cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Oceanography
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Oseanografi diterbitkan oleh Program Studi Oseanografi, FPIK, Undip. Jurnal ini digunakan untuk menerbitkan jurnal-jurnal karya lulusan S1 Oseanografi Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2014)" : 30 Documents clear
Luas Area Genangan Banjir Pasang Pada Kawasan Pemukiman di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak – Provinsi Jawa Tengah Nurdiansyah, Ryan; Subardjo, Petrus; Helmi, Muhammad
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3099.045 KB)

Abstract

Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak merupakan daerah yang sering terjadi banjir pasang pada kawasan pemukiman. Banjir pasang menggenangi daerah-daerah yang mempunyai ketinggian daratan sejajar dengan muka air laut atau lebih rendah dengan muka air laut. Salah satu daerah yang sering terjadinya banjir pasang adalah DesaSriwulan, Desa purwosari, Desa Sidogemah, Desa Tugu, Desa Surodadi, Desa Gemulak, Desa Bedono dan Desa Timbul Sloko. Hal ini diduga karena disebabkan karena terjadinya pasang surut tinggi tertinggi atau HHWL (High Highest Water Level) di wilayah tersebut, sehingga diperlukan suatu tindakan untuk menanggulangi maupun mengurangi dampak yang ditimbukan oleh hal tersebut.            Tujuan penelitian ini adalah mengetahuii kenaikan pasang surut  tinggi tertinggi dari setiap tahunya dari data nilai HHWL tertinggi setiap bulannya dalam satu tahun dengan pengolahan data menggunakan metode admiralty dari tahun 2004-2013 serta tipe pasang surut di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak dan Melakukan pemetaan luas area genangan dan luas kawasan pemukiman pada area genangan banjir pasang di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat eksploratif yaitu  bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau status fenomena. Penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang situasi dan kondisi secara lokal dan hasilnya tidak dapat digeneralisasikan untuk waktu dan tempat yang berbeda. Selain itu perlu diketahui faktor-faktor penyebab banjir pasang di wilayah tersebut. Data utama yang dibutuhkan adalah data pasang surut, Digital Elevation Model (DEM), titik verifikasi banjir pasang pada kawasan pemukiman,peta tata guna lahan Kabupaten Demak tahun 2008 dan peta rupabumi tahun 2001. Berdasarkan hasil dari penelitian ini diketahui bahwa luas genangan banjir pasang yang terjadi di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak pada tahun 2013 adalah 1.938, 42 ha dan luas kawasan pemukiman pada area genangan sebesar 140,05 ha.Laju kenaikan Pasang surut tinggi tertinggi (HHWL) High highest Water Level dari tahun 2004 sampai tahun 2013 adalah  sebesar 13.63 dan nilai HHWL tertinggi yang digunakan untuk membuat genangan banjir pasang dalam penelitian ini adalah bulan desember tahun 2013 sebesar 235.09 cm. Sedangkan Tipe pasang surut yang ada perairan Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak adalah campuran condong harian tunggal. Dengan nilai F (Bilangan Formhzal) sebesar 2,99 cm.
Penentuan Daerah Reklamasi dilihat dari Genangan Rob Akibat Pengaruh Pasang Surut di Jakarta Utara Yulianto, Veri; Subardjo, Petrus; Rochaddi, Baskoro
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1123.936 KB)

Abstract

Kota Jakarta Utara merupakan daerah yang strategis dimana terdapat beberapa sarana transportasi umum dan wilayah industri besar namun sangat disayangkan sekali daerah strategis tersebut sangat rentan sekali terjadi banjir rob akibat pengaruh pasang air laut karena wilayah Jakarta Utara yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui luasan wilayah yang tergenang akibat pengaruh pasang surut dan tinggi perencanaan reklamasi pada bulan Desember 2013 dan mengetahui tinggi perencanaan reklamasi pada tahun 2024 yang dilihat dari pasang air laut ditambah faktor kenaikan muka air laut dan penurunan tanah di Jakarta Utara. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi pengukuran lapangan dan analisis data menggunakan Spatial Analys Tools dan teknik Overlay. Hasil yang didapatkan adalah nilai pasang surut air laut tertinggi di Jakarta Utara pada bulan Desember 2013 168 cm,  mengakibatkan terjadinya genangan rob di 36 titik yang tersebar di 6 kecamatan yaitu, Kecamatan Penjaringan, Pademangan, Tanjung Priok, Koja, Kelapa Gading dan Cilincing di Jakarta Utara, dengan ketinggian genangan berkisar antara 22-52 cm dengan luas daerah sebesar 463.24 ha.Kenaikan muka air laut (Sea Level Rise) sebesar 0.708 cm/th dan  penurunan permukaan tanah (land subsidence) sebesar 4 - 14.3 cm/th yang mempunyai andil dalam perluasan genangan rob.  Perencanaan reklamasi yang dilakukan adalah dengan melakukan peninggian wilayah  yang tergenang sebesar 4.4-10.4 cm setelah ditambahkan nilai aman tanah sebanyak 20% diatas tinggi genangan pada tahun 2013, sedangkan tinggi perencanaan reklamasi pada tahun 2024 dengan HHWL (High Highest Water Level) mencapai 178.08 cm menyebabkan tinggi reklamasi di Kec. Penjaringan dan Tanjung Priok sebesar 264.31 cm, Kec Pademangan dan Koja sebesar 233.11 cm dan Kec Kelapa Gading dan Cilincing masing-masing  sebesar140.71 cm dan 171.91 cm. Reklamasi yang dilakukan di Jakarta Utara pada tahun 2024 dengan melihat pasang air laut yang mencapai ketinggian 178.08 cm yaitu sampai dengan elevasi ketinggian tanah 2 meter dan penurunan tanah sebesar 14.3 cm/th. Daerah dengan topografi paling rendah dan penurunan muka tanah paling besar mengakibatkan reklamasi yang dihasilkan semakin tinggi, agar dapat mencegah terjadinya genangan pada saat pasang air laut.
STUDI KONSENTRASI FOSPAT BIOAVAILABLE DAN KARBON ORGANIK TOTAL (KOT) DALAM SEDIMEN DI PERAIRAN BENTENG PORTUGIS, JEPARA Habibi, Mohamad Alimudin; Maslukah, Lilik; Wulandari, Sri Yulina
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.787 KB)

Abstract

Perairan Benteng Portugis, Jepara merupakan perairan yang terletak di pantai utara Pulau Jawa yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Aktivitas tersebut menghasilkan limbah domestik dan limbah pertanian yang terdistribusi ke perairansehingga mempengaruhi tingkat kesuburan dari perairan tersebut.  Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi fosfatbioavailable dan karbon organik total dalam sedimen perairan Benteng Portugis, Jepara. Pengambilan sampel sedimen dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober 2013. Sampel sedimen dianalisa untuk diketahui ukuran butir,konsentrasi fosfat dan kandungan karbon organik total. Parameter lingkungan yang diukur meliputi salinitas, suhu dan pH. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan program Arc GIS 10.1. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi fosfat berkisar antara 50,199 – 119,603 ppmdan karbon organik berkisar antara 10%-12%.Pola sebaran konsentrasi fosfat bioavailable dan karbon organik total dalam sedimen semakin ke arah laut akan semakin turun nilainya.
Sebaran Kandungan Bahan Organik Total di Perairan Muara Sungai Porong Kabupaten Sidoarjo Putri, Dany Hertanti; Yusuf, Muh.; Maslukah, Lilik
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.186 KB)

Abstract

Perairan muara sungai Porong, Sidoarjo termasuk ke dalam ekosistem pesisir yang banyak dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ekonomi, seperti industri, pemukiman, pertanian, dan tambak. Kegiatan tersebut akanberpotensi  meningkatkan beban masukan limbah yang mengandung bahan organik dan terbawa oleh aliran Sungai Porong hingga sampai ke muara sungai. Limbah organik tersebut akan menyebar ke berbagai arah dan pola sebaran yang terjadi akan dipengaruhi oleh pola arus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran kandungan bahan organik total pada saat surut.Materi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer bahan organik total dan arus. Data sekunder berupa peta bathimetri wilayah muara Sungai Porong, data arus dari BMKG, dan data kualitas perairan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, jumlah stasiun sebanyak 6 titik pada 3 kedalaman, dan pengambilan sampel dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2013. Analisis bahan organik total menggunakan metode titrimetri (SNI 06-6989.22-2004). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan program arcGIS 10 dan SMS 8.1, sehingga menghasilkan output berupa distribusi spasial dan permodelan arus. Sebaran kandungan bahan organik total di perairan Muara Sungai Porong, Sidoarjo pada kedalaman 0,2d berkisar antara 3,10 – 9,78 mg/l. Kemudian pada kedalaman 0,6d berkisar antara 6,44 – 9,78 mg/l, dan pada kedalaman 0,8d berkisar antara 8,44 – 11,11 mg/l. Pola sebaran bahan organik total mengarah ke timur menuju laut lepas mengikuti pola arus yang terbentuk pada saat surut.
Analisa Pengaruh Pasang Purnama (Spring) dan Perbani (Neap) Terhadap Laju Sedimentasi di Perairan Timbulsloko, Demak Dzul Qarnain, Ahmad Gulbuddin; Satriadi, Alfi; Setiyono, Heryoso
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan Timbulsloko secara administratif terletak di daerah pesisir Sayung, Demak yang mengalami abrasi parah dalam kurun waktu 11 tahun terakhir. Pada tahun 2002 tercatat 145,50 hektar pantai di Demak terkikis abrasi, kerusakan pantai itu makin melonjak lima kali lipat pada 2005, yakni mencapai 758,30 hektar. Berbagai solusi diimplementasi untuk mengurangi dampak abrasi yang terjadi, namun fungsinya belum optimal. Konsep teknik hybrid ditawarkan sebagai solusi perlindungan stabilitas pesisir dengan pembangunan bangunan pantai yang disebut permeable dams. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui pengaruh gerak pasang purnama (spring) dan perbani (neap) terhadap laju sedimentasi sebagai dasar analisis proses sedimentasi yang diperlukan dalam pembangunan permeable dams. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13 Mei – 10 Juni 2013 di perairan Timbulsloko, Demak menggunakan metode deskriptif-kuantitatif. Penentuan lokasi stasiun pengambilan sampel menggunakan metode purposive yang terdiri 5 stasiun sediment trap, 4 stasiun pengambilan sampel muatan padatan tersuspensi (MPT) dan 1 stasiun pengukuran pasang. Metode analisis data pasang yang digunakan yaitu metode Admiralty. Hasil penelitian menunjukan bahwa tipe pasang perairan Timbulsloko adalah campuran condong harian tunggal dengan nilai Formzahl = 1,68, memiliki duduk tengah (MSL) 78,16 cm, julat pasang siklusan saat purnama berkisar 86-124,1 cm, julat pasang siklusan saat perbani antara 72-80,6 cm. Hasil analisis laboratorium dan perhitungan rata-rata konsentrasi MPT pada kondisi pasang purnama sebesar 462,5 mg/l, adapun pada pasang perbani sebesar 287,5 mg/l. Besar laju sedimentasi di perairan Timbulsloko dalam rata-rata per hari siklus purnama yaitu 1,85-5,55 kg/m2/hari, berbeda pada pasang perbani yang memiliki laju sedimentasi rata-rata 1,48-3,17 kg/m2/hari. Julat pasang saat pasang purnama lebih besar dibadingkan saat perbani, begitu juga besar konsentrasi MPT saat purnama lebih tinggi. Besar laju sedimentasi di perairan Timbulsloko dipengaruhi pasang purnama dan perbani, laju sedimentasi saat pasang lebih tinggi dibandingkan saat pasang perbani. 
PENGARUH ARUS PERMUKAAN TERHADAP SEBARAN KUALITAS AIR DI PERAIRAN GENUK SEMARANG Indrayana, Reandy; Yusuf, Muh.; Rifai, Azis
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1307.844 KB)

Abstract

Perairan Genuk merupakan wilayah perairan di sebelah utara Semarang, dimana pada daerah ini terdapat banyak aktivitas pabrik / industri. Pembuangan limbah pabrik yang menuju ke laut dapat merusak kondisi perairan. Turunnya kualitas air yang melewati baku mutu akan menyebabkan gangguan bagi organisme yang berada di sekitar perairan Genuk. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi / nilai parameter fisika-kimia serta dapat melihat persebarannya di daerah Genuk berdasarkan dari pola arus permukaan. Penelitian lapangan dilakukan pada tanggal 12-15 Desember 2013 di perairan Genuk. Materi yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer berupa arus permukaan, temperatur, salinitas, kekeruhan, kecerahan, pH, DO, COD dan logam berat kadmium. Data sekunder berupa data angin, data pasut, peta batimetri dan peta RBI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan untuk pengambilan sampel menggunakan metode sampling purposive method. Pengolahan data arus menggunakan SMS 8.1 modul RMA2, wind rose, world current, current rose dan untuk persebaran menggunakan ArcGIS 10.0. Berdasarkan hasil olahan data arus, kecepatan arus rata-rata sekitar 0.067 m/s, dengan karakteristik arus pasang surut. Prosentase arus pasut 88.840% dan arus residu 11.160%. Untuk hasil data kualitas air, temperatur memiliki nilai 30.4°C-31.3°C, salinitas 25 – 35 ppm, kekeruhan 0.53-12.6 NTU, kecerahan 1.5-5.4 meter, pH 6.12-8.34, DO 1.32-3.49 mg/l, COD 339-710 mg/l, logam berat kadmium <0.001-0.003 mg/l. Pola sebaran temperatur, salinitas, kecerahan, pH, dan COD dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi menuju laut ke arah utara-timur laut. Berbeda dengan kekeruhan, DO dan logam berat kadmium pola persebaran yang terjadi menjauhi pantai, ke arah utara, dengan pola sebaran dari konsentrasi tinggi menuju ke konsentrasi rendah. Berdasarkan baku mutu menurut Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 51 tahun 2004 nilai kualitas air daerah dekat pantai telah melewati batas baku mutu yang telah ditetapkan. 
STUDI REFRAKSI DAN DIFRAKSI GELOMBANG PADA RENCANA BANGUNAN PELABUHAN DI TANJUNG BONANG, KABUPATEN REMBANG Amalia, Radhina; Atmodjo, Warsito; Purwanto, Purwanto
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5377.984 KB)

Abstract

Gelombang merupakan salah satu parameter oseanografi yang sangat penting dalam  merencanakan suatu bangunan pantai, penentuan tata letak (layout) pelabuhan. Penjalaran gelombang seperti refraksi dan difraksi perlu diketahui, khususnya dalam melakukan perencanaan bangunan pelabuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses refraksi dan difraksi gelombang pada rencana bangunan pelabuhan di Tanjung Bonang, Kabupaten Rembang dengan menggunakan software SMS 10.0 modul CMS-Wave. Penelitian dilaksanakan pada tanggal, 12-15 April 2014 di Tanjung Bonang, Kabupaten Rembang. Data yang digunakan berupa data gelombang, data angin, batimetri, dan peta rupa bumi Indonesia Rembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi gelombang di Tanjung Bonang memiliki tinggi signifikan (Hs) 0,139 meter dan periode signifikan (Ts) sebesar 4,286 detik. Peramalan data gelombang menggunakan metode SMB. Hasil permodelan gelombang menunjukkan bahwa refraksi gelombang terjadi karena adanya perbedaan kontur kedalaman dan menyebabkan terjadinya pembelokan arah gelombang, sedangkan difraksi terjadi pada saat gelombang mengalami pembelokan di daerah sekitar bangunan pelabuhan.
INTERPRETASI LAPISAN SEDIMEN DASAR LAUT DI PERAIRAN UTARA JAWA (LEMBAR PETA 1310) MENGGUNAKAN SUB BOTTOM PROFILE Stephanie, Stephanie; Widada, Sugeng; Rahardiawan, Riza
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.847 KB)

Abstract

Sedimen dasar laut dapat mendeskripsikan kondisi geologi yang terjadi di masa lampau hingga masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lapisan-lapisan sedimen dasar laut Perairan Utara Jawa (Lembar Peta 1310) berdasarkan profil penampang seismik Sub Bottom Profile. Pengambilan data lapangan dilakukan pada bulan September 2013 menggunakan kapal Geomarin I milik Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,analisa sedimen dilkukan pada bulan November, 2013 di Laboratorium Geologi P3GL, Cirebon. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif denganmateri yang diteliti berupa data pemeruman dasar laut, sampel sedimen dasar dan data rekaman seismik Sub Bottom Profile. Hasil interpretasi menunjukansedimen dasar pada daerah penelitian dkelompokan dalam 4 lapisan pengendapan yang terdiri dari Unit 1 adalah lapisan terluar sedimen berumur resen dengan fraksi butir halus. Unit 2 merupakan bidang batas sekuen erosional truncation yang mengidentifikasikan terjadinya erosi.Unit 3 adalah lapisan sedimen yang sebagian telah terkikis karna berbatasan dengan bidang erosi dan basemen akustik.Unit 4 adalah lapisan akustik basemen yang telah mengalami deformasi.Berdasarkan hasil analisa sampel sedimen dasar pada daerah penelitian berupa lempung dan lanau pasiran.
STUDI POLA SEBARAN PANAS DENGAN PENDEKATAN APLIKASI MODEL HIDRODINAMIKA DI PERAIRAN DUMAI PADA MUSIM BARAT Syafutra, Nugraha; Ismanto, Aris; Wulandari, Sri Yulina
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.247 KB)

Abstract

Selat Rupat merupakan selat kecil yang terletak di bagian utara Kota Dumai, tepatnya di bagian timur Pulau Sumatera dan berada di dalam satu kesatuan wilayah Provinsi Riau. Kota Dumai dikenal sebagai kota kilang minyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola sebaran panas di perairan Dumai yang bersumber dari air produksi separator-I kilang minyak PT. Pertamina UP II Dumai. Pola sebaran panas di perairan kilang minyak PT. Pertamina UP II Dumai dikaji menggunakan software MIKE 21 secara 2 (dua) dimensi pada satuan waktu. Penelitian persebaran panas ini dilakukan selama 15 (lima belas) hari yaitu pada tanggal 1 – 15 Februari 2014. Lokasi penelitian dilakukan di sekitar perairan Dumai, Provinsi Riau. Dalam penelitian ini pengambilan data arus, data pasang surut dan data suhu outlet dilakukan hanya pada titik-titik tertentu yang dianggap dapat mewakili daerah penelitian. Hasil simulasi model menunjukkan arah pergerakan sebaran panas lebih cenderung bergerak ke arah timur dan barat perairan Dumai. Pola arus konvergensi di mulut outlet menyebabkan pengumpulan massa air yang menghambat penyebaran panas. Pada saat kondisi pasang surut perbani, cakupan sebaran panas di perairan Dumai mencapai area distribusi yang cukup luas ke arah timur perairan hingga 795 m dan 805 m ke arah barat dengan nilai suhu yang relatif dominan kecil sebesar 30,2◦C. Pada saat kondisi pasang surut purnama, cakupan sebaran panas mencapai area yang tidak begitu luas, dimana distribusi ke arah timur mencapai 205 m dan ke arah  barat sejauh 195 m, namun nilai suhu relatif tinggi dominan sebesar 30,3◦C.
Distribusi Salinitas Akibat Pengaruh Pasang Surut Pasca Normalisasi di Sungai Banjir Kanal Barat Semarang Anggara, Dimas Wahyu; Saputro, Siddhi; Widada, Sugeng
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Banjir Kanal Barat merupakan salah satu sungai terbesar di Kota Semarang yang memiliki banyak fungsi bagi masyarakat. Salah satu permasalahan yang terjadi di Sungai Banjir Kanal Barat adalah intrusi air permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh pasang surut serta beberapa parameter fisik sungai (debit sungai, jarak jangkauan dan kedalaman) terhadap seberapa jauh pengaruh masuknya air laut di Sungai Banjir Kanal Barat Semarang dan juga untuk mengetahui distribusi salinitas. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 13 - 27 Maret 2014. Metode yang digunakan dalam melakukan analisis data adalah metode regresi linier berganda untuk mengetahui ukuran kekuatan antara variabel pasang surut dan parameter fisik sungai terhadap variabel salinitas. Selain itu untuk mengetahui pola penyebaran salinitas dapat diolah dengan bantuan software Ocean Data View (ODV) 4.0 dan ArcGIS 10. Berdasarkan pengukuran di lapangan didapatkan nilai salinitas di sepanjang daerah penelitian berkisar antara 0 ‰ sampai dengan 26 ‰ dengan nilai kedalaman berkisar 0.35 meter - 1.73 meter. Sedangkan jarak jangkauan salinitas maksimum ke arah hulu sungai yaitu sejauh 2900 meter dari muara sungai. Hasil olahan model statistik dengan menggunakan regresi linier berganda didapatkan nilai R square sebesar 0.950. Angka tersebut mempunyai arti bahwa terdapat korelasi yang kuat antara pengaruh pasang surut dan parameter fisik sungai (Debit sungai, jarak jangkauan dan kedalaman) terhadap salinitas pada berbagai lapisan kedalaman.

Page 2 of 3 | Total Record : 30