cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2014)" : 25 Documents clear
IMPLEMENTASI PROGRAM BERAS MISKIN DI DESA KENEP KECAMATAN LOCERET KABUPATEN NGANJUK SINTA AMELIA HARFIANTI
Publika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n1.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM BERAS MISKIN DI DESA KENEP KECAMATAN LOCERET KABUPATEN NGANJUK Sinta Amelia H (084674215) ABSTRAK Program Raskin adalah salah satu kebijakan pemerintah guna mensejahterakan masyarakat miskin dan menanggulangi kemiskinan. Desa yang menerima bantuan raskin adalah Desa Kenep Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk. Selama berlangsungnya program terdapat indikasi adanya masalah dalam implementasinya. Dari tahun ke tahun mengalami permasalahan yaitu distribusi yang kurang merata dan ketidaksesuaian jumlah beras yang diterima dengan yang sudah ditentukan. Pembagian beras yang tidak tepat sasaran seharusnya ditujukan kepada RTM (Rumah Tangga Miskin) tetapi pembagian beras miskin di Desa Kenep tidak hanya untuk RTM melainkan masyarakat umum juga mendapatkan raskin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data mengenai Implementasi Program Raskin pada Desa Kenep Kecamatan Loceret dengan menggunakan model Implementasi Edward III dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : (1) Komunikasi antar pelaksana dan kelompok sasaran melalui proses sosialisasi di Balai Desa. Sedangkan komunikasi implementor antara pelaku di level bawah dan level atas kurang terjalin dengan baik. Sehingga implementator membuat kesepakatan dengan masyarakat untuk memeratakan jumlah raskin. (2) Sumber daya program Raskin di Desa Kenep terbatas. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah beras yang tidak sebanding dengan warga miskin. Dari segi kuantitas berat/jumlah beras masih kurang dan belum mencakup semua warga miskin. Sedangkan fasilitas yang berupa sarana dan prasarana sudah cukup memadai. (3) Disposisi program raskin di Desa Kenep Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk dari sikap yang ditujukan sudah baik hal tersebut dikarenakan seluruh pelaksana raskin melaksanakan tugasnya dengan baik dan bersungguh-sungguh sehingga apa yang menjadi tujuan program raskin dapat diwujudkan. Adanya kecemburuan sosial dapat teratasi karena warga membuat kesepakatan bersama tentang pemerataan jumlah penerima raskin. (4) Struktur Birokrasi program raskin di Desa Kenep Kecamatan loceret Kabupaten Nganjuk meliputi Standar Operasional Procedures (SOP) yang jelas mulai dari beras yang sampai di tiap-tiap desa hingga sampai kepada warga penerima manfaat raskin dan fragmentasi (pertanggungjawaban) yang baik berupa laporan tiap bulan, kwitansi dan uang hasil penjualan tiap akhir bulan. Saran yang dapat disampaikan beberapa hal mengenai implementasi program raskin ada di Desa Kenep adalah sebagai berikut : Diperlukan adanya pembaharuan data atau rasionalisasi sasaran penerima raskin sehingga terdapat kesesuaian anatara jumlah penerima raskin dengan jumlah masyarakat miskin, menginformasikan secara terbuka kriteria penerima raskin untuk mengatasi kecemburuan sosial dan konflik, meningkatkan kesadaran warga masyarakat yang tidak menerima raskin untuk merelakan masyarakat miskin menerima manfaat beras itu, meningkatkan kualitas dan kuantitas beras yang di distribusikan. Kata Kunci : Implementasi, program, Beras Miskin
UPAYA DINAS TENAGA KERJA, TRANSMIGRASI, DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI JAWA TIMUR DALAM PROGRAM WIRAUSAHA BARU USAHA MANDIRI SEKTOR INFORMAL (WUB-UMSI) DEWI, RETNO
Publika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n1.p%p

Abstract

UPAYA DINAS TENAGA KERJA, TRANSMIGRASI, DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI JAWA TIMUR DALAM PROGRAM WIRAUSAHA BARU USAHA MANDIRI SEKTOR INFORMAL (WUB-UMSI) Retno Dewi ABSTRAK Peningkatan jumlah penduduk dan banyaknya pencari kerja di Jawa Timur setiap tahunnya, sementara kesempatan kerja yang tersedia terbatas. Maka, salah satu upaya Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur di bidang perluasan kerja yaitu melalui wirausaha baru usaha mandiri sektor informal. Wirausaha Baru diperlukan untuk memperluas lapangan kerja di Jawa Timur. Permasalahan mendasar yaitu kurangnya lapangan kerja di Jawa Timur, perlu budaya unggul untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia agar lebih terampil dan mampu mengoptimalkan potensi yang ada di dirinya melalui wirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur dalam Program Wirausaha Baru Usaha Mandiri Sektor Informal, serta untuk mengidentifikasi kendala-kendala dalam Program Wirausaha Baru Usaha Mandiri Sektor Informal. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi Penelitian dalam penelitian ini adalah Kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi, obsevasi, Teknik analisa data menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, sampai dengan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa upaya Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur dalam ProgramWirausaha Baru Usaha Mandiri Sektor Informal. merupakan terobosan dalam perluasan kerja. Wirausaha Baru Usaha Mandiri Sektor Informal ini diwujudkan melalui Pelatihan kewirausahaan dan manajemen usaha kecil, Bimbingan dan konsultasi, Magang dan Studi banding, Temu Usaha dan promosi, Pengembangan teknologi tepat guna, Bantuan permodalan, Penyediaan dan pendistribusian Sarana Belajar Mandiri, Pemberian akses Pasar dan Peningkatan Pangsa Pasar. Kendala-kendala dalam Wirausaha Baru Usaha Mandiri Sektor Informal yaitu dana atau modal usaha terbatas,bentuk bantuan stimulan yang tidak sesuai kebutuhan usaha, waktu pelatihan yang terbatas, Wirausaha Baru Usaha Mandiri Sektor Informal belum menjangkau seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur, alat-alat, sarana, dan prasarana pelatihan terbatas, peserta yang diusulkan dalam program tidak bisa mengikuti kegiatan dikarenakan berbagai alasan seperti sakit, hamil, melahirkan, bimbingan dan konseling yang terbatas, belum adanya studi banding secara kelompok, pengembangan teknologi tepat guna yang kurang maksimal, belum mampu memberi akses pasar dan meningkatkan pangsa pasar dengan maksimal. Saran yang dapat dipertimbangkan peneliti yaitu perlu meningkatkan bantuan dana atau modal, memberi bantuan stimulan yang sesuai dengan jenis usaha, waktu pelatihan perlu diperpanjang, lebih meningkatkan Wirausaha Baru Usaha Mandiri Sektor Informal di seluruh Kabupaten/Kota, meningkatkan fasilitas alat-alat, sarana, dan prasana pelatihan, lebih memantau perkembangan peserta yang telah mengikuti kegiatan Wirausaha Baru Usaha Mandiri Sektor Informal, meningkatkan bimbingan dan konseling, mengadakan studi banding secara kelompok untuk perkembangan kedepannya, meningkatkan pengembangan teknologi tepat guna dengan terobosan-terobosan baru, perlu membangun akses pasar dan meningkatkan pangsa pasar dengan membangun jejaring usaha dengan pihak lain. Kata Kunci : Upaya, Wirausaha Baru Usaha Mandiri Sektor Informal
EVALUASI PENGELOLAAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA GUNUNGSARI DI SURABAYA DWI MURDIYANTI, EKA
Publika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n1.p%p

Abstract

EVALUASI PENGELOLAAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA GUNUNGSARI DI SURABAYA Eka Dwi Murdiyanti ABSTRAK Rumah Susun Sederhana Sewa (rusunawa) Gunungsari di Surabaya yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), pada kenyataannya juga dihuni oleh masyarakat yang berkecukupan secara finansial. Hal ini ditunjukkan dengan adanya fenomena mobil-mobil yang sering diparkir di pelataran rusunawa ini. Selain itu, 22 unit pertokoan yang disediakan sebagai fasilitas bagi penghuni tetapi belum dioperasikan sejak awal penghunian hingga saat ini. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengkaji lebih mendalam perihal pengelolaan rumah susun sederhana sewa Gunungsari secara evaluatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil evaluasi pengelolaan rumah susun sederhana sewa Gunungsari di Surabaya. Dalam pengkajian penelitian ini, penulis menggunakan enam kriteria evaluasi kebijakan William N. Dunn (2003) yaitu efektifitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan yang kemudian digunakan sebagai fokus penelitian. Sedangkan penyusunan hasil penelitiannya menggunakan metode deskriptif kualitatif, sehingga teknik pengumpulan datanya melaui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian untuk mendapatkan informasi mengenai hal ini, penulis memilih lokasi di rusunawa Gunungsari dan Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur. Melakukan wawancara dan pengambilan data dari staf dinas dan penghuni yang dipilih dengan teknik snowball sampling. Untuk penyusunan laporan penelitian, penulis melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi efektivitas, bangunan rusunawa Gunungsari dinilai layak, tetapi tidak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh penghuni. Segi efisiensi dinilai masih kurang efisien terhadap masa waktu pengelolaan yang sudah berjalan sejak 2011 lalu, namun demikian telah dilakukan program pendampingan sebagai upaya pengelolaan di rusunawa ini. Segi kecukupan menilai masih banyak permasalahan yang belum dapat diatasi hingga sekarang, seperti penunggakan pembayaran sewa. Segi perataan menemukan bahwa rusun ini tidak dihuni oleh masyarakat berpenghasilan rendah secara keseluruhan, bahkan ada penghuni-penghuni yang memiliki mobil. Dari situasi tersebut, sebagian besar penghuni merespon dengan masih mengeluhkan pengelolaan rusunawa ini. Maka dari itu, pada kriteria ketepatan dapat dikatakan bahwa pengelolaan rusunawa Gunungsari tidak memberikan banyak manfaat secara optimal seperti yang diharapkan. Kesimpulannya, pengelolaan rusunawa Gunungsari tidak berjalan dengan baik disebabkan tidak adanya anggaran dana untuk penyelenggaraannya. Untuk itu, pihak pengelola harus lebih aktif dan tegas dalam menyelesaikan permasalahan dan keluhan warga di rusunawa Gunungsari. Pihak pengelola sebaiknya membentuk PPRS (Perhimpunan Penghuni Rumah Susun) supaya lebih memudahkan pengendalian terjadinya permasalahan maupun pelanggaran di rusunawa ini. Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan Publik, Pengelolaan Rusunawa.
MANAJEMEN STRATEGI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA PADA DINAS PEKERJAAN UMUM CIPTA KARYA DAN TATA RUANG DAERAH KABUPATEN NGANJUK ADE SANDI NUGROHO
Publika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n1.p%p

Abstract

MANAJEMEN STRATEGI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA PADA DINAS PEKERJAAN UMUM CIPTA KARYA DAN TATA RUANG DAERAH KABUPATEN NGANJUK Ade Sandi Nugroho S1 Ilmu Administrasi Negara, Jurusan PMP-KN, FIS, UNESA, uaderaz@gmail.com Abstrak Salah satu hak dasar yang fundamental bagi setiap orang tertera pada Pasal 28 H ayat 1 Amandemen UUD 1945 yaitu perumahan yang memenuhi prinsip-prinsip layak dan terjangkau bagi semua orang. Oleh sebab itu pemerintah bertanggung jawab untuk membantu masyarakat agar dapat bertempat tinggal dan meningkatkan kualitas permukiman dan lingkungannya, melalui Kementrian Perumahan Rakyat membuat program Bantuan Stimmulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang pelaksanaanya pada provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kabupaten Nganjuk termasuk sebagai pihak penyelenggara program BSPS ini. Untuk menyelenggarakan proram BSPS ini memerlukan Manajemen Strategi yang tepat agar pelaksanaanya lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Manajemen Strategi Program BSPS pada Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Daerah Kabupaten Nganjuk. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun nara sumber penelitian ini terdiri dari Kepala Seksi Perumahan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Dan Tata Ruang Daerah Kabupaten Nganjuk dan Kasubag Program dan Evaluasi Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Dan Tata Ruang Daerah Kabupaten Nganjuk. Teknik pengumpulan datanya yaitu dengan wawancar, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa Manajemen Strategi Program BSPS yaitu terdiri dari Pengamatan Lingkungan yang terdiri dari faktor internal yaitu tersedianya banyak SDM dan kurangnya sosialisai dan faktor eksternal yaitu adanya dukungan dari pemerintah dan masyarakat serta adanya adat istiadat; Perumusan Strategi yaitu program BSPS ini sudah di rumuskan oleh Kementrian Perumahan Rakayat; Implementasi Strategi terdiri dari pengembangan strategi, anggaran, dan prosedur; serat Evaluasi Pengendalian yang dilakukan pada saat program berjalan dan pada saat akhir program. Dalam manajemen strtegi ini masih ada kekurangan-kekurangan yang perlu untuk dibenahi. Diharapkan dalam melakukan Manajemen Strategi Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Dan Tata Ruang Daerah Kabupaten Nganjuk Pada Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya bisa lebih baik lagi. Kata Kunci: Manajemen Strategi, Program BSPS
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN BAGIAN RAWAT INAP DI PUSKESMAS GUNUNG ANYAR SURABAYA JUWITA KUSUMA WATI
Publika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n1.p%p

Abstract

KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN BAGIAN RAWAT INAP DI PUSKESMAS GUNUNG ANYAR SURABAYA Juwita Kusuma Wati ABSTRAK Puskesmas merupakan pelayanan kesehatan tingkat pertama (primer) yang diperlukan oleh masyarakat yang sakit ringan dan masyarakat yang sehat untuk meningkatkan kesehatan mereka atau pun untuk melakukan promosi kesehatan. Puskesmas Gunung Anyar Surabaya sebagai salah satu peraih ISO 9001:2008 memiliki fasilitas rawat inap yang disediakan bagi pasien yang melakukan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelayanan kesehatan bagian rawat inap di Puskesmas Gunung Anyar Surabaya. Fokus dalam penelitian ini adalah pada indikator tangibles, realibility, responsiveness, assurance, dan empathy yang terdapat dalam teori kualitas pelayanan yang dikembangkan oleh Zheitaml, Parasuraman, dan Berry. Subjek penelitian terdiri dari kepala puskesmas, bidan, staf administrasi, dan para pasien. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan bagian rawat inap di Puskesmas Gunung Anyar Surabaya sudah memenuhi seluruh indikator kualitas pelayanan, meskipun terdapat beberapa masalah dalam hal administrasi, kebersihan, dan kenyamanan yang harus diupayakan perbaikannya. Pada indikator tangibles, ditunjukkan dengan adanya ruangan rawat inap yang dilengkapi tempat tidur maupun kipas angin, indikator realibility ditunjukkan melalui kemampuan puskesmas dalam menjalankan prosedur alur pelayanan, sementara indikator responsiveness ditunjukkan melalui kesigapan dan kedisiplinan para pegawai Puskesmas Gunung Anyar dalam melayani pasien. Selanjutnya indikator assurance terpenuhi melalui adanya rasa puas dari para pasien terhadap informasi maupun pengobatan yang diberikan oleh pihak Puskesmas, dan indikator terakhir empathy terpenuhi oleh adanya perhatian dari para pegawai mengenai kenyamanan pasien di bagian rawat inap. Terpenuhinya kelima indikator dalam kualitas layanan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan bagian rawat inap di Puskesmas Gunung Anyar Surabaya telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kerjanya. Kata Kunci: Pelayanan kesehatan, Kualitas Pelayanan, Bagian Rawat Inap
PELAYANAN KEPADA TENAGA KERJA WANITA KE LUAR NEGERI (Studi Pada Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur) NAZILAH HIDAYATI
Publika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n1.p%p

Abstract

PELAYANAN KEPADA TENAGA KERJA WANITA KE LUAR NEGERI (Studi Pada Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur) Nazilah Hidayati Dian Arlupi Utami ABSTRAK Persoalan pengangguran yang semakin bertambah setiap tahunnya merupakan persoalan yang menjadi kerja utama pemerintah. Oleh sebab itu, melalui disnakertransduk jatim memberikan layanan bagi masyarakat terutama dalam bidang ketenagakerjaan yaitu melalui pelayanan kepada tenaga kerja wanita ke luar negeri. Hal tersebut diadakan karena semakin banyak jumlah lapangan kerja yang tersedia memungkikann para wanita mencari kerja keluar negeri Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pelayanan tenaga kerja wanita ke luar negeri oleh bagian pelatihan dan produktifitas pada dinas tenaga kerja trasmigrasi dan kependudukan Provinsi Jawa Timur. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, . Teknik analisa data menggunakan.pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian diperoleh pelayanan kepada tenaga kerja wanita ke luar negeri studi pada bidang pelatihan dan produktifitas kerja dinas tenaga kerja transmigrasi dan kependudukan provinsi Jawa Timur yaitu melalui Surat Keputusan Men Pan No. 63 Tahun 2003 Tentang Pedoman Umum Penyelenggaan Pelayanan Publik adalah sudah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan perundang-undangan yang ada, namun masih diperlukan inovasi-inovasi untuk lebih baik lagi kedepannya. saran yang dapat diberikan oleh peneliti yaitu untuk menambah jumlah pegawai yang tidak seimbang dengan banyaknya peserta, baik peserta uji kompetensi bahasa maupun yang lainnya yang jumlahnya sekitar 80 sampai dengan 100 orang dan ditangani hanya dengan 8 orang pegawai saja. Demikian saran yang bisa penulis paparkan semoga bisa menjadi perbaikan dan pengembangan organisasi, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih baik lagi dan sempurna. Kata kunci : pelayanan publik, pemerintahan yang baik
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN BERBASIS KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PADA SEKOLAH DASAR NEGERI JUWET KENONGO PORONG WIRYA ATMAJA, UDDIN
Publika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n1.p%p

Abstract

Kemajuan Bangsa Indonesia hanya dapat dicapai melalui penataan pendidikan yang baik. Upaya peningkatan mutu pendidikan diharapkan dapat menaikan harkat dan martabat manusia Indonesia. Karena itu arah pengembangan pendidikan harus basis pada pengembangan potensi manusia yang beragam . Pendidikan juga merupakan aspek yang memiliki peranan penting dalam pokok pembentukan generasi yang akan datang, karena nasib masa depan Indonesia ini terletak pada tangan generasi muda. Mutu bangsa mendatang tegantung pada pendidikan yang diterimanya sekarang, dengan demikian pendidikan menjadi tanggung jawab bersama terutama para pemerhati yang peduli pada keberlangsungan pendidikan di negara ini. Perbaikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan harus segera dilaksanakan disegala bidang antara lain sarana pendidikan, fasilitas, kurikulum, maupun manajemen pendidikan itu sendiri. Kurikulum merupakan komponen pendidikan yang dijadikan acuan oleh setiap satuan pendidikan, baik oleh pengelola maupun penyelenggara; khususnya oleh guru dan kepala sekolah. Atas dasar inilah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebagai kurikulum operasional sekolah. Undang-Undang No. 20 tahun 2003 bab I pasal 1 point (15), menyatakan, "KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.” Jadi, dalam KTSP sekolah diberikan keluwesan untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan karakteristik, kebutuhan dan potensi sekolah dan daerah.” (Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional). Untuk itu kita perlu meneliti KTSP ini apa sudah sesuai penerapanya dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta menggunakan beberapa teori dari : Van Meter dan Van Horn sebagai acuan . Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi kebijakan pendidikan berbasis Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diterapkan di Sekolah Dasar Negeri Juwet Kenongo Porong. Hasil dari penelitian ini serta dilakukan dengan model Proses Implementasi kebijakan yang dikembangkan oleh Van horn dan Van Meter, dalam proses implementasi terdapat beberapa konsep yang saling terkait. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses implementasi kebijakan pendidikan berbasis KTSP di SDN Juwet Kenongo Porong menurut konsep dari Van Horn dan Van Meter telah baik. serta dilihat dari perilaku para pelaksana menunjukkan bahwa mereka sedang mendukung dan menjalankan kebijakan sesuai dengan pemahaman mereka tetapi tetap berujung pada tujuan kebijakan yang sama. Tetapi setiap pengajar sebagai kunci keberhasilan kebijakan ini masih ada yang simpang siur, tetapi mereka memiliki kesepakatan tujuan yang tidak melenceng jauh dari tujuan awal dari kebijakan. Ukuran dan tujuan kebijakan juga telah disepakati bersama dan komunikasi antar lembaga yang terjalin juga telah baik. Karena komunikasi tidak hanya terjadi satu arah melainkan dua arah. Kendala yang ada juga diusahakan untuk mencari solusi yang terbaik. Kata kunci: kebijakan, kualitas, pendidikan
PENGARUH KINERJA KEGIATAN SIMPAN PINJAM PEREMPUAN (SPP) TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA PASEYAN KECAMATAN JATIROGO KABUPATEN TUBAN RITA
Publika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n1.p%p

Abstract

PNPM Mandiri merupakan program pemerintah yang didalamnya mengangkat kesetaraan gender, dengan adanya Kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP). Kegiatan SPP bertujuan untuk mengurangi tingkat kemiskinan dengan memberdayakan perempuan, dengan upaya memberikan pinjaman modal usaha bagi perempuan ruamah tangga miskin (RTM), agar dapat melakukan kegiatan usaha sehingga mempunyai pendapatan yang dapat menunjang ekonomi keluarga. Kedepannya kegiatan SPP yang berdampak pada pendapatan perempuan akan membawa pengaruh terhadap tingkat kesejahteraan keluarga. Dalam kaitan ini kegiatan SPP dapat dipengaruhi oleh kinerja kegiatan, kinerja yang baik akan dapat membawa pengaruh yang baik bagi kesejahteraan keluarga anggota. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja kegiatan SPP terhadap tingkat kesejahteraan keluarga di Desa Paseyan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan instrument penelitian berupa kuisioner, skala pengukuran menggunakan skala Likert yang dianalisis menggunakan uji validitas dan reabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah 158 anggota dengan 61 anggota kelompok SPP sebagai sampel, yang dihitung menggunakan rumus Radiani. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Sedangkan untuk menghitung korelasi, menggunakan skala interval dan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja kegiatan SPP di Desa Paseyan memiliki pengaruh yang cukup signifikan yaitu rhitung sebesar 0,823. Hasil itu lebih besar dari rtabel yang hanya sebesar 0,254. Jadi apabila kinerja kegiatan SPP menurun maka akan mempengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga terutama dalam pemenuhan kebutuhan social dasar dan psikologis. Artinya, kinerja kegiatan SPP berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan keluarga. Berdasarkan perhitungan skala Interval kinerja kegiatan SPP yang diterapkan lebih cenderung pada pencapaian dampak (impact) dalam meningkatkatkan kesejahteraan keluarga, dengan skor tertinggi 256 dari perhitungan dan distribusi frekuesnsi. Kendala dalam pencapaian tujuan SPP adalah keterbatasan dana/modal pinjaman yang diberikan, untuk memaksimalkan pencapaian kesejahteraan keluarga anggota, kedepannya modal pinjaman yang diberikan lebih di tingkatkan nominalnya agar dapat memberikan hasil/dampak yang lebih baik. Kata Kunci : Kinerja Kegiatan SPP, Kesejahteraan Keluarga.
PELAYANAN KESEHATAN DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. MOHAMAD SOEWANDHIE SURABAYA IKA MARIYATI
Publika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n1.p%p

Abstract

Penyelenggara pelayanan publik dituntut agar memberikan kesejahteraan pada masyarakat dengan penyediaan pelayanan publik yang dibutuhkan. Pewujudan pelayanan publik (public service) yang dibutuhkan masyarakat yaitu pelayanan publik yang sesuai dengan koridor tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), sehingga dapat diartikan juga bahwa penerapan good governance mutlak dibutuhkan agar dapat meningkatkan good public service. Rumah Sakit Umum Daerah dr. Mohamad Soewandhie sebagai suatu instansi pelayanan publik yang dipercaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat sekitar Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang pelayanan kesehatan di instalasi rawat jalan RSUD dr. Mohamad Soewandhi Surabaya. Dalam pengkajian penelitian ini, penulis menggunakan sepuluh indikator kualitas pelayanan kriteria Zeithaml dalam Sedarmayanti (2010:254) yang meliputi: tangibles (terjamah), reliability (handal), responsiveness (pertanggungjawaban), competence (kompeten), courtesy (sopan), credibility (jujur), security (aman), access (kemudahan), communications (komunikasi), understanding the customer (mengerti akan pelanggan), yang kemudian digunakan sebagai fokus penelitian. Sedangkan penyusunan hasil penelitiannya menggunakan metode deskriptif kualitatif, sehingga teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian untuk mendapatkan informasi mengenai hal ini, penulis memilih lokasi di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya bagian Instalasi Rawat Jalan (IRJ). Melakukan wawancara dan pengambilan data dari Kepala sub IRJ RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya, beserta staf dan pasiennya, yang dipilih dengan teknik snowball sampling. Untuk penyusunan laporan penelitian, penulis melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketampakan fisik pada IRJ yang terletak di gedung baru dari tahun 2011, dapat dikatakan sudah cukup baik. Pihak rumah sakit terus melakukan upaya peningkatan pelayanan RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya dalam pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana secara bertahap. Segi reliabilitas staf IRJ dalam memberikan informasi tentang pelayanan kesehatan yang telah diberikan kepada para pasien IRJ sudah tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Segi pertanggungjawaban staf IRJ dalam merespon dan memberi penyelesaian kepada pasien yang komplain sudah baik dan tepat. Segi kompetensi SDM IRJ masih terdapat penyesuaian bagi staf baru dengan kinerjanya. Segi kesopanan dan keramahan staf IRJ, masih ditemukan beberapa staf yang masih kurang ramah terhadap pasien. Segi kredibilitas IRJ sudah dapat dinilai baik. Segi pengertian terhadap kebutuhan pasien sudah sesuai dengan harapan pasien. Kesimpulannya, pelayanan kesehatan di Instalasi Rawat Jalan sudah cukup memenuhi kriteria kualitas pelayanan kesehatan untuk lebih baik sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. Kata Kunci: pelayanan kesehatan, rumah sakit, rawat jalan
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PENGOBATAN GRATIS DI PUSKESMAS MEDOKAN AYU SURABAYA M FAJAR RIZKY
Publika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n1.p%p

Abstract

Puskesmas Medokan Ayu Surabaya merupakan salah satu Puskesmas yang telah menjalankan program pengobatan gratis kepada masyarakat. Puskesmas tersebut memperoleh penghargaan sebagai Puskesmas dengan pelayanan terbaik se Jawa Timur pada tahun 2008. Namun predikat sebagai Puskesmas dengan pelayanan terbaik pada tahun 2008 tersebut belum dapat dijadikan sebagai tolak ukur kepuasan pasien pengobatan gratis di Puskesmas Medokan Ayu Surabaya, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap Kepuasan pasien pengobatan gratis di Puskesmas Medokan Ayu Surabaya. Metodologi penelitian menggunakan penelitian eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Analisis Regresi berganda yang tujuannya untuk mengetahui pengaruh variabel bebas yaitu kualitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari Tangible (X1), Emphaty (X2), Reliability (X3), Responsiveness (X4) dan Assurance (X5) terhadap variabel terikat yaitu kepuasan pasien pengobatan gratis di Puskesmas Medokan Ayu Surabaya (Y). Dalam penelitian ini yang menjadi populasi target adalah para pasien pengobatan gratis di Puskesmas Medokan Ayu Surabaya. Kemudian Sampel yang digunakan diambil dengan menggunakan rumus pendekatan Slovin, dan teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel menggunakan teknik Nonprobability Sampling dengan cara Sampling Incidental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan kesehatan berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pasien pengobatan gratis di Puskesmas Medokan Ayu Surabaya, karena dari hasil Uji F diperoleh Nilai Fhitung sebesar 52,314 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi &alpha; = 5% (dk1 = 5, dk2 = 90-5-1 = 84) adalah sebesar 2,31 maka didapat &ldquo;F hitung > F tabel&rdquo; sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kemudian dari hasil uji T parsial didapat bahwa kelima variabel bebas, yaitu Tangible (X1), Emphaty (X2), Reliability (X3), Responsiveness (X4) dan Assurance (X5) memiliki pengaruh yang signifikan secara terpisah terhadap kepuasan pasien pengobatan gratis. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai signifikan masing-masing variabel bebas yang kurang dari 0,05 (Sig < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima) Kata kunci : kualitas pelayanan kesehatan, kepuasan pasien

Page 2 of 3 | Total Record : 25