cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
ISSN : 23375752     EISSN : 27209660     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), published thrice a year (January, Mei, and September), is a peer-reviewed journal that is managed by the Department of Economic Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Surabaya. JUPE aims to help researchers publish their work for a wider audience. We consider original research articles and review articles in any research areas of (but is not limited to) economics and business education, such as economics education, entrepreneurship education, economics learning strategies, educational economics, classroom action research, development of learning materials, teaching models, learning instruction, and learning media.
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 3 (2013)" : 59 Documents clear
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONSTEKTUAL (CTL) PADA KOMPETENSI DASAR MENJELASKAN KONSEP PENAWARAN DAN PERMINTAAN UANG UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI  DAN KETUNTASAN BELAJAR SISWA KELAS X-2 SMA NEGERI 1 MANTUP, LAMONGAN RISKA AYUNINGTYAS
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

This study aims to increase student motivation and exhaustiveness learning on the basis of competency describes the concept of supply and demand for money in the class X-2 SMA Negeri 1 Mantup Lamongan using contextual learning approach. This study was conducted in two cycles. Based on the analysis conducted can be seen that on the cycle 1 teachers activity earned an average of 2.78 and at cycle 2 increased to 3.60. The same with students activity in cycle 1 gained an average of 2.37 and at the cycle 2 increased to 3.63. Students' motivation also increased, before implementation of contextual learning approach, students' motivation was only 67.84%, but after the application of contextual learning approach students' motivation increased to 81.11%. At the same time the percentage of classical exhaustiveness learning at cycle 1 is 78.13%, in cycle 2 increased to 90.62%. This shows that the application of contextual learning approach on the basis of competency describes the concept of supply and demand for money can increase student motivation and exhaustiveness learning class X-2 student on SMA Negeri 1 Mantup Lamongan. Keyword: Contextual Learning Approach (CTL), Learning Motivation, Mastery Learning
PENGARUH PENGANGGURAN DAN INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN TRENGGALEK ROVIA NUGRAHANI PRAMESTHI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Trenggalek dipengaruhi berbagai faktor. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh pengangguran dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Trenggalek pada tahun 2002-2009. Untuk mengetahui hipotesis penelitian digunakan model ekonometrika dengan metode OLS (Ordinary Least Square), yang diestimasi dengan menggunakan program Eviews 7. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa variabel pengangguran dan inflasi berdasarkan hasil uji bersama-sama, semua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Trenggalek pada taraf signifikansi 5% dengan probabilitas 0,005515. Sedangkan secara individu , variabel pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Trenggalek pada tahun 2002-2011 dengan koefisien -0,000146367013214. Variabel inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Trenggalek pada tahun 2002-2011 dengan koefisien 0,194404646804. Keyword: pertumbuhan ekonomi di Trenggalek, penganggurn, inflasi dan metode OLS.
PERANAN SEKTOR BASIS TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN GRESIK SELIFIA FIFI INDRIATY
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

This study aimed to determine the role of the base sector to the labour absorption in Gresik regency. This research is quantitative descriptive study using the LQ (Location Quotient) and methods of analysis of labor absorption. Results of this study explain that Gresik has two base sectors, namely Manufacturing sector, and Mining and Quarrying; Electricity, Gas, and Water supply. Manufactoring sector as the main base sector have a high employment elasticity negative amounted to -0.076 which means that if there is an increase of 1 percent GDP will decline in employment by 0,076 percent. While the Mining and Quarrying sector, electricity, gas and water supply have high levels of employment elasticity positive of 2.31 which means that if there is an increase of 1 percent GDP, there will be increase in employment of 2.31 percent. Keyword: Base Sector, Employment
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN MULTIMEDIA SITI AISAH
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi aktivitas guru dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan permainan multimedia 2) mengidentifikasi aktivitas siswa dalam menerapkann model pembelajaran kopoeratif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan permainan multimedia 3) meningkatkan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan permainan multimedia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan meliputi perencanaan, pelaksaksanaan, pengamatan, refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan permainan multimedia. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-10 SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Dalam penelitian ini digunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan data yang diperoleh dari hasil pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar. Dalam penelitian ini, diperoleh temuan bahwa aktivitas guru termasuk dalam kategori sangat baik dengan peningkatan pada setiap siklusnya dan aktivitas siswa juga termasuk dalam kategori sangat baik dengan persentase setiap siklus yang mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan permainan multimedia mengalami peningkatan. Kata kunci : Pembelajaran kooperatif, TGT, Permainan multimedia, Hasil belajar.
PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKSI INDUSTRI KECIL DI SURABAYA TALITHA ISLAMY
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Sektor industri merupakan salah satu penggerak perekonomian dalam suatu negara. Mulai dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2010 dari 3.347 industri yang terdaftar di Dinas Perdagangan dan Perindustrian 1.890 atau 56,57 persen diantaranya adalah industri kecil. Namun jika dilihat dari produksinya dari tahun 2003 sampai tahun 2010 produksinya hanya sebesar 5,58 persen dari total produksi sektor industri di Surabaya. Investasi industri kecil hanya 0,58 persen dan tenaga kerja yang diserap sebesar 18,15 persen. Industri kecil yang ada di Surabaya terdiri dari industri kimia, agro, pulp dan kertas, hasil hutan, alat angkut, logam, mesin dan rekayasa, tekstil, logam, mesin dan rekayasa Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui berapa besar pengaruh investasi dan tenaga kerja secara parsial terhadap produksi dan (2) mengetahui berapa besar pengaruh investasi dan tenaga kerja secara simultan terhadap produksi. Data yang terkumupul berupa data sekunder runtut waktu dari tahun 2003 sampai 2010 lalu dianalisis dengan menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan (1) Investasi berpengaruh signifikan terhadap produksi sedangakan variabel tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi. (2) Investasi dan tenaga kerja berpengaruh secara simultan terhadap produksi. Pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 83.43 persen sedangkan sisanya sebesar 16,57 persen dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Investasi, Tenaga Kerja, Produksi
ANALISIS KETIMPANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI ANTARA WILAYAH UTARA DAN SELATAN PROVINSI JAWA TIMUR WARDA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketimpangan pembangunan ekonomi antar kabupaten yang terjadi di Provinsi Jawa Timur. Teknik analisa data menggunakan sistem Kuadran (Tipologi Klassen), Indeks Williamson, Indeks Entropi Theil, dan Hipotesis Kuznets. Teknik sampel yang digunakan adalah seluruh kabupaten/kota yang berada di Provinsi Jawa Timur, sampel tersebut dibagi menjadi dua bagian, wilayah utara dan wilayah selatan Provinsi Jawa Timur. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada tahun 20011, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Madiun, Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya berada dikuadran I (pertumbuhan dan pendapatan yang tinggi). Wilayah yang termasuk kategori berpendapatan tinggi, namun pertumbuhannya rendah antara lain Kabupaten Sidoarjo, Kota Probolinggo dan Kota Mojokerto. Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban dan Kota Batu dapat dikategorikan di daerah yang pertumbuhannya tinggi namun berpendapatan rendah. Sedangkan wilayah yang termasuk kategori berpendapatan rendah dan pertumbuhan ekonomi rendah adalah Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Jombang, Nganjuk, Magetan, Lamongan, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Blitar, Kediri, Ngawi, Jember, Madiun, serta Kota Pasuruan dan Kota Blitar. Berdasarkan Indeks Williamson, Provinsi Jawa Timur mengalami kenaikan ketimpangan pembangunan ekonomi, namun berdasarkan Indeks Entropi Theil Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan ketimpangan pembangunan ekonomi. Berdasarkan Indeks Williamson dan Indeks Entropi Theil, Hipotesis Kuznets tidak berlaku di Provinsi Jawa Timur. Kata kunci: PDRB, pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pembangunan
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP DISTRIBUSI PENDAPATAN DI INDONESIA WILDAN ARIFIANTO
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap distribusi pendapatan di Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap distribusi pendapatan di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik non-parametris Spearman Rank. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap distribusi pendapatan adalah positif dan signifikan, dan hal ini tidak sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Kusnetz. Faktor penyebabnya adalah rendahnya tingkat pendidikan, teknologi, dan faktor institusional yang masih buruk. Kata Kunci : pertumbuhan ekonomi, distribusi pendapatan
PERBEDAAN PENDAPATAN MASYARAKAT SEBELUM DAN SESUDAH ADANYA INDUSTRI KECIL RAMBAK DI DESA KAUMAN KECAMATAN BANGSAL KABUPATEN MOJOKERTO FITRI FATMAWATI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Industri kecil rambak adalah sektor yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Hal ini dapat diketahui dari beralihnya mata pencaharian sebagian besar masyarakat. Sebelum adanya industri kecil rambak, mata pencaharian penduduk sebagian besar sebagai petani. Namun karena pendapatan yang diterima dari hasil bertani dirasakan kurang, akhirnya sebagian besar masyarakat beralih mata pencaharian untuk mendirikan industri rambak dan bekerja sebagai tenaga kerja pada industri rambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan masyaraakat sebelum dan sesudah adanya industri rambak di desa Kauman Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Hasil penelitian maka dapat diartikan terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata pendapatan masyarakat sebelum dan sesudah adanya industri rambak di desa Kauman Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Kata Kunci : perbedaan pendapatan, industri kecil
PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG DAN EFISIENSI MODAL KERJA TERHADAP RENTABILITAS EKONOMIS PADA KPRI GOTONG ROYONG KEDUNGPRING LAMONGAN DIAH MIRANTY
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perputaran piutang dan efisiensi penggunaan modal kerja terhadap rentabilitas ekonomis pada KPRI Gotong Royong Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan tahun 2003 sampai 2012. Rasio yang digunakan dalam penelitian ini adalah perputaran piutang. Sedangkan efisiensi modal kerja menggunakan perhitungan Return on Working Capital. Di sisi lain, Rentabilitas Ekonomi koperasi menggunakan perhitungan rentabilitas ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Untuk analisis data digunakan analisis regresi berganda, uji t, uji f, koefisien determinasi, dan asumsi klasik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui uji f bahwa perputaran piutang dan efisiensi modal kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap rentabilitas ekonomis. Hasil dari koefisien determinasi penelitian ini sebesar 68,2% rentabilitas dipengaruhi oleh perputaran piutang, dan efisiensi modal kerja, dan 31,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Perputaran piutang, Efisiensi modal kerja, dan Rentabilitas Ekonomis.
ANALISIS PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI DAN PENENTUAN SEKTOR UNGGULAN KOTA SURABAYA TAHUN 2007-2011 SETIA NILGA MARETA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Kota Surabaya merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur selain itu peran Kota Surabaya sebagai salah satu pintu gerbang perdagangan utama di wilayah Indonesia Timur. Dengan segala potensi, fasilitas, dan keunggulan geografisnya. Surabaya dominan di sektor sekunder dan tersier, dan lemah pada sektor primer karena hanya memberikan peranan dalam pembentukan PDRB Kota Surabaya yang kurang dari 1 persen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan dan pergeseran struktur ekonomi yang terjadi di Kota Surabaya serta untuk mengetahui sektor apa yang menjadi sektor unggulan di Surabaya selama periode tahun 2007-2011. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Alat analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ) dan Shift Share. Alat analisis Location Quotient (LQ) member gambaran apakah Kota Surabaya terdapat sektor unggulan yang dapat dikembangkan. Alat analisis Shift Share memberikan gambaran tentang kinerja atau produktivitas suatu daerah serta untuk melihat perubahan dan pergeseran struktur ekonomi. Dari penelitian ini diketahui bahwa dalam kurun waktu tahun 2007-2011 yang tergolong sektor unggulan yaitu adalah sektor listrik, gas dan air bersih, sektor konstruksi dan bangunan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, dan sektor persewaan dan jasa perusahaan. Sedangkan yang termasuk sektor non basis adalah sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri dan pengolahan dan sektor jasa-jasa. Struktur perekonomian Kota Surabaya masih bertumpu pada sektor tersier dan tidak mengalami perubahan. Kata kunci : struktur ekonomi, sektor unggulan