cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Department of Naval Architecture
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jurusan Teknik Perkapalan yang berisi artikel karya ilmiah mahasiswa program Sarjana Teknik Perkapalan universitas Diponegoro
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014): April" : 5 Documents clear
Studi Perancangan Sistem Konstruksi Kapal Liquified Natural Gas (LNG) 30.000 CBM Zamzamil Huda
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 2 (2014): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.817 KB)

Abstract

Sering kali dalam perancangan dan pembuatan kapal baru mengalami kelebihan dan pengurangan berat konstruksi kapal. Akibatnya berpengaruh pada biaya pembuatan kapal itu sendiri, maka untuk mengurangi penggunaan biaya yang sangat tinggi bisa dilakukan dengan cara memperbaiki kualitas desain. Pada penelitian sebelumnya telah dibuat desain hullform kapal LNG 30.000 CBMyang sesuai dengan karakteristik di perairan Indonesia, tetapi kapal tersebut belum memiliki  sistem konstruksi. Berdasarkan kondisi ini, penelitian difokuskan pada desain sistem konstruksi  kapal LNG 30.000 CBM. Metode elemen hingga dilakukan  untuk analisis teknis terhadap kekuatan dari desain yang diusulkan  yaitu  desain dengan jarak gading 0,6 m dan 0,8 m. MSC Patran digunakan untuk membuat model elemen hingga serta menentukan berat konstruksi dari kedua desain. Berdasarkan hasil analisis kedua desain yang diusulkan, desain dengan jarak gading  0,8 m memiliki berat konstruksi lebih ringan serta memiliki tegangan maksimum yang lebih rendah dibandingkan desain dengan jarak gading  0,6 m. Namun berdasarkan kriteria regulasi, kedua desain yang diusulkan layak dan aman untuk digunakan sebagai alternatif sistem konstruksi pada kapal LNG 30.000 CBM.
PERANCANGAN KAPAL UNTUK MENUNJANG PARIWISATA DIPERAIRAN KEDUNG OMBO, GROBOGAN, JAWA TENGAH Muhamad Munir Amin; Kiryanto Kiryanto; Ari Wibawa Budi Santosa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 2 (2014): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.342 KB)

Abstract

Waduk Kedungombo merupakan waduk yang berada di wilayah Kabupaten Grobogan tepatnya di Kecamatan Geyer, Desa Rambat, yang memiliki potensi pariwisata yang sangat besar sebagai wahana rekreasi yang berbasis alam.  Berbagai aktivitas menarik bisa dilakukan oleh para wisatawan di waduk kedung ombo, antara lain menikmati keindahan panorama, memancing ikan, berbelanja di pasar ikan, dan berpetualang dengan perahu motor.Dalam  melaksanakan penelitian ini dilakukan beberapa tahapan perancangan yaitu membuat rencana garis, rencana umum, analisa hidrostatik, stabilitas kapal, analisis olah gerak kapal dan pemilihan peralatan kapal  dan motor induk berdasarkan hasil perhitungan daya motor sesuai dengan hambatan yang dialami.  Perancangan Kapal wisata ini menggunakan metode perbandingan.Ukuran utama yang dihasilkan dari perhitungan di dapatkan Loa: 11,16  m, B: 3,00 m, T: 0,60 m, H: 1,80 m, Cb: 0,63.  Kapal ini menggunakan sebuah mesin diesel Outboard  dengan daya yang dihasilkan sebesar 20.5 HP.  Berdasarkan hasil analisa di dapatkan nilai hambatan sebesar 3,54 KN pada Vmax 7 knot.  Pada tinjauan stabilitas, hasil analisa menunjukkan nilai GZ dan periode oleng terbesar terjadi saat kapal pada kondisi kosong, dan nilai MG terbesar terjadi pada saat kapal muatan penuh dan memiliki periode oleng  3 - 4 detik.  Pada tinjauan olah gerak, kapal ini memiliki olah gerak yang baik terbukti tidak terjadi deck wetness pada gelombang slight water
PERANCANGAN KAPAL BULK CARRIER 6200 DWT UNTUK RUTE PELAYARAN JAKARTA - PALNGKARAYA Ponco Bagio Pamungkas; Samuel Samuel; Imam Pujo Mulyatno
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 2 (2014): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.599 KB)

Abstract

Indonesia merupakan suatu wilayah kepulauan yang menjembatani dua benua yaitu Australia di sebelah selatan dan Asia di sebelah utara. Hal ini menjadikan wilayah perairan Indonesia sebagai jalur pelayaran yang sangat strategis. Ditambah lagi dengan kekayaan mineral yang terkandung di Indonesia berupa hasil tambang seperti batu bara, emas, bijih besi dan masih banyak lagi, dimana material-material tersebut termasuk dalam jenis muatan curah. Tentu saja hal tersebut membutuhkan sarana pendistribusian yang mumpuni serta dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat secara umum. Namun faktanya jumlah armada laut di Indonesia yang melayani kebutuhan pengangkutan muatan curah masih sangat sedikit.Dari hal-hal tersebut di atas, dalam penelitian ini merancang kapal curah (bulk carrier) yang sesuai dengan kebutuhan sarana transportasi armada laut di Indonesia. Perancangan ini menitikberatkan kepada keunggulan kapal curah (bulk carrier) dari kapal-kapal yang sudah ada. Dalam melaksanakan penelitian ini dilakukan beberapa tahapan perancangan yaitu membuat rencana garis, rencana umum, analisa hidrostatik, analisa hambatan kapal, stabilitas kapal, dan motor induk berdasarkan hasil perhitungan daya motor sesuai dengan hambatan yang dialami kapal.Dalam penelitan ini, didapatkan ukuran utama kapal LOA = 114,31 m,  LWL = 107,60 m, Lpp = 104,60m T = 6,50 m, H = 8,40 m, B = 15,80 m. Dari perhitungan hidrostatik, didapatkan displacement = 8615 ton, Cb = 0,76. Pada perhitungan stabilitas, hasil menunjukkan kapal bulk carrier mempunyai stabilitas yang baik karena titik M berada diatas titik G pada semua kondisi. Kemudian pada gambar rencana umum, kapal bulk carrier memiliki ruang muat  yang dapat menampung muatan sekitar 6058,658 ton. Hambatan yang dialami kapal bulk carrier pada kecepatan 12,5 knots (efisiensi 65%) sebesar 169,21 kN dan membutuhkan daya mesin induk 2244,93 HP
PERANCANGAN KAPAL CONTAINER 9000 DWT RUTE SURABAYA – BANJARMASIN Rizal Aripin; Samuel Samuel; Wilma Amiruddin
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 2 (2014): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.446 KB)

Abstract

Seiring dengan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka berkembanglah suatu sistem yang efektif dan efisien untuk pengangkutan barang melalui laut.Yaitu dengan sistem container. Adanya sistem container ini maka pengangkutan barang melalui laut lebih berdaya guna sehingga apa yang diharapkan konsumen dapat terwujud, yaitu hemat biaya dan waktu, keamanan terjamin serta daya muat lebih banyak. Oleh karena itu sistem container menjadi pilihan utama di setiap Negara untuk pengangkutan barang melalui laut.Petikemas (container) adalah suatu kemasan yang dirancang secara khusus dengan ukuran tertentu, dapat dipakai berulang kali, dipergunakan untuk menyimpan dan sekaligus mengangkut muatan yang ada di dalamnya. Filosopi dibalik dibalik petikemas ini adalah adanya kemasan yang terstandar yang dapat dipindah-pindahkan ke berbagai moda transportasi laut dan darat dengan mudah seperti kapal laut, kereta api, truk atau angkutan umum lainnya sehingga transportasi ini efisien, cepat , aman dan memungkinkan dipindahkan dari pintu ke pintu atau (door to door). Sebagai Negara maritime yang mempunyai daerah perairan yang cukup luas, Indonesia tentunya memerlukan sarana transportasi kapal yang cukup menjankau pulau-pulau dan menghubungkan daratan satu kedaratan yang lainnya.Disinilah peran kapal sangat dibutuhkan, tidak hanya sebagai sarana transportasi namun juga untuk sistem pertahanan di wilayah perairan Indonesia.Latar belakang Indonesia sebagai Negara kepulauan sudah menjadi alasan yang kuat kenapa dunia perkapalan perlu dikembangkan di Indonesia.Belum lagi kekayaan alam (tambang dan energi) yang begitu melimpah tentunya membutuhkan sarana angkut yang memadaiDalam  melaksanakan penelitian ini dilakukan beberapa tahapan perancangan yaitu perhitungan ukuran utama, membuat rencana garis, rencana umum, analisa hidrostatik, dan stabilitas kapal Serta pemilihan peralatan kapal  dan motor induk berdasarkan hasil perhitungan daya motor sesuai dengan hambatan yang dialami kapal.Ukuran utama yang dihasilkan dari perhitungan adalah Loa: 128.4  Lpp: 120 m, Lwl: 122,72 m, B: 20 m, , T: 7 m, H: 9.5 m. Dari hasil hidrostatik, kapal container ini mempunyai displacement 12242 Ton, Cb 0,71, LCB 60.2 m. Pada tinjauan stabilitas, hasil menunjukkan kapal stabil, karena titik M diatas titik G.. Pada tinjauan gambar rencana umum, kapal container memiliki space yang cukup untuk mempermudah proses bongkar muat. Kapal Container ini menggunakan 1 buah mesin penggerak kapal dengan daya 5440 HP
DESAIN PALKA KAPAL IKAN YANG EFISIEN GUNA MELAYANI KEBUTUHAN PELAYARAN DI DAERAH ZONA EKONOMI EKSKLUSIF Furkanudin, Furkanudin; Amiruddin, Wilma; Budi S, Ari Wibawa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 2 (2014): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.729 KB)

Abstract

Persoalan overcapacity yang terjadi di dunia usaha perikanan tangkap, memberikan beberapa persoalan yang cukup pelik, menimbulkan keterpurukan dan kemiskinan pada nelayan tradisional. Persoalan yang mengemuka selain persoalan krisis sumberdaya perikanan juga persoalan bagaimana mengatasi jumlah kapal ikan yang melebihi batas kemampuan atau daya dukung sumberdaya perairannya. Jumlah kapal terbesar dan beroperasi disekitar pesisir pantai adalah kapal dengan ukuran berkisar 30GT kebawah. Jumlah kapal tersebut dapat mencapai 80% dari jumlah total kapal diseluruh Indonesia. (SPTI 2008). Untuk menghindari kondisi ini, maka kapal tersebut seharusnya diarahkan untuk dapat berlayar dengan jarak jelajah lebih jauh, yaitu masuk pada daerah ZEE.Untuk keperluan  tersebut diperlukan adaptasi yang mengkondisikan daya jelajah dan kapasitas penyimpanan yang memadai. Daya simpan kapal pembanding dianalisis melalui  metode : Cubic Number Methode, dan Multiplier Factor for Hold Volume. Ukuran kapasitas palka yang efisien sebagai hasil dari penelitian ini adalah menggunakan metode cubic number dengan nilai efisiensi 0.54, hasil tersebut didapat setelah penambahan mesin refrigerasi sebesar 75 kw pada pengurangan ½ massa es. Hasil perhitungan ekonomi didapat  payback period =1.16 tahun.

Page 1 of 1 | Total Record : 5