cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
+6281390576830
Journal Mail Official
jurnalbiologi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akademika Biologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26219824     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Akademika Biologi diterbitkan oleh Departemen Biologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang. Jurnal ini sebagai media publikasi hasil karya ilmiah lulusan S1 Departemen Biologi. Jurnal Akademika Biologi menerima artikel-artikel yang berhubungan dengan bidang ilmu biologi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 Januari 2021" : 5 Documents clear
Perbandingan Keanekaragaman dan Kelimpahan Insekta pada Sawah Organik dan Sawah Semi Organik di Sekitar Danau Rawa Pening, Ambarawa Widya Zeki Ravelia; Jafron Wasiq Hidayat; Mochamad Hadi
Jurnal Akademika Biologi Vol. 10 No. 1 Januari 2021
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.7 KB)

Abstract

Serangga merupakan biota asosiasi paling banyak di habitat persawahan, dapat berperan sebagai hama, predator ataupun musuh alami di suatu ekosistem pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman , dominan, kelimpahan dan pengaruh faktor fisik lingkungan terhadap keragaman serangga pada sawah organik dan sawah semi organik. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali. Setiap pengambilan sampel menggunakan metode, yaitu sweep net dan di analisi dengan indeks keanekaragaman jenis Shannon Wiener dan indeks kelimpahan. Hasil penelitian menunjukkan jumlah individu dan jumlah jenis yang didapatkan pada sawah organik lebih tinggi dibandingkan sawah semi organik. Serangga yang dominan ditemukan, yaitu Archimantis latistyla, Paranaemia vittigera, Oxyus chinensis, Leptosia acuta Keragaman jenis serangga pada sawah organik dan sawah semi organik termasuk dalam kategori sedang yaitu pada sawah organic 2,046 sedangkan pada sawah semi organic 2,047. Indeks kemerataan serangga sawah organik yaitu o,79 dan sawah semi organik 0,93 termasuk dalam kategori merata Indeks kesamaan antara kedua lahan pengambilan sampel menunjukkan tingkat kesamaan yang berbeda. Faktor fisik lingkungan seperti kelembaban udara 70%-85% suhu udara 22oC kecepatan angin 10m/s dan intensitas cahaya matahai 4 dapat berpengaruh terhadap aktivitas serangga di lahan penelitian.
Uji Bakteriologis Air Kemasan dengan Metode Most Probable Number (MPN) pada Sistem Quanti-Tray di PDAM Tirta Gemilang, Kabupaten Magelang Sofatun Misrofah; Susiana Purwantisari
Jurnal Akademika Biologi Vol. 10 No. 1 Januari 2021
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.102 KB)

Abstract

Air merupakan senyawa yang sangat penting bagi kehidupan baik manusia, hewan, tumbuhan maupun mikroorganisme. Air minum dalam kemasan adalah air minum yang telah diproses, dikemas dan diminum langsung tanpa dimasak. Oleh sebab itu, perusahaan air minum selalu memeriksa kualitas produknya sebelum didistribusikan pada masyarakat dan sesuai dengan persyaratan kualitas air minum. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk untuk mengetahui kualitas air minum kemasan yang di produksi oleh PDAM Tirta Gemilang Kabupaten Magelang berdasarkan uji bakteriologis menggunakan sistem Quanti-Tray dan didukung dengan uji fisik serta uji kimia. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan lima sampel yaitu air baku, air proses, air kemasan cup, air kemasan botol, dan air kemasan galon. Sampel air di uji secara bakteriologis menggunakan sistem Quanty-Tray yang didukung uji fisik dan uji kimia. Hasil penelitian menunjukkan hanya air kemasan cup yang memenuhi standar yang direkomendasikan Menteri Kesehatan sebagai air minum. Sementara itu, air kemasan botol dan air kemasan galon tidak memenuhi kriteria sebagai air minum karena terdapat bakteri Coliform.
Kelimpahan dan Keanekaragaman Serangga pada Sawah Organik dan Konvensional di Sekitar Rawa Pening Deni Elisabeth; Jafron Wasiq Hidayat; Udi Tarwotjo
Jurnal Akademika Biologi Vol. 10 No. 1 Januari 2021
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.543 KB)

Abstract

Serangga merupakan hewan yang memiliki jumlah terbesar di bumi, sehingga dengan dominasi tersebut menjadikan serangga sebagai penyambung kebutuhan dalam siklus energi dengan berbagai peran yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui kelimpahan dan keakaragaman serangga pada sawah organik dan sawah konvensional di sekitar Rawa Pening, mengetahui jenis serangga pada sawah padi organik dan sawah konvensional di Rawa Pening dan untuk mengetahui kondisi faktor lingkungan yang mempengaruhi kelimpahan dan keanekaragaman serangga di sawah organik dan sawah konvensional. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali.Pengambilan sampel menggunakan metode sweep net dan di analisi dengan indeks keanekaragaman jenis Shannon Wiener dan indeks kelimpahan. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu jumlah individu pada sawah organic individu lebih tinggi (52 individu) dibandingkan dengan sawah konvensional (46) individu) dan pada jumlah jenis sawah organik lebih rendah dibandingkan dengan sawah konvensional. Serangga yang dominan pada sawah organik yaitu Archimantis, Kosciuscola, Conocephalus, Axion, Pantala, Acisoma dan Leptocorisa. Keanekaragaman pada sawah organik dan konvensional termasuk kategori sedang yaitu pada sawah pada sawah organik 2,04 dan sawah konvensional 2,40, mengindikasikan kestabilan lingkungan yang sedang. Indeks kemerataan pada sawah organik yaitu 0,79 dan pada sawah konvensional 0,88 yang termasuk dalam kategori merata. Faktor fisik lingkungan seperti kelembaban udara 80-95 %, kecepatan angin 10-15m/s, pada temperature udara 20-22˚C dan pada intensitas cahaya matahari 5; masih sesuai bagi aktivitas serangga di lahan persawahan.
Pengaruh Serbuk Kunyit dan Kurkumin terhadap Kualitas Spermatozoa Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberi Pakan Hiperlipid Retno Winarti; Tyas Rini Saraswati; Silvana Tana
Jurnal Akademika Biologi Vol. 10 No. 1 Januari 2021
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.155 KB)

Abstract

Kunyit merupakan salah satu tanaman rempah yang umum digunakan sebagai obat. Salah satu senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan serta anti-inflamasi dalam kunyit yaitu kurkumin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh serbuk kunyit maupun kurkumin terhadap kualitas spermatozoa tikus putih yang diberi pakan hiperlipid. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan 25 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dan 5 ulangan. Kelompok perlakuan meliputi kontrol (C0), diberi pakan hiperlipid (C1), diberi pakan hiperlipid dan kurkumin 1,35 mg/200gBB/hari (C2), diberi pakan hiperlipid dan serbuk kunyit 200 mg/200gBB/hari (C3), dan diberi pakan hiperlipid dan simvastatin 0,18 mg/200gBB/hari (C4). Parameter yang diukur meliputi jumlah spermatozoa, persentase morfologi spermatozoa normal, serta deskrisi abnormalitas morfologi spermatozoa. Data kuantitatif hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan bermakna (P < 0,05) pada jumlah spermatozoa dan persentase spermatozoa normal tikus putih yang diberi pakan hiperlipid selama 56 hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian kurkumin maupun serbuk kunyit dapat meningkatkan kualitas spermatozoa tikus putih yang diberi pakan hiperlipid, dengan kurkumin memberi pengaruh lebih baik dibandingkan serbuk kunyit.
Keanekaragaman Jenis Penyusun Vegetasi Riparian Bagian Hulu Sungai Panjang Kabupaten Semarang Moonica Dwi Ristawan; Murningsih Murningsih; Jumari Jumari
Jurnal Akademika Biologi Vol. 10 No. 1 Januari 2021
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.655 KB)

Abstract

Sungai Panjang merupakan salah satu sungai di Kabupaten Semarang dan bermuara ke danau Rawa Pening. Bagian hulu Sungai Panjang melewati Desa Duren di kecamatan Bandungan. Vegetasi riparian merupakan vegetasi yang berada di tepian sungai dan berfungsi dalam menjaga ekosistem riparian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis penyusun vegetasi riparian pada hulu Sungai Panjang dan mengetahui kondisi faktor lingkungan bagian hulu Sungai Panjang. Penelitian dilakukan di kecamatan Bandungan dan Laboratorium Ekologi dan Biosistematik Biologi Undip. Penelitian dilakukan dengan melakukan sampling dengan metode plot dalam 3 stasiun pengamatan, masing-masing stasiun diamati dalam 6 plot. Plot ukuran 10 x 10 m untuk pohon, plot ukuran 5 x 5 m untuk perdu dan plot ukuran 1 x 1 m untuk herba. Pengamatan meliputi nama jenis dan jumlah individu tiap plot tiap stata tumbuhan Hasil yang didapatkan kemudian diidentifikasi dan dihitung keanekaragamannya dengan indeks Shannon-Wiener. Hasil yang didapatkan pada tingat pohon ditemukan 9 spesies dari 8 famili, pada tingkat semak ditemukan 10 spesies dari 9 famili, pada tingkat herba ditemukan 11 spesies dari 8 famili. Indeks keanekaragaman (H’) tertinggi untuk habitus pohon terdapat pada lokasi stasiun 3 yaitu 1,03, (H’) tertinggi untuk habitus semak perdu terdapat pada stasiun 3 yaitu 1,62, (H’) tertinggi untuk habitus herba terdapat pada stasiun 2 yaitu 1,84.

Page 1 of 1 | Total Record : 5