan memperbanyak informasi sebanyak mungkin dan konten yang sifatnya netral yang berisikan tentang LGBTQ+, sehingga ketika orang sudah tahu tentang LGBTQ+, maka dia akan bisa menilai dan memutuskan apakah dia akan masuk ke dalam lingkup tersebut atau tidak. Masyarakat urban juga dalam interaksinya dapat membentuk diri jauh lebih baik berdasarkan hal-hal positif yang dilakukan selama melakukan interaksi sosial. Dengan begitu, adanya interaksi sosial dalam masyarakat urban juga dapat menghasilkan sisi positif seperti peduli terhadap sesama, mau maju dan bekembang serta mau memanfaatkan modernisasi yang ada saat ini. Pada hakekatnya, semua kembali lagi kepada pengetahuan dan kemampuan seseorang dalam mengetahui dan menafsirkan peran komunikasi risiko sebagai bentuk penilaian guna memutuskan segalanya. 
PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM PEMASARAN DIGITAL (Studi Deskriptif : Interaksi Konsumen dan Etika) Dewi Syifa Hasanah
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 1, No 02 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jkrt.v1i02.23608

Abstract

Artificial Intelligence (AI) dapat dianggap sebagai salah satu elemen modernisasi dalam berbagai sektor. AI memberikan solusi teknologi dalam mengoptimalkan proses bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional, AI bahkan berkontribusi besar dalam bidang ekonomi. Tujuan Penelitian ini Untuk mencari tahu pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam strategi pemasaran digital. Metode penelitian deskriptif ini melibatkan data kualitatif yang kemudian diuraikan secara mendalam. Penelitian ini menggunakan teori New Media dan Teori Technology Acceptance Model (TAM), dalam teori TAM terdapat 2 persepsi yakni persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan individu dalam menerima teknologi. Hasil penelitian ini ialah Artificial Intelligence (AI) biasanya tidak secara langsung dianggap sebagai bagian dari New Media. Dalam Persepsi Kemanfaatan teknologi dianggap sebagaimana pengguna percaya bahwa penggunaan teknologi atau sistem akan meningkatkan kinerja mereka dalam pekerjaan. Sedangkan dalam persepsi kemudahan menunjukan kepercayaan individu bahwa penggunaan teknologi dapat memudahkan, hal ini meliputi beberapa aspek seperti tingkat kesulitan pengguna, ketersediaan pelatihan dan dukungan teknis. Penggunaan teknologi AI di era serba digital ini sangat membantu dan memberikan kemudahan bagi para penggunanya dalam mengerjakan suatu pekerjaan terutama dalam konteks pemasaran digital.
MODEL ALTERNATIF KEPUTUSAN PEMANFAATAN CYBER EXTENSION SEBAGAI SUMBER INFORMASI DI TINGKAT PENYULUH PERTANIAN (KASUS KABUPATEN SERANG) Inti Permata Putri; Suherman Suherman; Yudi L.A Salampessy
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 1, No 02 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jkrt.v1i02.16442

Abstract

Cyber extension merupakan sistem manajemen informasi penyuluhan pertanian yang difasilitasi oleh Kementrian Pertanian Indonesia berbasis internet pada smartphone dan website. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan cyber extension oleh penyuluh pertanian di Kabupaten Serang, menganalisis variabel-variabel yang berhubungan dengan tingkat pemanfaatan cyber extension oleh penyuluh pertanian, dan menganalisis model alternatif keputusan pemanfaatan cyber extension sebagai sumber informasi oleh penyuluh pertanian. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode desktriptif kuantitatif. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 69 orang penyuluh pertanian. Hasil uji hubungan menggunakan uji chi-square menunjukan adanya hubungan antara tingkat pemanfaatan cyber extension dengan variabel penghasilan (NP= 0.010<0.05), variabel kualitas informasi (NP= 0.001<0.05), dan vaiabel aksesibilitas cyber extension (NP= 0.041<0.05). Model regresi logistik menghasilkan model logit g (x) = -1.734 – 0.413X1 + 0.301X2 – 0.156X3 dimana x1 adalah penghasilan, x2 adalah kualitas informasi, dan x3 adalah aksesibilitas cyber extension. Model logit memberikan hasil bahwa jika penghasilan penyuluh pertanian mengalami kenaikan, maka peluang pemanfaatan cyber extension sebagai sumber informasi akan menurun sebesar 1,511 kali penggunaan. Sedangkan jika kualitas informasi bertambah satu maka peluang pemanfaatan cyber extension semakin meningkat 1,352 kali penggunaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7