cover
Contact Name
Muhamad Sahiddin
Contact Email
jurnaljktp@gmail.com
Phone
+6281342494099
Journal Mail Official
msahiddin@gmail.com
Editorial Address
Jalan Padang Bulan II, Hedam, Distrik Heram, Kota Jayapura
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Tropis Papua
ISSN : -     EISSN : 26545756     DOI : https://doi.org/10.47539
Core Subject :
Peer-reviewed, open-access journal publishing original research articles, systematic reviews, and nursing case studies in the field of nursing science and practice. Scientific coverage focuses on tropical nursing, with an emphasis on malaria, tuberculosis, dengue fever, and other neglected tropical diseases, as well as all fundamental fields of nursing practice in eastern Indonesia and similar tropical settings.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "vol 3, no 2 (2020)" : 4 Documents clear
BEDA TINGKAT PENGETAHUAN SISWA KELAS XI SMA YAPIS BIAK SEBELUM DAN SETELAH EDUKASI KOMPLIKASI PENYAKIT SOSIAL TERHADAP KEJADIAN HIV/AIDS DI BIAK NUMFOR La Jumu
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v3i2.106

Abstract

Edukasi komplikasi penyakit sosial terhadap kejadian HIV ADIS melalui siswa SMTA adalah merupakan upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit sosial dan juga komplikasinya terhadap kejadaian HIV AIDS, agar generasi muda siswa SMTA mengetahui secara dini, cara pencegahan kedua penyakit tersebut karena kondisinya, telah meresahkan masyarakat dengan bentuk kejadian berupa kesakitan dan kematian, makin hari, makin tahun semakin bertambah dan menimpah seluruh lapisan masyarakat dari bayi balita sampai kakek nenek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan sebelum dan setelah edukasi penyakit sosial terhadap kejadian HIV AIDS dengan, 36 responden., dianalisis berdasarkan tingkat pengetahuan dengan cara mengisi soal pretest dan post test. Penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel secara Propotive sampling pada populasi 50 siswa dan teknik penetapan responden secara acak , didapat 36 responden, dengan jenis uji statistik Wilcoxon. Nilai Wilcoxon Signed Ranks Test di Asymp Sig. (2-tailed) adalah (Z hitung P = 0,000) kurang dari (Z tabel P value < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (Z hitung P = 0,000) sebelum dan setelah edukasi komplikasi penyakit sosial terhadap kejadian HIV AIDS pada siswa SMTA, jadi saran edukasi komplikasi penyakit sosial dengan komplikasi HIV AIDS dapat dikembangkan terus dengan harapan remaja dapat mengetahui secara dini cara mencegah diri dari penyakit sosial dan komplikasinya terhadap HIV AIDS.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR BAYI DI DISTRIK WALELAGAMA KABUPATEN JAYAWIJAYA Suningsih Suabey
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v3i2.123

Abstract

Anak merupakan masa depan bangsa yang berhak atas pelayanan kesehatan secara individu. Anak memerlukan asupan gizi yang baik, kasih sayang, penanaman nilai agama dan budaya serta upaya pencegahan penyakit seperti pemberian imunisasi.Mengacu pada uraian latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penilitian yang berkaitan dengan hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar bayi di Distrik Walelagama Kabupaten Jayawijaya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Distrik Walelagama Kabupaten Jayawijaya pada bulan Maret sampai Juni 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi berumur > 10 bulan dan < 15 bulan yang berada di Distrik Walelagama sebanyak 99 orang. Perhitungan besar sampel dilakukan dengan menggunakan total sampling. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan rendah (58,6%), sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (53,5%), dan sebagian besar responden tidak melakukan imunisasi dasar lengkappada bayinya (66%). Berdasarkan hasil analisis data dengan uji statistik chi-squere terlihat bahwa nilai signifikansi sig (2-tailed) 0,00
PEMBATASAN SOSIAL DIPERLUAS DAN DIPERKETAT (PSDD) DALAM PENCEGAHAN PENULARAN COVID 19 DI KABUPATEN KEEROM, PAPUA: BAGAIMANA DAMPAKNYA TERHADAP BIDANG PENDIDIKAN DAN SOSIAL? Rosmin Mariati Tingginehe
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v3i2.154

Abstract

Peningkatan kasus covid 19 di Kabupaten Keerom menyebabkan pemerintah memberlakukan pembatasan social diperluas dan diperketat (PSDD) untuk memutus rantai penularan covid 19. Kondisi ini telah menekan berbagai sector termasuk pendidikan, sosial dan budaya, pertumbuhan ekonomi yang semakin meluas, termasuk di sektor pangan dan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui dampak pemberlakuan pembatasan social diperluas dan diperketat pada kehidupan social masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi yang dilaksanakan di Kabupaten Keerom pada bulan Mei – Juli 2020. Pengumpulan data dilakukan melakukan wawancara mendalam, pengamatan dan telaah dokumen. Informan penelitian berjumlah 12 orang yang dipilih menggunakan prosedur purposive. Analisis data kualitatif dilakukan untuk mencari makna fenomena sejak pengambilan data di lapangan. Hasil penelitian menunjukan terjadi transformasi penyelenggaraan pendidikan, yaitu perubahan kegiatan belajar mengajar dari tatap muka menjadi pembelajaran secara daring. Siswa hanya mengikuti pembelajaran dengan memperhatikan layar gadget atau laptop yang digunakan sebagai media belajar. Terjadi kegagapan hubungan social yang diakibatkan oleh berkurangnya kebiasaan interaksi ketika bertemu seperti berjabat tangan. Hajatan yang melibatkan banyak orang tidak bisa dilakukan sehingga mengurangi pertemuan masyarakat. Perubahan protocol terjadi pada fasilitas kesehatan untuk mengurangi potensi penularan. Masyarakat telah menjadikan penggunaan masker dan menjaga
DUKUNGAN KELUARGA DALAM KUNJUNGAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SENTANI, JAYAPURA Nurmah Rachman; Dian Irawati Rusman
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v3i2.155

Abstract

Kematian ibu dapat dicegah dengan menerapkan antenatal care secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan antenatal care pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sentani, Jayapura pada bulan Februari 2020. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sentani dengan jumlah sampel sebesar 111 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan subjek penelitian adalah ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data uji chi square dengan tingkat kemaknaan α

Page 1 of 1 | Total Record : 4