cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Perpustakaan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016): April 2016" : 37 Documents clear
KETERSEDIAAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI SISWA SMA/SMK DI KANTOR ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN PATI Ngesti Asromi; Ary Setyadi
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini berjudul Ketersediaan Koleksi untuk Memenuhi Kebutuhan Informasi Siswa SMA/SMK di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan koleksi di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati dalam memenuhi kebutuhan informasi siswa SMA/SMK. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian tersebut diambil kesimpulan bahwa ketersediaan koleksi perpustakaan atas kebutuhan personal untuk koleksi tentang kesehatan dan pengembangan diri seperti wirausaha ketersediaannya sudah mampu memenuhi kebutuhan informasi pemustaka, Sedangkan untuk sumber koleksi untuk gaya hidup seperti mode atau fashion, dan pendidikan lanjutan atau rencana masa depan ketersediaannya masih dirasakan kurang. Ketersediaan koleksi atas kebutuhan sosial untuk siswa SMA seperti soal-soal latihan dan penjelasan untuk anak SMA sudah memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Sedangkan untuk sumber koleksi buku-buku pelajaran yang lebih spesifik sesuai kurikulum untuk SMA/SMK dan soal-soal latihan untuk anak SMK masih dirasakan kurang dan belum mampu memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Ketersediaan koleksi atas kebutuhan lingkungan seperti Informasi umum mengenai berita dan informasi hiburan di lingkungan sekitar ketersediaannya.sudah mampu memenuhi kebutuhan informasi pemustaka.
OPTIMALISASI PERPUSTAKAAN DAERAH JAWA TENGAH DALAM PENERAPAN UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 1990 TENTANG SERAH SIMPAN KARYA CETAK DAN KARYA REKAM DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2011-2015 Galih Mahendra Sukma; Titiek Suliyati
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Optimalisasi Perpustakaan Daerah Jawa Tengah dalam Penerapan Undang-undang Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah-simpan Karya Cetak dan Karya Rekam di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011-2015”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya apa saja yang dilakukan Perpustakaan Daerah Jawa Tengah dalam mengoptimalkan penerapan Undang-undang Nomor 4 Tahun 1990 dari tahun 2011 hingga 2015 serta untuk mengetahui faktor-faktor penyebab  belum  taatnya penerbit dan pengusaha rekaman terhadap ketentuan dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 1990. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan metode wawancara, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Undang-undang Nomor 4 Tahun 1990 sudah diterapkan oleh Perpustakaan Daerah Jawa Tengah, namun belum optimal karena belum semua penerbit dan pengusaha rekaman taat menyerahkan karya cetak dan karya rekam sesuai ketentuan dalam Undang-undang. Hal tersebut disebabkan ketidaktahuan tentang Undang-undang Nomor 4 Tahun 1990, rendahnya kesadaran untuk taat terhadap undang-undang, mahalnya biaya pengiriman, pergantian pimpinan pada penerbit pemerintahan, sanksi yang belum diterapkan, dan terbatasnya jumlah buku yang diterbitkan. Kendala dalam upaya mengoptimalkan undang-undang tersebut yaitu terbatasnya anggaran untuk hunting dan juga faktor eksistensi/ keberadaan penerbit dan pengusaha rekaman. 
ANALISIS KEBUTUHAN INFORMASI PENGGUNA TERHADAP KETERSEDIAAN MANUSKRIP DI MUSEUM RANGGAWARSITA JAWA TENGAH Nani Nuryani; Joko Wasisto
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan informasi pengguna manuskrip serta untuk mengetahui ketersediaan manuskrip di Museum Ranggawarsita.Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptifkualitatif.Teknik pengumpulan datamenggunakan observasi, wawancara,dandokumentasi. Peneliti melakukan wawancara mendalam kepada sembilan orang informan terdiri dari 2 orang informan kunci, 5 informan utama dan 2 informan tambahan. Metode analisis menggunakan model reduksi data,penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi.Hasil penelitian ini adalah kebutuhan informasi pengguna mengenai manuskrip diMuseum Ranggawarsita sudah cukup terpenuhi dengan ketersediaanmanuskrip yang ada di museum. Sebagian besar pengguna menggunakan segala jenis manuskrip baik itu babad, serat, sastra maupun naskah lontar. Kondisi manuskrip yang ada di museum terawat dengan baik. Adapun hambatan yang ditemui pengguna dalam mengakses manuskrip adalah dari segi bahasa dan pelayanan dari petugas museum yang masih belum maksimal. Pengguna menginginkan adanya penambahan koleksi manuskrip agar dapat lebih memenuhi kebutuhan informasi yang dicari serta penambahan SDM yang profesional.
KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI GURU SMP NEGERI 2 DUKUHTURI KABUPATEN TEGAL DALAM MEMBUAT PENELITIAN TINDAKAN KELAS Ade Aulia Rizki; Ika Krismayani
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi informasi guru SMP N 2 Dukuhturi Kabupaten Tegal dalam membuat penelitian tindakan kelas dengan menggunakan tiga aspek yaitu akses, evaluasi, dan penggunaan sesuai teori yang diterbitkan oleh International Federation of Library Association and Institutions. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkanbahwa Guru SMP N 2 Dukuhturi Tegal telah melakukan kegiatan literasi informasi. Gurumengakses informasi dengan cara mendefinisikan kebutuhan informasi mereka dan juga mengetahui kemana mereka harus pergi untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Guru mengevaluasi informasi yang mereka peroleh dengan menilai isiinformasi tersebut lalumemilih informasi untuk mereka gunakan membuat Penelitian tindakan kelas. Guru menggunakan informasi dari hasil bimbingan bersama koordinator wilayah, buku panduan pembuatan Penelitian tindakan kelas, literatur yang memuat teori pendidikan dan pengajaran sekolah menengah pertama dan buku penelitian mereka. Pada aspek penggunaan informasi, guru telah menggunakan informasi menjadi sebuah karya ilmiah yaitu penelitian tindakan kelas dan mereka membagikan informasi yang mereka dapatkan kepada guru-guru lain di SMP N 2 Dukuhturi Tegal. Namun hanya menggunakan internet sebatas sosial media untuk berbagi informasi kepada teman guru di sekolah yang sama, mereka tidak menggunakan semacam diskusi online dengan guru disekolah lain untuk mendapatkan informasi.
ANALISIS SITIRAN FREKUENSI KEPENGARANGAN BUKU PADA SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI S-1 ILMU PERPUSTAKAAN TAHUN 2015 FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS DIPONEGORO Noor Indah Fithriyana; Hermintoyo Hermintoyo
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi kepengarangan buku yang digunakan sebagai bahan referensi pada skripsi mahasiswa program studi S-1 Ilmu Perpustakaan tahun 2015 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode analisis sitiran. Sampel dalam penelitian ini adalah 132 skripsi. Pengumpulan data diperolah dari daftar pustaka yang dicantumkan disetiap skripsi yang kemudian difoto. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini berupa editing, koding dan tabulasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa jumlah sitiran buku pada skripsi yaitu 2579 sitiran. Jumlah pengarang yang disitir 843 pengarang, 646 pengarang tunggal atas nama orang, 26 pengarang tunggal atas nama lembaga dan 171 pengarang ganda. Pengarang yang paling sering disitir adalah Sulisyo-Basuki dengan frekuensi 199 sitiran. Persentase pengarang tunggal 79,07% dan pengarang ganda 20,93%. Kajian ini dapat bermanfaat bagi Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Undip untuk pengembangan koleksi yang dihasilkan oleh pengarang yang sering disitir.
KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI PADA SISWA DISTANCE LEARNING PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) ANUGRAH BANGSA SEMARANG Linda Nur Fatimah; Rizki Nurislaminingsih
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi pada siswa distance learning di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Anugrah Bangsa Semarang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian naratif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi informasi mereka sebagian besar belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh American Association of School Librarian (AASL). Tingkat pemahaman para siswa sangat beragam. Mereka menggunakan kata kunci saat proses pencarian di internet. Mereka memilih blog sebagai sumber informasi. Para siswa sudah teliti memilih informasi yang dibutuhkannya. Mereka mampu mengaplikasikan informasi secara praktis dengan cara menyimpannya serta mengkomunikasikan informasi yang didapat dengan menceritakan kepada orang lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa mampu mengakses informasi secara efisien namun siswa kurang efektif dalam menentukan sumber informasi. Siswa mampu mengevaluasi secara kritis, namun belum kompeten dalam memilih informasi. Siswa juga belum mampu menggunakan informasi secara akurat. Siswa kreatif, karena telah menjabarkan kembali informasi dengan pemikirannya sendiri.
KONTRIBUSI PERPUSTAKAAN DALAM KNOWLEDGE MANAGEMENT STRATEGY DI PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TENGAH DAN D.I. YOGYAKARTA Adhani Idulinda Br. Pos Pos; Lydia Christiani
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi Perpustakaan dalam implementasi Knowledge Management Strategy di PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat upaya untuk meng-capture pengetahuan perusahaan dengan menerapkan codification strategy dan personalization strategy melalui beberapa program kerja yaitu Community of Practice yang menghasilkan output berupa inovasi, Knowledge Sharing, Knowledge Capturing dan Pengelolaan Perpustakaan. Untuk dapat mendukung keberhasilan implementasi knowledge management dibutuhkan peran serta seorang professional informasi dengan beberapa kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kompetensi pengelola perpustakaan yang belum sepenuhnya terpenuhi yaitu kemampuan menganalisis dan mengelola dokumen.Sementara itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat beberapa kontribusi yang diberikan perpustakaan dalam implementasi Knowledge Management Strategy di PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta yaitu sebagai pengorganisasi informasi, sumber referensi, sarana dokumentasi serta media penyebarluasan informasi dan dokumen pengetahuan. 
PENGARUH PEMANFAATAN LAYANAN ELECTRONIC LIBRARY TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI MAHASISWA UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Ilma Amalia; Sri Ati Suwanto
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini berjudul “Pengaruh pemanfaatan layanan electronic library terhadap peningkatan kemampuan literasi informasi mahasiswa Universitas PGRI Semarang”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan layanan electronic library terhadap peningkatan kemampuan literasi informasi mahasiswa Universitas PGRI Semarang. Penelitian ini menggunakan teori literasi informasi dari Association of College & Research Libraries Standards Committee. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif dengan menggunakan metode penelitian korelasi Spearman’s. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik accidental sampling dengan 88 sampel. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pemanfaatan layanan e-library terhadap peningkatan kemampuan literasi informasi mahasiswa. Dari hasil analisis deskriptif untuk aspek frekuensi kunjungan mahasiswa sering mengunjungi layanan e-library dan memanfaatkan e-library selama 1-2 jam. Pemanfaatan koleksi e-library sudah baik. Aspek kemudahan akses e-library  juga sudah baik dan untuk tingkat kecepatan akses e-library menunjukkan sudah cepat. Responden menyatakan kemampuan literasi informasi yaitu sering merumuskan masalah terlebih dulu dalam mencari informasi, sering mengidentifikasi terlebih dulu jenis dan sumber informasi yang dibutuhkan, dan mempertimbangkan terlebih dulu informasi yang dibutuhkan bernilai dan bermanfaat. 
EVALUASI JARINGAN INFORMASI KEARSIPAN STATIS DI BADAN ARSIP DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016 Ummi Prabaningrum; Athanasia O. P. Dewi
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi Jaringan Informasi Kearsipan Statis di Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah berdasarkan evaluasi HOT-Fit Model. Adapun fokus penelitian ini adalah dengan indikator yang ada pada HOT-Fit Model yaitu Human, Organization, Technology, dan Net Benefit. Metode dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Informan dipilih berdasarkan kriteria yang telah peneliti tentukan sebelumnya dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data yang diperoleh selama penelitian menunjukan hasil bahwa komponen penting dalam sistem informasi adalah manusia, organisasi, dan teknologi yang terhubung dengan delapan dimensi keberhasilan dari sistem informasi. Delapan dimensi tersebut adalah kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan sistem, kepuasan pengguna, struktur organisasi, lingkungan organisasi dan Net Benefit. Dalam implementasi Jaringan Informasi Kearsipan Statis menunjukan bahwa kesesuaian dari delapan dimensi keberhasilan sistem informasi tersebut saling berkaitan satu sama lain. Kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan secara bersama-sama mempengaruhi penggunaan sistem dan kepuasan pengguna. Penggunaan sistem mempengaruhi kualitas informasi. Tingkat penggunaan sistem mempengaruhi derajat kepuasan pengguna begitu juga sebaliknya. Struktur organisasi dan lingkungan organisasi mempengaruhi penggunaan sistem. Lingkungan organisasi mempengaruhi struktur organisasi. Penggunaan sistem dan kepuasan pengguna adalah anteseden secara langsung dari Net Benefit. Lingkungan organisasi dan struktur organisasi juga anteseden secara langsung dari Net Benefit, meskipun dalam beberapa dimensi masih terdapat kekurangan.
PERSEPSI PEMUSTAKA TERHADAP TATA RUANG DI PERPUSTAKAAN DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI JAWA TENGAH Nabela Kurnia Saraswati; Jumino Jumino
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan berdasarkan pada latar belakang bahwa perpustakaan khusus perkantoran yang dimiliki oleh intansi pemerintahan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah memiliki tata ruang yang perlu dikaji melalui sudut pandang pemustaka dan standar teori yang berlaku untuk kepentingan perkembangan jangka panjang perpustakaan tersebut. Rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian adalah bagaimana persepsi pemustaka terhadap tata ruang di Perpustakaan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana tanggapan pemustaka mengenai tata ruang perpustakaan di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah ditinjau dari 6 unsur tata ruang: tata letak, pewarnaan, pengaturan udara, pencahayaan, danfurniture/ perabot. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi, dan wawancara semi terstruktur dengan 6 informan yang bekerja di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah dan instansi terkait. Teknik analisis data penelitian ini dilakukan dengan mereduksi data, kemudian menyajikan, dan menarik simpulan. Adapun teori yang dipakai untuk menjadi standar penilaian dalam penelitian adalah elemen-elemen tata ruang yang sesuai dengan daftar terbitan IFLA/ UNESCO Guideliness. Hasil penelitian diketahui persepsi pemustaka terhadap aspek tata ruang menunjukkan bahwa tata letak yang strategis, pemilihan warna netral, pencahayaan alami dan buatan yang mencukupi kebutuhan cahaya, sirkulasi udara menggunakan ventilasi, jendela, dan air conditioner, serta furniture/ perabot berupa mebel, meja, dan kursi. Hal ini dibuktikan dengan keseluruhan jawabandariinformanmengenaitataruangyangcenderungbaikdanrelevansinyadenganteoriyangdigunakan. 

Page 2 of 4 | Total Record : 37