cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Interaksi Online
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Interaksi Online adalah jurnal yang memuat karya ilmiah mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Undip. Interaksi Online menerima artikel-artikel yang berfokus pada topik yang ada dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1: Januari 2019" : 15 Documents clear
ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN KELUARGA MATRILINEAL Afriyani .; Hapsari Dwiningtyas Sulistyani
Interaksi Online Vol 7, No 1: Januari 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.695 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan dari keunikan kebudayaan pada sistem keluarga matrilineal Etnis Minangkabau yang mana adat dan tradisinya merupakan gabungan dari hukum islam dan sistem budaya matrilineal. Etnis Minangkabau menjadi etnis terbesar di dunia yang menganut sistem matrilineal, di mana dalam kepercayaannya perempuan menjadi pemilik kekuasaan tertinggi di dalam keluarga. Namun masuknya hukum-hukum Islam dan menjadi agama utama yang dianut masyarakat di Minangkabau menyebabkan pencampuran budaya di dalamnya. Pembaruan kebudayaan tersebut membentuk beberapa perubahan di dalam tradisi masyarakat yang sebelumnya hanya matrilineal, salah satunya pada posisi perempuan dalam keluarga. Maka dari itu, penelitian ini ingin mengetahui bagaimana proses pengambilan keputusan dalam keluarga matrilineal untuk melihat posisi perempuan yang sebenarnya di masyarakat Etnis Minangkabau. Penelitian ini menggunakan model konvergensi komunikasi, multistep flow model, konsep kekuasaan dan otoritas keluarga Etnis Minangkabau. Paradigma yang digunakan yaitu post positivistic dengan tipe penelitian deskriptif. Analisis jaringan membantu penelitian ini dalam menggambarkan arus komunikasi yang terbentuk, peran-peran di dalam jaringan, sehingga mampu menunjukkan posisi perempuan di dalam keluarga matrilineal yang sebenarnya. Analisis data dari penelitian ini menggunakan tiga bentuk level dalam analisis jaringan komunikasi, yaitu level individu, level klik, dan level sistem. Proses wawancara di lakukan langsung di Kampung Tanjung Pisang, Sintuk, Kec. Sintuk Toboh Gadang, Kab/Kot. Padang Pariaman, Prov. Sumatera Barat, dengan dua keluarga utama penelitian ini berasal dari Suku Jambak dan Suku Sikumbang. Hasil dari penelitian diperoleh dari wawancara langsung kepada dua keluarga saparuik dan beberapa istri sumandan. Kemudian hasil wawancara dari pertanyaan sosiometri diolah melalui software UCINET 6.4 Social Network Analysis. Berdasarkan hasil yang ditemukan yang terkait dengan posisi perempuan matrilineal, ditemukan bahwa laki-laki masih mendominasi dalam proses penentuan keputusan dibandingkan perempuan. Anggota perempuan masih mengikuti keyakinan bahwa kepada laki-laki lah mereka harus bertanya. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Etnis Minangkabau disebut sebagai keluarga matrilineal terbesar di dunia, namun pada kenyataannya sistem yang dianut masihlah patriarki. Perempuan di dalam keluarga belum mendominasi dalam memengaruhi keputusan keluarga.
Pengaruh Pengetahuan Program Komunikasi City Branding World’s City of Batik Kota Pekalongan Terhadap Persepsi Citra Kota dan Minat Berkunjung Wisatawan Kukuh Mujiono; S. Rouli Manalu
Interaksi Online Vol 7, No 1: Januari 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.473 KB)

Abstract

This study aims to analyze the influence of knowlegde of World’s City of Batik’s city branding communication program on perceptions of city image and tourist visiting interest in Pekalongan city. Pekalongan City created a city branding called “World’s City of Batik” in 2011. Yet, within five years (2012-2016) the number of city tourist visits fluctuated and event tanded to decline. Based on hypothesis testing carried out using simple regression analysis, the results of this study shows that there is a significant effect of knowlegde of city branding communication program on perceptions of city image (0,000<0,05) with a determination value of 0,369, there is a significant effect of knowledge of city branding communication program on tourist visiting interest (0,000<0,05) with a determination value of 0,436, and there is a significant effect of perceptions of city image on tourist interest (0,0005<0,05) with a determination value of 0,462. Although there are a significant effect, there are other factors outside of this study that have a greater effect. That is because the constant values of the influence of the knowlegde of the city branding communication program on the perceptions of city image (41,086) and the influence of the knowlegde of the city branding communication program on tourist interest (20,852) are far greater than their coefficient values (0,761 and 0,580). Except the constant value (3,133) and coeffisien value (0,535) of the influence of the perceptions of city image on tourist interest is not too far apart. Therefore, further research can be carried out to examine other factors.
Proses Komunikasi untuk Mempertahankan Hubungan Berpacaran Nindya Siniwi; Sri Budi Lestari
Interaksi Online Vol 7, No 1: Januari 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.791 KB)

Abstract

Hubungan berpacaran terjalin melalui proses komunikasi yang terus berkembang ke arah yang lebih intim, yaitu diawali dengan proses pendekatan untuk mengenal sikap serta kecocokan satu sama lain. Pendekatan tersebut dilakukan melalui tahap perkenalan, penjajagan, penggiatan, dan tahap pengikatan hingga membentuk kebersamaan. Hubungan yang dilandasi oleh rasa saling menyayangi serta adanya komitmen merupakan langkah awal untuk menuju tahap pernikahan. Namun, mereka yang terlibat jarang melakukan pemeliharaan hubungan untuk menjaga kestabilan kualitas hubungan, sehingga rawan terjadi konflik yang dapat berujung pada pemutusan hubungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses komunikasi yang dilakukan setiap pasangan untuk mempertahankan hubungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, paradigma interpretif, serta teknik analisa data mengacu pada metode fenomenologi. Subjek penelitian adalah tiga pasang informan yang menjalin hubungan berpacaran. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Relational Maintenance Theory. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa tidak semua pasangan melalui semua tahap atau proses komunikasi untuk menuju hubungan yang lebih intim. Pasangan pertama dan kedua tidak diawali dengan tahap perkenalan, namun diawali dengan tahap penjajagan, penggiatan, dan pengikatan, sedangkan pasangan ketiga melalui semua tahap. Upaya pemeliharaan hubungan untuk mempertahankan hubungan pada ketiga pasangan juga berbeda – beda. Pasangan pertama melakukan upaya openess, assurance, dan avoidance. Upaya yang dilakukan pada pasangan kedua yaitu assurance, avidance, serta humor. Sedangkan pada pasangan ketiga, upaya yang dilakukan adalah assurance, openess, dan avodance. Ketiga pasangan telah melakukan tahap pendekatan serta upaya untuk mempertahankan hubungan dengan caranya masing – masing.
RADIKALISME WANITA DALAM FILM SITI Bayu Wira Handyan; Hapsari Dwiningtyas Sulistyani
Interaksi Online Vol 7, No 1: Januari 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.054 KB)

Abstract

Siti is one of the many movies that portray women with a perspective that is rarely found in Indonesia earlier movies. Women in Indonesia earlier movies are often represented as a figure that does not have a choice, always subject to the dominance and masculinity shown by men. This study aims to describe the radicalism of women in patriarchal Javanese culture represented in the Siti movie. This type of research is qualitative research with semiotic approach. The analytical techniques used in this study is based on the concept of The Codes of Television presented by John Fiske. In analyzing the moving object, Fiske analyzes it in three levels: Reality level, Representation level, and Ideology level. Reality and Representation levels are analyzed syntagmatically. While the level of ideology is analyzed paradigmatically. The results of this study indicate that Siti is a radical (a radical-cultural that also radical-libertarian). This can be seen through the elements of radicalism represented by Siti. These elements appear at the level of Reality, Representation, and Ideology. Siti is a manifestation of the representation of women that appears in Indonesian movies produced after reformation. As an active woman, she is able to escape the objectification of men, and able to become a subject whose can determine her own life. Siti's courage was not only shown when she appeared masculine and served as the main economic support of her family. However, Siti's courage was also displayed through her emphasis on feminine values in the community. Through emphasizing these feminine values, Siti scheming against her weaknesses as a woman who is in a patriarchal culture.
PARTICULAR OTHERS DAN PEER GROUP TEACHING PRIO UTOMO DALAM PROSES MEMOTIVASI PRIA UNTUK BERVASEKTOMI Dwinda Sekar Andrea; Sri Budi Lestari
Interaksi Online Vol 7, No 1: Januari 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.825 KB)

Abstract

Family planning is initiated by the government to control birthrate and improve people’s quality of life. It targets both women and men, but in fact there has been an imbalance participation between both genders. The less participation of men and stigmas in the society about vasectomy backgrounds this research. Prio utomo is a community based acceptor supprting group, created by the government, whose mission to motivate, educate and inspire people, so there will be no more stigmas towards vasectomy. This research desscribes how particular others and Prio Utomo in the process of motivation men to do vasectomy. Using case study as a research method, this research took place in Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Central Java, Indonesia, where the local Prio Utomo is one of the most successful and active compared to other regions. Analysis result based on Theory of Planned Behavior shows that several informants were motivated by the urge to provide a better life for their family and the raising concern about the wife’s health. More to that, Prio Utomo itself has been motivating men using both personal and interpersonal approach. According to Persuassive Communicaton Theory, motivating activity conducted by Prio Utomo is actually using two dominant appeal that is psychological appeal—in which is achievement motive—and credibility appeal. This research also found the fact that people in Kecamatan Getasan are very heterogeneous and have high level of tolerance. A high tolerance level initiates such an open atmosphere, as of this characteristic don’t allow stigmas to grow and affect people’s decision on family planning. The finding is also a uniqueness for this research. The result of this research shows that Prio Utomo's activities have contributed a significant role in promoting vasectomy. Yet support from government's family planning institution is imperative to ensure the sustainability of this program. Hence during such an awareness and motivation process, the motivator should consider using more interpersonal approach.

Page 2 of 2 | Total Record : 15