cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012" : 13 Documents clear
ANALISA PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN BERDASARKAN KOMPETENSI SPENCER Raditya Rahman; Rani Rumita; Diana Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan pemakaian tenaga listrik bukan hanya dari segi kuantitas dan kontinuitas, tetapi juga mencakup kebutuhan akan mutu pelayanan. Salah satu usaha PT PLN (Persero) untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah melakukan perbaikan sarana dan sistem pengaturan jaringan distribusi tenaga listrik. Sistem pengaturan jaringan distribusi tenaga listrik dilaksanakan oleh suatu unit organisasi area di lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi, yaitu Area Pengatur Distribusi (APD) , namun dalam pelaksanaan pekerjaannya, PT. PLN (Persero) APD Semarang masih terdapat program program yang belum sesuai denga target yang telah ditetapkan. Spencer melakukan penelitian mengenai kompetensi terhadap 200 lebih pekerjaan dan menemukan 286 model kompetensi yang muncul dari penelitian tersebut. Dalam tiap  model terdapat 80-98%  yang menunjukan perilaku yang diklasifikasikan menjadi 20 kompetensi. Sehingga kompetensi hasil penelitian Spencer.tersebut dapat digunakan untuk mendiagnosis perilaku secara menyeluruh yang mendasari karyawan menyebabkan hasil  suatu pekerjaan Model kompetensi Spencer tersebut akan digunakan untuk mengetahui kebutuhan kompetensi suatu pekerjaan dalam bentuk indikator, yang diolah menggunakan Analityc Hierarchy Process (AHP). Setelah diketahui bobot kepentingannya, pengukuran kinerja dilakukan dengan Objective Matrix (OMAX) untuk mengetahui nilai pencapaian kinerja tiap indikator. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja yang masih kurang   dilihat dari perilaku yang mendasarinya atau dinamakan kompetensi. Dari hasil pengolahan dan analisa kinerja dapat diketahui bahwa kelompok yang paling berpengaruh terhadap kesuksesan hasil pekerjaan adalah berprestasi dan tindakan, karena memiliki bobot  kepentingan terbesar dan indkator dalam kelompok tersebut ada yang termasuk dalam kategori“buruk” (dalam skala 10) yaitu motivasi dalam bekerja. Perusahaan harus meningkatkan kompetensi berprestasi dan tindakan dengan indikator motivasi dalam bekerja sehingga dalam beberapa waktu kedepan, nilai pencapaian kinerja perusahaan dapat masuk dalam kategori “baik”. Namun juga memperhatikan kompetensi lainnya yang berkategori sedang juga mempertahankan kompetensi yang telah berkagori baik.
ANALISIS PENGARUH LAMA JAM KERJA PERAWAT ICU TERHADAP TINGKAT KESALAHAN DALAM UPAYA MEMINIMASI HUMAN ERROR (STUDI KASUS R.S XYZ SEMARANG) Hilda Winandita; PURNAWAN ADI WICAKSONO
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK R.S XYZ Semarang, merupakan rumah sakit yang menjadi rujukan pasien ICU dalam lingkup Jawa Tengah.  Selain memiliki peralatan medis yang canggih, R.S tersebut juga didukung oleh tenaga medis yang dituntut untuk menangani pasien ICU dengan sangat baik, termasuk perawat ICU yang dituntut untuk merawat pasien tanpa kesalahan sedikitpun. Sayangnya, tuntutan tersebut belum didukung dengan sistem kerja yang baik bagi para perawatnya, dimana masih terdapat banyak sekali perawat yang harus bekerja lebih dari jam kerja yang telah dijadwalkan. Hal tersebut dapat menimbulkan beban kerja berlebih serta menurunnya tingkat kewaspadaan yang dapat berakibat pada terjadinya human error, sehingga dapat membahayakan pasien, maka dilakukan  uji regresi dengan multiple mediator antara lama jam kerja terhadap tingkat kesalahan melalui variabel mediasi beban kerja fisik, mental, dan tingkat kewaspadaan (=0.05; kepercayaan= 95%). Hasil pengujian menunjukkan bahwa beban kerja fisik (CI 95% = 0.3035 – 1.3101) dan beban kerja mental (CI 95% = 0.2299 – 0.7945) merupakan variabel yang memediasi secara signifikan dalam pengaruh lama jam kerja terhadap tingkat kesalahan. Kemudian dilakukan uji post hoc berdasar kedua variabel tersebut, sehingga diketahui lama jam kerja kritis berdasarkan beban kerja fisik dan mental yaitu ketika perawat ICU bekerja selama 15 jam dan 11 jam, yang berarti lama jam kerja maksimal untuk meminimasi kesalahan adalah 8 jam. Adanya peningkatan kesalahan seiring bertambahnya lama jam kerja serta hasil wawancara kepada perawat ICU yang menyatakan banyaknya tugas yang harus dikerjakan ketika merawat pasien, mengindikasikan adanya potensi terjadinya human error pada perawat ICU yang harus diminimasi agar tidak berdampak buruk pada keselamatan pasien. Upaya minimasi human error yang dilakukan menggunakan metode HEART dan SHERPA, menunjukkan bahwa penyebab utama terjadinya potensi human error disebabkan karena tidak seimbangnya kapasitas yang dimiliki (perawat) dengan kapasitas yang dapat diterima (pasien), sehingga diperlukan penambahan jumlah perawat pada bagian ICU, penyediaan checklist untuk meminimasi kelalaian, serta diberlakukan kebijakan 8 jam kerja/shift.  
Analisa Pengaruh Human Error Pada Produktivitas dengan Menggunakan Metode SHERPA (Systematical Human Error Reduction and Prediction Approach) Theo Agri Ramaditya; Purnawan Adi Wicaksono
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cacat produk merupakan suatu masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan yang bergerak di bidang industri. Cacat produk ini biasanya disebabkan oleh banyak hal, dari material, mesin, manusia dan banyak lagi. Operator merupakan suatu bagian essensial yang sangat dibutuhkan dalam suatu sistem, oleh karena itu mereka dianjurkan dapat bekerja dengan baik. Human error yang menyebabkan kegagalan sistem sangat bervariasi dari prosedur yang tidak tepat, kesalahan operasional, kesalahan perawatan dan kesalahan membaca instrument. Untuk menyelesaikan masalah di atas maka dipergunakan beberapa metode yaitu diagram pareto yang dipergunakan untuk mencari jenis cacat yang paling berpengaruh, fish bone diagram untuk mencari faktor human error yang berpengaruh dan untuk menyelesaikan masalah human error dipergunakan metode SHERPA, Dari diagram pareto ditemukan cacat dari dua departemen, yaitu pada departemen cor terdapat cacat kotor, gores, bentuk berubah dan lubang, kemudian pada departemen CNC terdapat cacat kawa, sling, dan gas. Dari diagram pareto kemudian dengan menggunakan fish bone dicari faktor yang mempengaruhi dan didapat dua faktor utama yaitu pada manusia dan mesin. Untuk faktor manusia dipergunakan metode SHERPA yang kemudian diberikan rekomendasi yaitu pengecekan dengan sampel, prosedur yang terperinci dan beberapa pelatihan. Untuk bagian mesin diberikan stabilizer.

Page 2 of 2 | Total Record : 13


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue