cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014" : 13 Documents clear
GENRE OF ‘THIS ODD WORLD’ COLUMN in the Jakarta Post 2013 RAHAYU, DEWI INDAH
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.597 KB)

Abstract

Dalam sebuah surat kabar terdapat beberapa kolom yang memiliki fungsi berbeda-beda. Oleh karena itu, sebuah kolom di surat kabar memiliki genrenya masing-masing. Dalam skripsi ini, penulis tertarik untuk menganalisis genre pada sebuah kolom yang berjudul “This odd world” dalam the Jakarta Post. Penulis bermaksud menemukan alasan, mengapa kolom ini berjudul seperti itu. Kolom tersebut memiliki karakteristik, yaitu diterbitkan setiap hari dengan tema yang berbeda-beda, dan selalu menceritakan suatu hal ataupun peristiwa aneh, tidak biasa. Untuk mendukung analisis tersebut, penulis menggunakan teori Genre dan Systemic Functional Grammar. Penulis membatasi persoalan pada analisis terhadap tipe-tipe genrenya saja. Tujuan dari skripsi ini adalah mengidentifikasi tipe genre dari kolom tersebut dengan menemukan fungsi sosial, struktur umum, dan ciri-ciri yang penting.Data yang digunakan berupa klausa-klausa yang muncul dalam kolom tersebut pada edisi April 2013. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah Documentary method, dan dilengkapi dengan tehnik Purposive Sampling. Dalam menganalisa data, penulis menggunakan metode Referential Identity oleh Sudaryanto dengan mengaplikasikan teori Type of Genre, Transitivity system, dan Nominal group dari Gerot dan Wignell sebagai referensi bahasa. Penulis juga menggunakan Quantitative and Qualitative methods untuk membuat persentasi analisis ciri-ciri yang penting dari kolom tersebut, dan menginterpretasikan hasil dari quantitative data.Hasil analisis menunjukan bahwa secara umum, ciri-ciri yang penting dari kolom tersebut adalah penggunaan  material process, specific human or non-human participant, place and time circumstances, specific deictic and classifier sebagai modifier, dan simple present and past tense. Terdapat lima tipe genre yang cocok ataupun terdeteksi pada kolom tersebut, yaitu Spoof text, Recount text, News Item text, Anecdote text, dan Description text. Tipe genre yang sering muncul adalah Anecdote text. Penulis tidak bisa menentukan struktur umum dari kolom tersebut karena setiap tipe genre memiliki struktur yang berbeda. Dari keseluruhan data, penulis dapat menarik kesimpulan bahwa setiap data dengan tipe genre yang berbeda sebenarnya memiliki kesamaan, yaitu menceritakan tentang hal atau peristiwa yang aneh. 
JUDGMENT MODALITY IN THE EDITORIALS OF New York Times Putri, Intan Sanusi
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

      Setiap pernyataan yang diberikan oleh editor dalam editorials biasanya memiliki makna. Oleh sebab itu, penulis tertarik menguraikan apa yang terjadi dalam setiap pernyataan yang diberikan editor pada editorial yang diterbitkan. Dalam skripsi ini, penulis menggunakan editorials pada website New York Times sebagai bahan dari analisis. Editorials yang digunakan untuk proses analisis lebih tepatnya yaitu pada penggunaan modals dalam setiap pernyataan yang diberikan oleh editor. Pentingnya dari analisis ini yaitu untuk mengetahui asumsi yang ada untuk menunjukkan apa makna yang terkandung dalam pernyataan pada editorials tersebut. Untuk mengetahui asumsi editor, penulis menggunakan teori judgment modality yang merupakan bagian dari epistemic modality. Batasan dalam penelitian ini yaitu penggunaan modals yang ada pada setiap kalimat.Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui seberapa banyak modals yang sering dimasukkan dalam online newspaper editorials. Selain itu, tujuannya juga untuk menganalisis bagaimana penggunaan judgment modality pada editorials tersebut. Dan yang terakhir, skripsi ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dari judgment modality pada online newspaper editorials. Dalam skripsi ini data yang digunakan yaitu kalimat yang memiliki modals yang diambil dari editorials yang diterbitkan pada tanggal antara 2 September-10 Oktober 2013. Metode pengambilan sample menggunakan metode purposive sampling dan simak bebas libat cakap. Dalam menganalisis data tersebut, penulis menggunakan salah satu teori epistemic modality yaitu judgment modality dari Palmer.            Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis modals yang berbeda memiliki pengertian yang berbeda dan menimbulkan indikasi yang berbeda. Dalam analisis tersebut menunjukkan bahwa berdasarkan pengumpulan modals pada data analisis tersebut terbukti bahwa dalam penggunaan modals must dan should memiliki presentasi yang lebih tinggi daripada penggunaan modals yang lainnya. Berdasarkan penggunaan modals tersebut telah didapatkan bahwa editorials memiliki fungsi tersendiri yaitu mengetahui bagaimana keraguan editor terhadap statement yang diberikan, menunjukkan bagaimana keyakinan editor dalam pemberian pernyataan dan masih kurangnya informasi yang didapat oleh editor dalam membuat pernyataan pada editorials. Analisis ini dapat disimpulkan bahwa pernyataan pada editorial memiliki makna bagaimana peranan pembaca dalam menyikapi pemikiran dari editor tentang tanggapan dari suatu masalah.
GENRE OF ‘THIS ODD WORLD’ COLUMN in the Jakarta Post 2013 Rahayu, Dewi Indah
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.597 KB)

Abstract

A newspaper is a printed publication of information about news, events, articles or editorials published daily or weekly. Usually in newspaper, we can find some columns with different contains and form of text or Genre. Genre is a type of text from language usage to get something in spoken or written (Gerot and Wignell, 1995: 17). The writer believes it is necessary to undertake an analysis of a column in a newspaper. To identify a genre, there are some theories which can be applied. They are Genre, Systemic Functional Grammar and Nominal Group by Gerot and Wignell.
BOOK REVIEW OF PERAHU KERTAS WRITTEN BY DEWI LESTARI Nurul, Nurul
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.245 KB)

Abstract

xxx
AMISH TEENAGERS VIEWING THE WORLD IN A DOCUMENTARY FILM AMISH ON BREAK Purwaningsih, Siti
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.29 KB)

Abstract

Agama telah menjadi ulasan menarik disetiap negara sejak dulu kala tak terkecuali  di Amerika Serikat. Agama juga seolah sudah menjadi bagian penting di dalam kehidupan bermasyarakat dan berbudaya. Keanekaragaman budaya yang masuk ke Amerika juga berdampak pada beragamnya kepercayaan atau agama yang ada di sana. Salah satu yang menarik adalah Komunitas Amish yang terkenal dengan kehidupannya yang sangat religius dan sederhana. Di tengah kemajuan teknologi yang berkembang sangat pesat di Amerika, komunitas Amish masih ada dengan segala nilai-nilai kehidupan religiusnya yang sangat sederhana tanpa mengindahkan kemajuan teknologi yang ada. Konsep ketuhanan yang dipercaya memicu seseorang menjadi religius kemudian membentuk komunitas yang mempunyai kepercayaan yang sama, bisa menjadi sangat kuat, berkembang dan bertahan lama. Mereka berfikir, bereaksi dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai religius yang telah mereka terima sejak kecil hingga dewasa tanpa boleh mengajukan pertanyaan. Nilai-nilai tersebut yang mereka yakini akan mengantarkan mereka pada kehidupan terbaik di dunia maupun setelah kematian yaitu surga. 
KATHERINE’S STRUGGLE TO CHANGE HER STUDENTS’ MINDSET IN MONA LISA SMILE WRITTEN BY DEBORAH CHIEL Nurrochma, Luthfia
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.149 KB)

Abstract

Novel adalah salah satu bentuk refleksi atau pencerminan dari kebudayaan manusia dalam pergaulan sosial masyarakat. Novel merupakan karya sastra yang berbentuk prosa, cukup panjang, dan seluruh jalan cerita serta tokoh-tokoh di dalamnya adalah fiktif atau tidak nyata. Novel yang penulis ulas pada final project ini berjudul Mona Lisa Smile karangan penulis novel dari Amerika Serikat, Deborah Chiel. Penulis memilih novel ini karena Plot novel ini diwarnai oleh unsur feminisme yang begitu kuat di sepanjang cerita. Berkisah tentang perjuangan seorang dosen yang berusaha mengubah pola pikir para mahasiswinya, novel ini mengekspos tentang sulitnya mengubah tradisi yang telah diterapkan dalam sebuah masyarakat secara turun temurun. Penulis akan mengulas tentang perjuangan tokoh utama cerita, Katherine, dalam usahanya mengubah pola pikir feminisme-kultural yang konservatif kepada pola pikir yang lebih modern dan terbuka, serta menjabarkan dampaknya terhadap masyarakat di sekelilingnya, dalam hal ini adalah pola pikir masyarakat di sekitar lingkungan Wellesley College, tempat dimana ia mengajar. Project ini juga memberikan sedikit ulasan biografi dari Deborah Chiel, ringkasan singkat dari novel Mona Lisa Smile dan juga ulasan tentang paham feminisme yang berkembang di dalam cerita novel tersebut. Diharapkan setelah mempelajari final project ini, pembaca akan segera memahami bahwa mengubah tradisi yang telah mengakar dalam suatu masyarakat tidaklah mudah. Selain usaha yang keras, dibutuhkan pula dukungan dari anggota masyarakat itu sendiri. Kemauan Katherine yang begitu besar untuk mengubah pola pikir mahasiswi Wellesley College ternyata belum mampu meruntuhkan kuatnya tradisi yang telah dijalankan selama ratusan tahun di lingkungan institusi tersebut.
The Reflection of Hemingway’s Life as a Writer through Harry’s Characters in the Short Story “The Snows of Kilimanjaro” Kawentar, Rukma
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.135 KB)

Abstract

The writer would like to analyze short story “The Snows of Kilimanjaro” by Ernest Hemingway. The purpose of this study is to know the similarities and differences between Harry and Hemingway’s life. By using theory will to meaning by Viktor Frankl and expressive approach, the writer will prove the similarities and differences in their life. In addition, the writer also analyzes the setting and symbols in the story to support the psychological analysis. The result of this research shows not only there are many similarities of Hemingway’s life reflected in this short story but also many differences that indicates these differences is latent desires of Hemingway.
LEARNING ENGLISH THROUGH AMERICAN FOLKLORE USING INTERACTIVE WEBSITE FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Wiharto, Dede
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.663 KB)

Abstract

The development of information technology has affected a lot of aspects in the world. One of the aspects that is influenced by the development is education aspect especially for its learning process. Learning process has transferred from offline to online using internet and computer technology. It is means that student can study and learn through website everywhere and anywhere without having to meet with their teachers. Website becomes popular learning media used by teacher to teach their students. This interactive website is a learning English website for Junior High School students. This website is available in two languages or bilingual in English and Indonesian Language. The reason why this website uses bilingual is because the target learners are in basic level.  This website uses material of American Folklore for six language skills that are reading, writing, listening, speaking, grammar and translation. Blogspot.com is a provider hosting and domain for this website by the domain title “English is Fun with American Folklore”. It can be accessed in the address www.englishisfunwithamericanfolklore.blogspot.com. The aim of this interactive website is as learning media for Junior High School students to improve their skills in reading, writing, listening, speaking, grammar and translation.Website consists of three parts that are instruction, material and question. Instruction is the command for students about each section. The material consists of story from American Folklore in the form of text or audio or video. It is designed according to each section and lesson. Question part consists of questions for students after they study material. Questions are made in interactive type. It means that students can answer and get their grade or score directly on the website after all of questions are answered. Beside three parts above, this website is also provided with additional tools in order to help student to understand and learn material on each sections and answer questions. The tools include online dictionary, links to certain subject, links to vocabulary and meaning of the words etc.
ASSIMILATION BETWEEN TWO GENERATIONS OF CHICANO IMMIGRANTS IN THE UNITED STATES IN A BETTER LIFE MOVIE Riyanto, Murren Lutfia
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.597 KB)

Abstract

Dalam masyarakat majemuk pasti ada keberagaman budaya. Namun untuk hidup dan bertahan di dalamnya bukanlah hal yang mudah. Mereka yang termasuk dalam kelompok minoritas dituntut untuk mengadopsi budaya-budaya yang dimiliki kelompok mayoritas. Proses ini disebut dengan asimilasi. Hal ini dilakukandengan tujuan agar mereka dapat diterima dan mendapat perlakuan dan kesempatan yang sama dengan kelompok mayoritas. Sebagian dari mereka dengan sukarela mengasimilasi budaya-budaya baru dan sebagian lagi sebaliknya. Mereka tetap berpegang pada budaya mereka dan enggan untuk mengadopsi budaya dari kelompok mayoritas seperti yang terjadi pada sebagian besar etnik Chicano. Namun, setiap orang memiliki tingkatan yang berbeda dalam mengadopsi budaya tersebut. Proses asimilasi tersebutdapat direfleksikan dalam karya sastra, salah satunya melalui sebuah film. A Better Life adalah sebuah film yang mencoba untuk mendeskripsikan tentang hidup seorang ilegal imigran asal Meksikodan seorang anaknya di tengah- tengah masyarakat Amerika Serikat. Di dalam film ini,digambarkan bagaimana perbedaan asimilasi yang dialami oleh dua generasi yang berbeda.            Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan tingkatan dalam proses asimilasi yang dialami oleh dua generasiChicano yang berbeda. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan sosilogi. Penulis mengaplikasikan teori asimilasi dalam menganalisis film.            Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum, generasi kedua lebih terasimilasi dari pada generasi pertamaseperti yang digambarkan dalam film A Better Life. Terdapat perbedaan tingkatan yang tipis di dalam beberapa sub proses asimilasi yang dialami generasi pertama dan kedua. Perbedaan tersebut terjadi pada sub proses asimilasi budaya dan asimilasi struktural sekunder yang mengacu pada pencapaian dalam pekerjaan dan pendidikan. Selain itu, terdapat persamaan dalam sub proses asimilasi struktural primer, yaitu asimilasi yang mengacu pada kontak sosial dalam masyarakat. Hal ini disebabkan oleh tingginya kekeluargaan yang dimiliki etnik Chicano yang menjagakeeratan hubungan sosial diantara mereka.
ENGLISH GRAMMATICAL ERRORS MADE BY FIRST GRADE STUDENTS OF SMP N 1 LASEM ACADEMIC YEAR 2012/2013 Astuti, Dina Septiana Tri
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.957 KB)

Abstract

Dalam pembelajaran bahasa inggris terdapat banyak aspek yang harus diperhatikan. Dalam skripsi ini, penulis tertarik menganalisa kesalahan gramatikal yang sering kali dilakukan oleh pembelajar. Penulis memilih data kesalahan dari lembar latihan menulis oleh Siswa SMP N 1 LASEM periode 2012/2013. Data yang digunakan berupa kalimat-kalimatdan frasa-frasa dimana didalamnya terdapat kesalahan gramatikal.  Hal yang menjadi focus dalam skripsi inia dalah kesalahan gramatikal apa saja yang dapa tmuncul di lembar latihan menulis Siswa. Tujuan penulisan skripsi ini adalah mengidentifikasi kesalahan gramatikal tersebut sesuai dengan dasar terminologi yang diterbitkan oleh Azar. Kemudian kesalahan-kesalahan yang sama tersebut dianalisa kembali untukmen deskripsikan kesalahan klasifikasi struktur taksonomi menurut Dulay, Burt dan Krashen.Hasil analisa penulis menemukan bahwa masih banyak kesalahan-kesalahan dasar grammar yang terjadi. Penulis menemukan kesalahan dasar grammar sejumlah 46 kesalahan. Tipe grammar SVO ditemukan 50%, preposition and prepositional phrase ditemukan 13,04%, Adjective ditemukan 8,69%, Adverb ditemukanhanya 2,17%, the verb Be ditemukan 10,86%, Linking verb ditemukan 10,86%, personal pronoun hanya 4,34 % dan constraction tidak ditemukan atau 0%. Sedangkan untuk struktur taksonomi omission ditemukan 25%, addition ditemukan sejumlah 9,1 %, misinformation di temukan sampai 47,72 %, dan misordening ditemukan 18,18%. Penulis juga menemukan beberapa contoh kesalahan preposisi yang dipengaruhi oleh struktur bahasa Indonesia. Sebagai pembelajar tingkat pertama di SMP, Siswa-siswa memiliki kemampuan yang cukup dalam berbahasa inggris dilihat dari kesalahan yang relative tidak banyak.

Page 1 of 2 | Total Record : 13