cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Prestasi Olahraga
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020)" : 26 Documents clear
ANALISIS KEMAMPUAN AEROBIK DAN ANAEROBIK TIM FUTSAL JOMBLO FC PONOROGO MUCHLIS JUBAIRI, SURYA; WIDYAH KUSNANIK, NINING
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT AEROBIC AND ANAEROBIC ABILITY ANALYSIS OF FUTSAL TEAM JOMBLO FC PONOROGO TEAM Name : Surya Muchlis jubairi NIM : 14060474037 Study Program : S1 Sports Coaching Education Department : Sports Coaching Education Faculty : Faculty of Sports Science Name of Institute : Surabaya State University Lecturer : Dr. Nining Widyah Kusnanik S.Pd, M.Appl, Sc Year : 2018 Aerobic is the process of meeting energy needs that takes advantage of oxygen and has a long duration, whereas anaerobic is the fulfillment of the energy needs that take advantage of glycogen without any oxygen in it and have a very short duration. In this case, the research objective is determined the aerobic and anaerobic abilities of the Jomblo FC futsal team. This research is a quantitative descriptive study. To find out the aerobic and anaerobic abilities using test instruments, namely MFT, sprint, vertical jump, and shuttle run. The sample of this study is the whole existing in the population that makes this study a population research. The results of the study showed that aerobic ability is very low seen from the percentage of 2 athletes the percentage of 13.3% moderate category, 10 athletes percentage 66.6% less category, and 3 athletes the percentage of 20% is very poor category. The anaerobic ability of sprint tests is 1 athlete percentage 6.7% good category, 10 athletes percentage 66.7% moderate category, and 4 athletes percentage 26.7% less category. Shuttle Run is 2 athletes percentage 13.3% excellent category, 11 athletes percentage 73.4% good category, and 2 athletes percentage 13.3% moderate category. Vertical Jump is 2 athletes percentage 13.3% category very good, 4 athletes percentage 26.7% category good, 6 athletes percentage 40% category enough, 2 athletes percentage 13.3% category moderate, and 1 athlete percentage 6.7% category less. The conclusions of research into aerobic and anaerobic ability of the Jomblo fc Ponorogo futsal teams are aerobic ability using multistage fitness test items (MFT) get the results of a "moderate" test, while the shuttle run tests get the results of a "good" category, and vertical tests get the results of a "good" category. Keywords : Aerobic Ability, Anaerobic Ability, Futsal, Jomblo FC Team. ABSTRAK ANALISIS KEMAMPUAN AEROBIK DAN ANAEROBIK TIM FUTSAL JOMBLO FC PONOROGO Nama : Surya Muchlis jubairi NIM : 14060474037 Program Studi : S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Jurusan : Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas : Fakultas Ilmu Olahraga Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Dosen Pembimbing : Dr. Nining Widyah Kusnanik S.Pd, M.Appl, Sc Tahun : 2018 Kemampuan aerobik adalah proses pemenuhan kebutuhan energi yang memanfaatkan oksigen serta memiliki durasi waktu yang lama, sedangkan kemampuan anaerobik adalah pemenuhan kebutuhan energi yang memanfaatkan glikogen tanpa adanya peran oksigen di dalamnya serta memiliki durasi yang sangat singkat. Penelitian ini merupakan penelitian diskritif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui kemapuan aerobik dan anaerobik tim futsal Jomblo FC Ponorogo dengan menggunakan instrument tes yaitu MFT, Sprint, Vertical Jump, dan Shuttle Run. Penelitian ini menggunakan sampel berjumlah 15 atlet yang merupakan keseluruhan di dalam populasi. Hasil penelitian kemampuan aerobik dengan menggunakan tes MFT adalah kurang sekali yaitu 2 atlet persentase 13.3% kategori sedang, 10 atlet persentase 66.6% kategori kurang, dan 3 atlet persentase 20% kategori kurang sekali. Kemampuan anaerobik dengan tes Sprint 10 meter adalah sedang yaitu 1 atlet persentase 6.7% kategori baik, 10 atlet persentase 66.7% kategori sedang, dan 4 atlet persentase 26.7% kategori kurang. Kemampuan anaerobik dengan tes Shuttle Run adalah 2 atlet persentase 13.3% kategori baik sekali, 11 atlet persentase 73.4% kategori baik, dan 2 atlet persentase 13.3% kategori sedang. Kemampuan anaerobik dengan tes Vertical Jump adalah 2 atlet persentase 13.3 % kategori sangat baik, 4 atlet persentase 26.7 % kategori baik, 6 atlet persentase 40 % kategori cukup, 2 atlet persentase 13.3 % kategori sedang, dan 1 atlet persentase 6.7 % kategori kurang. Kesimpulan penelitian analisis kemampuan aerobik dan anaerobik tim futsal Jomblo FC Ponorogo adalah kemampuan aerobik dengan menggunakan item tes Multistage Fitness Test (MFT) mendapatkan hasil kategori ?kurang sekali?, sedangkan kemampuan anaerobik dengan menggunakan item tes Sprint 10 meter mendaparkan hasil kategori ?sedang?, item tes Shuttle Run mendapatkan hasil kategori ?baik?, dan item tes Vertical Jump mendapatkan hasil kategori ?cukup?. Kata Kunci : Kemampuan Aerobik, Kemampuan Anaerobik, Futsal, Tim Jomblo FC.
ANALISIS GERAK TENDANGAN PENALTI PADA PERMAINAN FUTSAL (STUDY PADA TIM ME6 FUTSAL SURABAYA) TAUFIQU RACHMAN, FARID; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractFutsal is one of the most popular sports and is in demand by various groups of people. The popularity of futsal is increasing because of its own professional league in Indonesia. Futsal is also almost the same as soccer in some ways, one of which is penalty kicks. A penalty kick in a very close futsal game which is 6 meters away. The penalty point is 6 m from the midpoint between the two goalposts, this usually happens because of a fouls committed in the area of ??the penalty box and can also determine the victory of one of the teams if there is an equal score at the end of the game. The purpose of this research is to obtain information and find out the results of effective penalty kicks and can enter the goal in terms of biomechanics. The method used is descriptive quantitative research methods. The results of this research took the subject of 5 ME6 Surabaya futsal academy players, from the 5 players they took the penalty kick using the instep. Each player gets 3 chances to kick the penalty. In this research data, each kicker will be taken the most accurate one kick on the target. The conclusion of this research is the second subject with a time of 0.80 seconds, a ball speed of 30.97 m / s, a ball height of 1.82 m, a distance of 6 m, target 5, with a prefix when going to kick a right leg angle 93?, left leg angle 156?, and angle torso 145?. Then when the foot position applies the ball to the right leg angle of 121 ?, 129 left foot angle, and 144 body angle. And for the advanced position or position after kicking is the right foot angle of 170?, left foot angle of 118?, and the trunk angle of 119?. Keywords: Futsal, Penalty Kick, Motion AnalysisAbstrakOlahraga futsal adalah salah satu olahraga yang paling digemari dan diminati oleh berbagai kalangan masyarakat. Popularitas permainan futsal semakin meningkat karena adanya liga professional sendiri di Indonesia. Futsal juga hampir sama seperti sepakbola dalam beberapa hal, salah satunya adalah tendangan penalti. Tendangan penalti dalam permainan futsal sangat dekat yang berjarak 6 meter. Titik penalti 6 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang, biasanya ini terjadi karena pelanggaran yang dilakukan di area kotak penalti dan bisa juga menentukan kemenangan salah satu tim jika terjadi skor sama dalam berakhirnya permainan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi dan mengetahui hasil gerakan tendangan penalti yang efektif dan dapat masuk ke gawang ditinjau dari segi biomekanika. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif.Hasil dari penelitian ini mengambil subjek 5 pemain futsal akademi ME6 Surabaya, dari 5 pemain tersebut mereka melakukan tendangan penalti dengan menggunakan bagian punggung kaki. Setiap pemain mendapatkan 3 kali kesempatan menendang penalti. Dalam data penelitian ini maka setiap penendang akan diambil 1 tendangan yang paling akurat mengenai sasaran.Kesimpulan dari penelitian ini adalah subyek kedua dengan waktu 0.80 detik, kecepatan bola 30.97 m/s, tinggi bola 1.82 m, jarak 6 m, sasaran 5, dengan posisi awalan ketika akan melakukan tendangan sudut kaki kanan 93?, sudut kaki kiri 156?, dan sudut batang tubuh 145?. Kemudian pada saat posisi kaki melakukan perkenaan pada bola sudut kaki kanan sebesar 121?, sudut kaki kiri 129?, dan sudut batang tubuh 144?. Dan untuk posisi lanjutan atau posisi setelah menendang adalah sudut kaki kanan 170?, sudut kaki kiri 118?, dan sudut batang tubuh 119?. Kata Kunci : Futsal, Tendangan Penalti, Analisis Gerak
SURVEI MANAJEMEN PEMBINAAN PRESTASI CABANG OLAHRAGA PABBSI DAN PASI DI KONI KOTA KEDIRI FAIZAL BAHRI, MUHAMAD; SUBAGIO, IRMANTARA
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembinaan prestasi cabang olahraga yang ada di Koni Kota Kediri yang saat itu mengalami prestasi yang baik. Berdasarkan hasil penelitian melalui wawancara dan survei yang diperoleh dari manajemen, pelatih, dan atlet kemudian data dianalisis menggunakan metode deskriptif.Manajemen adalah hal non teknis yang sangat penting dalam yang sangat penting dalam menjalankan suatu organisasi dalam Koni. Karena, sebagai pengatur semua yang ada dalam suatu cabang olahraga yang dinaungi oleh Koni Kota Kediri, anatar lain : pendanaan dan penyediaan sarana pra sarana. Sehingga, dari hal tersebut terjadi hal yang saling berkaitan dalam tercapainya suatu prestasi dalam cabang olahraga.Dalam penelitian ini akan dibahas suatu proses yang mengakibatkan suatu prestasi cabang olahraga di Koni Kota Kediri. Dari hasil penelitian menyebutkan bahwasanya faktor yang paling dominan adalah keseriusan manajemen dalam memonev cabang olahraga. Dalam hal pendanaan manajemen juga mepermudah. Rutinitas latihan setiap hari juga menjadi nilai tambahan. Sehingga dari hal tersebut berdampak pada semua aspek yang lainnya antara lain : tercapainya kesejahteraan atlet, keharmonisan bagi semua dan selalu tercapai target yang memuaskan diajang PORPROV Jawa Timur. Kata Kunci : Prestasi, Manajemen, Koni Kota Kediri Abstract The aim of this studyis to know the developmental-achievement managemen at Koni Kediri which experienced great achievement at that time. Insruments use in this study were interview and survey from management, coach, and athlete. Then descriptive method is used for analyzing the data obtained.Management is non-technical things which is so important for conducting Koni?s coordination. It is all because management has a function as a regulator of all sports shaded by Koni Kediri such as providing and funding for utilities, so that there is a correlation between achievement and managemen in sport.In this research, a process will be discussed which could make achievements in branch of sports Koni Kediri. The result showed that the mai factor is seriousness in management sport monitoring. Moreover, management can make routine-daily exercise become additional valau in case of funding. So, it has good impact on other aspects like prosperety, harmony, and achievement of athletes at East Java PORPROV event. Keywords : Achievement, Management, Koni Kediri
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES PASSING PADA CABANG OLAHRAGA FLOORBALL (STUDI PADA ATLET UNIT KEGIATAN MAHASISWA FLOORBALL PUTRA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA) TRYA OCTAVIA, CHELLA; JANUARUMI MARHAENDRA, FRANSISCA
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengukur suatu kemampuan seorang atlet baik dari segi kemampuan fisik maupun kemampuan skill yang dimiliki diperlukan sebuah pencatatan hasil yang berupa data pengembangan suatu instrumen tes. Suatu intrumen tes dalam suatu cabang olahraga yang seharusnya seorang pelatih mengetahui kemampuan atlet yang sedang dilatih. Dalam hal ini menggambarkan bahwa perlu dikembangkan suatu tes untuk mengasah skill seorang atlet yang sangat erat kaitanya dengan prestasi khususnya pada cabang olahraga floorball dimana cabang olahraga tim tersebut membutuhkan kemampuan skill yang harus terus dilatih seperti passing, dribling dan shooting agar permainan seorang atlet bisa terlihat baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengembangan instrumen tes passing di floorball khususnya pada atlet floorball putra universitas negeri surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan perkembangan / research and development. populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet putra floorball universitas negeri surabaya yang berjumlah 15 sampel atlet/ data diperoleh melalui angket, uji coba produk, tes dan wawancara. Hasil data yang diperoleh berupa penilaian validasi, reabilitas, serta saran untuk perbaikan. Hasil penelitian produk tes pengembangan passing pada atlet putra floorball universitas negeri surabaya menghasilkan validasi pada P.1= 0,707 P.2 = 0,834 dan P.3 0,760 dari hasil r-tabel tersebut lebih besar dari r-tabel dapat dikatakan layak memenuhi syarat validasi sedangkan hasil dari reliabilitas cronbach?s alpha 0,878 > 0,60 hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa konstruk tes yang merupakan dimensi variabel latihan adalah reliabel. Kata Kunci : Pengembangan, Tes, Passing, Floorball. To measure an athletes ability of both physical abilities and the ability of the skills possessed, to record results in the form of development data for instrument test. It is in a sport that should be a coach knows the abilities of the athlete being trained. In this case, it illustrates that to develop a test to hone the skills of an athlete which is very closely related for getting achievement, especially in the floorball branch where the team sports branch requires skills that must be continuously trained such as passing, dribling and shooting so that an athletes game get good technic. The purpose of this research is to find out how the development of passing instrument test on floorball, especially on mens floorball athletes, State University of Surabaya. This research uses the type of research and development / research and development. the population that used in this study was the male floorball athlete in state university of surabaya there were 15 athlete samples / data obtained through questionnaires, product trials, tests and interviews. The results of the data obtained in the form of validation, reliability, and suggestions for improvement. The results of the research on passing development test products on the male floorball athlete in state university of surabaya resulted in validation at P.1 = 0.707 P.2 = 0.834 and P.3 0.760 from the results of the r-table is greater than the r-table can be said to be eligible to meet the validation requirements while the results of Cronbachs alpha reliability 0.878> 0.60 results can be concluded that the test construct which is the dimension of the exercise variable is reliable. Keywords: Development, Test, Passing, Floorball.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENDUKUNG PERSATU TUBAN NAIK KE LIGA 2 ADI MUSTOFA, SAEFUL; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tim Persatu Tuban merupakan sebuah klub sepakbola Indonesia yang berasal dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Saat berkompetisi di liga 3 Nasional pada tahun 2018 yang sukses berhasil mencapai prestasi promosi ke liga 2 untuk musim depan tahun 2019. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah ingin mengetahui faktor apa yang mendukung Persatu Tuban bisa lolos ke liga 2 pada musim kompetisi 2018. Berdasarkan hasil penelitian melalui pengamatan, wawancara dan dokumentasi yang diperoleh dari manajemen, pelatih, pemain dan suporter. kemudian analisis data dengan pencatatan, pengelompokan data, dan analisis data. Serta menggunakan keabsaan data dengan teknik triangulasi bertujuan data yang sudah diperoleh akan dibandingkan atas kebenaranya. Faktor yang mendukung Persatu Tuban naik ke liga 2 sebagai berikut: (1). Faktor program latihan dengan menganut panduan AFC selama ini program latihan di tim Persatu Tuban sudah cukup baik. (2). Faktor sarana dan prasarana yang ada di tim Persatu sejauh ini mempunyai fasilitas baik namun belum mencapai sangat baik, karena harus ada penambahan fasilitas yang ada pada tim Persatu Tuban. (3). Faktor perekrutan pemain dan pelatih yang tepat menjadikan faktor ini berperan penting dalam tim Persatu untuk mencapai target yang sudah direncanakan. Pelatih yang sudah direkrut akan mencari dan merekrut pemain sesuai kebutuhan tim demi mencapai target dari manajemen. (4). Faktor pembinaan dilakukan kabupaten Tuban sudah baik. Banyaknya pemain asli Tuban yang mampu menembus tim Persatu dan turut berkontribusi dalam prestasi Persatu hingga bisa naik ke liga 2. (5). Faktor dukungan suporter baik dalam mendukung, penjualan hasil tiket, penjualan dari hasil merchandise akan membuat Persatu lebih baik lagi dalam bentuk dukungan.Kata kunci: Manajemen , Sepakbola, Kompetisi
ANALISIS KEMENANGAN BHAYANGKARA SAMATOR DAN KEKALAHAN INDOMARET PADA FINAL LIVOLI 2018 DITINJAU DARI SEGI KETERAMPILAN BERMAIN FAHRUDDIN, IMAM; IRSYADA, MACHFUD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam permainan bolavoli keterampilan bermain yang bagus sangat penting dimiliki oleh para pemain untuk mencapai prestasi yang ingin dirah. Maka, untuk mendapatkan kemenagan di suatu pertandingan bolavoli dibutuhkan keterampilan bermain yang baik. Adapun sebaliknya keterampilan bermain yang kurang bagus akan menyebabkan kelemahan bagi tim dan bahkan salah satu penyebab kekalahan dalam pertandingan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendiskripsikan kemenangan Bhayangkara Samator serta untuk mengetahui dan mendiskripsikan kekalahan Indomaret pada final livoli 2018 ditinjau dari segi keterampilan bermain. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dari data ? data observasi pada final livoli divisi utama yang diselanggarakan pada tanggal 4 November 2018 di Gor Ki Mageti Magetan Jawa Timur. Teknik pengumpulan data melalui video rekaman pertandingan pada final livoli 2018 yang mempertemukan antara tim Bhayangkara Samator dan Indomaret. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dengan persentase aktivitas keberhasilan dan kegagalan keterampilan bermain. Hasil dari tim Bhayangkara Samator dalam keterampilan bermain scooring skill yaitu berhasil menghasilkan poin sebanyak 59 kali dengan rincian service 5 kali (8,47%), attack 46 kali (77,96%), block 8 kali (13,55%). Sedangkan melakukan kegagalan sebanyak 40 kali dengan rincian service 15 kali (37,5%), attack 8 kali (20%), block 17 kali (42,5%). Dan pada keterampilan bermain non scooring skill yaitu berhasil melakukan keunggulan sebanyak 67 kali dengan rincian receive 25 kali (37,31%), toss 33 kali (49,25%), dig 9 kali (13,43%). Sedangkan melakukan kegagalan sebanyak 19 kali dengan rincian receive 4 kali (21,05%), toss 2 kali (10,52%), dig 13 kali (68,42%). Sedangkan hasil dari tim Indomaret dalam keterampilan bermain scooring skill yaitu berhasil menghasilkan poin sebanyak 38 kali dengan rincian service 3 kali (7,89%), attack 32 kali (84,21%), block 3 kali (7,89%). Sedangkan melakukan kegagalan sebanyak 62 kali dengan rincian service 7 kali (11,29%), attack 17 kali (27,41%), block 38 kali (61,29%). Dan pada keterampilan bermain non scooring skill yaitu berhasil melakukan keunggulan sebanyak 57 kali dengan rincian receive 22 kali (38,59%), toss 27 kali (47,38%), dig 8 kali (14,03%). Sedangkan melakukan kegagalan sebanyak 11 kali dengan rincian receive 4 kali (36,36%), toss 1 kali (9,09%), dig 6 kali (54,54%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tim Bhayangkara Samator dalam segi keterampilan bermain sangat bagus pada keterampilan bermain service, attack, block, receive, toss dan dig. Sedangkan tim Indomaret dalam segi keterampilan bermain kurang bagus pada keterampilan bermain service, attack, block, receive, toss dan dig. Kata Kunci: Keterampilan Bermain, Bolavoli, Kemenangan dan Kekalahan, Final Livoli 2018
ANALISIS KEKUATAN OTOT, LENGAN OTOT PERUT DAN KONSENTRASI TERHADAP KETEPATAN 2 POINT SHOOT DAN 3 POINT SHOOT (STUDI TIM BASKET PUTRA SMAGA LAMONGAN) DIAN SAPUTRO M.R., MOCHAMAD; SIANTORO, GIGIH
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Peneitian ini ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kontribusi otot lengan, otot perut dan konsentrasi terhadap ketepatan 2 point shoot dan 3 point shoot pemain SMAGA lamongan ,yang dilihat dari kekuatan otot lengan perut dan konsentrasi pemain sebagai bahan evaluasi guna menunjang efektifitas permainan dan sebagai persiapan awal ke depan untuk jenjang lanjutan ke usia senior (professional). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah pemain SMAGA LAMONGAN yang berjumlah 15 orang Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata Kekuatan otot perut pemain smaga dalam kategori ?Sedang?. Rata-rata 39,4 tingkat kemampuan sit up pemain smaga adalah 44,6 dengan kategori ?Sedang?. Rata-rata tingkat konsentrasi pemain SMAGA lamongan adalah 17,6 dengan kategori ?Sedang?. Rata-rata tingkat shooting 2 point pemain SMAGA lamongan adalah 5,26 dalam kesempata 10x tembakan, tingkat Rata-rata shooting 3 point pemain SMAGA lamongan adalah 2,26 dalam 10x tembakan 3 point dengan menggunakan 5 posh posisi. Kata kunci : Bola basket, otot lengan, otot perut, konsentrasi ABSTRAK This research is to find out the extent of the contribution of arm muscles, abdominal muscles and concentration to the accuracy of 2 point shoot and 3 point shoot players of SMAGA Lamongan, which is seen from the strength of the abdominal arm muscles and player concentration as an evaluation material to support the effectiveness of the game and as an initial preparation forward to the advanced level to senior age (professional). This type of research is quantitative descriptive. The subjects in this study were 15th students of SMAGA LAMONGAN. The results showed that the average abdominal strength of 15th Smaga?s Lamongan students was in the "Medium" category. The average 39.4 level of ability to sit-up of 15th Smaga?s students is 44.6 with the category "Medium". The average concentration level of 15th Smaga?s students is 17.6 with the category "Medium". The average shooting rate of 2 points of 15th Smaga?s students is 5.26 in a 10th times shot chance, the average shooting level of 3 pounds of 15th Smaga?s students is 2.26 in a 10th times are 3 point shot using 5 posh positions. Keywords: Basketball, Arm Muscle, Stomach Muscle and concentration.
PERBANDINGAN KETERAMPILAN BERMAIN PEMAIN ASING DAN PEMAIN LOKAL PUTRA PADA FINAL FOUR PROLIGA 2019 IBAD SAQOFI, AHMAD; IRSYADA, MACHFUD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterapilan bermain merupakan suatu hal rangkaian yang penting yang harus dikuasi setiap individu pemain bolavoli, keterampilan bermain itu sendiri merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan gerak secara efektif dan efisien dalam sebuah permainan. Ada beberapa jenis keterampilan dalam permainan bolavoli yaitu service, block, attack, receive, dig, dan toss. Selain itu kejuaraan tingkat elit di Indonesia yaitu Proliga yang di perkuat oleh pemain lokal dan pemain asing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan bermain pemain asing putra seperti apa dan pemain lokal putra seperti apa yang bermain pada final four Proliga 2019 pada putaran kedua yang di selelnggarakan di Gor Ken Arok Malang Jawa Timur Indonesia. metode yang digunakan dalam penelitan in adalah kuantitatif non eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah tim putra yang masuk pada final four Proliga 2019.Penelitian ini dilakukan selama 1 hari dengan melihat video pertandingan final four Proliga 2019. Hasil penelitian ini menggunakan bantuan rumus efektivitas dan presentase. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya perbandingan keterampilan bermain antara pemain asing dan pemain lokal dari segi keterampilan service, block, attack, receive, dig, dan toss.Kesimpulan dari keseluruhan menunjukan adanya perbandingan keterampilan bermain antara pemain lokal dan pemain asing dari segi service, block, attack, receive, dig, dan toss.
PENGARUH LATIHAN RESISTANCE BAND DAN LEG BANDING TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN SAMPING (CECHUITUI) PADA EKSTRAKURIKULER MAN 2 MOJOKERTO SURYA NINGRUM, RENA; , WIJONO
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kelemahan pada siswa ekstrakurikuler MAN 2 Mojokerto ketika melakukan tendangan samping (cechuitui) selalu gagal mendapatkan poin dan masih dapat ditangkis maupun ditangkap oleh lawan karena gerakan cenderung lambat. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan resistance band dan leg banding terhadap peningkatan kecepatan tendangan samping (cechuitui) pada siswa ekstrakurikuler Wushu MAN 2 Mojokerto. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment kuantitatif dengan desain penelitian pre-test post-test group. Jumlah sampel 20 orang laki-laki berusia 16-18th. Pemberian latihan selama 6 minggu, setiap minggu terdapat 3 kali latihan. Pengambilan data menggunakan tendangan samping (cechuitui) selama 15 detik. Hasil: Hasil dari Independent Sample T-test, mean pre-test gerakan tendangan samping (cechuitui) kaki kanan 13,45; post-test gerakan tendangan samping (cechuitui) kaki kanan 20,05. Mean post-test latihan resistance band 24,200; mean post-test latihan leg banding 16,800. Berdasarkan pengolahan data dengan SPSS versi 23, latihan resistance band dan leg banding terhadap peningkatan kecepatan tendangan samping (cechuitui) memperoleh nilai Sig 0,000. Dari kedua nilai Signifikansi < 0,05 maka pada latihan resistance band dan latihan leg banding dinyatakan terdapat pengaruh. Simpulan: Bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan resistance band dan leg banding, dan juga terdapat perbedaan yang signifikan yakni lebih besar peningkatannya pada latihan resistance band dibandingkan dengan latihan leg banding terhadap peningkatan kecepatan tendangan samping (cechuitui) kategori sanshou pada ekstrakurikuler MAN 2 Mojokerto. Kata kunci: Latihan, Resistance Band, Leg Banding, Kecepatan, Tendangan Samping (cechuitui), Wushu.
KARAKTERISTIK ANTROPOMETRI DAN KONDISI FISIK PADA TIM SEPAKBOLA NGANJUK LADANG FC 2019 EKA APRIYANTO, LUKMAN; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi Fisik dan Antropometri merupakan faktor untuk menunjang kemampuan atlet untuk mencapai prestasi yang maksimal. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan antropometri pemain nganjuk ladang FC. Kondisi fisik meliputi kecepatan,kelincahan, Daya Tahan Jantung, dan kekuatan.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden Hasil penelitian menujukkan pemain nganjuk ladang FC, memiliki kategori "sangat baik" sebanyak 2 atlet (9,09%), kategori "baik" sebanyak 3 atlet (13,64%), kategori "sedang" sebanyak 10 atlet (45,45%), kategori "kurang" sebanyak 4 atlet (18,18%), kategori "sangat kurang" sebanyak 3 atlet (13,64%). Kekuatan memiliki kategori "baik" sebanyak 4 atlet (18,18%), kategori "sedang" sebanyak 18 atlet (81,82%). Kelincahan kanan kategori "baik" sebanyak 3 atlet (13,64%), kategori "sedang" sebanyak 18 atlet (81,82%), kategori "kurang" sebanyak 1 Atlet (4,55%). Kelincahan kiri memiliki kategori "baik" sebanyak 9 atlet (40,91%),kategori "sedang" sebanyak 13 atlet (59,09%). Vo2max memiliki kategori "sedang" sebanyak 9 atlet (40,91%),kategori "kurang" sebanyak 13 atlet (59,09%). Pada hasil Antropometri, IMT memiliki kategori "ideal" sebanyak 18 atlet (81,82%) dan pada kategori "Gemuk (Tingkat Ringan)" sebanyak 4 atlet (18,18%). Ketebalan lemak memiliki kategori "baik" sebanyak 18 atlet (81,82%) dan kategori "sedang" sebanyak 4 atlet (18,18%). Dari hasil penelitian dan pengambilan data kondisi fisik dan antropometri pada pemain nganjuk ladang fc bahwa kondisi fisik dan antropometri secara keseluruhan baik, adapun aspek kondisi fisik yang perlu ditingkatkan adalah kemampuan daya tahan jantungKata Kunci: Kondisi fisik, Antropometri, Sepakbola.

Page 1 of 3 | Total Record : 26