cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017" : 9 Documents clear
PENGUJIAN ALAT KONVERSI BAN BEKAS MENJADI BAHAN BAKAR Imron Aryadi Saputra; Arijanto Arijanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.066 KB)

Abstract

Pirolisis dapat didefinisikan sebagai dekomposisi thermal material organik pada suasana inert (tanpa kehadiran oksigen) dan suhu tinggi sehingga terurai menjadi molekul yang lebih kecil. Pirolisis merupakan bentuk penghematan energi karena dapat menyuling bahan bakar atau bahan kimia yang berguna dari limbah padat. Produk pirolisis berupa gas, cair dan padat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji alat konversi ban bekas menjadi bahan bakar, mengetahui jumlah minyak yang dihasilkan pada proses pirolisis dengan metode counter flow dan parallel flow, mengetahui nilai kalor yang dihasilkan pada proses pirolisis  dengan metode counter flow dan parallel flow dan mengetahui kualitas minyak pirolisis dari limbah ban bekas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan alat pirolisis yang terdiri dari reaktor, pipa distribusi, dan kondensor. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan melakukan proses pirolisis menggunakan 1 burner selama 60 menit dengan metode pendinginan counter flow dan parallel flow. Pada pengujian alat pirolisis ini diperoleh data massa bahan bakar sebesar 42 gr yang digunakan untuk membakar ban bekas sebesar 1000 gr, sehingga menghasilkan minyak pirolisis sebesar 165 gr (counter flow) dan 154 gr (parallel flow). Metode counter flow dapat menyerap kalor sebesar 1177,65 kJ dan hilang pada gas sebesar 505,62 kJ, sedangkan parallel flow hanya menyerap kalor sebesar 1135,52 kJ dan hilang pada gas sebesar 577,16 kJ.
PENGUJIAN SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PADASAMBUNGAN PENGELASAN GESEK SAMA JENIS BAJA ST 60, SAMA JENIS AISI 201, DAN BEDA JENIS BAJA ST 60 DENGAN AISI 201 Hermawan Widi Laksono; Sugiyanto Sugiyanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.048 KB)

Abstract

Direct friction welding is a welding material that is able to connect without the use of filler and have a good quality connection strength. This study was conducted to determine the friction welding process and the rotation to determine the quality of the connection with tensile testing, micro hardness and microstructure. The process is to do the similar of friction welding of steel ST 60 with 2.757 MPa friction pressure, upset pressure of 4.136 MPa with friction time 10 seconds and 3350 rpm rotational speed, friction welding similar AISI 201 with 3.447 MPa frition pressure, upset pressure of 4.136 MPa with friction time 10 seconds, rotational speed of 3350 rpm, and the dissimila of friction welding steel ST 60 and AISI 201 with a friction pressure of 3.447 MPa, upset pressure 4.136 MPa, friction time 10 seconds, and rotational speed of 3350 rpm. The results showed that when friction and compression force effect on the tensile strenght of friction welded joint. Highest tensile strenght at the similar steel ST 60 670.78 MPa, the similar friction welding of AISI 201 915.31 MPa and dissimilar of friction welding steel ST 60 with AISI 201 598.31 MPa. Micro hardness Vickers values in the weld area at the highest similar steel ST 60 243.8 HVN, the highest similar of weld area AISI 201 220.6 HVN, and on dissimilar of steel weld area ST 60 with AISI 201 593.4 HVN. While the grain boundary microstructure visible from the outside of the meeting to the center of the weld
Pengujian Alat Pengolah Limbah Sekam Padi Menjadi Bahan Bakar Alternatif Wildan Bashari; Arijanto Arijanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.114 KB)

Abstract

Pirolisis merupakan thermo-chemical dekomposisi material organik pada temperatur yang ditingkatkan dalam lingkungan bebas atau sedikit oksigen (anaerob). Tujuan penelitian untuk mernguji alat pengolah limbah sekam padi menjadi bahan bakar alternatif, mengetahui jumlah minyak yang dihasilkan pada proses pyrolysis dengan metode counter flow dan parallel flow pada kondensor, mengetahui nilai kalor yang dihasilkan pada proses pyrolysis dengan metode counter flow dan parallel flow pada kondensor. Penelitian dilakukan dengan pengujian menggunakan alat pirolisis yang terdiri dari reaktor, pipa distirbusi, dan kondensor. Metode penelitian dengan melakukan proses pirolisis pada temperatur 350oC selama 60 menit dengan metode pendinginan counter flow dan parallel flow. Pengujian pirolisator diperoleh data massa bahan bakar sebesar 42 gr digunakan dalam proses pirolisis dengan bahan baku sekam padi dengan massa 1000 gr, sehingga menghasilkan minyak pirolisis sebesar 209 gr (counter flow) dan 173 gr (parallel flow). Metode counter flow dapat menyerap kalor sebesar 1276,67 kJ dan hilang pada gas sebesar 368,84 kJ, sedangkan parallel flow hanya menyerap kalor sebesar 1118,66 kJ dan hilang pada gas sebesar 583,73 kJ
Kerentanan Retak dan Kekerasan HAZ API 5l-x65 Pipe Steel Welded Joint karena Annealing Holding Time Padang Yanuar; Yurianto Yurianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.596 KB)

Abstract

Regangan mikro daerah pengaruh panas disebabkan oleh proses pembekuan logam las, regangan ini menyebabkan retak mikro. Daerah pengaruh panas adalah penunjuk kerentanan strukturmikro terhadap retak mikro, dan kekerasannya tidak sama dibanding logam dasar dan logam las. Tujuan Penelitian ini adalah mengamati pengaruh waktu penahanan anil terhadap kerentanan retak dan kekerasan mikro daerah pengaruh panas pada lasan pipa baja API 5L X65. Metode penelitian yang digunakan adalah kaji experimental. Hasil penelitian ini adalah kerentanan retak logam dasar dan daerah pengaruh panas, dan angka kekerasan mikro berdasarkan waktu penahanan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa retak meningkat dengan meningkatnya waktu penahanan, tetapi retak terkecil pada waktu penahanan 90 menit
Pengujian Alat Pengolah Limbah Plastik Jenis Ps (Polystyrene) Menjadi Bahan Bakar Alternatif Zaenal Abidin; Sugeng Tirta Atmadja; Arijanto Arijanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.291 KB)

Abstract

Plastik adalah suatu material organik sintetik atau material organik semi sintetik yang berasal dari minyak bumi dan gas alam. Dari produk plastik, dihasilkan salah satunya polistirena (PS). Semakin meningkatnya sampah plastik ini akan menjadi masalah serius bila tidak dicari penyelesaiannya. Alternatif lain penanganan sampah  plastik yang saat ini banyak diteliti dan dikembangkan adalah mengkonversi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. Tujuan dari penelitian untuk  mengetahui factor kondisi, serta mengetahui densitas dan nilai kalor dari minyak sampah PS hasil proses pirolisis. Penelitian ini dilakukan dengan metode pirolisis dimana sampah palstik jenis Polystyrene, dibakar di dalam reactor. Selama proses memiliki 3 suhu diantaranya 350oC dari hasil pirolisis menghasilkan volume 340 ml, densitas 0,8640 gr/ml, nilai kalor 35,348 J/gr, kemudian suhu 500oC menghasilkan volume 365 ml, densitas 0,8888 gr/ml, nilai kalor 34,687 J/gr, dan suhu yang ketiga 700oC menghasilkan volume 375 ml, densitas 0,9170 gr/ml, nilai kalor 29,914 J/gr.
Peningkatan Sifat Mekanik Kawat Anyam (Wire Mesh) Baja Melalui Proses Pelapisan Nikel Baskara Surya Widagdo; Sulistyo Sulistyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.433 KB)

Abstract

Teknologi pelapisan logam telah berkembang dengan pesat. Metode yang dikembangkan bervariasi. Salah satu tujuan teknologi pelapisan logam adalah untuk meningkatkan kualitas logam baik dari sifat ketahanan korosi maupun peningkatan ketahanan sifat mekanik seperti tahan aus maupun kekuatan tarik logam tersebut. Paper ini membahas tentang teknologi pelapisan logam berbentuk kawt anyam (wire mesh) menggunakan lapisan nikel. Kawat anyam dibersihkan dengan larutan HCl dan dicuci dengan air sabun kemudian dikeringkan dalam udara biasa. Pelapisan dilakukan dengan metode elektroplating dengan pengontrolan kuat arus dan waktu proses pelapisan. Pemeriksaan lapisan dilakukan dengan pemeriksaan struktur mikro menggunakan SEM (scaning  elektron microscopy) dan kekuatan kawat dilakukan dengan uji tarik. Hasil ketebalan pelapisan tertinggi diperoleh pada kuat arus 1,5 A dengan waktu proses pelapisan selama 180 detik dengan ketebalan lapisan sebesar 5,32 µm. Kekuatan tarik kawat diuji pada suhu 900 C keuatan kawat tanpa lapisan sebesar 22,1 MPa, sedang pada pelapisan nikel ketebalan 5,32 µm sebesar 352,1 MPa
Simulasi Persebaran Gas Buang Dan Partikulat Dari Cerobong Asap Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (Pltu) Di Jepara Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD) Dengan Variasi Kecepatan Udara Kusman Kusman; M.S.K. Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.878 KB)

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara selain memberikan keuntungan berupa ketersediaan listrik, juga memberikan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar karena kandungan dari gas buangnya. Sulfur oksida (SOx), Nitrogen oksida (NOx), Karbon Monoksida (CO)  serta partikulat merupakan polutan dari PLTU yang akan menyebar ke lingkungan dan bersifat bahaya bagi lingkungan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daerah persebaran dari gas buang dan partikulat yang dihasilkan oleh cerobong asap PLTU dengan melakukan simulasi melalui variasi kecepatan udara dari 20 km/j sampai 70 km/j dengan interval 10 km/j. Maka dari itu digunakan model matematik Computational Fluid Dynamics (CFD). Metode validasi yang digunakan pada tugas akhir ini yaitu membandingkan grafik kecepatan pada jurnal milik Xiaoguang Wang dengan menggunakan metode turbulen k-epsilon standard dengan Standard  wall funtions dan multiphase mixture. Hasil validasi tersebut didapatkan error maksimum sebesar 12,19 %. Karena error < 20 % maka metode tersebut dapat digunakan. Dari kontur penyebaran gas buang yang diperoleh pada proses simulasi dapat disimpulkan bahwa pada kecepatan udara rendah gas buang lebih pekat dan semakin berkurang seiring dengan bertambahnya kecepatan udara, namun nilai maksimum konsentrasi gas buang sama disetiap variasi kecepatan udara yaitu CO 56 mg/Nm3, NOx 360 mg/Nm3 dan SOx 154.5 mg/Nm3. Untuk kontur penyebaran partikulat juga dapat disimpulkan bahwa jarak penyebaran partikulat dipengaruhi oleh kecepatan udara, semakin tinggi kecepatan udara semakin jauh juga daerah penyebaran partikulat. Jarak maksimum persebaran partikulat dari kecepatan udara 20 km/j sampai 70 km/j berturut-turut adalah 265 m, 380 m, 515 m, 650 m, 730 m, dan 870 m. Akan tetapi kadar maksimum dari partikulatnya semakin berkurang seiring bertambahnya kecepatan udara.
Pengujian Alat Pengolah Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Bahan Bakar Alternatif Erwin Destiyantono; Arijanto Arijanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1348.102 KB)

Abstract

Pirolisis merupakan thermo-chemical dekomposisi material organik pada temperatur yang ditingkatkan dalam lingkungan bebas atau sedikit oksigen (anaerob). Tujuan penelitian untuk menguji alat pengolah limbah tempurung kelapa menjadi bahan bakar alternatif, mengetahui jumlah minyak yang dihasilkan pada proses pyrolysis dengan metode counter flow dan parallel flow pada kondensor, mengetahui energi kalor yang dihasilkan pada proses pyrolysis dengan metode counter flow dan parallel flow pada kondenser. Penelitian dilakukan dengan pengujian menggunakan alat pirolisis yang terdiri dari reaktor, pipa distribusi, dan kondensor. Metode penelitian dengan melakukan proses pirolisis pada temperatur 350oC selama 60 menit dengan metode pendinginan counter flow dan parallel flow. Pengujian pirolisator diperoleh data massa bahan bakar sebesar 42 gram digunakan dalam proses pirolisis dengan bahan baku tempurung kelapa 1000 gram, sehingga menghasilkan minyak pirolisis sebesar 198 gram (counter flow) dan 196 gram (parallel flow). Metode counter flow dapat menyerap kalor sebesar 1304,762 kJ dan hilang pada gas sebesar 462,862 kJ, sedangkan parallel flow hanya menyerap kalor sebesar 1200,83 kJ dan hilang pada gas sebesar 545,271 kJ.
ANALISIS KEGAGALAN PADA PERMUKAAN KONTAK RAIL DAN WHEEL PADA OVERHEAD TRAVELLING CRANE Mochamad Iqbal Rokhim; Deni Fajar Fitriyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.749 KB)

Abstract

Demi  kelancaran  proses  produksi  semen,  perlu adanya pemeliharaan tiap komponen produksi. Salah satu alat yang berperan penting dalam perawatan dan produksi semen adalaha Overhead Traveling Crane, merupakan gabungan mekanisme pengangkat secara terpisah dengan rangka untuk mengangkat sekaligus memindahkan muatan yang dapat digantungkan secara bebas atau dikaitkan pada crane itu sendiri. Permasalahan yang timbul pada Overhead Traveling Crane diantaranya adalah arah putaran motor yang terbalik akibat kesalahan pada koneksi motor, motor yang tidak dapat start akibat power supply terputus, terjadinya bending (melengkung) pada girder karena operasi pengangkatan yang melebihi kapasitas maksimum yang juga dapat mempercepat usia pemakaian dari girder, aus pada wheel akibat beban kerja yang tinggi saat beroperasi. Dikarenakan kebutuhan pemakaian yang sangat panjang maka dibuthkan perawatan berkala agar dapat berada dalam kondisi normal dalam waktu yang lama. Bagian utama yang menopang berat crane secara keseluruhan adalah rail dan wheel. Jurnal ini membahas tentang analisis kegagalan yang terjadi akibat kontak antara rel dan roda yang terjadi di pabrik semen. Analisis kegagalan dilakukan dengan cara menguji kekerasan baik roda amaupun relyangsudah dianggap gagal atau tidak layak pakai lagi. Lalu meninjau hasil pengamatan lapangan secara langsung dengan data hasil uji kekerasan serta studi literature yang berhubungan dengan roda dan rel. setelah itu didapatkan kesimpulan untuk dijadikan pertimbangan perusahaan untuk pengadaan rel dan roda. Kesimpulan yang didapat berupa nilai kekerasan yang ada pada rel lebih rendah dari pada roda. Mengakibatkan kegagalan pada rel sehingga rel harus diganti.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue