cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2019)" : 108 Documents clear
PENERAPAN PERMAINAN BALLNASTIC TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBLLING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA BACHTIAR, PUGUH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sekolah merupakan sebuah lembaga pendidikan untuk para siswa dalam aktivitas belajar mengajar dibawah pengawasan seorang guru. Kegiatan belajar mengajar di setiap sekolah di Indonesia dikelola oleh kurikulum pendidikan dimana telah dibentuk materi, sarana dan prasarana serta berbagai aturan yang berlaku, akan tetapi guru dituntut untuk menginovasi materi yang ada agar tujuan pendidikan bisa tersampaikan pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian permainan ballnastic terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan sepakbola di SMA Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo. Subjek penelitian ini adalah dua rombel dengan jumlah siswa adalah populasi 72 siswa dan 36 siswa untuk sampel. Pendekatan dalam analisis penelitian ini menggunakan jenis statistik kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Berdasarkan dari hasil analisis data menggunakan statistik, dapat diketahui bahwa nilai peningkatan setelah dilakukan pemberian treatment penerapan permainan ballnastic terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan sepakbola dapat dibuktikan dengan perhitungan presentase pengaruh yaitu pada kelompok eksperimen untuk pengetahuan sebesar 25,39%, sedangkan untuk keterampilan sebesar 23,21%. Pada kelompok control untuk pengetahuan sebesar 2,95%, sedangkan untuk keterampilan sebesar 3,57% dengan hasil ini dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian permainan ballnastic terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan sepakbola SMA Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo dapat diketahui dari variabel dribbling kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih besar dari kelompok kontrol baik ranah pengetahuan maupun keterampilan sehingga terdapat hasil belajar dribbling pada permainan sepakbola Kata kunci: ballnastic, dribbling, sepakbola, kontrol. Abstract School is an educational institution for students in teaching and learning activities under a teacher supervision. Teaching and learning activities in Indonesia are regulated by Indonesian education curriculum. It also regulates the materials, facilities, infrastructure and various applicable rules. Furthermore, teachers are also required to innovate existing materials so the purpose of education can be conveyed to students. The purpose of this research was to determine the effect ballnastic games on the results of dribbling in football at Senior High School of Wachid Hasyim 2 Taman, Sidoarjo. The subjects of this research were two classes with 72 students as population and 36 students as sample. This is a quantitative study by using non-randomized control group pretest-posttest design. Based on the results of data analysis, it can be seen that the increasement. It can be proven by calculating the knowledge percentage in the experimental group, It is 25.39%. Furthermore, the skills improvement is 23.21%. In the control group the knowledge improvement is 2.95%, while the skill improvement is 3.57%. It can be concluded that there is a significant influence on the ballnastic game giving to the results of dribbling learning in football games at Senior High School of Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo. It can be seen from the dribbling variable that the experimental group gets greater improvement compare with control group. The significant different are both in the knowledge and skills of dribbling learning in football games. Keywords: ballnastic, dribbling, football, control
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH DALAM MATA PELAJARAN PJOK PADA SISWA KELAS X ADI SAPUTRA, RIZAL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Proses pembelajaran PJOK yang sudah dilakukan selama ini menjadi fenomena umum bahwa belum ada kontribusi penting dari pendidikan jasmani baik pada pendidikan maupun pada perkembangan dan pertumbuhan individu siswa. Hal ini terjadi dikarenakan dalam proses pembelajaran masih ditemukan guru memberikan pengajaran sekedarnya, cukup siswa bergerak dan sementara nilai-nilai pendidikan tidak ditanamkan. Dari hasil penelitian terdahulu dapat diketahui bahwa ada variasi hasil pencapaian kompetensi pembelajaran mulai dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Variasi pencapaian tersebut dipengaruhi oleh kemampuan siswa yang berbeda-beda dalam menangkap materi pembelajaran yang sedang dilaksanakan. Sedangkan tujuan pada penelitian yang sekarang sudah dilaksanakan dengan diterapkannya pendekatan saintifik dalam materi lompat jauh menggunakan media kardus bekas yaitu memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan gerak yang maksimal sesuai dengan materi pembelajaran dan sekaligus untuk mengetahui peningkatan pembelajaran dalam kompetensi pengetahuan dan keterampilan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-posttest Design dan instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa tes yang menggunakan rubik penilaian 4 ranah nilai yaitu nilai spiritual, nilai sikap sosial, nilai pengetahuan, nilai keterampilan. Dari hasil pengolahan data diperoleh peningkatan hasil pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik, ini dibuktikan dengan persentase angka yaitu pada aspek pengetahuan sebesar 59,91%, aspek keterampilan sebesar 19,75%. Sedangkan dalam aspek sikap spiritual dan sikap sosial penilaian dilakukan dalam bentuk jurnal pengamatan. Jadi dapat diketahui dari variabel hasil belajar lompat jauh mengalami peningkatan baik dari aspek pengetahuan maupun aspek keterampilan sehingga terdapat pengaruh dari penerapan pendekatan saintifik terhadap hasil pembelajaran lompat jauh. Kata kunci: Pendekatan saintifik, atletik, lompat jauh ABSTRACT Physical education learning process which have been conducted in all this time leads to the general phenomena that there is no significant contribution of this subject to learners? education, development and growth. It is happened due to the fact that in the learning process, it still could be found the teachers who only give the common teaching activity which is making the learners move without giving education value. Based on the previous research, it can be known that there are various result of learning competence achievement in knowledge, skill, and attitude aspect. Those achievement?s variations were influenced by the students? diverge ability to understand the learning material. Therefore, the aims of this study that have been conducted by the application of scientific approach in long jump material using used cardboard were to give the chance for students in doing the maximum movement based on the material and to know the increases of knowledge and skill lesson. The type of this research was quasi-experiment with One Group Pretest-Posttest Design. Moreover, the research instrument which was used to collect the data was the rubric with 4 score domains, they are spiritual, social attitude, knowledge and skill. Based on the gained data tabulation, it was figured out that the learning result by using scientific approach was increasing. It was proven by the score percentage of knowledge aspect which was 59,91% and skill aspect which was 19,75%. While the assessment of spiritual and social attitude aspect was conducted in the form of observation journal. Thus, based on the long jump learning result variable, it can be known that the result increased in both knowledge and skill aspect, so there was the influence of scientific approach?s application to the learning result of long jump lesson. Keywords: Scientific approach, athletics, long jump.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI AZHARY, INDIKA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani merupakan usaha peningkatan keterampilan melalui aktivitas jasmani serta membentuk sikap sosial yang berintelektual. Di dalam kegiatan PJOK sangat penting memberikan siswa kesempatan terlibat dalam pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani agar siswa dapat mengembangkan keterampilan geraknya secara maksimal. Mencapai keberhasilan tujuan pembelajaran sangat diutamakan dalam usaha guru membelajarkan peserta didik dengan sesuai pembelajaran yang telah dirancang. Maka dari itu pemilihan model pembelajaran, strategi pembelajaran dan teknik pembelajaran suatu hal yang penting untuk diutamakan. Contohnya dengan memberikan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together akan membuat pembelajaran lebih berstruktur dan menjadi aktif. Dari pengamatan di SMAN 1 Purwoasri siswa cenderung pasif, tidak memiliki antusias belajar. Penelitian yang dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh dan besarnya pengaruh penerapan model NHT terhadap hasil belajar passing bawah. Pembelajaran ini menerapkan kerjasama, pembelajaran terstruktur, bertanggungjawab dan pola interaksi siswa yang aktif. Berdasarkan hasil perhitungan disimpulkan bahwa ada pengaruh pada penerapan model NHT terhadap hasil belajar passing bawah bolavoli pada siswa kelas X SMAN 1 Purwoasri. Dibuktikan dengan hasil analisis statistik bahwa nilai ranah pengetahuan Z-6,768 dengan Sig= 0,000??=0,05 dan ranah keterampilan Z-4,647 dengan Sig= 0,000? ?=0,05 yang sesuai dengan kriteria pengujian yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kata kunci : Kooperatif, NHT, passing bawah, Bolavoli Abstract Physical education is an effort to improve skills through physical activities and to form intellectual social attitudes. In PE activities, it is very important to give students the opportunity to engage in learning experiences through physical activities so that students can develop their movement skills to the fullest. Achieving the success of learning objectives is very important in the effort of teachers to teach students according to the learning that has been designed. Therefore selection such as learning models and learning techniques is an important to prioritize. For example, providing a cooperative learning model type Numbered Head Together that will make learning more structured and active. From observations, at Public Senior High School 1 Purwoasri students tend to be passive, do not have enthusiasm in learning. Research conducted to determine the effect and application of NHT on learning outcomes forehand volleyball. This learning applies collaboration, structured learning, responsibility and active student interaction patterns. Based on the calculation results it is concluded that there is an application of NHT on learning outcomes forehand volleyball in class X of Public Senior High School 1 Purwoasri. proven by results of statistical analysis that the realm of knowledge of Z-6,768 with Sig= 0,000<?=0.05 and the realm of skills has a value of Z-4,647 with Sig=0,000??=0.05 which matches the testing criteria which means that Ho is rejected and Ha is accepted. Keywords: Cooperative, Forehand, NHT, Volleyball
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR SERVIS ATAS BOLAVOLI PADA SISWA KELAS XI TATA KECANTIKAN DI SMK NEGERI 2 BOYOLANGU TULUNGAGUNG HANIFAH, UMI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Belajar termasuk proses yang penting bagi seseorang untuk meningkatkan perubahan kualitas diri. Dalam mewujudkan suatu perubahan ke arah yang lebih baik perlunya proses pendidikan dengan menciptakan suatu pembelajaran yang efektif. Pada aktivitas kegiatan belajar diperlukan interaksi antar siswa sehingga pembelajaran dapat tercapai. Guru memberikan kesempatan siswa untuk berdiskusi dengan temannya agar memperoleh hasil belajar yang meningkat.Pembelajaran dapat berjalan dengan aktif dan efektif perlu adanya strategi dari pendidik agar dapat mencapai ketuntasan belajar, termasuk dengan menerapkan model pembelajaran tutor sebaya dengan dibagi menjadi beberapa kelompok belajar tujuannya agar siswa bisa lebih aktif dalam melakukan kegiatan pembelajaran yang diajarkan oleh teman sebayanya.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar adanya pengaruh pada penerapan model pembelajaran tutor sebaya terhadap ketuntasan belajar siswa pada materi servis atas bolavoli di kelas XI Tata Kecantikan di SMK Negeri 2 Boyolangu Tulungagung. Pengambilan data dilaksanakan selama 4 kali pertemuan, yaitu pre-test, treatment, treatment, dan post-test. Menurut hasil analisis statistik dapat diketahui terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran tutor sebaya terhadap ketuntasan belajar siswa kelas XI Tata Kecantikan. Dibuktikan dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Thitung 9.89 > Ttabel 2.069 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Besarnya pengaruh pada penerapan model pembelajaran tutor sebaya terhadap ketuntasan belajar servis atas bolavoli adalah sebesar 62,60 %. Kata Kunci : Tutor Sebaya, Servis Atas, Bolavoli. Abstract Learning is considened an important process to develop their quality. In achieving betterment there is a need for effective learning. In learning activities interaction between students is required so that learning can be achieved. The teacher gives students the opportunity to have a discussions with their peers in order to obtain improve the learning outcomes. For learning to be conducted actively and effectively there must be strategies from educators to achieve mastery, including applying the peer tutoring learning model teacher divides students it into several learning groups so they can be more active in carrying out learning activities because it is. The purpose of this study is to determine the magnitude of the influence in the application of peer tutoring learning models to the mastery of student learning volleyball service in class XI Cosmetology in Vocational High School Boyolangu Tulungagung. Data collection was carried out in 4 meetings, namely pre-test, treatment, treatment, and post-test. According to the results of statistical analysis, it can be seen that there is an effect of the application of peer tutoring learning models to the mastery learning of XI Grade Cosmetology students. From hypothesis testing it is proven that Tcount 9.89> Ttable 2.069 so that H0 is rejected and Ha is accepted. The magnitude of influence on the application of peer tutoring learning models for mastery for volleyball service is 62.60%. Keywords: Peer Tutoring, Top Service, Volleyball.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KETERAMPILAN GERAK DASAR MANIPULATIF PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN ISNAINI, NINDIA; INDAHWATI, NANIK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Status gizi yang rendah atau tidak normal akan berdampak pada tingkat gerak dasar manipulatif . Selain status gizi, aktivitas fisik juga dapat mempengaruhi tingkat gerak dasar manipulatif. Gerak dasar manipulatif yang dilakukan secara berulang-ulang dari kebiasaan dapat dijadikan sebagai dasar mereka menghasilkan keterampilan gerak dasar manipulatif yang lebih tinggi. Berpengaruh terhadap gerak dasar manipulatif dan memiliki persentase yang lebih besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji serta menganalisis hubungan antara status gizi dengan keterampilan gerak dasar manipulatif pada siswa tunagrahita di SDLB-C AKW II Surabaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperiment melalui pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD berjumlah 11 siswa di SDLB-C AKW II Surabaya. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah purposive sampling dengan usia maksimal 15 tahun dan tingkatan pendidikan kelas 6 SD. Instrumen dalam penelitian ini adalah IMT/U untuk status gizi, angket aktivitas fisik dan tes lempar bola ke keranjang dan lari memindahkan bendera ke dalam botol untuk mengukur gerak dasar manipulatif. Analisis data menggunakan regresi logistik. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa status gizi memiliki nilai sign. 0,251 > ? (sig) 0,05 dengan koefisien determinasi sebesar 23% maka Ho1 diterima dan Ha1 ditolak. Jadi tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan gerak dasar manipulatif. Sedangkan aktivitas fisik memperoleh nilai sign. 0,112 > ? (sig) 0,05 maka Ho2 diterima dan Ho2 ditolak. Jadi tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan gerak dasar manipulatif. Hasil regresi logistik menunjukkan hasil sig. 0,029. Hal ini menunjukkan bahwa sig (0,029) < ? (sig) 0,05, yang berarti Ho1 ditolak dan Ha1 diterima. Jadi terdapat hubungan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan gerak dasar manipulatif. Serta memberikan sumbangan yang signifikan sebesar 6,81%.Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan gerak dasar manipulatif pada siswa SD di SDLB-C AKW II Surabaya. Kata kunci: status gizi, aktivitas fisik, gerak dasar manipulatif Abstract Nutritional Status is a state of the body as a result of food consumption and the use of nutrients in certain variables. Low or abnormal nutritional status will have an impact on the manipulative baseline level motion. In addition to nutritional status, physical activity may also affect the level of manipulative basic motion. Manipulative basic motion that is repeatedly performed from habits can be used as their basic. Regular physical activity and with normal nutritional status will result in higher manipulative basic motion skill. It affects the manipulative base motion and has greater percentage. The purpose of this research is to know and review and analyze the relationship between nutritional status and manipulative basic motion skill in student Special Elementary School (SDLB-C) AKW II Surabaya. This type of research is a quantitative approach with correlational design. The population in this study is an Elementary School student with 11 students at the SDLB-C AKW II Surabaya. The data retrieval technique used is purposive sampling with a maximum age of 15 years and grade 6 education level Elementary School. The instrument in this study are Body Mass Index for nutritional status, physical activity poll and throwing ball test to cart and run to move flag into the bottle to measure manipulative base motion. Data analysis using logistical regression. Based on the data analysis result know that nutritional status has a sign value 0.251 > ? (sig) 0.05 with a coefficient of determination by 23% then Ho1 received and Ha1 rejected. So there is no link between the nutritional status with manipulative basic motion. Physical activity gets the sign value 0.112 > ? (sig) 0.05 then Ho2 accepted and Ha2 rejected. So there is no connection between physical activity and manipulative basic motion. Th e logistic regression result showed the results of sig 0.029. This indicates that the sig (0.029) < ? (sig) 0.05, which means Ho1 rejected and Ha1 received. So there is a relationship between nutritional status and physical activity with manipulative basic motion. As well as making a significant donation of 6.81%. It can be concluded that there is significant relationship between nutritional status and physical activity with manipulative basic motion in elementary school students at SDLB-C AKW II Surabaya. Keywords : nutritional status, physical activity, manipulative basic motion
IMPLEMENTASI MODEL LATIHAN TUNGGAL DAN JAMAK ADE SETIAWAN, BOBBY; INDAHWATI, NANIK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPendidikan jasmani olahraga dan kesehatan merupakan salah satu wadah pengembangan keterampilan bolavoli, bisa melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Tujuan penelitian ini meningkatkan keterampilan service dan passing bolavoli peserta ekstrakurikuler SMAN 16 Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini one group pretest-post test. Dengan populasi seluruh siswa SMAN 16 Surabaya yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli. Hasil analisis perhitungan melalui program statistical package for the sosial sience diketahui bahwa adanya peningkatan keterampilan service dan passing setelah mendapat perlakuan model latihan tunggal dan jamak pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMAN 16 Surabaya. Berdasarkan hasil persentase rata-rata ada peningkatan keterampilan yakni pada servis 16,23 % , passing bawah 9.15 % dan passing atas 12,38% melalui data ini peneliti dapat menyimpulkan bahwa model latihan tunggal dan jamak dapat meningkatkan keterampilan bolavoli pada unsur service dan passing bolavoli.Kata Kunci: model latihan tunggal dan jamak AbstractPhysical education is one of the ways to develop volleyball skills, beside through intracurric and extra-curricular activities. The purpose of this study was to improve the skills of ball volleyball service and passing extracurricular members of senior high school 16 Surabaya. The type of research used in this study is one group pretest-post test. THE population are 17 students of Senior high school 16 Surabaya who take extracurricular volleyball. The results of the calculation analysis revealed that there was an increase in service and passing skills after being treated spesific and random training models for students who took volleyball extracurricular activities at Senior high school 16 Surabaya. Based on the results of the average percentage there is an increase in skills ie 16.23% service, lower passing 9.15% and upper passing 12.38% through this data the researcher can conclude that specific and random practice can improve volleyball skills on the elements of service and passing volleyball. Keywords: specific practice, random practice, volleyball
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DRILLING JARAK PENDEK TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS (CRAWL STROKE) (STUDI PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 PURI MOJOKERTO) YUSNIZAR, HANA; HARTOTO, SETIYO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini berobjek siswa kelas XI SMAN 1 Puri. Berdasarkan hasil observasi dari penilaian mata pelajaran PJOK, tingkat penyampaian pembelajaran renang gaya bebas (crawl stroke) di SMAN 1 Puri belum beranjak baik. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus mengetahui pengaruh metode Pembelajaran Drilling Jarak Pendek terhadap hasil pembelajaran siswa kealas XI SMAN 1 Puri Mojokerto. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimen murni dengan menggunakan Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian dipusatkan pada siswa kelas XI SMAN 1 Puri Mojokerto berjumlah 356 anak dari 11 kelas yang ada. Didasarkan atas penggunaan teknik Clauster Random Sampling, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 4 dan XI MIPA 5 SMAN 1 Puri, Mojokerto sebanyak 66 siswa dengan jumlah 24 orang siswa laki-laki dan 42 orang siswi perempuan. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengukur aspek keterampilan adalah tes keterampilan dengan 2 observer. Instrument penelitian yang digunkan untuk mengukur aspek pengetahuan adalah tes tulis. Dari penjelasan di atas, penelitian dilakukan dengan menerapkan teknik analisis data berupa Rata-rata, Standar Deviasi, Varian, Uji Normalitas, Uji T, Uji Mann-Whitney dan peningkatan. Hal itu mengarah pada hasil analisis data yang menunjukkan ada pengaruh metode drilling jarak pendek terhadap hasil belajar pengetahuan renang gaya bebas (crawl stroke) pada siswa kelas XI SMAN 1 Puri Mojokerto 11,85% sedangkan hasil belajar keterampilan renang gaya bebas (Crawl stroke) pada siswa kelas XI SMAN 1 Puri Mojokerto 4,9%. Berdasarkan uraian hasil penelitian metode drilling jarak pendek efektif digunakan dalam membelajarkanan dan meningkatkan kemampuan renang gaya bebas (crawl stroke) siswa kelas XI SMAN 1 Puri Mojokerto. Kata Kunci: drilling jarak pendek, renang gaya bebas, hasil belajar Abstract This research has the object of a class XI student of SMAN 1 Puri. Based on observations from the assessment of PJOK subjects, the level of delivery of freestyle swimming (crawl stroke) learning at SMAN 1 Puri has not progressed well. Therefore, this study focuses on knowing the effect of the Short Distance Drilling Learning Method on student learning outcomes in SMAN 1 Puri Mojokerto. This research is included in pure experimental research using Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. The research population was centered on 35th grade students of SMAN 1 Puri Mojokerto in 11 classes. Based on the use of the Clauster Random Sampling technique, the samples in this study were students of class XI MIPA 4 and XI MIPA 5 SMAN 1 Puri, Mojokerto with 66 students totaling 24 male students and 42 female students. The research instrument used to measure aspects of skills is a skills test with 2 observers. The research instrument used to measure aspects of knowledge is a written test. From the explanation above, the research was conducted by applying data analysis techniques in the form of averages, standard deviations, variants, normality tests, T tests, Mann-Whitney tests and improvement. This leads to the results of data analysis which shows that there is an effect of the short distance drilling method on the learning outcomes of free stroke swimming (crawl stroke) in class XI students of SMAN 1 Puri Mojokerto 11.85% while the results of learning of freestyle swimming skills (Crawl stroke) on XI grade students of SMAN 1 Puri Mojokerto 4.9%. Based on the description of the results of research the method of short distance drilling is effectively used in teaching and improving the ability of freestyle swimming (crawl stroke) of XI grade students of SMAN 1 Puri Mojokerto. Keywords: short-distance drilling, crawl stroke, learning results
HUBUNGAN TINGKAT KONSENTRASI SISWA TERHADAP HASIL KETEPATAN SHOOTING SEPAK BOLA Najib, Muhibuddin; PRIAMBODO, ANUNG
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permainan sepak bola memiliki teknik yang membutuhkan konsentrasi, salah satunya adalah shooting. Dalam melakukan shooting sepak bola selain dibutuhkan pemilikan teknik cara menendang bola yang benar, juga diperlukan konsentrasi yang tinggi supaya bola yang akan ditendang dapat tertuju ke target yang dituju serta mencetak gol. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat konsentrasi siswa terhadap hasil ketepatan shooting pada peserta ekstrakurikuler sepak bola di SMPN 4 Kota Mojokerto. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian non-eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah desain korelasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 siswa. Cara mendapatkan data tingkat konsentrasi menggunakan grid concentration test dan tes keterampilan shooting menggunakan sasaran gawang gantung yang dilakukan satu kali pertemuan.Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat konsentrasi terhadap hasil ketepatan shooting pada peserta ekstrakurikuler sepak bola di SMPN 4 Kota Mojokerto. Hasil perhitungan korelasi product moment nilai rhitung>rtabel (0,389>0,344) dan besar sumbangan yaitu sebesar 15,13 % sehingga dengan demikian tingkat konsentrasi siswa memberikan pengaruh yang besar terhadap keberhasilan shooting pada peserta ekstrakurikuler sepak bola di SMPN 4 Kota Mojokerto tahun ajaran 2018 /2019. Kata Kunci: tingkat konsentrasi, ketepatan shooting, ekstrakurikuler Abstract Soccer has various techniques that need concentration, one of them is shooting. In soccer shooting, it does not only need a right technique for kicking a ball, but it also requires a high concentration so that the ball to be kicked can be aimed at the target and score. This research was aimed to determine the level of relationship of student concentration to the results of accuracy shooting at the football extracurricular participants in Junior High School 4 in Mojokerto. This research was non-experimental. Design of the research was correlational design. The subjects was 33 students. Data was collected by using concentration test grids and shooting skill tests using a hanging goal in a one-time meeting. The results showed that there was a correlation between the level of concentration on the results of accuracy shooting at the soccer extracurricular participants in Junior High School 4 in Mojokerto. Correlation results showed that rhitung> rtabel value (0,389 > 0,344) and large donation of 15.13% so that thus the level of concentration of students have a big influence on the success of shooting at the soccer extracurricular participants in Junior High School 4 Kota Mojokerto School year 2018/2019. Keywords: concentration level, shooting accuracy, extracurricular
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SRENGAT BLITAR CHRISTANTI GLORINDA WANJAYA, VISENSIA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan suatu hubungan antar faktor yang terlibat sebagai proses pembinaan yang dapat berlangsung seumur hidup guna mencapai tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan tidak sekedar tentang pengembangan informasi pengetahuan secara langsung di dalam aneka pengalaman belajar melalui aktivitas fisik. Tujuan tertinggi dari pendidikan merupakan pengembangan kepribadian yang bersifat positif juga berakhlak mulia dengan mempertahankan karakter yang baik. Dampak kemajuan dari ilmu pengetahuan juga teknologi yang sekarang menjadi tolak ukur didunia pendidikan khususnya Pendidikan Jasmani Olahraga dan Rekreasi. Tenaga manusia lebih sering tergantikan dengan kemajuan teknologi yang mengakibatkan banyak manusia kurang melakukan aktivitas gerak. Aktivitas fisik harian yang tergolong cukup dengan minimal 30-90 menit perhari dengan intensitas waktu 3-7 hari setiap satu minggu. Penelitian ini termasuk penelitian populasi dengan jenis penelitian non-eksperimen dengan jumlah 429 peserta didik dalam satu tingkatan kelas XI. Dengan menggunakan correlation sperman?s penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dari AF dengan MFT menggunakan instrumen angket aktivitas fisik harian (Daily Physical Activity) dan menggunakan tes Multistage Fitnes Test (MFT). Nilai signifikansi dari AF dengan MFT memiliki besar 0,000<0,05 yang bisa dikatakan Ha diterima dan H0 ditolak. Nilai koefisien correlation sebesar 0,415 menunjukkan nilai yang positif dengan besar hubungan antara AF dan MFT sebesar 17,2%. Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Kebugaran Jasmani Abstract Education process continues in a lifetimes in order to gain the objectives of education. The education objectives is not only dealing with the development of knowledge and information directly in the various learning experiences through the physical activities. The highest objective of education is the positive personality and nobly morality development by preserving good characteristic. The impact of present science and technology development become the measuring rod in the education field especially in physical education, health and recreation. Human force often replaced by technology development which causing many people do less movement activities. Daily physical activities is considered enough by doing minimum 30-90 minutes in a day with the intensity 3-7 days in a week. This research was included in population research with non-experiment type and with the number of 429 students in one level of XI grades. By using correlation sperman?s, this research was conducted to know the relationship between AF and MFT using daily physical activity questionnaire as the instrument and using Multistage Fitnes Test (MFT). The significance value of AF and MFT was 0,000<0,05 which can be stated that Ha was accepted and H0 was unaccepted. Correlation coefficient value which was 0,415 shows the positive value with the amount of relationship between AF and MFT as much as 17,2%. Keywords : Physical Activity, Physical Vitality.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS SEDENTARI DENGAN KEBUGARAN JASMANI (STUDI PADA PESERTA KELAS VII DIDIK SMP NEGERI 1 NGIMBANG) AGUNG LAKSONO, BAYU
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aktivitas sedentari merupakan aktivitas duduk atau berbaring seseorang dalam kesehariannya, baik di tempat kerja, di rumah dan di transportasi, tetapi tidak dalam waktu tidurnya. Perilaku seperti itu lebih sering dijumpai pada anak-anak atau remaja yang kini dimanjakan oleh perkembangan teknologi. Perilaku sedentari pada anak-anak atau remaja sering diikuti dengan konsumsi snack yang lebih tinggi dan pengeluaran energi yang rendah, dimana hal itu bisa mengganggu kebugaran jasmani. Untuk mempertahankan kebugarannya, anak-anak atau remaja dituntut untuk teratur dalam beraktivitas atau berolahraga dan mengonsumsi makanan yang diperlukan oleh tubuh, dengan begitu akan mendapatkan kebugaran yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara aktivitas sedentari dengan kebugaran jasmani dan seberapa besar sumbangan aktivitas sedentari terhadap kebugaran jasmani. Jenis penelitian ini adalah penelitian non-eksperimen menggunakan desain penelitian korelasional dengan model sebab akibat dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner aktivitas sedentari remaja untuk mengetahui seberapa lama aktivitas sedentari yang dilakukan selama satu minggu dan Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani peserta didik. Sampel yang digunakan sebanyak 53 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Analisis penelitian ini menggunakan SPSS versi 25.0 dengan uji korelasi gamma. Dari hasil pengolahan data yang menggunakan teknik analisis data uji korelasi gamma didapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa nilai sig 0,689 > sig 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas sedentari dengan kebugaran jasmani. Berdasarkan hasil dari perhitungan value 0,087 dapat diartikan bahwa sumbangan aktivitas sedentari terhadap kebugaran jasmani sebesar 8,7%. Kata kunci: aktivitas sedentari, kebugaran jasmani, peserta didik Abstract Sedentary activity is the one?s sitting and laying down activity in their daily, either in working place, in home, or in transportation, but not in their sleeping time. This behavior is commonly seen in the children or teenagers who were spoiled with the technology development. Sedentary behavior in children and teenager was mostly followed by higher snack consumption and lower energy usage, where it can distract the physical fitness. To maintain the vitality, children and teenager are demanded to do activity or sport regularly and consume the food needed by the body, so the desired fitness result will be obtained. The aim of this research were to know the relationship between sedentary activity with physical fitness and how much it contributes to the physical fitness. This research?s type was non-experiment using correlational research design with cause-effect model and teenager sedentary activity questionnaire as the instrument used in this research in order to know how long the sedentary activity that were done within a week is, moreover the Multistage Fitness Test (MFT) was also applied to measure the level of students? physical vitality. The sample of this research was 53 students with random sampling cluster as the sampling technique. The analysis of this research was SPSS version 25 with gamma correlation test. Based on the data tabulation using gamma correlation data test analysis technique, the result was obtained which shows that the value was sig 0,689 > sig 0,05, thus it can be concluded that there was no significant relationship between sedentary activity and physical fitness. Based on the calculation result, the value of 0,087 can be interpreted that the sedentary activity contribution to physical fitness was 8,7%. Keywords: sedentary activity, physical fitness, students

Page 8 of 11 | Total Record : 108