cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Oceanography
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Oseanografi diterbitkan oleh Program Studi Oseanografi, FPIK, Undip. Jurnal ini digunakan untuk menerbitkan jurnal-jurnal karya lulusan S1 Oseanografi Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2016)" : 22 Documents clear
STUDI PENGARUH EL NINO SOUTHERN OSCILLATION (ENSO) DAN INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) TERHADAP VARIABILITAS SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-A DI PERAIRAN KARIMUNJAWA Seprianto, Abdal; Kunarso, Kunarso; Wirasatriya, Anindya
Journal of Oceanography Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.737 KB)

Abstract

Variabilitas iklim El Nino Southern Oscilation (ENSO) dan Indian Oscillation Dipole (IOD) adalah variabilitas iklim global yang dapat mempengaruhi kondisi oseanografi diantarranya SPL dan klorofil-a. Studi tentang pengaruh ENSO dan IOD telah banyak dilakukan sebelumnya di Perairan Indonesia, namun belum ada kajian di Perairan Karimunjawa yang dapat mempengaruhi produktivitas perikanan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari variabilitas ilkim antar tahunan ENSO dan IOD terhadap variabilitas SPL dan klorofil-a di Perairan Kepulauan Karimunjawa serta mengetahui faktor fisis yang mendasari pengaruh tersebut. Penelitian ini menggunakan data near real-time SPL dan klorofil-a serta indeks ENSO dan IOD dari satelit penginderaan jauh. Data tersebut selanjutnya dianalisis dengan data pendukung angin dan arus laut sehingga menghasilkan kesimpulan yang akan memperjelas mengenai objek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan pengaruh variabilitas iklim ENSO terhadap SPL dan klorofil-a tampak rendah, dengan masing-masing memiliki indeks korelasi -0,045 dan -0,035, hal serupa juga terlihat pada pengaruh IOD terhadap klorofil-a yang memiliki indeks korelasi sebesar 0,025. Pengaruh variabilitas iklim antar tahunan yang tampak cukup tinggi terjadi antara iklim IOD dengan SPL yang memiliki indeks korelasi sebesar -0,433. Pengaruh ENSO dan IOD terhadap variabilitas SPL dan klorofil-a terjadi pada periode-periode khusus, yaitu ketika fenomena El Nino kuat berlangsung bersamaan dengan IOD(+) kuat memicu terjadinya SPL dingin dan klorofil-a tinggi, selanjutnya ketika fenomena La Nina kuat berlangsung bersamaan dengan IOD(-) kuat memicu terjadinya SPL hangat dan klorofil-a rendah. Pola angin permukaan diduga menjadi faktor fisis yang mendasari keterkaitan antara IOD dengan variabilitas SPL
PEMETAAN BATIMETRI DAN ANALISIS KOMPONEN PASANG SURUT UNTUK EVALUASI PERBAIKAN ELEVASI DAN PANJANG LANTAI DERMAGA DI PERAIRAN PULAU LIRANG, MALUKU BARAT DAYA Hanifah, Anne; Hariadi, Hariadi; Subardjo, Petrus; Trenggono, Mukti
Journal of Oceanography Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.334 KB)

Abstract

Pulau Lirang merupakan pulau kecil terluar yang memiliki akses masuk jalur laut yang cukup sulit. Kondisi perairan Pulau Lirang yang terletak di Kabupaten Maluku Barat Daya memiliki morfologi yang dangkal di bagian timur pulau tersebut untuk menuju ke dermaga. Atas kondisi tersebut perlu diketahuinya data kedalaman dan analisis komponen pasang surut sebagai referensi dan pertimbangan untuk evaluasi perbaikan elevasi dan panjang lantai dermaga di perairan Pulau Lirang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui batimetri dan komponen pasang surut di perairan Pulau Lirang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16-30 April 2016. Kegiatan pemeruman dengan singlebeam echosounder dilaksanakan di perairan Pulau Lirang dan pengukuran pasang surut di dermaga perairan Pulau Lirang. Materi yang dijadikan objek studi dalam penelitian ini meliputi batimetri dan pasang surut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.2. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kedalaman perairan lokasi penelitian berkisar antara -0,054 hingga -235 m. Peta batimetri memperlihatkan jarak kontur yang rapat pada daerah tenggara perairan Pulau Lirang dengan kedalaman hingga -235 m dan pada daerah timur perairan Pulau Lirang memiliki kedalaman hingga -100 m. Tipe pasang surut di perairan ini adalah campuran condong harian ganda dengan nilai Formzahl 0,641. Nilai elevasi yang didapatkan adalah +3,47 m dihitung berdasarkan nilai MSL sebagai titik acuan, sedangkan panjang lantai dermaga yang aman bagi satu buah kapal terbesar dengan Loa 64,68 m adalah 77,616 m dan kedalaman perairan aman di depan dermaga yang dibutuhkan adalah 3,96 ≈ 4 m untuk dapat melayani draft kapal penumpang terbesar.

Page 3 of 3 | Total Record : 22