cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN TATA RIAS WAJAH KARAKTER TOKOH BUTO CAKIL MELALUI PELATIHAN DI SANGGAR TARI KABUPATEN TRENGGALEK Dwi Ratna Denyta, Vicka
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pelatihan keterampilan tata rias wajah karakter Tokoh Buto Cakil pada Sanggar Tari di Kabupaten Trenggalek perlu diadakan, hal ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada peserta didik sanggar tari kabupaten. Tata rias wajah karakter tokoh Buto Cakil untuk mengetahui pengelolaan pelatihan, pelatihan mengetahui aktivitas peserta pelatihan, untuk mengetahui peningkatan hasil tat arias wajah tokoh karakter Buto Cakil pada peserta pelatihan dan untuk mengetahui respon peserta pelatihan di sanggar tari kabupaten Trenggalek terhadap pelatihan tata rias wajah katakter Buto Cakil.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). keterlaksanaan pengelolaan pelatihan, 2). aktivitas peserta  3). hasil keterampilan sebelum dan sesudah diadakan pelatihan, 4) respon peserta didik terhadap pelatihan tata rias wajah karakter tokoh Buto Cakil pada Sanggar Tari di Kabupaten Trenggalek. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen, menggunakan desain “One Group Pretest-Posttest Design”. Subjek penelitian adalah peserta sanggar tari sebanyak 30 peserta. Metode pengumpulan data dengan observasi, angket dan tes. Teknik analisis data penelitian menggunakan uji t (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). keterlaksanaan pengelolaan pelatihan tata rias wajah karakter tokoh Buto Cakil  yang diamati oleh enam observer dengan rata-rata 3,8 kategori baik sekali, 2). aktivitas peserta pelatihan yang diamati oleh 4 observer dengan rata-rata 97% kategori baik sekali, 3). hasil tes keterampilan peserta rata-rata nilai 72,68 pada pretest dan rata-rata nilai 85,68 pada posttest. Hasil perhitungan uji t diperoleh thitung 13,823 dengan taraf signifikansi 0,000. (α0,000<0,05). Jadi ada hasil keterampilan sebelum dan sesudah pelatihan merias wajah karakter tokoh Buto Cakil dengan menggunakan metode demontrasi dan panduan hand out pada pelatihan di Sanggar Tari Kabupaten Trenggalek, 4) respon peserta pelatihan merias wajah karakter tokoh Buto Cakil mendapatkan rata-rata 96,60% dikategorikan sangat baik. Kata Kunci : Pelatihan, Merias Wajah Karakter Tokoh Buto Cakil     Abstract: The aim of Buto Cakil chracter make up skill training at Trenggalek district’s dancing studio is to increase their student’s individual skills and knowledge in character make up. So, there will never be any late preparation before their stage performances due to lack of skills and depending on make up artist. Buto Cakil character make up used for the training categorized as character make up. The purposes of this tudy are to know : 1) Training process implementation, 2) student’s activities, 3) pretest and posttest rsult comparison after the training process, 4) Student’s response toward Buto Cakil make up training in Trenggalek district’s dancing studio. The type of this experiment is pra experimental with one group pretest-posttest design. The objects of this experiment are 30 students of Trenggalek district dancing studio. Data collecting methode used are observation, questionnaire, and skill test. The data obtained was analyzed descriptively, and presented with t-test. The result of this experiment are: 1) the Buto Cakil make up training process implementation that was observed by six observer obtained average score 3.8 and stated as very good, 2) the percentage of student’s activities that was observed by four observer was 97%, 3) the average score of student’s psychomotoric test was 72.68 on pretest and 85.68 on posttest.  The T-test result is tcount 13.823 with significance 0.000 (α0.000<0.05) which shows that student’s skill in Buto Cakil character make up increased after getting demonstration and handout guide during the make up training, and 4) the average score of student’s response in Buto Cakil character make up training was 96,60% and stated as very good. Keywords: training, Buto Cakil character face make up.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP PENGUASAAN PENGETAHUAN SPA DI  SMKN 3 KEDIRI FATMA FAUZIAH, LAILLA
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Model pembelajaran kooperatif tipe STAD merupakan model pembelajaran yang menekankan pada kerja tim, skor perbaikan individu, kuis untuk meningkatkan hasil belajar, dan pemberian penghargaan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui 1) keterlaksanaan sintaks, 2) aktivitas siswa, 3) penguasaan pengetahuan spa, 4) respon siswa. Jenis penelitian ini adalah Pre experiment dengan desain One group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X tata kecantikan rambut 1 di SMK Negeri 3 Kediri sebanyak 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan rumus rata-rata, uji-t dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan 1) keterlaksanaan sintaks pada pertemuan pertama dan kedua mencapai nilai rata-rata sebesar 3,6 dan 3,9 dengan kategori sangat baik. 2) Aktivitas siswa pada pertemuan pertama dan kedua mencapai 82,1% - 100% dengan kategori sangat baik. 3) Penguasaan pengetahuan spa  pada ranah kognitif terjadi peningkatan dari nilai pretest (61,4) meningkat pada posttest (83,9). Hasil uji t 16,782 dengan taraf signifikansi 0,000 <0,05. 4) Respon siswa mencapai persentase terendah sebesar 82,1% dan persentase tertinggi sebesar 100% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap penguasaan pengetahuan spa di SMK Negeri 3 Kediri. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Spa.     Abstract: STAD cooperative learning model is a learning model that emphasizes teamwork, individual improvement scores, quizzes to improve learning outcomes, and awards. The purpose of the study was to determine 1) syntax of learning , 2) activities of students, 3) the acquisition of knowledge of students, 4) student response. This type of research is pre experiment with design One group pretest-posttest design. The subjects were students of class X hairstyling 1 in SMK Negeri 3 Kediri many as 28 students. Methods of data collection using observation and tests. The data analysis using t-test. The results showed 1) keterlaksanaan syntax at the first meeting and the second reaches an average value of 3.6 and 3.9 with excellent ratings category. 2) Activity student at the first meeting and the second reached 82.1% - 100% with very good category. 3) The control of knowledge of students on the cognitive an increase of value (61.4) pretest increased to (83.9) posttest with 16.782 t test with significance level of 0.000 <0.05. 4) The response of students achieve the overall average of 95% with the criteria very well. Based on the results of this study concluded that there are significant cooperative learning model STAD towards knowledge acquisition spa at SMK Negeri 3 Kediri. Keywords: Cooperative Learning Model STAD, Spa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN TATA RIAS WAJAH PANGGUNG DAN FACE PAINTING MELALUI PELATIHAN DI SANGGAR TARI KOTA MALANG Mustika S, Dhian
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

APLIKASI PEWARNAAN RAMBUT ARTISTIK DENGAN TEKNIK TIPING UNTUK MENDAPATKAN WARNA VERY LIGHT GOLDEN BLONDE NUR A, FAHMI
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pewarnaan  rambut adalah tindakan merubah warna rambut. Pewarnaan artistik atau artistic color bertujuan untuk menciptakan efek keindahan tertentu dengan menciptakan kontras warna antara satu bagian rambut tertentu dengan warna keseluruhan rambut lainya. Tiping merupakan tindakan memudakan warna beberapa untaian rambut yang hanya dibagian ujung- ujungnya saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  hasil jadi pewarnaan rambut artistik dengan teknik tiping untuk mendapatkan warna very light golden blonde dengan menggunakan jenis rambut normal, jenis rambut berminyak dan jenis rambut kering dan untuk mengetahui pengaruh jenis rambut terhadap hasil jadi pewarnaan artistik dengan teknik tiping untuk mendapatkan warna very light golden blonde. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen sungguhan (True Experimental Design). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah jenis rambut yang digunakan, variabel terikat pada penelitian ini adalah hasil jadi pewarnaan artistik dengan teknik tiping. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dengan melibatkan 35 observer. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik analisis variasi klasifikasi tunggal (one away anova) dengan menggunakan bantuan SPSS 21.Dari hasil  penelitian jenis rambut normal mempunyai nilai rata- rata pada aspek kesesuaian warna rambut dengan indeks warna very light golden blonde 4,31, kilau warna rambut 4,37, kerataan warna rambut 4,29, porositas rambut 4,4, tingkat kesukaan 4,31. Jenis rambut berminyak dilihat dari aspek kesesuaian warna rambut dengan indeks warna very light golden blonde 3,17, kilau rambut 4,63, kerataan warna rambut 3,63, porositas rambut 4,8, tingkat kesukaan 3,83. Jenis rambut kering dilihat dari aspek kesesuaian warna rambut dengan indeks warna very light golden blonde 4,91, kilau rambut 3,7, kerataan warna rambut 4,91, porositas rambut 3,5, tingkat kesukaan 4,74 . 4) Terdapat pengaruh jenis rambut terhadap hasil jadi pewarnaan rambut artistik dengan teknik tiping untuk mendapatkan warna very light golden blonde karena nilai signifikansi kurang dari 0,05               Kata Kunci : Teknik Tiping, Pengaruh Jenis Rambut, Pewarnaan Artistik.     Abstract: Hair coloring is a treatment to changes hair color. The artistic coloring aimed to creates certain beautiful effect by creating contras color between a part of hair with the other entirely hair. Tiping is treatment to enlightening color of some strands of hair only on it tips. The aim of this research are to know the outcome of artistic hair coloring with tiping technique to obtain very light golden blonde color on normal hair, oily hair, and dry hair, and to know the effect of hair type toward the outcome of artistic coloring by tiping technique to obtain very light golden blonde color. Type of this research is including in true-experiment design. The independent variable in this research is hair type used. The dependent variable in this research is the outcome of artistic coloring by tiping technique. Data collecting method used was observation by involving 35 observers. Data analysis technique used was One Way Anova assisted with SPSS 21. From data experiment on normal hair has mean at aspect hair color suitability with index of very light golden blonde color is 4.31, hair shiny 4.37, hair color evenness 4.29, hair porousity 4.4, and preference level 4.31. Oily hair viewed at aspect hair color suitability with index of very light golden blonde color is 3.17, hair shiny 4.63, hair color evenness 3.63, hair porousity 4.8, and preference level 3.83. Dry hair viewed at aspect hair color suitability with index of very light golden blonde color is 4.91, hair shiny 3.7, hair color evenness 4.91, hair porousity 3.5, and preference level 4.74. 4) there are effect of hair type toward the outcome of artistic hair coloring by tiping technique to obtain very light golden blonde color because significance level less than 0.05. Keywords: Tiping technique, hair type effect, artistic coloring
PENGARUH PENGGUNAAN JENIS KOSMETIK PELURUSAN RAMBUT TERHADAP HASIL PELURUSAN RAMBUT PADA RAMBUT NORMAL Dekianti, Rivia
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1)hasil pelurusan rambut pada rambut normal dengan menggunakan jenis kosmetik pelurusan rambut beramoniak, 2)hasil pelurusan rambut pada rambut normal dengan menggunakan jenis kosmetik pelurusan rambut non amoniak, 3)pengaruh penggunaan jenis kosmetik pelurusan rambut amoniak dan non amoniak terhadap hasil pelurusan rambut pada rambut normal. Jenis penelitian ini adalah Experimental. Variabel bebas yaitu jenis kosmetik pelurusan rambut beramoniak dan jenis kosmetik pelurusan rambut non amoniak. Variabel terikat adalah hasil pelurusan rambut antara kosmetik beramoniak dan kosmetik non amoniak meliputi 1)elastisitas rambut, 2)tingkat kelurusan rambut, 3)tingkat kilau rambut 4)tekstur rambut. Variabel kontrol meliputi 1)jenis rambut normal, 2)alat yang digunakan, 3)waktu pengerjaan, 4)kosmetik perawatan rambut, 5)bahan yang digunakan, 6)orang yang mengerjakan pelurusan rambut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan melibatkan 30 observer. Teknik analisis data adalah uji independent sample test  dengan menggunakan bantuan program SPSS 23. Hasil penelitian untuk 1)hasil pelurusan rambut menggunakan jenis kosmetik pelurusan rambut beramoniak memiliki nilai rata-rata; elastisitas rambut  2,8, tingkat kelurusan rambut 2,97, tingkat kilau rambut 2,57, tekstur rambut 2,77. 2)hasil pelurusan rambut menggunakan jenis kosmetik pelurusan rambut non amoniak; memiliki nilai rata-rata; elastisitas rambut 3,13, tingkat kelurusan rambut 2,73, tingkat kilau rambut 3,13, tekstur rambut 3,27. 3)terdapat pengaruh penggunaan jenis kosmetik pelurusan rambut yang beramoniak dan non amoniak terhadap hasil pelurusan rambut pada rambut normal karena nilai t -1,848 dan α < 0,050 (5%). Kata Kunci: Jenis kosmetik pelurusan rambut, Hasil pelurusan rambut, dan Rambut normal     Abstract: The aim of this study are to determine 1)the results of straightened normal hair by using hair straighteningcosetics constainedammonium, 2)the results of straightened normal hair by using hair straightening cosmetics containednonammonium,  3)the effect hair straightening cosmetics contained ammonium and non ammonium result in normal hair. This type of research is Experimental. Free variable is types of cosmetic straightening hair is ammonium and other types of cosmetic straightening hair non ammonium. Variable bound is the result of straightening hair between of cosmetics ammonium and cosmetic non ammonium is 1)the elasticity of the hair, 2)straight hairlevel, 3)luster hair, 4)hair texture. Control Variables namely 1)normal hair Types, 2)tool used, 3)machining Time, 4)cosmetics hair care, 5)materials used , 6)people who work onstraightening the hair with the use of cosmetics ammonium and non ammonium.The data collection method used is the observation by involving 30 observers. Technique of data analysis used the t-test is a test using SPSS program assistance 23. The results  to 1)using this type of hair straightening results cosmetic straightening hair has ammonium average value; the elasticity of the hair 2,8, straight hair level 2.97, hair luster 2,57, levelshair texture 2,77, 2)use this type of hair straightening results cosmetic straightening hair non ammonium has the average value; the elasticity of the hair3,13, level straight hair2.73, hair shine level 3.13, hair texture 3,27, 3)there is the influence of the use of the cosmetic straightening hair ammonia and non  ammonia agains results straightening hair on normal hair because the valuet -1,848 and α < 0.050 (5%). Keyword:types of cosmetic hair straightening, hair straighteningresults, and normal hair
MODIFIKASI TATA RIAS PENGANTIN PUTRI MUSLIM CIREBON KEBESARAN AISYAH, JIHAN
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tata rias pengantin Cirebon Kebesaran dapat dipertahankan kelestarianya dan dikembangkan melalui cara modifikasi. Modifikasi berarti memberi sentuhan baru untuk menghasilkan tampilan yang berbeda tanpa harus meninggalkan jejak asli dari karya tersebut. Modifikasi pengantin Cirebon Kebesaran dapat dilakukan dengan penambahan kreasi jilbab, busana yang digunakan (sebagai pendukung), dan  tata rias wajah yang memadu padankan dengan corak busana serta aksesoris yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan desain modifikasi tata rias pengantin putri muslim Cirebon Kebesaran; 2)Mendeskripsikan hasil jadi modifikasi tata rias pengantin putri muslim Cirebon Kebesaran; 3)Mengetahui penilaian khalayak terhadap hasil modifikasi tata rias pengantin putri muslim Cirebon Kebesaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penilaian ini adalah: 1) Dipilih 1 desain dari 3 desain yang telah disiapkan, berdasarkan masukan para ahli dipilih desain I untuk diwujudkan dengan 5 karakteristik didalamnya, yaitu: a)warna pada busana (hijau tua), b)aksesoris yang dikenakan tidak boleh dirubah bentuknya, c)Warna pada eye shadow tidak boleh dirubah (pada  kelopak mata berwarna hijau tua), d)Warna foundation dan bedak tabur (kuning langsat), e)Kain batik menggunakan motif singa barong.; 2) Hasil jadi modifikasi tata rias pengantin putri muslim Cirebon Kebesaran melalui tahapan persiapan area kerja, alat, bahan, lenan dan kosmetik serta persiapan model. Modifikasi difokuskan pada tata rias wajah dan kreasi kerudung; 3) Penilaian khalayak terhadap hasil modifikasi menyatakan bahwa tata rias wajah baik, kreasi kerudung dinyatakan baik, hasil jadi keseluruhan tata rias wajah, kreasi kerudung dan aksesoris baik dan hasil jadi kesesuaian dengan nilai islam dinyatakan baik. Sehingga hasil modifikasi dinyatakan baik dan layak untuk digunakan atau dipublikasikan serta mendapat respon yang baik dari konsumen. Kata Kunci: Pengantin Putri Muslim Cirebon Kebesaran, Modifikasi Tata Rias     Abstract: Wedding makeup of Cirebon Kebesaran can be maintained its continuity and developed through modification. Modification means giving new touch to produce different appearance without leaving the original impression of that creation. The wedding modification of Cirebon Kebesaran can be conducted by adding veil creation, bridal used (as complement), and face makeup which combine bridal design and accessories used. The aims of this research are 1) describe design modification of bride moslem makeup of Cirebon Kebesaran; 2) Describe the outcome modification of bride moslem makeup of Cirebon Kebesaran. Type of this research was descriptive. Research data was collected by using observation technique and interview. Results of this research are: 1) selected 1 design of 3 prepared designs, based on advice of the experts, design I realized with 5 characteristics within, they are: a) color of bridal (dark green), b) accessories used should not be changed it shape, c) color of eye shadow should not be changed (on eyelid the color is dark green), d) foundation color and powder (fair yellow), and e) batik fabric used singa barong motif; 2) The outcome modification of bride moslem makeup of Cirebon Kebesaran through many steps: preparing work area, tools, stuff, linen, and cosmetics, also model preparation. The modification focused on face makeup and veil creation; 3) Public valuation toward the modification result stated that face makeup is good, veil creation stated good, the entirely valuation toward face makeup, veil creation, and accessories is good, and the suitability with Islam norms stated good. Therefore result of modification stated good and proper to be used or published and obtained good response from the costumer. Keywords: bride moslem of Cirebon Kebesaran, makeup modification   
PENGARUH SIKAP DAN GAYA HIDUP TERHADAP PEMILIHAN PRODUK PERAWATAN KULIT WAJAH TIDAK BERMASALAH PADA MAHASISWA JURUSAN TATA RIAS DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA FERILOSMIA. A, VICKY
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sikap profesional yang harus dimiliki oleh mahasiswa Tata Rias salah satunya adalah menunjukan etika berpenampilan diri yang baik, dimulai dengan menjaga dan merawat kulit wajah. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan perawatan kulit wajah diantaranya adalah sikap dan gaya hidup dari konsumen.  Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  “Adakah pengaruh sikap dan gaya hidup terhadap pemilihan produk perawatan kulit wajah tidak bermasalah pada mahasiswa jurusan pendidikan Tata Rias di Universitas Negeri Surabaya. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa perempuan jurusan pendidikan Tata Rias angkatan 2012-2014  berjumlah 160 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan metode sampling Insidental berjumlah 125 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar pertanyaan pilihan ganda dan angket sikap, gaya hidup, dan pemilihan produk perawatan kulit. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji secara simultan atau bersama-sama menunjukan bahwa sikap dan gaya hidup secara simultan berpengaruh signifikan pada pemilihan produk perawatan kulit wajah tidak bermasalah yang dapat dilihat dari nilai signifikasi 0,000 < 0,05. Dengan nilai koefisien determinasi berganda sebesar 0,307 yang berarti 30,7% dari perubahan nilai variabel pemilihan kosmetik perawatan kulit wajah tidak bermasalah dipengaruhi oleh sikap dan gaya hidup. Kata Kunci: Sikap, Gaya Hidup, Pemilihan Produk Kosmetik Perawtan Kulit Wajah Tidak Bermasalah.       Abstract: The one of professional attitude which owned by Beauty and Health college student is to show a good personal appearance attitude, started from care and treatment the face skin. Among of factors influences the selections of face skin treatment are attitude and life style of the consumers. The problem formulations in this research: ” are there any influence of attitude and life style toward selection of normal face skin treatment on college student of Health and Beauty Department in State University of Surabaya.”The purpose of this research is to figure out how the influence of attitude and life style toward selection of normal face skin treatment on college student of Health and Beauty Department in State University of Surabaya Population of this research are women college student of Health and Beauty Education Department academic year 2012-2014 as many 160 students. The sample using the method of sampling incidental for 125 students. Data collections are primary and secondary. Data analysis technique used is multiple linier regression.Based on analysis results of trials simulaneously show that the attitude and lifestyle simulaneously have a significiant effect can be seen from the value of the 0,000 < 0,05 with the value of coefficient of determination and through augmented by 0,307 wich means 30,7% of the changes in variables the selection of normal face skin treatment affect by the attitude and lifestyle. Keywords: attitude, life style, selection of normal face skin treatment cosmetic product
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT KONSUMEN TERHADAP PERAWATAN WAJAH (FACIAL) OXYFLASH DI KLINIK  KECANTIKAN DURASKIN  SURABAYA Lisayinnimah,
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Klinik kecantikan merupakan sebuah lembaga kesehatan yang khusus menangani masalah kecantikan dan ditangani langsung oleh para ahli atau dokter. Kecantikan dapat bergantung pada mesin-mesin berteknologi tinggi yang ada di klinik kecantikan Dura Skin U.S.A. Salah satu jenis perawatan oksigen yang diberikan di klinik Duraskin adalah Facial Oxyflash (FO). Faktor- faktor yang mempengaruhi minat konsumen Terdapat dua faktor dasar yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor-faktor yang termasuk ke dalam faktor internal adalah motivasi, persepsi, belajar, kepribadian, gaya hidup, dan sikap. Faktor eksternal merupakan faktor yang meliputi pengaruh kebudayaan, kelas sosial, keluarga, dan kelompok referensi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat konsumen memilih perawatan wajah (facial) oxyflash di klinik Duraskin Surabaya. Jenis penelitian ini termasuk deskriptif kuantitatif, obyek penelitian 35 konsumen di klinik Duraskin. metode pengumpulan data yaitu angket atau kuesioner serta dokumentasi kemudian hasil penelitian diuji dengan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal yang mencakup motivasi 54% kuat, persepsi 57% kuat, belajar 80% kuat dan, kepribadian 54% sangat kuat, gaya hidup 63% sangat kuat, sikap 46% sangat kuat. Faktor eksternal adalah kebudayaan 63% kuat, kelas sosial 69% kuat, keluarga 37% kuat, kelompok referensi 37% kuat. Faktor yang paling mempengaruhi minat konsumen adalah faktor belajar dan faktor persepsi dikarenakan setelah melakukan perawatan oxyflash responden lebih percaya diri melihat hasilnya cepat memperbaiki kulit yang bermasalah serta merasa puas dan reputasi klinik Duraskin terkenal baik, pelayanan yang diberikan memuaskan dan biaya perawatan oxyflash  terjangkau. Kata kunci: Faktor  internal, Faktor eksternal, Facial, Oxyflash.   Abstract: Beauty Clinic is a health institution that specifically handles beauty and handled by beauty experts or doctors directly. Beauty can be relied on high technology beauty machine such as Facial Oxyflash (FO) machine for oxygen skin treatment at Duraskin U.S.A. There are two basic factors affecting consumer’s interest on beauty treatment. They are external and internal factors. Motivation, perception, knowledge, personality, lifestyle, and attitude are included in internal factors. While external factors are culture impact, social status, family, and references.The purpose of this study is to determine the factors affecting consumer’s choice on Facial Oxyflash (FO) as their face treatment in Duraskin Beauty clinic Surabaya. The type of this study is Quantitative descriptive research, with 35 consumers of  Duraskin beauty clinic as research objects. The data obtained using questionnaire and documentation were tested using lickert scale.The results of this study indicate that: Internal factors that are included are motivation which the percentage of motivation factor obtained was 54% and states as strong, the percentage of perception factor 57% stated as strong, the percentage of knowledge factor obtained was 80% stated as strong, the percentage of personality factor obtained was  54% stated as strong, the percentage of lifestyle factor obtained was 63% stated as strong, the percentage of attitude factor obtained was 46% stated as strong. The percentage of external factor that are included were culture impact with percentage score obtained 63% stated as strong, the percentage of social status factor obtained was 69% stated as strong. The percentage of family factor obtained was 37% stated as strong, the percentage of  references factor obtained was 37% stated as strong.The most affected factors affecting consumer’s interest were knowledge and perception factors. Because after receiving Oxyflash treatment consumers feel more confident. The Oxyflash treatment quickly improved consumer’s troubled skin and statesfied with the service and good reputation of Duraskin beauty clinics. Keywords: external and internal factors, facial treatment, Oxyflash
KETERAMPILAN MERIAS WAJAH PANGGUNG STRAIGHT MAKE UP MELALUI PELATIHAN BAGI GURU EKSTRAKURIKULER DI SMA KRISTEN SURABAYA KANIA PRADITA, WINNIE
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelatihan merias wajah panggung straight make up bagi guru ekstrakurikuler di SMA Kristen di Surabaya dilaksanakan selama 2 hari dan dilaksanakan dengan metode demonstrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) keterlaksanaan pelatihan merias wajah panggung straight make up, 2) aktivitas peserta pelatihan, 3) hasil merias wajah panggung straight make up yang dilakukan peserta, 4) respon peserta pada pelatihan merias wajah panggung straight make up. Penelitian ini merupakan penelitian pre experimental design dengan rancangan one shoot case study. Subyek penelitian adalah guru ekstrakurikuler dari SMA Kristen sejumlah 20 orang. Data keterlaksanaan pelatihan dikumpulkan dengan metode observasi oleh 2 observer yang merupakan guru bidang tata rias. Data aktivitas peserta pelatihan dikumpulkan dengan metode observasi oleh 4 observer mahasiswa S1 Pendidikan Tata Rias UNESA. Data hasil pelatihan dikumpulkan dengan metode observasi oleh pelatih. Data respon peserta pelatihan dikumpulkan dengan metode angket yang diisi oleh peserta pelatihan. Metode analisis data menggunakan nilai rata-rata untuk hasil keterlaksanaan dan hasil pelatihan, serta menggunakan persentase untuk hasil aktivitas dan respon peserta. Berdasarkan hasil analisis data, keterlaksanaan pelatihan merias wajah panggung straight make up diperoleh nilai tertinggi 4 dengan kriteria sangat baik dan nilai terendah 3 dengan kriteria baik. Aktivitas peserta diperoleh persentase tertinggi 100% dengan kriteria sangat baik dan persentase terendah 90% dengan kriteria sangat baik. Hasil pelatihan dengan standart KKM klasikal 75% diperoleh nilai 90% dengan kriteria berhasil. Respon peserta terhadap pelatihan merias wajah panggung straight make up menunjukkan persentase 100% dengan kriteria sangat baik. Kata kunci : Pelatihan, Merias Wajah Panggung Straight Make Up    Abstract Straight stage make up training for extracurricular teacher of Christian Senior High School in Surabaya held for 2 days and implemented by demonstration method. This research aims to know about : 1) The straight stage make up implementation, 2) The activity of teachers as trainee, 3) The result of straight stage make up practiced by teachers as trainee and 4) The respons of teachers as trainee towards the straight stage make up training. This research type is belong to pre-experimental research with one- shoot case study design. Subjects were 20 extracurricular teacher of Christian high school. Collecting data method of training implementation using observations by two observers who are cosmetology teachers. Collecting data method of teachers activity using observation by 4 student from S1 Pendidikan Tata Rias UNESA. The data of straight stage make up practised by teachers as trainee were collected by observation method by trainer. The data responses were collected from questionnaire filled out by of teachers as trainee. Methods of data analysis using the average value for training implementation results and the practised results, also using percentages for results of the activities and responses of teachers as trainee. Based on the results of data analysis, straight stage makeup training implementation obtained the highest score of 4 with the criteria very well and the lowest value of 3 with good criteria. Activities teachers as trainee obtained the highest percentage of 100 % with very well criteria and the lowest percentage of 90 % with very well criteria. Training results with standard classical KKM 75 % obtained a score of 90 % with success criteria . The response of participants to the training stage makeup makeup straight shows the percentage of 100 % with very well criteria. Keywords : Training, Straight Stage Make Up  
PENINGKATAN KETERAMPILAN TATA RIAS TARI GANDRUNG  MELALUI  PELATIHAN DI  SMAN 2 TANGGUL KABUPATEN JEMBER Ayu Permata Sari H., Dhea
Jurnal Tata Rias Vol 5, No 03 (2016): Vol.05 N0.03Edisi Yudisium Oktober 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelatihan tata rias tari gandrung di berikan pada anggota ekstrakulikuler  tari SMAN 2 Tanggul untuk meningkatkan keterampilan tata rias yang di gunakan untuk pementasan tari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) keterlaksanaan pelatihan  tata rias tari gandrung, 2) aktifitas peserta pelatihan tata rias tari gandrung, 3)  hasil peningkatan keterampilan tata rias tari gandrung, 4) respon peserta pada pelatihan tat arias tari gandrung. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian pretest dan posttest group design. Data yang didapat berupa hasil keterlaksanaan pelatihan, aktifitas peserta pelatihan, hasil pretest dan posttest peningkatan  keterampilan tata rias tari gandrung  dan respon peserta pelatihan. Subyek penelitian adalah 20 orang anggota ekstrakulikuler tari SMAN 2 Tanggul. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes kinerja dan angket. Metode analisis menggunakan rata-rata untuk pengelolaan pelatihan dan aktifitas peserta,  hasil pelatihan menggunakan uji t dan respon peserta menggunakan presentase. Berdasarkan hasil analisis data keterlaksaan pelatihan tata rias tari gandrung memperoleh kriteria sangat baik dengan rata-rata 4,7. Aktifitas peserta pelatihan memperoleh penilaian dengan kriteria baik dengan rata-rata- rata 4.05. Data hasil tata rias tari gandrung yang di peroleh dari nilai pretest dan posttest menunjukan perbedaan yang sangat signifikan dengan nilai pretest 24,4 dan postetst 38.25 sehingga  terdapat peningkatan keterampilan tata rias tari gandrung setelah di lakukan pelatihan  dengan  metode demonstrasi dan panduan hand out serta job sheet. Respon peserta  terhadap pelatihan keterampilan tata rias tari gandrung menujukan presentase rata-rata sebesar 100% dengan kriteria sangat baik. Kata Kunci : Pelatihan,  Tata Rias Tari Gandrung Abstract The training of gandrung dance makeup was given to members of dance extracurricular in SMAN 2 Tanggul to improve their makeup skill which will be used for dance exhibition. This research aimed to know: 1) the realization of gandrung dance makeup training, 2) the activity of gandrung dance makeup trainee, 3) the result of gandrung dance makeup skill improvement, 4) trainee response toward makeup training. This research was pre-experimental research with pretest and posttest design. Data obtained were training realization, trainee activity, pretest and posttest result of gandrung makeup skill improvement, and trainee response. Research subject were 20 members of dance extracurricular in SMAN 2 Tanggul. Data collecting method used were observation, performance test, and questionnaire. The analysis method used were mean for training management and trainee activity, t-test for training result, and percentage for trainee response.Based on data analysis result, the realization of gandrung dance makeup training obtained very good criteria with mean 4.7. Trainee activity obtained valuation in good criteria with mean 4.05. Result of gandrung dance makeup obtained from pretest and posttest shows very significant differences where pretest score 24.4 and posttest score 38.25, then there was improvement of gandrung dance makeup skill after conducted training with demonstration method, handout guidance, and job sheet. The trainee response toward the training of gandrung dance makeup skill shows mean percentage 100% with very good criteria. Keywords: Training, Gandrung Dance Makeup

Page 6 of 39 | Total Record : 381