cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
PENGAPLIKASIAN LEM BULU MATA SEBAGAI PENGGANTI EYE SHADOW BASE PADA HASIL TATA RIAS MATA NURSITA P, ULFIRA
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tata rias mata adalah suatu tindakan merias wajah yang terfokus pada daerah mata, sedangkan lem bulu mata adalah kosmetik kusus yang dipakai untuk menempelkan bulu mata. Lem bulu mata fungsinya untuk merekatkan bulu mata palsu pada garis mata, dan untuk menyatukan bulu mata palsu dengan bulu mata asli, sehingga bulu menempel dan tidak mudah terlepas. Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengaplikasian lem bulu mata sebagai pengganti eye shadow base pada tata rias mata. Penelitian ini termasuk penelitian diskriptif eksploratif. Subyek penelitiannya adalah 4 orang dosen ahli dan 30 orang mahasiswa S-1 Pendidikan Tata Rias yang telah lulus mata kuliah Tata Rias Wajah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Teknik analisis yang digunakan nilai rata-rata dan persentase. Berdasarkan hasil analisis data hasil tata rias mata menggunakan lem bulu mata sebagai pengganti eye shadow basememiliki nilai rata-rata keseluruhan 3,5dan hasil presentase terbanyak dengan nilai 3 sebanyak 74% yang terdapat pada aspek kehalusan bauran warna . Kata kunci: lem bulu mata, eye shadow base     Abstract: Eyes makeup is a treatment of face makeup focused on eyes area, while eyelash adhesive is specific cosmetic used to stick up artificial eyelash. Eyelash adhesive functions to attach artificial lashes on eye line and to stick up artificial lashes on lashes, then it attached and not easy to released. This research aimed to know the result of eyelash adhesive application as alternate of eye shadow base on eye makeup. This research included in descriptive eksploratif research. Research subjects were 4 expert lecturers and 30 students of S-1 Pendidikan Tata Rias whose granted Face Makeup lesson. Data collection technique used was observation. The analysis technique used was mean score and percentage. Based on data analysis result of eyes makeup using eyelash adhesive as alternate of eye shadow base has total mean 3.5 and the highest percentage with score 3 is 74% that present on aspect of color mixture smoothness. Keywords: eyelash adhesive, eye shadow base
PENGENALAN TATA RIAS PENGANTIN BEKASRI LAMONGAN KEPADA MASYARAKAT DESA MEKANDEREJO KECAMATAN KEDUNGPRING KABUPATEN LAMONGAN APRILIA POETRY, RIZKI
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tata rias pengantin merupakan wujud kebudayaan yang konkrit. Lamongan merupakan kota yang terbagi atas beberapa wilayah kecamatan yang ada di Jawa Timur yang mempunyai ciri khas sendiri dalam tata rias pengantinnya, seperti pengantin Bekasri Lamongan yang ciri khasnya terletak pada busananya. Pengantin Bekasri merupakan tata rias pengantin yang belum banyak dikenal oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengetahuan masyarakat desa Mekanderejo tentang pengantin Bekasri sebelum dilakukan pengenalan tentang pengantin Bekasri Lamongan; 2) Untuk mengenalkan tata rias Bekasri Lamongan pada masyarakat khususnya masyarakat kecamatan Kedungpring; 3) Untuk mengetahui respon masyarakat kecamatan Kedungpring setelah dilakukannya pengenalan tata rias pengantin Bekasri Lamongan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan angket dimana sasaran dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Mekanderejo kecamatan Kedungpring kabupaten Lamongan. Analisis respon masyarakat dilakukan untuk mengumpulan data respon masyarakat terhadap pengenalan yang sudah dilakukan, dihitung dengan presentase. Hasil penelitian ini diperoleh dari data angket yang menunjukkan bahwa masyarakat tertarik dengan adanya sosialisasi ini dan memahami materi pengenalan tata rias pengantin Bekasri karena peneliti dalam menyampaikan materi menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat. Selain itu adanya handout dan power point serta wujud asli model berbusana pengantin Bekasri menambah daya tarik masyarakat untuk ikut serta dalam pengenalan tata rias Bekasri Lamongan. Kata Kunci : tata rias, tata rias pengantin Bekasri Lamongan, respon masyarakat.       Abstract: Bridal make up is a form of culture that is concrete. Lamongan is a city which is divided into several districts that existed in East Java that has its own characteristics in her bridal makeup, Bridal Bekasri the Lamongan as his trademark lies in the clothes. Bridal Bekasri bridal makeup is yet little known by the public. The purpose of this research is to 1) to find out the knowledge society village of Mekanderejo about bridal Bekasri prior to the introduction of the bride Bekasri Lamongan; 3) to know the response of the community sub-district of Kedungpring after doing bridal makeup Bekasri introduction of Lamongan. This type of research is descriptive qualitative. Method of collecting data using interviews, observation, documentation and question form where a target in this research is the villagers Mekanderejo sub Kedungpring Lamongan. Analysis of the response of the community was done to collect data on the response of the community against the introduction of the already made, calculated by percentage. Analysis of the response of the community was done to collect data on the response of the community against the introduction of the already made, calculated by percentage. The results of this research were obtained from data now to suggest that the public is interested in the presence of this material and understand socialization introduction Bekasri bridal makeup because researchers in presenting the material interesting and easily understood by the public. In addition the existence of handouts and PowerPoints and original bridal dress form model Bekasri allure people to participate in the introduction of Cosmetology Bekasri Lamongan. Keywords: makeup, makeup groom Bekasri Lamongan, the response of the community.
PELATIHAN MAKE UP KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MERIAS WAJAH PADA EKSTRAKURIKULER TEATER DI SMA NEGERI 1 PANDAAN ROBIAH, MAKHILLATUR
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pelatihan merupakan bagian dari pendidikan yang menyangkut proses belajar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan individu. Ekstrakurikuler teater di SMAN 1 Pandaan tidak pernah dilatih tentang make up karakter sehingga timbul masalah yaitu kurang memahami teknik make up karakter yang baik. Permasalahan tersebut menjadikan alasan peneliti melakukan pelatihan make up karakter untuk meningkatkan keterampilan merias wajah pada ekstrakurikuler teater di SMAN 1 Pandaan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengetahui : 1) pengelolaan pelatihan make up karakter, 2) aktivitas peserta pelatihan make up karakter, 3) hasil make up karakter anggota teater sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan, 4) respon peserta pada pelatihan make up karakter.  Jenis peneltian ini adalah pre- eksperimen dengan rancangan penelitian pre- test and post-test group desaign. Subyek  penelitian adalah anggota ekstrakurikuler teater di SMAN 1 Pandaan sebanyak 30 peserta. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, test, dan angket. Analisis data penelitian ini menggunakan deskriptif dan uji- t.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pelatihan make up karakter marah dan sedih serta efek luka memperoleh penilaian dalam kategori sangat baik. Aktivitas peserta pelatihan memperoleh penilaian dengan kategori sangat baik. Terdapat peningkatan keerampilan pada peserta pelatihan make up karakter sebelum dan sesudah diadakan pelatihan. Hasil respon peserta terhadap pelatihan make up karakter menunjukkan presentase 94,28 %  dengan kriteria sangat baik. Kata Kunci: Pelatihan make up karakter       Abstract: The training is part of the education that involves learning to improve the knowledge and skills of individuals. Extracurricular theater in SMAN 1 Pandaan never traineined about the make-up of characters, so there are an problem of understanding about good thecnique character make up. Those problems make the reasons researchers make up a character training to improve their skills in extracurricular theater makeup in SMAN 1 Pandaan. The purpose of this training are to determine: 1) realization of character make up training management, 2) trainee activity, 3) face make up result of theater member after conducted training, 4) trainee response on character make up.    This research is pre-experimental research design with pre-test and post-test group design. Research subjects are 30 members of theater SMAN 1 Pandaan. Data collection technique used observation, test, and questionnaire. This study data analysis using descriptive and t-test. The results showed that the management of training make up the character of anger and sadness as well as gain an effect wounds in the excellent category. Activity trainees to gain an excellent category. There is an increase in skills in the trainees make up the character before and after the training is held. The results of participants' responses to training make up the character indicates the percentage of 94.28% with criteria very well. Keywords: character make up training 
PENGARUH JENIS KOSMETIK BODY PAINTING DAN VOLUME BABY OIL TERHADAP HASIL JADI FACE PAINTING APRILITA, WANDANI
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tata rias wajah fantasi dapat dibagi menjadi 2 yaitu rias wajah fantasi secara umum (Fantacy Make Up) dan rias wajah fantasi cantik (Beauty Fantacy Make Up). Secara umum Fantacy Make Up menampilkan hasil riasan yang terkadang merubah warna kulit dasar serta bentuk wajah sesuai dengan daya imajinasi, daya kreativitas dan tema yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kosmetik body painting dan volume baby oil terhadap hasil jadi face painting meliputi aspek kesesuaian, kerataan, kehalusan, ketajaman warna, daya lekat dan tingkat kesukaan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Variabel bebas penelitian ini adalah jenis kosmetik body painting A dan B, volume baby oil dengan 1ml dan 3ml. Desain eksperimen menggunakan faktor tunggal (2X2). Metode yang digunakan adalah observasi. Pengumpulan data dilakukan oleh 30 orang panelis. Analisis data dengan anova tunggal dan apabila menunjukkan pengaruh nyata maka dilanjutkan uji duncan menggunakan program SPSS 17. Hasil penelitian menyatakan bahwa jenis kosmetik body painting dan volume baby oil sangat berpengaruh terhadap hasil jadi face painting. Penggunaan baby oil 1ml menghasilkan kesesuaian, kerataan, kehalusan, ketajaman warna, daya lekat dan tingkat kesukaan yang lebih baik dibandingkan penggunaan baby oil 3ml.   Kata Kunci: Jenis Kosmetik, Volume Baby Oil, Hasil Jadi Face Painting     Abstract: Fantasy make up can be divided in two kinds, they are common fantasy make up and beauty fantasy make up. Commonly fantasy make up perform result which sometimes changes basic skin color and face formation as in the imagination, creativity, and theme desired. This research are to know the effect of body painting cosmetics and baby oil volume toward face painting result including aspect of suitability, flatness, smoothness, color sharpness, adhesion, and preference level. Type of this research is true-experiment. The independent variable of this research are type of body painting cosmetics A and B, volume baby oil 1ml and 3ml. the Experiment design was using single factor (2x2). The method was using observation. Data collecting was doing by 30 panelists. Data analyzed was using Anova test, and continued with Duncan test if there are significant effect by SPSS 17 program. Result of research shows that type of body painting and volume baby oil very affected on result of face painting. Using baby oil 1ml was produce suitability, flatness, smoothness, color sharpness, adhesion, and preference level better then volume baby oil 3ml. Keywords: cosmetic type, baby oil volume, face painting result
PELATIHAN TATA RIAS WAJAH KARAKTER NENEK SIHIR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MERIAS WAJAH DI UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) TEATER UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Melya Suryani, Cicik
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tata rias wajah karakter nenek sihir dibuat pada seseorang dengan menambah kerutan-kerutan dan pembenaman pada daerah kelopak mata, pipi, dan dagu. Pelatihan tata rias wajah karakter nenek sihir di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Universitas Negeri Surabaya dilakukan untuk meningkatkan keterampilan merias wajah karakter nenek sihir bagi anggota teater. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) keterlaksanaan pelatihan tata rias wajah karakter nenek sihir di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Universitas Negeri Surabaya, (2) aktivitas peserta pelatihan, (3) peningkatan keterampilan merias wajah karakter nenek sihir, dan (4) respon peserta pelatihan. Jenis penelitian ini adalah pre experimental design dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini berjumlah 32 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan rata-rata dan uji-t statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pelatihan diperoleh nilai rata-rata 3,7 (sangat baik); aktivitas peserta pelatihan diperoleh nilai rata-rata 3,5 (sangat baik); kinerja keterampilan merias wajah pada pretest diperoleh nilai rata-rata 41,2 dan nilai rata-rata posttest 79,8 menunjukkan peningkatan yang signifikan; dan respon peserta pelatihan diperoleh jawaban dengan nilai rata-rata 4,54 (sangat setuju). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan merias wajah karakter nenek sihir setelah diadakan pelatihan di Unit Kegiatan Mahasiswa Teater (UKM) Universitas Negeri Surabaya. Kata Kunci: Pelatihan, Tata Rias Karakter Nenek Sihir     Abstract: Witch character makeup made on people by adding wrinkles and embeds at eyelid area, cheek, and chin. The training of witch character makeup in Theater College Activity Unit in State University of Surabaya conducted to improve skill of witch character makeup of theater members. The aims of this research are to know of (1) realization training of witch character makeup in Theater College Activity Unit in State University of Surabaya, (2) trainee activity, (3) improve skills of witch character makeup, and (4) trainee responses. Type of this research is pre-experimental design with research design one group pretest-posttest. The subject of this research amounted to 32 people. Data collected by using observation method, performance test, and questionnaire. Data analysis technique was using mean and t-test statistics. Research yield shows that the realization of training management obtained mean score 3,7 (very good); trainee activity obtained mean score 3,5 (very good); performance of makeup skills  at pretest obtained mean score 41,2 and posttest mean score 79,8 shows significant improvement; and trainee response obtained answers with mean score 4.54 (strongly agree). Based on results of this research could be concluded that there was improvement skill of witch character makeup after conducted training in Theater College Action Unit in State University of Surabaya. Keywords: Training, Witch Character Makeup
PERBANDINGAN HASIL JADI  EFEK LUKA DENGAN MENGGUNAKAN GELATIN CRYSTAL BERTEKSTUR HALUS DAN KASAR PADA MAKE UP KARAKTER HANTU Ela Sagita, Amela
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Make Up karakter adalah tata rias untuk meniru karakter-karakter lain yang kemungkinan menghendaki perubahan-perubahan seperti penambahan kumis, jenggot, bentuk mata, alis, hidung bahkan cacat atau luka untuk keperluan lainnya sesuai dengan karakter yang diinginkan. Tata rias karakter hantu merupakan tata rias yang mengubah seseorang lebih seram atau mengerikan.Gelatin crystal bertekstur halus dan gelatin crystal bertekstur kasar termasuk bahan yang digunakan untuk membuat efek luka 3 dimensi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil jadi tata rias wajah karakter hantu dengan menggunakan gelatin crystal bertekstur halus dan gelatin crystal bertekstur kasar.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dengan melibatkan 30 observer. Metode analisis data yang digunakan adalah uji statistik t dua sampel bebas (independent sample T test) dengan menggunakan program SPSS 20, selanjutnya Aspek yang dinilai untuk penelitian ini adalah daya lekat gelatin, efesiensi waktu pengerjaan, kesesuaian objek pada luka asli, tekstur objek dengan kulit manusia dan tingkat ketertarikan observer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penggunaan gelatin crystal bertekstur halus dan gelatin crystal bertekstur kasar pada hasil jadi efek luka make up karakter hantu. Daya lekat gelatin crystal bertekstur kasar dapat melekat dengan sangat baik pada kulit dalam jangka waktu yang lama, sedangkan gelatin crystal bertekstur halus daya lekatnya kurang baik karena gelatin crystal bertekstur halus mudah kering sehingga cepat mengelupas.Efesiensi waktu pengerjaan dari kedua gelatin crystal bertekstur halus dan gelatin crystal bertekstur kasar tidak terdapat perbedaan.Kesesuaian gelatin crystal bertekstur kasar pada luka asli juga sangat sesuai karena gelatin crystal bertekstur kasar memiliki kemiripan dengan luka asli, sedangkan gelatin crystal bertekstur halus untuk kesesuaiannya kurang baik karena gelatin crystal bertekstur halus mudah mengering.Tekstur gelatin crystal bertekstur kasar dengan kulit manusia juga mendapatkan nilai yang sangat baik dimana tekstur gelatin crystal sangat mirip dengan tekstur pada kulit manusia yang lembek dan lembab, sedangkan untuk tekstur gelatin crystal bertekstur halus pada kulit manusia kurang baik karena lebih cair sehingga tidak tampak seperti kulit manusia. Tingkat ketertarikan observer juga sangat tinggi pada gelatin crystal bertekstur kasar, Jadi dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil jadi make up karakter hantu dengan menggunakan Gelatin crystal bertekstur halus dan gelatin crystal bertekstur kasar. Kata kunci :Make up karakter, Gelatin crystal bertekstur halus dan kasar. Abstract Cosmetology to imitate other characters that defects or wound for purpose corresponding the desired character. Ghost make up character is a cosmetology to transform a person to be scary and creepy. Soft textured and rough textured gelatin crystal are substance used in three-dimensional fake wound make up effect. This study is conducted to identify the differences of the result of ghost character make up using soft textured and rough textured gelatin crystal.The kind of this study is eksperimental study. Method of data collection is observation, involving 30 observers. The method of data analysis used in this study is independent sample T-test with SPSS 20. Aspects assessed in this study is gelatin adhesiveness, applying time efficiency, abject similarity to real wound, object texture to human skin, and observer preference.Result showed that there were differences of soft textured and rough textured gelatin crystal usage in fake wound effect make up ghost character. Raugh textured gelatin crystal adhered well on skin for longer time, while soft textured gelatin crystal dried fast and peeled easily.applying time efficiency didn’t have significant difference. Rough textured gelatin crystal was more similar to real wound because the soft textured gelatin crystal dried to fast. Rough gelatin crystal wound textured was closer to human skin because its moisture, whether the soft gelatin crystal wound texture to human skin was not well because its liquit property. Observer preference was also higher to rough textured gelatin crystal. Therefore, it is concluded that there were differences of ghost character make up result using rough textured and soft textured gelatin crystal. Keywords: character make up, soft textured and rough textured gelatin crystal.
PELATIHAN FANCY MAKE UP UNTUK SISWA PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER MARCHING BAND DI MAGELANG Afni Manda Sari, Ika
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pelatihan keterampilan fancy make up diberikan pada anggota marching band yang terdiri dari mayoret, gitapati dan color guard di Magelang untuk memberikan keterampilan tata rias yang digunakan untuk penampilan anggota marching band. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengelolaan pelatihan keterampilan fancy make up, 2) aktivitas peserta pelatihan, 3) hasil pelatihan.keterampilan fancy make up, 4) respons peserta pada pelatihan fancy make up. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian one shot case study. Subyek penelitian sebanyak 18 peserta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes kinerja, dan angket. Metode analisis menggunakan rata-rata untuk pengelolaan pelatihan, dan aktivitas peserta, hasil pelatihan dan respon peserta menggunakan persentase.Berdasarkan hasil analisis data, pengelolaan pelatihan peserta memperoleh penilaian 3,6 dengan kriteria sangat baik. Aktivitas peserta pelatihan memperoleh penilaian 99% dengan kriteria sangat baik. Data hasil fancy make up yang memperoleh nilai ketuntasan 70,5-81 dan secara klasikal mencapai ≥85% dengan kriteria sangat tinggi. Respon peserta terhadap pelatihan keterampilan fancy make up menunjukkan rata-rata sebesar 96% dengan kriteria sangat baik. Kata kunci: Pelatihan, fancy make up Abstract Fancy make-up skills training given to members of the marching band consisting of majorette, gitapati and color guard in Magelang to provide the skills makeup used for the appearance of members of the marching band. This study aims to determine: 1) management skills training fancy make-up, 2) activity trainee, 3) the results of fancy makeup skills training, 4) the response of participants in the training fancy makeup.This study is a pre-experimental research design shoot one case study. The research subjects were 18 participants. Data collection method used is the method of observation, performance tests, and questionnaires. The method of analysis using the average for the management of training, and activities of the participants, the results of the training and response of the participants using a percentage. Based on the analysis, management training participants receive ratings 3.6 with the very good criteria. Activities trainees acquire 99% with the assessment very good criteria. Data from fancy makeup scored completeness 70,5-81 and classical ≥85% with very high criteria. The response of participants to the training skills of fancy make-up shows the average of 96% with the very good criteria. Keywords: training, fancy make up
PELATIHAN KETERAMPILAN MEMBUAT AKSESORIS DARI BAHAN DASAR KAIN PERCA DAN MANIK –MANIK BAGI EKS WANITA TUNA SUSILA PASCA PENUTUPAN LOKALISASI JARAK SURABAYA KHUSTIYANA, RIFAATUL
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Pelatihan merupakan bagian dari investasi SDM (human investment) untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan kerja. Pasca penutupan lokalisasi Jarak Surabaya, banyak eks Wanita Tuna Susila  yang tidak memiliki  cukup ketrampilan untuk beralih profesi, padahal bekal keterampilan dapat membantu perubahan perekonomian bagi mereka. Tujuan penelitian ini adalah : (1) mendeskripsikan keterlaksanaan pengelolaan pelatihan membuat aksesoris dari bahan dasar kain perca dan manik – manik  di  Jarak Surabaya; (2) mendeskripsikan aktivitas peserta dalam pelatihan membuat aksesoris dari bahan dasar kain perca dan manik – manik di jarak surabaya; (3) mengetahui kemampuan peserta setelah mengikuti pelatihan membuat aksesoris dari bahan dasar kain perca dan manik – manik di Jarak Surabaya; dan (4) mengetahui respon peserta terhadap pelatihan membuat aksesoris dari bahan dasar kain perca dan manik – manik di  Jarak Surabaya.Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan desain One Shot Case Study. Teknik pengumpulan data dengan observasi, angket dan test. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterlaksanaan pelatihan, lembar observasi aktivitas peserta, test, dan angket respon. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis diskriptif.  Hasil pelatihan ini adalah : (1) keterlaksanaan pengelolaan pelatihan mendapatkan nilai rata– rata 94,01%, terkatagori sangat baik; (2) aktivitas peserta mendapatkan nilai – rata 94,4%, terkatagori sangat baik; (3) test psikomotor membuat gelang dari bahan tali kur mendapat nilai  86,6, terkatagori sangat baik, gelang berbahan manik – manik mendapat nilai 83,3, terkatagori sangat baik, hasil jadi pada kalung bahan tali kur  mendapat nilai 75, terkatagori baik,  kalung berbahan manik – manik mendapat nilai 76,6,  terkatagori baik  dan kalung berbahan kain kaos mendapat nilai 78,3, terkatagori baik; dan (4)  peserta memberikan respon yang sangat baik terhadap pelatihan membuat aksesoris. Kata kunci : Pelatihan, Aksesoris, Eks wanita tuna susila, kain perca, Manik – manik.   Abstract Training is a part of human investment to raise skill and abilities. After the closing of jarak brothel house surabaya, many of the ex- prostitutes don’t have anough skill to get another job. Howover basic skill can help their economic condition. The am of this experiment are : (1). Describing the training realization of ex-prostitutes skill in making accessories made of patchwork and beads in jarak surabaya ; (2). Describing trainee’s activities in making accessoris made of patchwork and beads in jarak surabaya : (3). To kwon the trainee’s skill’s after training in making accessories made of patchwork and beads ; (4). To know the trainee’s training respons in making accessories made of patchwork and beads in jarak surabaya. The type of this experiment is pra experiment with one shot case stady design. Collecting data technique is by observation. Questionnaires, and test. The experiment instrument made is training realization  observation sheet, trainee’s activity observation sheet, test and respon’s questionnaires. Analysis data techniques ased in this experiment is descriptive analysis. The result of the training are : (1). The average score obtained from the training realization is 94,01%, stated as very good category ; (2). The average score obtained from the trainee activity is 94,4%, stated as very good categori ; (3). The score obtained from psyckowtoric test in making bracelet made of rope is 86,6 stated as very good, the score in bracelet made of beadas making is 83,3 stated as very good, while necklace made of kur rape score was 75,  the score of recklece made by beads is 76,6 stated as good, and the score of neddace made of doth is 78,3 stated as good, and (4). The trainee gave good respons toeards the training in making accessories Keywords: Training, Accessories, Ex-prostitute, patchwork, beads – beads
PERBANDINGAN HASIL RIAS KARAKTER LUKA ROBEK TIGA DIMENSI PADA TANGAN MENGGUNAKAN KOSMETIK LATEKS DAN GELATIN Indah P, Clara
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Rias karakter luka robek merupakan rias karakter tiga dimensi karena pada luka robek pada saat pembuatan terdapat penambahan bahan. Liquid lateks dan gelatin crystal termasuk bahan yang digunakan untuk membuat membuat efek luka tiga dimensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan hasil jadi rias karakter luka robek tiga dimensi dengan menggunakan kosmetik liquid lateks dan gelatin crystal. Jenis penelitian ini adalah penelitian true eksperimen. Pada pengambilan data menggunakan 3 model, setiap 1 model pada bagian tangan kanan model meggunakan  gelatin dan pada bagian kiri menggunkan lateks. Ketiga model memiliki kriteria yang sama yaitu tidak banyak tumbuh rambut di tangan, jenis kulit normal dan warna kulit sawo matang. Metode pengumpulan data menggunkan observasi dengan melibatkan 33 observer. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t-test (independent sampel T test) dengan menggunakan program SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penggunaan kosmetik liquid lateks dan gelatin crystal pada hasil jadi rias karakter luka robek tiga dimensi dilihat dari aspek warna, tekstur, daya tahan, elastisitas, daya lekat dan kesesuaian desain luka. 1)Hasil jadi rias karakter luka robek tiga dimensi menggunakan liquid lateks mempunyai nilai rata-rata 3,79, dengan rincian aspek warna 3,70, tekstur 3,79, daya tahan 3,70, elastisitas 3,79, daya lekat 3,82, dan kesesuaian desain luka 2,95. 2)Hasil jadi rias karakter luka robek tiga dimensi dengan menggunakan gelatin crystal  mempunyai nilai rata-rata 2,76, dengan rincian aspek warna 2,88, tekstur 3,03, daya tahan 2,48, elastisitas 2,76, daya lekat 2,82 dan kesesuaian desain luka 3,55. 3)Terdapat pengaruh penggunaan kosmetik terhadap hasil jadi rias karakter luka robek karena nilai P < 0,05 (5%). Kata kunci: Rias karakter, Luka robek,  Gelatin dan lateks .    t Abstract: Wound character makeup is the three dimensions character makeup, because on wound, when it produced using additional ingredient. liquid latex and crystal gelatin are ingredients used to make three dimensions wound effect. The aim of this research is to know the outcome comparisons of three dimensions wound character makeup by using cosmetics of crystal gelatin and liquid latex. Type of this research is true experiment. At data collection used 3 models, each model at right hand using gelatin and the left hand using latex. Three models have the same criteria, few hairs on their hands, normal skin, and brown skin. Data collection method was using observation by involving 33 observers. Data analysis technique used was t-test (independent sample t-test) by using SPSS 21 program. Result of this research shows that there are differences of using cosmetics liquid latex and crystal gelatin on the outcome of three dimensions wound character makeup viewed from aspects of color, texture, durability, elasticity, adhesion and the convenient of wound design. 1) the outcome of three dimensions wound character makeup by using liquid latex has mean score 3.79, with detail aspects of color 3.70, texture 3.79, durability 3.70. Elasticity 3.79, adhesion 3.82, and convenient of wound design 2.95. 2) the outcome of three dimensions wound character makeup by using crystal gelatin has mean score 2.76, with detail aspects of color 2.88, texture 3.03, durability 2.48, elasticity 2.76, adhesion 2.82 and convenient of wound design 3.55. 3) There is effect of using cosmetics toward the outcome of wound character makeup because P<0.05 (5%). Keywords:  character makeup, wound, gelatin and latex  
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI ELLADERMA SKIN CARE MALANG WAHYU W, NOVI
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perkembangan masyarakat serta aktivitas masyarakat yang tinggi terutama diwilayah perkotaan untuk saat ini menyebabkan parapelaku bisnis memanfaatkan peluang tersebut dengan mendirikan berbagai macam bisnis baru sebagai alternatife bagi para konsumennya. Salah satu sector yang menjadi trend dikalangan wanita khususnya, yaitu berkembangnya berbagai macam klinik kecantikan yang menawarkan berbagai macam perawatan, baik untuk jasa perawatan maupun produk perawatan kulit, sehingga pelaku bisnis memanfaatkan hal tersebut dengan mendirikan klinik kecantikan, pelaku bisnis melakukan berbagai cara untuk menarik konsumen mau membeli produk dan melakukan tindakan pelayanan yang ditawarkan pesaing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan konsumen, harga terhadap kepuasan konsumen, dan kualiatas layanan terhadap kepuasan konsumen secara parsial dan pengaruh kualitas produk, harga dan kualitas layanan secara simultan terhadap kepuasan konsumen Penelitian ini menggunakan penelitian asosiatif tipe kausal sebab akibat sebab akibat populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Elladerma Skin Care Malang sebanyak 150, sampel penelitian sebanyak 100 konsumen diambil secara simple random sampling. Analisa data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian secara parsial di dapat kualitas produk t-hitung sebesar 2,67 terhadap kepuasan konsumen, harga t-hitung 2,425 terhadap kepuasan konsumen  dan kualitas layanan dengan t-hitung 4,061 terhadap kepuasan konsumen, menunjukkan masing-masing variabel berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Kualitas layanan berpengaruh yang dominan 4,061 dibandingkan kualitas produk dan harga dan secara simultan F hitung sebesar 35,483 menunjukkan bahwa kualitas produk, harga dan kualitas layanan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan konsumen pada klinik Elladerma Skin care.. Kata Kunci: Produk, Harga, Layanan, Kepuasan konsumen dan klinik kecantikan.   Abstract: The development of society and their high activity, mainly in urbane region, at this moment, leads businessman takes advantage of that opportunity by founding many variety of new business as alternative for the consumers. One sector which is being trend within women community is development of many varieties of beauty clinics that offer many kinds of treatments, for treatment service or skin care product, therefore businessman used that things by founding beauty clinic. Businessman conducting many methods to attract consumers to buy products and performing treatment services offered. This research aimed to analyze how significant the effect of product quality toward consumer satisfaction, price toward consumer satisfaction, and service quality toward consumer satisfaction partially and simultaneously toward consumer satisfaction. This research is associative research type of causality. The population in this research are consumers of Elladerma Skin Care Malang as many as 150. Research samples were 100 consumers selected by simple random sampling. The independent variables are product quality (X1), price (X2), service quality (X3), and the dependent variable is consumer satisfaction. Data analysis was using multi linear regression.  Result of this research partially obtained that tscore of product quality is 2.67 toward consumer satisfaction, tscore of price is 2.425 toward consumer satisfaction, and tscore of service quality is 4.061 toward consumer satisfaction. Service quality has highest effect than product quality and price. Simultaneously Fscore 35.483 shows that product quality, price, and service quality together affected on consumer satisfaction at Elladerma Skin Care clinin. Keywords: product, price, service, consumer satisfaction, and beauty clinic.

Page 5 of 39 | Total Record : 381