Jurnal Riset Komunikasi Terapan
JRKT (Jurnal Riset Komunikasi Terapan) is published by Department of Communication Science, Faculty of Social and Political Science, Sultan Ageng Tirtayasa University. JRKT (Jurnal Riset Komunikasi Terapan) contains articles derived from research in the field of Communication studies as its focus with a mission to encourage academics and students in developing communication practices and theories in Indonesia and is published twice a year (May and December). Article will be reviewed with double-blind peer review. JRKT (Jurnal Riset Komunikasi Terapan) will publish selected paper under a Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License Topics within the journal include but not limited to: 1. Political communication We seek for research papers related to any practice of political communication which focuses on either the politicians, political parties, political messages, the effects of political campaigns on the audience. Relevant research papers on the issues of political campaign, political advertising, and propaganda are also welcomed. 2. Media, popular culture and gender. We are interested in academic papers on various issues on the media-made cultural practices, such as television and internet fandoms, internet celebrity, internet memes, audience on films and TV dramas, sitcoms and reality shows, and selfie cultures. We encourage studies on the intersections of media and gender, which includes news portrayals of women, media representation on LGBT community, the role of gender in media organizations, or feminists’ perspective on media practices in general. 3. Business, organisational and marketing communication. Research findings on development of marketing, business, organisational and the growth of social media are welcomed. 4. Cross-cultural communication With the increasing global interaction, we understood the necessity of studies related to cross-cultural communication, such as research on communication between people who came from different ethnicity, religion, native languages, etc. Cross comparison studies on the communicative practice of people from various cultural background are also welcomed. 5. Health communication Papers on health communication sub-field, such as health campaigns, the organizational strategy on disseminating messages related to health issue to the public, audiences’ perception on health-related media campaigns, and how media organizations cover health topics are strongly encouraged. 6. Environmental communication We also welcome research papers on the topic of environmental communication, which may include (but not limited to) campaigning strategies on waste reduction, food security promotions, the use of big data to monitor environment degradation, and media representation on environment issues.
Articles
37 Documents
PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM PEMASARAN DIGITAL (Studi Deskriptif : Interaksi Konsumen dan Etika)
Dewi Syifa Hasanah
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 1, No 02 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62870/jkrt.v1i02.23608
Artificial Intelligence (AI) dapat dianggap sebagai salah satu elemen modernisasi dalam berbagai sektor. AI memberikan solusi teknologi dalam mengoptimalkan proses bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional, AI bahkan berkontribusi besar dalam bidang ekonomi. Tujuan Penelitian ini Untuk mencari tahu pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam strategi pemasaran digital. Metode penelitian deskriptif ini melibatkan data kualitatif yang kemudian diuraikan secara mendalam. Penelitian ini menggunakan teori New Media dan Teori Technology Acceptance Model (TAM), dalam teori TAM terdapat 2 persepsi yakni persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan individu dalam menerima teknologi. Hasil penelitian ini ialah Artificial Intelligence (AI) biasanya tidak secara langsung dianggap sebagai bagian dari New Media. Dalam Persepsi Kemanfaatan teknologi dianggap sebagaimana pengguna percaya bahwa penggunaan teknologi atau sistem akan meningkatkan kinerja mereka dalam pekerjaan. Sedangkan dalam persepsi kemudahan menunjukan kepercayaan individu bahwa penggunaan teknologi dapat memudahkan, hal ini meliputi beberapa aspek seperti tingkat kesulitan pengguna, ketersediaan pelatihan dan dukungan teknis. Penggunaan teknologi AI di era serba digital ini sangat membantu dan memberikan kemudahan bagi para penggunanya dalam mengerjakan suatu pekerjaan terutama dalam konteks pemasaran digital.
PENGARUH TERPAAN TAYANGAN YOUTUBE FIKI NAKI TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA ASING (Survey Terhadap Subscriber Fiki Naki)
Ali Akbar;
Een Irianti
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 1, No 01 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62870/jkrt.v1i01.20038
Tayangan YouTube Fiki Naki merupakan tayangan mengenai konten perbincangan ringan dengan orang asing melalui hasil rekaman dari website Ome TV. Konten YouTube Fiki Naki berisi tentang topik-topik pembicaraan ringan seputar kehidupan sehari-hari yang dikemas dengan menarik dan menggunakan bahasa asing yang beragam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar terpaan tayangan YouTube Fiki Naki, seberapa besar kemampuan berbahasa asing yang ditunjukan oleh subscriber dan seberapa besar pengaruh terpaan tayangan YouTube Fiki Naki terhadap kemampuan berbahasa asing pada subscriber Fiki Naki. Dalam teori kultivasi menunjukan sebuah gambaran mengenai sebuah terpaan tayangan yang secara terus-menerus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan menggunakan metode korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini menunjukan bahwa terpaan tayangan YouTube Fiki Naki diinterpretasikan berada pada interval tinggi dengan skor keseluruhan 2533, begitu juga dengan kemampuan berbahasa asing diinterpretasikan berada pada interval tinggi juga dengan skor total 4132. Dengan hasil koefisien determinasi sebesar 50,4% menandakan bahwa kemampuan berbahasa asing dipengaruhi oleh terpaan tayangan YouTube Fiki Naki. Sementara sisanya sebesar 40,6% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini
PERSONAL BRANDING SELEBGRAM KOMEDIAN MAULANA IRSAN DI INSTAGRAM
Maulana Zikri;
Muhammad Jaiz
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 2, No 02 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62870/jkrt.v2i02.34617
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tentang personal branding Maulana Irsan sebagai selebgram komedi Pandeglang di media sosial Instagram. Instagram saat ini merupakan media sosial yang digunakan secara personal untuk mengekspresikan diri dan menjadi media untuk melakukan personal branding. Dimana Maulana Irsan menjadikan Instagram sebagai sarana untuk menyalurkan kretaifitasnya. Dalam membangun personal branding di Instagram Maulana Irsan selalu memberikan konten positif dan menjaga kepercaya yang diberikan oleh audiensnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, didukung oleh Teori Dramaturgi Erving Goffman dan konsep personal branding Montoya & Vandehey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Maulana Irsan secara sadar membentuk personal branding melalui kombinasi konsistensi konten, ciri khas gaya, serta pengelolaan kesan yang stabil. Maulana Irsan membangun branding sebagai sosok yang jenaka, ramah dan dekat dengan pengikutnya. Analisis dramaturgi memperlihatkan keseimbangan antara panggung depan (konten yang ditampilkan) dan panggung belakang (kehidupan pribadi). Sementara itu, delapan konsep personal branding memperlihatkan bahwa branding yang dibangun tidak bersifat instan, namun melalui strategi yang terencana dan berkelanjutan.Kata Kunci:Personal Branding, Dramaturgi, Panggung Depan, Panggung Belakang, Maulana Irsan.
Representasi Perempuan Dalam Film Enola Holmes 2 (Analisis Semiotik Pada Film Enola Holmes 2)
Amallia Fitri;
Isti Nursih Wahyuni;
Nia Kania Kurniawati
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 2, No 01 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62870/jkrt.v2i01.23366
Perkembangan teknologi di Indonesia, khususnya di media massa, mengubah pola hidup masyarakat secara signifikan. Film, sebagai subkategori media massa, menjadi wadah penting yang mencerminkan dan membentuk pemahaman sosial budaya, terutama peran gender. Penelitian ini mengkaji representasi gender dalam film Enola Holmes 2 dengan fokus pada peran perempuan. Di era kontemporer, film memiliki dampak besar dalam membentuk pandangan masyarakat terhadap isu-isu gender. Fenomena kompleksitas representasi gender, terutama dalam film, memotret tantangan terkait stereotip dan ketidaksetaraan. Film Enola Holmes 2 menjadi fokus penelitian, dengan identifikasi masalah pada representasi perempuan dan analisis semiotik. Dalam film ini, karakter Enola Holmes, sebagai agen detektif perempuan, mencerminkan semangat feminisme dan kemandirian. Analisis semiotika Peirce dan teori representasi Stuart Hall digunakan untukmenggali makna simbol dan narasi film. Hasilnya menyoroti peran film sebagai agen perubahan sosial dan cara film dapat merangsang perubahan pandangan masyarakat terhadap isu-isu gender. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam ilmu komunikasi, menawarkan perspektif mendalam tentang representasi perempuan dalam film serta menjelaskan peran film sebagai medium perubahan sosial.
MODEL ALTERNATIF KEPUTUSAN PEMANFAATAN CYBER EXTENSION SEBAGAI SUMBER INFORMASI DI TINGKAT PENYULUH PERTANIAN (KASUS KABUPATEN SERANG)
Inti Permata Putri;
Suherman Suherman;
Yudi L.A Salampessy
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 1, No 02 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62870/jkrt.v1i02.16442
Cyber extension merupakan sistem manajemen informasi penyuluhan pertanian yang difasilitasi oleh Kementrian Pertanian Indonesia berbasis internet pada smartphone dan website. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan cyber extension oleh penyuluh pertanian di Kabupaten Serang, menganalisis variabel-variabel yang berhubungan dengan tingkat pemanfaatan cyber extension oleh penyuluh pertanian, dan menganalisis model alternatif keputusan pemanfaatan cyber extension sebagai sumber informasi oleh penyuluh pertanian. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode desktriptif kuantitatif. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 69 orang penyuluh pertanian. Hasil uji hubungan menggunakan uji chi-square menunjukan adanya hubungan antara tingkat pemanfaatan cyber extension dengan variabel penghasilan (NP= 0.010<0.05), variabel kualitas informasi (NP= 0.001<0.05), dan vaiabel aksesibilitas cyber extension (NP= 0.041<0.05). Model regresi logistik menghasilkan model logit g (x) = -1.734 – 0.413X1 + 0.301X2 – 0.156X3 dimana x1 adalah penghasilan, x2 adalah kualitas informasi, dan x3 adalah aksesibilitas cyber extension. Model logit memberikan hasil bahwa jika penghasilan penyuluh pertanian mengalami kenaikan, maka peluang pemanfaatan cyber extension sebagai sumber informasi akan menurun sebesar 1,511 kali penggunaan. Sedangkan jika kualitas informasi bertambah satu maka peluang pemanfaatan cyber extension semakin meningkat 1,352 kali penggunaan.