cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 37 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2014)" : 37 Documents clear
PENGARUH PENERAPAN “MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA” DALAM ISO 9001:2008 TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK, KEMAHASISWAAN, PERENCANAAN DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA CITRA KARINA
Publika Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n3.p%p

Abstract

PENGARUH PENERAPAN “MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA” DALAM ISO 9001:2008 TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK, KEMAHASISWAAN, PERENCANAAN DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Citra Karina S1 Ilmu Administrasi Negara, FIS, Unesa (0cy_Karwan@yahoo.co.id) Abstrak Manajemen sumber daya manusia adalah salah satu elemen penting dalam ISO 9001:2008 yang memuat persyaratan yang harus dipenuhi oleh organisasi untuk melakukan penjaminan mutu yaitu menerapkan sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001:2008. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan “manajemen sumber daya manusia” terhadap kinerja pegawai di Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi Universitas Negeri Surabaya secara simultan dan parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner, dokumentasi, dan observasi. Informan penelitian berasal dari jawaban-jawaban yang didapat dari kuesioner yang diisi oleh seluruh pegawai yang ada di bagian-bagian BAAKPSI Unesa meliputi bagian administrasi akademik yang berjumlah 20 orang, bagian kemahasiswaan berjumlah 6 orang, bagian perencanaan dan sistem informasi berjumlah 8 orang, sehingga penelitian ini mengambil sampel 34 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel manajemen sumber daya manusia yang meliputi aspek penyediaan sumber daya manusia (X1), aspek sumber daya manusia (X2), aspek infrastruktur kerja (X3) dan aspek lingkungan kerja (X4) secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Hal ini dibuktikan dengan nilai R2 sebanyak 70% kinerja pegawai di Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi Universitas Negeri Surabaya dipengaruhi oleh variabel manajemen sumber daya manusia (aspek penyediaan sumber daya manusia, aspek sumber daya manusia, aspek infrastruktur kerja dan aspek lingkungan kerja). Kontribusi pengaruh dari vaiabel X4 (aspek lingkungan kerja) telah terbukti mempunyai pengaruh yang dominan terhadap kinerja pegawai. Hal ini dapat dilihat nilai kontribusi (parsial) thitung sebesar 6,7 lebih tinggi dari 3 variabel yang lainnya. Sebaliknya kontribusi yang memiliki pengaruh yang minimal terhadap kinerja pegawai ada pada variabel X3 (aspek infrastruktur kerja), dapat dilihat dari nilai kontribusi (parsial) thitung sebesar −0,14 paling rendah dari 3 variabel yang lainnya. Kata Kunci : Manajemen Sumber Daya Manusia, ISO 9001:2008, Kinerja Pegawai
KUALITAS LAYANAN BUS KOTA “PERUSAHAAN UMUM DJAWATAN ANGKOETAN MOTOR REPOEBLIK INDONESIA” (PERUM DAMRI) KHUSUS WANITA DI KOTA SURABAYA RR.RIANTI PUTRI P.
Publika Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n3.p%p

Abstract

KUALITAS LAYANAN BUS KOTA “PERUSAHAAN UMUM DJAWATAN ANGKOETAN MOTOR REPOEBLIK INDONESIA” (PERUM DAMRI) KHUSUS WANITA DI KOTA SURABAYA Rr. Rianti Putri Pertiwi (10040674043) Prodi S1 Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya e-mail: riantiputri13@yahoo.co.id Dra. Meirinawati, M.AP. (196805212000032001) Prodi S1 Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya ABSTRAK Tingginya kasus kekerasan seksual di tempat umum terutama di bus angkutan massal membuat masyarakat semakin berani untuk mengajukan tuntutan, keinginan, dan aspirasinya kepada pemerintah. Adanya tuntutan dari masyarakat kepada pemerintah agar dalam pelayanan jasa transportasi, khususnya bus angkutan massal harus mengedepankan aspek kenyamanan dan keamanan bagi konsumennya serta adanya peningkatan kualitas layanan tersebut. Untuk meningkatkan kualitas layanan bus angkutan massal, maka pemerintah berpedoman kepada standar-standar yang telah dibuat dalam UU Republik Indonesia No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Kualitas Layanan Bus Kota Perusahaan Umum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Perum Damri) Khusus Wanita Di Kota Surabaya. Pengukuran kualitas pada penelitian ini menggunakan enam indikator dari UU Republik Indonesia No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yaitu keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan, dan keteraturan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Sampel yang digunakan yaitu sejumlah 94 penumpang bus kota Perum Damri khusus wanita di Kota Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah study kepustakaan, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel yang memiliki nilai prosentase tertinggi adalah variabel keamanan (68,05%), yang kedua adalah variabel keteraturan (68,04%), selanjutnya diikuti oleh variabel keselamatan (67,72%), variabel kenyamanan (67,01%), variabel keterjangkauan (66,87%), dan yang memiliki nilai prosentase terendah adalah variabel kesetaraan (63,51%). Sehingga diperoleh prosentase rata-rata kualitas pelayanan sebesar 66,86% yang berada pada kategori puas, yang artinya pelayanan bus kota Perum Damri khusus wanita telah berkualitas. Kata Kunci: kualitas, layanan, bus kota Perum Damri khusus wanita
PENGARUH PENERAPAN PRINSIP AKUNTABILITAS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI KANTOR BERSAMA SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP (SAMSAT) SURABAYA TIMUR (Studi Pada Pelayanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) RATNA TRIHASTUTI
Publika Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n3.p%p

Abstract

PENGARUH PENERAPAN PRINSIP AKUNTABILITAS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI KANTOR BERSAMA SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP (SAMSAT) SURABAYA TIMUR (Studi Pada Pelayanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) Ratna Trihastuti S1 Administrasi Publik, FIS, Universitas Negeri Surabaya (rdna46.09@gmail.com) Dra. Meirinawati., M.AP S1 Administrasi Publik, FIS, Universitas Negeri Surabaya Abstrak Akuntabilitas merupakan tujuan penting dari reformasi sektor publik, karena secara definitif, kualitas pemerintahan yang baik (good governance) salah satunya ditentukan oleh akuntabilitas dan menghasilkan output dari governance yaitu pelayanan publik yang berkualitas. Dwiyanto (2002) menjelaskan bahwa kontrol dari masyarakat merupakan faktor penting dalam menjelaskan akuntabilitas pada penyelenggaraan pelayanan publik, karena esensi akuntabilitas adalah kontrol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan prinsip akuntabilitas terhadap kualitas pelayanan di Kantor Bersama SAMSAT Surabaya Timur Kota Surabaya Pada Pelayanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 30 wajib pajak yang melakukan pelayanan BBNKB. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan Y = –10,2 + 0,81X1 + 1,76X2 + 1,32X3, yang dapat diartikan ketika nilai ketiga variabel X (prinsip akuntabilitas) dinaikan maka kualitas pelayanan publik akan mengalami kenaikan pula. Dari hasil uji ini juga diperoleh nilai R2 sebesar 0,69 atau 69%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel Y (kualitas pelayanan publik) dipengaruhi oleh variabel X (prinsip akuntabilitas) sebesar 69% dan sisanya sebesar 31% dipengaruhi oleh variabel lain. Secara bersama-sama, penerapan prinsip akuntabilitas (akuntabilitas kinerja, biaya, dan produk) memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan pada Kantor Bersama SAMSAT Surabaya Timur ditunjukkan dengan nilai 19,08. Secara individual, ketiga sub-variabel prinsip akuntabilitas juga memberikan pengaruhyang positif dan signifikan pada kualitas pelayanan di Kantor Bersama SAMSAT Surabaya Timur dengan nilai akuntabilitas kinerja pelayanan publik 4,05. Akuntabilitas biaya pelayanan publik 2,55. Dan akuntabilitas produk pelayanan publik dengan nilai 4. Sehingga untuk mengoptimalkan penerapan prinsip akuntabilitas harus dengan melibatkan seluruh pegawai yang ada dalam penerapannya demi peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat karena dengan adanya penerapan akuntabilitas ini terbukti mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. Kata kunci : Good governance, Akuntabilitas, Kualitas Pelayanan.
PELAYANAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA DALAM PROGRAM RUMAH BAHASA RIZKY ARDIANSYAH
Publika Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n3.p%p

Abstract

PELAYANAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA DALAM PROGRAM RUMAH BAHASARIZKY ARDIANSYAH S1 Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya e-mail: d_chantalz@yahoo.comAbstrak Rumah Bahasa adalah program yang didirikan oleh Pemkot Surabaya yang bertujuan untuk mengemabangkan kualitas sumber daya manusia di Surabaya untuk persiapan AFTA & AEC 2015 yang akan datang, dimana dampak AFTA & AEC akan menyebabkan arus globalisasi dan persaingan ekonomi global akan semakin kuat, maka dari itu pemeriintah Surabaya mendirikan rumah bahasa. Program rumah bahasa dijalankan oleh Bagian Kerjasama Pemkot Surabaya sebagai pelaksana program, dengan didukung oleh beberapa dinas yang ada di Kota Surabaya. Pengembangan SDM dilakukan dengan memberikan masyarakat kursus bahasa asing, menyediakan klinik-klinik investasi, usaha, ketenagakerjaan dan klinik teknologi informasi. Keberhasilan tujuan dari program pemerintah dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang diberikan dalam pelayanan publik tersebut, walaupun program rumah bahasa adalah program yang masih baru dan belum memiliki landasan hukum tertulis yang mendasari berdirinya program tersebut, akan tetapi kualitas pelayanan yang dihadirkan di rumah bahasa berjalan dengan baik. Kualitas pelayanan dalam pelaksanaan pelayanan publik dapat dilihat dari 6 (enam) indikator menurut sinambela yang meliputi transparansi, akuntabilitas, kondisional, kesamaan hak, keseimbangan hak dan kewajiban. Hasil menunjukkan pelayanan di rumah bahasa sudah cukup transparan, dibuktikan dengan adanya sosialisasi dan keterbukaan layanan pada semua masyarakat, untuk akuntabilitas walaupun rumah bahasa belum memiliki aturan tertulis yang mendasari berdirinya program tersebut, akan tetapi masyarakat tidak merasa pihak penyelenggara tidak bertanggung jawab pihak penyelenggara program tetap bekerja secara professional demi tercapainya tujuan atau cita-cita dari program tersebut, untuk kondisional Rumah Bahasa memastikan kondisi pemberi layanan sudah memenuhi syarat dan berkompetensi pada bidangnya masing- masing dan pihak Rumah bahasa akan terus mengembangkan kualitas kondisi dan kenyamanan terhadap layanan, untuk kesamaan hak Rumah Bahasa tidak membeda-bedakan masyarakat/peserta yang datang semua dilayani dengan sama, untuk keseimbangan hak dan kewajiban pihak Rumah Bahasa selalu memberikan hak kepada pemberi/penerima layanan apabila mereka telah melaksanakan kewajibannya, jadi keseimbangan antara hak dan kewajiban berjalan seimbang.Kata Kunci: Pelayanan, Pemerintah, Rumah Bahasa
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RETRIBUSI SAMPAH DI KABUPATEN SIDOARJO (STUDI PADA PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DAN RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN/KEBERSIHAN) MUHAMMAD ANDI WAHYUDI
Publika Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n3.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RETRIBUSI SAMPAH DI KABUPATEN SIDOARJO (STUDI PADA PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DAN RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN/KEBERSIHAN) Muhammad Andi Wahyudi S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, UNESA, (Wahyudi_andi20@yahoo.com) Tjitjik Rahaju, S.Sos., M.Si S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya Abstrak Dalam rangka otonomi daerah, setiap daerah diberikan kewenangan penuh untuk mengatur daerahnya sendiri dengan membuat kebijakan yang berorientasi pada pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu kebijakan yang cukup potensial yaitu retribusi sampah. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo mengeluarkan Peraturan Daerah No 6 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah Dan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Implementasi Kebijakan Retribusi Sampah di Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari pegawai DKP dan PDAM “Delta Tirta” Kabupaten Sidoarjo serta wajib retribusi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi terus terang, wawancara mendalam tak terstruktur, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan kebijakan retribusi sampah di Kabupaten Sidoarjo yang dilihat dari 6 variabel model analisis Van Matter dan Van Horn yaitu ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya manusia, keuangan dan waktu, karakteristik agen pelaksana, sikap para pelaksana, komunikasi antarorganisasi dan aktivitas dan pengaruh lingkungan ekonomi, sosial dan politik masih terdapat kendala seperti tidak tercapainya target pendapatan retribusi sampah, minimnya kesadaran masyarakat dan kurangnya petugas penarik retribusi. Untuk meminimalisir kendala tersebut, maka saran peneliti adalah membuat SOP retribusi sampah dan peraturan pelaksana Perda, membuat sistem untuk WR non pelanggan PDAM, menambah sumberdaya, meningkatkan sosialisasi kepada wajib retribusi, dan pemberlakuan sanksi secara tegas. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Retribusi Sampah.
IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Studi Pada Bina Lingkungan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya) GUS SULTON HAMID
Publika Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n3.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Studi Pada Bina Lingkungan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya) Gus Sulton Hamid S1 Ilmu Administrasi Negara, FIS, UNESA (gusJr001@gmail.com) Dra. Meirinawati, M.AP. S1 Ilmu Administrasi Negara, FIS, UNESA Abstrak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya merupakan perusahaan yang telah menjalankan program Corporate Social Responsibility bina lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program CSR bina lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun subjek penelitian ini terdiri dari Supervisor Humas dan Protokoler PDAM Surabaya, Staff Humas PDAM Surabaya, pengguna fasilitas KASM, petugas kebersihan Taman Bungkul Surabaya, anggota Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia (IMTLI), serta siswa SMAN 16 Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa dokumentasi, observasi, wawancara serta triangulasi. Analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa PDAM Surabaya masih belum berhasil melaksanakan program CSR bina lingkungan berdasarkan model implementasi Donald S. Van Meter dan Carl E. Van Horn. PDAM Surabaya masih belum memenuhi standar namun tujuan dan sasaran kebijakannya sudah tercapai. Sumber daya manusianya sudah cukup bagus meskipun tidak ada struktur khusus CSR. Tidak ada anggaran khusus terkait program CSR bina lingkungan PDAM Surabaya. Sumber daya waktu yang dilakukan sudah cukup baik. Koordinasi dan komunikasi dari instansi-instansi yang terlibat sudah terjalin dengan baik. Instansi yang terlibat dalam pelaksanaan program CSR bina lingkungan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya adalah Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) dan Dinas Kesehatan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya yang mempunyai karakteristik masing-masing. Para agen pelaksana tersebut sudah mempunyai wewenang, tugas, dan fungsinya masing-masing. Kondisi sosial yang terjadi pada pelaksanaan program CSR adalah perilaku dari masyarakat itu sendiri. Selain itu kondisi tempat juga menentukan keberhasilan program CSR yang akan dilaksanakan. Kondisi politik yang mempengaruhi pelaksanaan program CSR ini ialah dukungan dari Pemerintah Surabaya. Kondisi ekonomi yang ada pada pelaksanaan program CSR bina lingkungan adalah dibutuhkannya anggaran tambahan yang biasanya berasal dari instansi lain yang menjadi partner PDAM dalam menjalankan program CSR, misalnya saja DKP. Respon dari petugas pelaksana sangat positif. Saran dari peneliti yaitu PDAM Surabaya sebaiknya mengadakan staff khusus guna menangani program CSR. Selain itu PDAM juga harus menyiapkan dana khusus dalam pelaksanaan program CSR. Kata kunci : Implementasi, Bina Lingkungan
IMPLEMENTASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERKOTAAN (PNPM-MP) DI DESA SUKOREJO KECAMATAN BUDURAN KABUPATEN SIDOARJO (Studi pada program pengobatan murah untuk Lansia) ZAINUL ARIFIN
Publika Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n3.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERKOTAAN (PNPM-MP) DI DESA SUKOREJO KECAMATAN BUDURAN KABUPATEN SIDOARJO (Studi pada program pengobatan murah untuk Lansia) Zainul Arifin S1 Administrasi Publik, FIS, UNESA (zzainzz407@gmail.com) Tjitjik Rahaju, S.Sos., M.si. S1 Administrasi Publik, FIS, UNESA Abstrak Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) yang merupakan salah satu program inti dari PNPM Mandiri. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2009 tentang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Kabupaten Sidoarjo kemudian mengembangkan PNPM-MP Pengobatan Murah untuk Lansia. PNPM-MP “Pengobatan Murah untuk Lansia” merupakan program yang bertujuan untuk membantu para lansia warga miskin mendapatkan pelayanan pengobatan yang optimal dengan harga murah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Sukorejo, KSM Golden Age, Dokter dari YPKI, dan para lansia penerima program pengobatan murah ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Analisis data dengan proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan enam variabel keberhasilan implementasi yaitu, standar, tujuan, dan sasaran kebijakan belum sesuai dengan standar dan tujuan yang ditetapkan, sasaran kebijakan sudah tepat. Kedua, masih terdapat kendala pada sumber daya manusia, sumber daya finansial yang masih minim, dan sumber daya waktu masih belum tepat. Ketiga, karakteristik agen pelaksana telah sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Keempat, disposisi implementor ditunjukkan dengan adanya respon positif dari para pelaksana program. Kelima, koordinasi yang dilakukan oleh para pelaksana program telah berjalan dengan baik, komunikasi yang disampaikan implementor sudah dilaksanakan dengan baik terbukti dengan adanya sosialisasi yang dilakukan. Keenam, lingkungan sosial respons positif yang diberikan oleh Desa lain, lingkungan politik berupa dukungan , dan lingkungan ekonomi sangat memberi pengaruh. Saran lebih selektif dalam memilih tenaga medis dan menambah biaya operasional. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, PNPM-MP Program Pengobatan Murah untuk Lansia
STRATEGI DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN, KOPERASI, DAN PARIWISATA (DISPERINDAGKOPPAR) DALAM PENGELOLAAN PARIWISATA DUMILAH WATER PARK KOTA MADIUN WILLY ARMANDO
Publika Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n3.p%p

Abstract

Dumilah Water Park memiliki potensi menjadi obyek pilihan masyarakat Kota Madiun, karena obyek wisata tersebut adalah satu-satunya tempat wisata yang ada di Kota Madiun.Dalam pengelolaan obyek wisata tersebut, tentunya Disperindagkoppar memiliki strategi yang digunakan dalam meningkatkan potensi obyek wisata.Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pelayanan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pariwisata Kota madiun dalam pengelolaan Dumilah Water Park untuk dapat menjadi wisata yang berpotensi besar bagi masyarakat Kota Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Penelitian ini berfokus pada strategipengelolaan pariwisata di DISPERINDAGKOPPAR Kota Madiun melalui penerapan teori strategi dalam meningkatkan potensi wisata menurut David Osborne.Informan yang dijadikan subjek dalam penelitian ini adalah pegawai instansi, petugas dilokasi wisata, dan pengunjung yang datang di lokasi wisata.Proses pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi.Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi dari David Osborne yang dilakukan oleh Disperindagkoppar dapat membantu proses pengembangan potensi wisata di Kota Madiun. Dumilah Water Park pada saat ini masih menjadi unggulan masyarakat, karena mempunyai tempat outboubd satu-satunya di Kota Madiun.Tetapi masih perlu adanya penambahan petugas serta memberikan sedikit inovasi program-program yang dapat dinikmati oleh masyarakat.Hal ini dimaksudkan agar DumilahWater Park menjadi wisata favorit dan berguna bagi masyarakat Kota Madiun. Kata Kunci : Strategi, Pariwisata, Pengembangan Potensi Wisata
MANAJEMEN BERBASIS KINERJA PELAYANAN PUSKESMAS MELALUI METODE BALANCED SCORECARD DALAM PERSPEKTIF PELANGGAN (STUDI DI PUSKESMAS SIDAYU KABUPATEN GRESIK) IRWANTO
Publika Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n3.p%p

Abstract

Setiap organisasi yang menerapkan manajemen berbasis kinerja tentu membutuhkan pengukuruan kinerja untuk meningkatkan pelayanan. Puskesmas Sidayu merupakan organisasi yang menerapkan manajemen berbasis kinerja. salah satu alat atau metode yang digunakan dalam mengukur kinerja suatu organisasi adalah Balanced Scorecard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen berbasis kinerja pelayanan Puskesmas melalui metode Balanced Scorecard pada Puskesmas Sidayu Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan narasumber Kepala UPT Puskesmas Sidayu, salah satu Pegawai bagian Tata Usaha Puskesmas Sidayu, Pasien Rawat inap Puskesmas Sidayu yang diwakilkan kepada salah satu anggota keluarga, Pasien Rawat Jalan Puskesmas Sidayu. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, Wawancara, Observasi, Dokumentasi, dan Triangulasi. Fokus penelitian ini adalah penerapan perspektif pelanggan dalam Balanced Scorecard dengan menggunakan teori dari Kaplan dan Norton (2000). Penelitian di analisis dengan menggunakan teori Perspektif pelanggan dari Kaplan dan Norton (2000) dengan lima indikator yaitu Pangsa Pasar, Retensi Pelanggan, Akuisisi Pelanggan, Kepuasan Pelanggan dan Profitabilitas Pelanggan. pangsa pasar Puskesmas Sidayu yang berkaitan dengan strategi Puskesmas Sidayu dalam menarik pelanggan yakni dengan cara melakukan penyuluhan, melengkapi sarana dan mempunyai jaringan disemua desa. Kedua, dalam hal retensi pelanggan, Puskesmas Sidayu telah berhasil mempertahankan loyalitas dari pelanggan atau pasien pada tahun 2013 lebih dari 100% dari jumlah pasien tahun 2012. Ketiga, dalam akuisisi Pelanggan Puskesmas Sidayu telah mencapai perkembangan jumlah pelanggan sebesar 8,36 dari tahun 2012 hingga 2013.Keempat, dalam hal kepuasan pelanggan, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, khususnya pada perbaikan sikap dari beberapa pegawai puskesmas yang tidak profesional dan juga pembenahan dan penambahan fasilitas hiburan. Kelima, dalam kaitannya dengan profitabilitas pelanggan, umpan balik yang diterima oleh Pihak Puskesmas Sidayu sangat efektif dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kata Kunci: Balanced Scorecard, kinerja, Puskesmas
STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PONOROGO MUHAMMAD FURQONI
Publika Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n3.p%p

Abstract

Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitiannya ialah di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo No.08 Ponorogo. Fokus Penelitian ini menggunakan lima strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik antara lain: strategi pengembangan struktur, strategi pengembangan penyederhanaan atau sistem prosedur, strategi pengembangan infrastruktur, strategi pengembangan budaya atau kultur, strategi pengembangan infrastruktur. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penulisan skripsi ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo sudah berjalan lancar. Saran yang dapat diambil dari penulis adalah dengan cara memberikan informasi secara lengkap mengenai prosedur yang mudah, cepat, transparan, efisien, seharusnya pihak dinas kependudukan dan pencatatan sipil mengembangkan sarana dan prasarana yang dapat menunjang kebutuhan dan pelaksanaan kerja sehari-hari agar dapat berjalan secara efektif,efisien, dan berkesinambungan serta pengguna layanan lebih ditingkatkan lagi bersosialisasi kepada masyarakat dalam pentingnya menggunakan layanan program e-KTP untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Kata Kunci: Strategi, Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan

Page 3 of 4 | Total Record : 37