cover
Contact Name
Esti Swatika Sari
Contact Email
humaniora@uny.ac.id
Phone
+628156865456
Journal Mail Official
humaniora@uny.ac.id
Editorial Address
https://journal.uny.ac.id/index.php/humaniora/about/editorialTeam
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Humaniora
ISSN : 14124009     EISSN : 25286722     DOI : https://doi.org/10.21831/hum.v26i2.40019
Jurnal Penelitian Humaniora is published by Institute of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta Jurnal Penelitian Humaniora publishes articles of non educational research and issues related to humanity (culture, language, arts, social sciences)
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 2 (2017): Oktober 2017" : 5 Documents clear
KEBUTUHAN BELAJAR MASYARAKAT UNTUK PENGEMBANGAN WISATA BELAJAR DI WADUK GAJAH MUNGKUR KABUPATEN WONOGIRI Tristanti Tristanti; Fitta Ummaya Santi
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 22, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.413 KB) | DOI: 10.21831/hum.v22i2.19567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kebutuhan belajar masyarakat di Waduk Gajah Mungkur sebagai upaya pengembangan wisata belajar dan (2) kendala yang dihadapi dalam pengembangan wisata belajar di Waduk Gajah Mungkur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah masyarakat sekitar Waduk Gajah Mungkur yang terdiri dari pengelola, wisatawan, dan pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, keberadaan wisata Waduk Gajah Mungkur sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar waduk sebagai pemenuhan kebutuhan hidup dan menambah perekonomian. Wisata Waduk Gajah Mungkur juga dipandang dapat menumbuhkan peluang sebagai wisata belajar yaitu kegiatan outbound, wisata edukasi, dan wisata memancing. Kedua, kendala yang dihadapi dalam pengembangan Wisata Waduk Gajah Mungkur yaitu kemampuan sumber daya manusia masih minim, belum adanya koordinasi antarpengelola waduk dengan dinas pariwisata dan kesadaran masyarakat terhadap pengembangan waduk masih rendah.
MODEL PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS KOMODITAS LOKAL DI KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Hastuti Hastuti; Nurul Khotimah
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 22, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.917 KB) | DOI: 10.21831/hum.v22i2.19569

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui potensi desa wisata berbasis komoditas lokal, dan (2) menemukan dan mengembangkan model pengembangan Desa Wisata berbasis komoditas lokal di Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan (Research and Development). Sampel penelitian dipilih secara purposif yakni Desa Wisata Krebet. Jenis data penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan dengan menggunakan studi literatur, observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, potensi Desa Wisata Krebet adalah sentra kerajinan batik kayu, dengan (1) produk kerajinan yang dihasilkan adalah topeng, wayang, almari, aksesoris rumah tangga, patung kayu, kotak perhiasan, dan hiasan batik kayu lainnya, (2) motif batik kayu yang dibuat adalah motif parangrusak, parangbarong, kawung, garuda, sidorahayu, sidomukti, dan motif lainnya. Kedua, Desa Wisata Krebet dijadikan model pengembangan desa wisata berbasis komoditas lokal berupa sentra kerajinan batik kayu, dengan pertimbangan adanya kegiatan ekonomi produktif, adanya kegiatan sosial budaya yang dilestarikan penduduk setempat, adanya pengembangan jelajah wisata hutan rakyat atau perkebunan, dan adanya potensi desa wisata.
PELUANG KERJA LULUSAN PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Aula Ahmad Hafidh Saiful Fikri; Tejo Nurseto; Ali Muhson; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 22, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.591 KB) | DOI: 10.21831/hum.v22i2.17266

Abstract

Pendidikan tinggi memiliki peran yang besar dalam menyiapkan sumber daya yang berkualitas sehingga diharapkan mampu mengatasi masalah pengangguran, namun jumlah penganggur di kalangan terdidik justru terus mengalami peningkatan. Tracer studi ini bertujuan untuk mengetahui masa tunggu, persebaran, dan tingkat relevansi pekerjaan Jurusan Pendidikan Ekonomi FE UNY. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah alumni Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY lulusan tahun 2007 s.d. 2016. Sampel diambil secara convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket, dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa masa tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama termasuk dalam kategori cepat; peluang kerja lulusan terbesar untuk pekerjaan pertama masih didominasi oleh pegawai swasta, tenaga pengajar/tentor, dan guru swasta; relevansi lulusan dengan pekerjaan yang ditekuni saat ini tergolong cukup baik; dan kinerja lulusan termasuk dalam kategori baik. 
DINAMIKA DUKUNGAN SOSIAL BAGI ORANG DENGAN HIV/AIDS Rahmatika Kurnia Romadhani; Hadi Sutarmanto
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 22, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2016.581 KB) | DOI: 10.21831/hum.v22i2.19570

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui makna dan bentuk peran dukungan sosial yang diperlukan oleh orang dengan HIV/AIDS. Penelitian ini melibatkan tiga subjek primer dan tiga signi icant others. Subjek primer dari penelitian ini adalah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) Waria dengan sumber terinfeksi hubungan seksual yang tidak aman, dan berganti-ganti pasangan. Subjek berikutnya ialah ODHA dengan sumber terinfeksi penyalahgunaan jarum suntik, serta satu subjek seorang ibu rumah tangga yang tertular virus HIV dari suaminya yang gemar membuat tatto di tubuhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif Interpretative Phenomenological Analysis. Dari penelitian ini ditemukan bahwa dukungan sosial dimaknai sebagai motivasi, pendorong untuk terus semangat menjalani hidup. Dukungan sosial yang diterima membuat subjek lebih optimis dalam menjalani hidup, dan tahu kemana harus meminta pertolongan saat membutuhkan. Dukungan yang paling dibutuhkan adalah seseorang yang mau mendengarkan dan memahami tanpa berprasangka dan membedakan, rasa aman serta rasa dihargai. Kebutuhan lain yang diperlukan adalah kebutuhan instrumental seperti kebutuhan inansial dan kebutuhan akan informasi terkait dengan HIV/AIDS.
MASYARAKAT DESA ADAT TENGANAN PEGRINGSINGAN Dyah Respati Suryo Sumunar; Suparmini Suparmini; Sriadi Setyawati
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 22, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.876 KB) | DOI: 10.21831/hum.v22i2.19929

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi lingkungan fisik dan sosial kemasyarakatan Desa Adat Tenganan Pegringsingan, serta cara masyarakat Desa Adat Tenganan Pegringsingan dalam mengelola lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan melakukan pengamatan dan wawancara dengan beberapa tokoh masyarakat, kepala desa, kepala adat, dan anggota masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak Desa Tenganan berada pada kawasan perbukitan dengan topografi kasar. Pemukiman Tenganan dibagi menjadi tiga Banjar adat, yaitu Banjar Kauh, Banjar Tengah, dan Banjar Kangin. Banjar Kangin disebut juga Banjar Pande, yang dibagi lagi menjadi dua pemukiman, yaitu Pande Kaja dan Pande Kelot. Masyarakat tradisional Bali Aga di Desa Tenganan masih sangat menjunjung tinggi adat istiadat dari leluhur yang dilaksanakan secara turun temurun, termasuk dalam pengelolaan kawasan dan lingkugannya. Masyarakat Desa Tenganan menjunjung tinggi Ajaran Tri Hita Karana yang merupakan salah satu ajaran dalam agama Hindu yang pada intinya mengajarkan tentang keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan lingkungannya

Page 1 of 1 | Total Record : 5