cover
Contact Name
Teguh Ansori
Contact Email
teguhansori21@gmail.com
Phone
+6282338902428
Journal Mail Official
teguhansori21@gmail.com
Editorial Address
JL. Roso Jati Perumahan Griya Cokromenggalan Blok BB 03 Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia, 63491
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Published by CV Omah Kreator
ISSN : -     EISSN : 31101127     DOI : https://doi.org/10.63199/arthasastra
Core Subject :
ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business is a scientific journal published by CV Omah Kreator as a platform for disseminating research findings and academic discussions in the fields of economics, business, and finance. The journal aims to serve as an academic forum for scholars, researchers, practitioners, and students to develop knowledge relevant to the dynamics of modern economics and business, both nationally and globally. The journal publishes research articles, conceptual papers, and literature reviews focusing on innovation, sustainability, and community empowerment. Its main areas include macro and microeconomics, Islamic economics, management, entrepreneurship, digital economy, public policy, and socio-economic studies related to sustainable development. ARTHASASTRA is an open-access journal applying a double-blind peer review process to ensure the quality and integrity of each published article. It is published twice a year (June and December) and accepts manuscripts written in Indonesian or English.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Kemiskinan di Indonesia: Analisis Ekonometrika terhadap Faktor-Faktor Makroekonomi Tahun 2007–2016: Poverty in Indonesia: Econometric Analysis of Macroeconomic Factors 2007–2016 Ainur Rofiq
ARTHASASTRA : Journal of Economics and Business Vol 1 No 1 (2025): ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan belanja pemerintah terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia dalam periode 2007–2016. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Secara parsial, variabel pertumbuhan ekonomi dan pengangguran berpengaruh signifikan, sedangkan belanja pemerintah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,981 menunjukkan bahwa 98,1% variasi kemiskinan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut.
Analisis Interaktif Transfer Dana dan Jumlah Penduduk terhadap Kinerja Belanja Modal Daerah: Interactive Analysis of Fund Transfer and Population on Regional Capital Expenditure Performance Nyono Sugiarto
ARTHASASTRA : Journal of Economics and Business Vol 1 No 1 (2025): ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Jumlah Penduduk, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Belanja Modal di Kabupaten/Kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Studi ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2013–2015. Dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda, hasil penelitian menunjukkan bahwa DAU dan DAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, sementara jumlah penduduk tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perencanaan pengalokasian belanja modal perlu mempertimbangkan besaran transfer dana pusat, khususnya DAU dan DAK.
Kontribusi Pengelolaan Pasar Tradisional dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sosial-Ekonomi Masyarakat: Contribution of Traditional Market Management in Realizing the Socio-Economic Welfare of the South Ahmad Rokim
ARTHASASTRA : Journal of Economics and Business Vol 1 No 1 (2025): ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pasar tradisional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pasar tradisional memiliki peranan strategis dalam aktivitas ekonomi lokal, terutama sebagai wadah distribusi barang kebutuhan pokok dan sumber penghidupan masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, keberadaannya kini menghadapi tantangan akibat rendahnya kualitas pengelolaan, lemahnya sinergi antarinstansi, serta minimnya perhatian terhadap pemberdayaan pedagang kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pejabat Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (DISPENDA), pengelola pasar, kepala desa, camat, dan pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pasar tradisional masih terfokus pada aspek penerimaan retribusi, belum menyentuh aspek pembinaan dan pengembangan pedagang secara berkelanjutan. Hambatan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sarana-prasarana, lemahnya koordinasi lintas sektoral, serta tidak optimalnya penggunaan anggaran pembangunan pasar. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pembenahan struktural dalam tata kelola pasar melalui pelibatan aktif multi-stakeholder, penguatan regulasi lokal, serta pengembangan model pasar berbasis partisipasi masyarakat. Pengelolaan pasar tradisional yang terintegrasi tidak hanya berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga mampu mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal secara adil dan berkelanjutan.
Digitalisasi Kuliner dan Dampaknya terhadap Omzet Usaha Mikro: Studi Kasus pada Geprek Zone Semarang: Culinary Digitalization and Its Impact on Micro Business Turnover: A Case Study on Geprek Zone Semarang Riko Alfian
ARTHASASTRA : Journal of Economics and Business Vol 1 No 1 (2025): ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana penggunaan aplikasi GoFood berkontribusi terhadap peningkatan omzet pada bisnis kuliner, khususnya pada Geprek Zone Cabang Gajah Raya Semarang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengandalkan teknik triangulasi data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi GoFood berdampak signifikan terhadap peningkatan omzet, memperluas jangkauan pasar, serta mengatasi keterbatasan distribusi konvensional. Studi ini juga menyoroti manfaat, kendala, serta prosedur operasional pemasaran digital dalam ekosistem UMKM kuliner.
Revitalisasi Pasar Tradisional sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Umat: Revitalization of Traditional Markets as an Effort to Empower the People's Economy Salsabela Nur Aini
ARTHASASTRA : Journal of Economics and Business Vol 1 No 1 (2025): ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas peran pasar tradisional sebagai penggerak ekonomi masyarakat dalam kerangka ekonomi Islam, dengan studi kasus pada Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi), Metro, Lampung. Pasar ini merupakan wujud sinergi antara pelestarian budaya lokal, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penerapan prinsip-prinsip syariah dalam aktivitas ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Payungi telah berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat melalui kegiatan ekonomi berbasis komunitas yang mengedepankan prinsip keadilan, kesukarelaan, dan keberkahan (mabrur) dalam transaksi. Temuan ini menegaskan pentingnya revitalisasi pasar tradisional yang tidak hanya berbasis ekonomi tetapi juga nilai-nilai Islam sebagai dasar moral dan sosial dalam pemberdayaan masyarakat
Implementasi Teknologi Blockchain dalam Perbankan Syariah: Peluang, Tantangan, dan Kesiapan Regulasi di Bank Syariah Indonesia Muhammad Khofal
ARTHASASTRA : Journal of Economics and Business Vol 1 No 2 (2026): ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63199/arthasastra.v1i2.84

Abstract

The rapid development of digital technology has encouraged Islamic banking institutions to adopt innovative systems capable of improving efficiency, transparency, and transaction security. One of the emerging technologies is blockchain, which has significant potential to support the digital transformation of Islamic banking in Indonesia. This study aims to analyze the opportunities and challenges of blockchain implementation in Bank Syariah Indonesia (BSI), particularly in terms of operational efficiency, regulatory readiness, and human resource capacity. The novelty of this research lies in its focus on the integration of blockchain technology within Islamic banking practices by combining technological, regulatory, and sharia perspectives in the context of Indonesia’s largest Islamic bank. This research employed a qualitative approach using literature study and policy analysis methods. Data were collected from scientific journals, official reports, financial regulations, and related policy documents concerning blockchain and Islamic finance. The findings indicate that blockchain technology has the potential to enhance transaction transparency, automate sharia-based contracts through smart contracts, reduce operational costs, and strengthen financial inclusion. However, its implementation still faces several challenges, including limited digital infrastructure, inadequate regulatory frameworks, low technological literacy, and the scarcity of human resources with expertise in both blockchain technology and Islamic finance. The study concludes that blockchain can become a strategic foundation for strengthening a more innovative, inclusive, and competitive Islamic banking system. Therefore, collaboration among regulators, financial institutions, and academics is necessary to support sustainable blockchain implementation in Indonesia’s Islamic financial sector.
Model Bisnis Fintech Syariah dalam Mendukung Pengembangan UMKM Halal: Studi Kasus ALAMI Fintech Syariah Chanda Nur Margareta
ARTHASASTRA : Journal of Economics and Business Vol 1 No 2 (2026): ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63199/arthasastra.v1i2.85

Abstract

The rapid digital transformation in the financial sector has accelerated the development of Islamic fintech as an inclusive financing alternative for halal-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. However, studies examining Islamic fintech business models integrated with the principles of maqāṣid al-syarī‘ah in supporting halal MSMEs remain limited. This study aims to analyze the Islamic fintech business model in supporting the development of halal MSMEs through a case study of ALAMI Islamic Fintech. This research employs a descriptive qualitative method using literature review and case study approaches. Data were collected from scientific journals, reports published by the Financial Services Authority (OJK), Bank Indonesia publications, and official sources from Islamic fintech companies. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and descriptive-analytical conclusion drawing. The findings indicate that the Islamic fintech business model plays a significant role in expanding access to halal financing, improving Islamic financial inclusion and literacy, and strengthening the real sector of MSMEs through sharia-based financing contracts such as mudharabah, murabahah, and wakalah bil ujrah. The case study of ALAMI Islamic Fintech demonstrates that the implementation of maqāṣid al-syarī‘ah principles in a peer-to-peer lending system is capable of creating a balance between profitability, transparency, social justice, and business sustainability. This study contributes to the development of Islamic fintech business model studies based on Islamic values in supporting the halal economic ecosystem in the digital era.
Analisis Strategi Mitigasi Risiko Pembiayaan pada Perbankan Syariah di Masa Ketidakpastian Global Silfia Qatarina R A
ARTHASASTRA : Journal of Economics and Business Vol 1 No 2 (2026): ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63199/arthasastra.v1i2.86

Abstract

Ketidakpastian global yang ditandai oleh krisis ekonomi, volatilitas pasar keuangan, fluktuasi nilai tukar, dan perlambatan pertumbuhan ekonomi meningkatkan risiko pembiayaan yang dihadapi perbankan syariah. Kondisi tersebut menuntut bank syariah untuk menerapkan strategi mitigasi risiko yang efektif guna menjaga stabilitas keuangan dan keberlanjutan fungsi intermediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi risiko pembiayaan yang diterapkan oleh bank syariah dalam menghadapi ketidakpastian global. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, laporan lembaga keuangan, dan dokumen resmi yang relevan dengan manajemen risiko perbankan syariah. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi bentuk, mekanisme, dan efektivitas strategi mitigasi risiko yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah menerapkan berbagai strategi mitigasi risiko, meliputi pengetatan analisis pembiayaan melalui prinsip 5C, diversifikasi portofolio pembiayaan pada sektor produktif, penerapan akad berbasis bagi hasil (profit and loss sharing), restrukturisasi pembiayaan, pemanfaatan teknologi digital dan early warning system, serta penguatan likuiditas melalui instrumen keuangan syariah. Penelitian ini menawarkan kebaruan berupa sintesis komprehensif mengenai integrasi prinsip syariah, digitalisasi, dan manajemen risiko modern sebagai kerangka mitigasi risiko pembiayaan yang adaptif terhadap ketidakpastian global. Temuan penelitian menegaskan bahwa penerapan strategi tersebut dapat memperkuat ketahanan bank syariah dalam menjaga stabilitas pembiayaan dan meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah di tengah dinamika ekonomi global.
Analisis Konsep Perdagangan Bebas dalam Perspektif Ekonomi Islam Wiji Lestari Wahyu Hastuti
ARTHASASTRA : Journal of Economics and Business Vol 1 No 2 (2026): ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63199/arthasastra.v1i2.94

Abstract

Perdagangan bebas merupakan salah satu mekanisme perdagangan internasional yang bertujuan mengurangi hambatan tarif maupun non-tarif guna meningkatkan efisiensi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, implementasi perdagangan bebas sering menimbulkan berbagai dampak ekonomi dan sosial yang memerlukan kajian dari perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep perdagangan bebas serta implikasinya dalam perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui analisis berbagai literatur yang relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, dan sumber-sumber keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam pada dasarnya mendukung aktivitas perdagangan dan hubungan ekonomi antarnegara, selama dilaksanakan berdasarkan prinsip keadilan, kejujuran, kemaslahatan, dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Berbeda dengan konsep perdagangan bebas dalam ekonomi konvensional yang menekankan kebebasan pasar, ekonomi Islam menempatkan tanggung jawab moral dan pengawasan terhadap komoditas serta pelaku perdagangan sebagai bagian penting dalam aktivitas ekonomi. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis konseptual yang menegaskan bahwa kebebasan dalam perdagangan menurut Islam tidak bersifat absolut, melainkan dibatasi oleh nilai-nilai syariah yang berorientasi pada terciptanya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kemaslahatan umat. Dengan demikian, perdagangan bebas dalam perspektif ekonomi Islam harus dijalankan secara etis, adil, dan bertanggung jawab guna mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Analisis Cryptocurrency dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah: Kajian terhadap Unsur Gharar, Maisir, dan Riba Redita dwi wardani
ARTHASASTRA : Journal of Economics and Business Vol 1 No 2 (2026): ARTHASASTRA: Journal of Economics and Business
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63199/arthasastra.v1i2.95

Abstract

Perkembangan cryptocurrency sebagai instrumen keuangan digital berbasis blockchain telah menimbulkan perdebatan mengenai kesesuaiannya dengan prinsip syariah. Berbagai penelitian terdahulu umumnya membahas status hukum cryptocurrency secara parsial, baik dari aspek gharar, maisir, maupun riba, sehingga masih diperlukan kajian yang mengintegrasikan ketiga aspek tersebut dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian cryptocurrency dengan prinsip syariah melalui kajian terhadap unsur gharar, maisir, dan riba serta mengkaji berbagai pandangan ulama dan regulasi yang berkembang terkait penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku, artikel ilmiah, fatwa ulama, serta dokumen regulasi yang relevan dengan cryptocurrency dan hukum ekonomi syariah. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan membandingkan berbagai pandangan dan argumentasi yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cryptocurrency memiliki keunggulan berupa transaksi yang cepat, transparan, dan terdesentralisasi. Namun, volatilitas harga yang tinggi, ketidakpastian nilai, serta dominasi aktivitas spekulatif berpotensi menimbulkan unsur gharar dan maisir. Selain itu, praktik tertentu seperti margin trading dapat mengandung unsur riba. Penelitian ini menemukan bahwa perbedaan pandangan ulama terhadap cryptocurrency dipengaruhi oleh perbedaan penilaian terhadap fungsi, manfaat, dan tingkat risiko yang melekat pada aset digital tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cryptocurrency belum sepenuhnya memenuhi prinsip syariah apabila digunakan sebagai instrumen spekulatif. Namun, penggunaannya dapat dipertimbangkan dalam transaksi yang memiliki tujuan ekonomi riil, didukung regulasi yang jelas, serta mampu meminimalkan unsur gharar, maisir, dan riba. Temuan ini memberikan kontribusi berupa sintesis komprehensif mengenai parameter kesesuaian cryptocurrency dalam perspektif hukum ekonomi syariah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10