cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 5 (2017)" : 15 Documents clear
ANALISIS KESIAPAN PENERAPAN PROGRAM SEKOLAH MODEL (Sekolah Mandiri Berstandar Nasional) DI SMP NEGERI 1 KOTA MOJOKERTO WAHYU CHORIAH, LIANA
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

ANALISIS KESIAPAN PENERAPAN PROGRAM SEKOLAH MODEL (Sekolah Mandiri Berstandar Nasional) DI SMP NEGERI 1 KOTA MOJOKERTO Liana Wahyu Chori’ah S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya Email: lianawahyuchoriah@gmail.com Fitrotun Niswah, S.AP., M.AP. S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memperoleh gambaran nyata tentang Kesiapan SMP Negeri 1 Mojokerto Dalam Rangka Menerapkan Program Sekolah Model (Sekolah Mandiri Berstandar Nasional) yang akan dilihat dari pemenuhan 8 standar nasional pendidikan yang meliputi: 1) standar isi, 2) standar proses, 3) standar kompetensi lulusan,4) standar pendidik dan tenaga kependidikan, 5) standar sarana dan prasarana, 6) standar pengelolaan, 7) standar pembiayaan, 8) standar penilaian pendidikan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Mojokerto tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dari penelitian ini yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan karyawan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kota Mojokerto. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan teori Miles and Huberman dengan aktivitas teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Program Sekolah Model (Sekolah Mandiri Berstandar Nasional) di SMP Negeri 1 Mojokerto termasuk dalam kategori siap. Hal ini dapat dilihat dari tingkat pemenuhan 8 standar nasional pendidikan oleh sekolah. Dimana dari kedelapan standar nasional tersebut yang telah terpenuhi yakni: 1. Standar Isi, 2. Standar Proses, 3. Standar Kompetensi Lulusan, 4. Standar Pengelolaan, 5. Standar Pembiayaan, 6. Standar Penilaian Pendidikan, dan untuk dua standar lainnya yang belum terpenuhi secara maksimal yakni Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang kurang hanya pada kualifikasi tenaga administrasi, serta Standar Sarana dan Prasarana yang kurang pada rasio luas tanah dan bangunan dengan rasio peserta didik di SMP Negeri 1 Mojokerto. Kata kunci: Analisis Kesiapan, Program Sekolah Model, Standar Nasional Pendidikan
INOVASI LAYANAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK) ONLINE DI POLRESTA SIDOARJO Syifa Fauzyiah
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

INOVASI LAYANAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK) ONLINE DI POLRESTA SIDOARJO Syifa Fauzyiah S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya Email: Fauzyiah98@gmail.com Dra. Meirinawati, M. AP. S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya Abstrak Dalam Undang-Undang Republik Indonesia pasal 13 Nomor 2 tahun 2002 salah satu tugas pokok Kepolisian yaitu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. salah satunya yaitu pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang proses pengurusannya masih berbelit-belit serta memakan waktu yang lama sehingga untuk mewujudkan pelayanan prima, Kepolisian Jawa Timur tepatnya di Polresta Sidoarjo mengeluarkan inovasi layanan SKCK online yang berbasis teknologi dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus SKCK serta dapat memangkas sedikit birokrasi di Indonesia khususnya di Lembaga Kepolisian. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai Inovasi pelayanan SKCK online, serta mendeskripsikan tentang layanan inovasi SKCK online dilihat dari analisis yang menggunakan teori atribut Inovasi menurut Rogers, yakni Relative advantages, Compatibility, Complexcity, Triability, dan Observability. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu petugas kepolisian yang menangani layanan SKCK online serta masyarakat pegguna jasa layanan SKCK online. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi layanan SKCK online sudah berjalan dengan baik serta dapat dengan mudah diterima masyarakat secara luas. khususnya pemohon yang telah menggunakan layanan SKCK online. Hal tersebut dapat dilihat dari dimensi atribut relative advantages yakni memiliki keunggulan untuk memudahkan masyarakat dalam mempercepat proses pelayanan dan mempersingkat birokrasi pelayanan administrasi SKCK. Artibut Compatibility menjelaskan bahwa adanya inovasi layanan SKCK online telah menyesuaiakan dengan keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang efektif dan efisien. Pada atribut Complexity adanya layanan SKCK online masyarakat tidak lagi dirumitkan dengan persyaratan serta waktu pembuatan SKCK.Namun sarana seperti tempat duduk untuk pemohon yang masih kurang serta masyarakat yang masih kurang mengetahui persyaratan yang dibawa saat mengurus SKCK. Pada atribut Triability dapat diketahui bahwa layanan SKCK online sebelumnya di uji cobakan pada tanggal 1 september 2016 dan sudah terbukti masyarakat sudah dapat menerima layanan tersebut. Pada atribut Observability bahwa selama layanan SKCK online berjalan, telah sesuai dengan harapan Polresta Sidoarjo yaitu memudahkan masyarakat dalam pembuatan SKCK. Kata Kunci : Inovasi, Pelayanan, SKCK
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN MOJOKERTO NOMOR 19 TAHUN 2008 TENTANG PEMBERDAYAAN KOPERASI, USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI KECAMATAN SOOKO, KABUPATEN MOJOKERTO YAHN BAYU ANORAGA
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN MOJOKERTO NOMOR 19 TAHUN 2008 TENTANG PEMBERDAYAAN KOPERASI, USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI KECAMATAN SOOKO, KABUPATEN MOJOKERTO Yahn Bayu Anoraga S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya email yahnbayuanoraga@gmail.com Indah Prabawati S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya email prabawatiindah@yahoo.co.id ABSTRAK Untuk memaksimalkan potensi koperasi maka dibutuhkan kegiatan dalam bentuk pemberdayaan yang dilakukan oleh setiap daerah. Dalam melaksanakan pemberdayaan koperasi, Kabupaten Mojokerto berdasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Mojokerto Nomor 19 Tahun 2008 tentang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi Perda Kabupaten Mojokerto Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, berdasarkan bentuk pemberdayaan Koperasi dan UMKM yang tercantum pada Pasal 8 Perda Kabupaten Mojokerto yaitu pendidikan dan pelatihan, perkuatan modal, pembinaan manajemen, bimbingan teknis, pemasaran produk dan fasilitasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Jenis penelitian yang digunakanadalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus peneltian ini adalah pemberdayaan koperasi di Kecamatan Sooko. Subjek penelitian meliputi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto sebagai unsur pelaksana dan koperasi sebagai target group. Teknik pengumpulan data terdiri wawancara terstruktur, observasi langsung, dan dokumnetasi dari peneliti maupun narasumber. Teknis analisis data yang digunakan meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan pelaksanaan pemberdayaan koperasi berdasarkan 6 bentuk pemberdayaan koperasi yang tercantum dalam pasal 8 Perda Kabupaten Mojokerto Nomor 19 Tahun 2008, yaitu 1) Pendidikan dan Pelatihan yang dijalankan dalam bentuk seminar, 2) Perkuatan modal yaitu sumber daya dana yang dimiliki oleh koperasi, 3) Pembinaan Manajemen, yaitu proses pembentukan anggota koperasi dan struktur organisasi koperasi, 4) Bimbingan Teknis, yaitu bimbingan yang dilakukan dengan peralatan yang telah diberikan pada saat seminar, 5) Pemasaran Produk, meliputi cara dan pemilihan komunikasi yang tepat antara koperasi sebagai penjual dan masyarakat sebagai pembeli, 6) Fasilitasi Hak Atas Kekayaan Intelektual, tujuannya untuk melindungi koperasi dari kejahatan plagiatisme. Kata Kunci: Implementasi, Pemberdayaan Koperasi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN MENJAHIT DESA TAWANGSARI KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO INDRA PERMANA, DIMAS
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN MENJAHIT DESA TAWANGSARI KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO Dimas Indra Permana S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: dimasindra069@gmail.com Muhammad Farid Ma’ruf S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya Email: muhamadfarid@unesa.ac.id Abstrak Kecamatan Taman merupakan kawasan industri dan pertanian, namun melihat Kondisi desa Tawangsari yang masih minim dalam bidang Industri Perangkat desa Tawangsari berinisiatif untuk Memunculkan Wirausahawan baru dengan mengadakan Pelatihan menjahit dan menyulam untuk ibu-ibu PKK. Dipilihnya Pelatihan menjahit dan menyulam ini karena bidang menjahit memiliki pangsa pasar yang luas . Pelatihan menjahit dan menyulam di desa Tawangsari ini adalah inovasi yang di lakukan oleh perangkat desa Tawangsari dalam upaya untuk meningkatkan Pendapatan masyarakat yang mengantarkan kepada kemandirian. Pemberdayaan tidak bersifat selamanya namun sampai target pemberdayaan mampu mandiri. Dalam prosesnya menggunakan teori proses pemberdayaan dari Sulistiyani, yang terdiri dari tiga tahap yaitu: Penyadaran, Transformasi, dan Peningkatan Kapasitas. Subjek penelitian disini adalah perangkat desa Tawangsari serta tutor atau pengajar dari pelatihan dan masyarakat yang menjadi peserta pelatihan ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan Selain penambahan jumlah tutor, peserta pelatihan perlu di bimbing secara berkelanjutan supaya setelah program ini selesai, masyarakat tidak hanya berhenti belajar dengan hanya menguasai keterampilan yang diajarkan saja. Namun sesuai dengan tujuan akhir program ini akan muncul minat berwira usaha dari warga. Dalam proses kedepannya perlu dukungan dan pendampingan baik dari tutor maupun penyelenggara supaya mereka dapat mengembangkan usaha yang mereka jalankan. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Pelatihan ketrampilan, Kemandirian masyarakat
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN) 3M PLUS DI KELURAHAN GAYUNGAN KECAMATAN GAYUNGAN SURABAYA DIAN ISTININGTIAS
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN) 3M PLUS DI KELURAHAN GAYUNGAN KECAMATAN GAYUNGAN SURABAYA Dian Istiningtias S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: dianistias@gmail.com Indah Prabawati S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: prabawatiindah@yahoo.co.id Abstrak Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Berbagai Upaya dilakukan oleh pemerintah Jawa Timur untuk memberantas penyakit demam berdarah, salah satunya yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Gurbernur Jawa Timur Nomor 20 Tahun 2011 mengenai Pengendalian Penyakit DBD di Jawa Timur. Pengendalian DBD dapat dilakukan melalui upaya pencegahan DBD dengan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Salah satu kelurahan di Surabaya yang melaksanakan PSN 3M Plus yaitu Kelurahan Gayungan, namun dalam dua kurun dua tahun kasus demam berdarah di Kelurahan Gayungan mengalami peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di Kelurahan Gayungan Kecamatan Gayungan Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian yang digunakan pendekatan menurut George Edward III yang terdiri dari empat variabel yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Implementasi kebijakan berdasarkan empat variabel dari George Edward III yakni 1) Komunikasi melalui sosialisasi kurang mendapat dukungan dari masyarakat karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan PSN 3M Plus dilingkungannya, 2) Sumber daya manusia dalam melaksanakan program PSN 3M Plus secara kualitas sudah mumpuni namun secara kuantitas jumlah kader jumantik yang tersedia belum mencukupi. Sumber daya fasilitas peralatan yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan program PSN 3M plus belum mencukupi, 3) Disposisi, pelaksana dalam Implementasi program PSN 3M Plus mempunyai komitmen yang tinggi dalam mendukung berjalannya program, 4) Struktur birokrasi, pelaksanaan program sudah berjalan sesuai SOP dan pelaksana melakukan tugasnya sesuai tanggung jawab masing-masing. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan Implementasi PSN 3M Plus belum berjalan dengan sempurna. Saran yang diberikan oleh peneliti yaitu perlu untuk membina peran serta masyarakat dan perlu penambahan sumber daya manusia dan fasilitas. Kata kunci: Implementasi program, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, Kesehatan Masyarakat
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DI PUSKESMAS PUCANG SEWU KOTA SURABAYA RISKY FEBRIANTI
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PELAKSANAAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DI PUSKESMAS PUCANG SEWU KOTA SURABAYA Risky Febrianti S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: kykyrizanti@gmail.com Indah Prabawati S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: prabawatiindah@yahoo.co.id Abstrak Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM yang dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik. Sasaran utama program Posbindu PTM adalah kelompok masyarakat sehat, berisiko dan penyandang PTM berusia 15 tahun ke atas. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan Implementasi Program Pelaksanaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular di Puskesmas Pucang Sewu Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam menganalisis implementasi program Posbindu PTM menggunakan model implementasi George C. Edward III. Fokus yang digunakan dalam penelitian ini yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian Implementasi Pelaksanaan Posbindu PTM menunjukkan 1) Komunikasi yang dilakukan oleh pihak pelaksana kepada kelompok sasaran sudah baik dimulai dengan sosialisasi secara tatap muka langsung sehingga diharapkan kelompok sasaran jelas memahami program Posbindu PTM 2) Sumberdaya manusia, informasi, dan fasilitas untuk implementasi program Posbindu PTM masih kurang memadai 3) Disposisi dari pihak yang terlibat sudah baik dan ramah, namun untuk insentif perlu adanya penambahan uang pengganti transportasi untuk semua kader pendamping 4) Struktur birokrasi pelaksana program sudah berjalan baik dan sesuai SOP begitu juga tanggung jawabnya. Kata Kunci: Implementasi Program, Posbindu, Kesehatan Masyarakat
Upaya Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Dalam Meningkatkan Penerimaan Pajak Hotel di Kota Surabaya ONKY KRISNA NUGRAHA
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

Upaya Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Dalam Meningkatkan Penerimaan Pajak Hotel di Kota Surabaya Onky Krisna Nugraha 12040674054 (S1 Ilmu Administrasi Negara, FISH, UNESA) email: onkykn@gmail.com Muhammad Farid Ma’ruf, S.Sos., M.AP 0030057606 (S1 Ilmu Administrasi Negara, FISH, UNESA) email: muhammadfarid@unesa.ac.id Abstrak Adanya pembagian kewenangan antara pusat dan daerah berarti bahwa daerah juga bertanggungjawab untuk pembangunan daerahnya.Dengan adanya otonomi daerah ini menjadikan daerah harus lebih meningkatkan usahanya dalam mencari sumber penerimaan daerahnya sendiri yang dapat mendukung pembiayaan pengeluaran daerah.Utamanya yang berasal dari daerahnya sendiri atau yang biasa disebut Pendapatan Asli Daerah (PAD).Salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah yaitu pajak daerah.Pajak hotel merupakan salah satu jenis pajak daerah yang penting untuk ditingkatkan penerimaannya, termasuk Kota Surabaya melalui Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Kota Surabaya.Berdasarkan hal inilah perlu dideskripsikan bagaimana Upaya Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Kota Surabaya dalam meningkatkan pajak hotel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Fokus penelitian ini menggunakan model prinsip dasar manajemen penerimaan daerah, yaitu terdiri dari perluasan basis penerimaan, pengendalian kas kebocoran pendapatan, peningkatan efisiensi administrasi pajak serta transparansi dan akuntabilitas.Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan dalam meningkatkan penerimaan pajak hotel yaitu dengan melakukan audit secara rutin oleh BPK, perbaikan sistem akutansi yang berfokus pada wajib pajak agar taat membayar pajak dan adanya dukungan teknologi informasi dalam mewujudkan transparansi. Upaya ini berjalan cukup baik, namun masih perlu dilakukan sosialisasi kepada pengusaha pemilik hotel bintang maupun non bintang mengenai pentingnya mendaftarkan hotelnya ke Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Kota Surabaya dan juga harus dilakukan sosialisasi pentingnya para wajib pajak jujur dalam melaporkan pendapatannya sehingga dapat meningkatkan penerimaan pajak hotel. Kata Kunci : Peningkatan, Pajak, Pendapatan
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 06 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI KELURAHAN MONDOKAN KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN ERYAN MAULANA AL-ROSYID
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 06 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI KELURAHAN MONDOKAN KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN Eryan Maulana Al-Rosyid S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: eryanmaulana@gmail.com Indah Prabawati S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: prabawatiindah@yahoo.co.id Abstrak Kementerian Sosial Republik Indonesia mengembangkan kebijakan sosial Penanggulangan Kemiskinan (P2K) melalui Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS RTLH). Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah daerah Kabupaten Tuban mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Tuban Nomor 18.45/267/KPTS/414.012 Tentang Penetapan Penerima Bantuan Sosial Perbaikan Perumahan Akibat Bencana Alam/ Sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksaan Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 06 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kelurahan Mondokan Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari Kepala subbidang Bappeda Kabupaten Tuban, staff Dinas PRKP Kabupaten Tuban, Lurah Mondokan Kabupaten Tuban, staff Kelurahan Mondokan Kabupaten Tuban dan Kelompok sasaran penerima bantuan progam Bantuan Pembangunan Rumah Sederhana Sehat Kelurahan Mondokan. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 06 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kelurahan Mondokan Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban. Dari keseluruhan 4 indikator George C. Edward III progam Bantuan Pembangunan Rumah Sederhana Sehat di Kelurahan Mondokan masih belum berjalan dengan baik, karena kurangnya sumber daya manusia dan sumber daya anggaran. Kata kunci : Implementasi Kebijakan, Perumahan Rakyat, Perumahan swadaya
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN MITIGASI BENCANA GUNUNG KELUD DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN KEDIRI AGUNG PRASETYA
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN MITIGASI BENCANA GUNUNG KELUD DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN KEDIRI Agung Prasetya S1 Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya email: agung060@gmail.com Prasetyo Isbandono S1 Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya email: isbandonoprastyo@gmail.com Abstrak Peristiwa letusan Gunung Kelud tidak mungkin dihindari, tetapi yang dapat dilakukan adalah memperkecil terjadinya korban jiwa, harta maupun lingkungan. Banyaknya korban jiwa maupun harta benda dalam peristiwa bencana alam lebih sering disebabkan kurangnya kesadaran dan pemahaman pemerintah maupun masyarakat terhadap potensi kerentanan bencana. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan Implementasi Kebijakan Pengelolaan Mitigasi Bencana Gunung Kelud Di BPBD Kabupaten Kediri. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Fokus yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Ukuran dan Tujuan Kebijakan, Sumberdaya, Karakteristik Agen Pelaksana, Sikap Pelaksana, Komunikasi Antar Organisasi Terkait, Lingkungan (Ekonomi, Sosial, Politik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mitigasi bencana di Kabupaten Kediri masih ada ukuran kebijakan yang belum terpenuhi. Tujuan dari kegiatan mitigasi bancana Gunung Kelud adalah membantu warga bagaimana mengevakuasi diri sendiri, anak, keluarga dan hewan ternak sehingga dapat meminimalisir korban jiwa. Pelaksanaan kegiatan pelatihan mitigasi bancana Gunung Kelud di Kabupaten Kediri sudah didukung dengan sumber daya manusia yang kompeten. Sumber daya manusia masih kurang. Pelaksanaan mitigasi bencana Gunung Kelud di Desa Ngancar mendapatkan respon positif dari para pelaksana yaitu BPBD Kabupaten Kediri. Respon positif tersebut ditunjukkan oleh para pelaksana dalam bentuk komitmen. Pelaksanaan kegiatan pelatihan mitigasi bancana Gunung Kelud sudah dikomunikasikan dengan baik oleh pelaksana kepada masyarakat dengan memberikan sosialisasi. Kondisi politik saat pelaksanaan kegiatan pelatihan mitigasi bancana Gunung Kelud tidak ada. Kondisi ekonomi yang ada pada pelaksanaan kegiatan pelatihan mitigasi bancana Gunung Kelud adalah dana dari BPBD Jawa Timur. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Mitigasi Bencana, BPBD
IMPLEMENTASI PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DI KELURAHAN KETINTANG KECAMATAN GAYUNGAN KOTA SURABAYA WIDIANTI RAHMA, MAYA
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DI KELURAHAN KETINTANG KECAMATAN GAYUNGAN KOTA SURABAYA Maya Widianti Rahma S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya Email: Widywidiantirahma@gmail.com Indah Prabawati S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya Email: prabawatiindah @yahoo.co.id Abstrak Wilayah Kelurahan Ketintang masih mengalami masalah kurang tersedianya fasilitas jamban yang sehat terutama masyarakat yang tinggal di pinggir sungai, banyaknya yang masih melakukan buang air besar sembarangan (BABS). Berdasarkan dari Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) maka wilayah Kelurahan Ketintang ditargetkan harus menjadi Keluarhan ODF (Open Defecation Free) pada tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kelurahan Ketintang Kecamatan Gayungan Kota Surabaya. Jenis Penelitian ini adalah penelitian Deskriptif-Kualitatif. Fokus penelitian yang digunakan pendekatan menurut Donald Van Meter & Carl E. Van Horn yang terdiri dari 6 variabel, yaitu: 1) Ukuran dan Tujuan Kebijakan; 2) Sumber Daya; 3) Karakteristik Organisasi; 4) Sikap Pelaksana; 5) Komunikasi Organisasi Terkait; 6) Lingkungan Ekonomi, Sosial, dan Politik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian Implementasi Program berdasarkan 6 variabel dari Donald van Meter & Carl E. Van Horn yakni, Ukuran dan tujuan, karakteristik agen pelaksana kebijakan, Komunikasi Antar Organisasi Terkait, sikap pelaksana dan lingkungan (ekonomi,sosial,politik) sudah cukup baik dan optimal. Namun terdapat kendala pada Sumber daya yaitu lahan yang sempit untuk memasang septictank. Jadi dapat disimpulkan bahwa program Sanitasi Total berbasis masyarakat di Kelurahan Ketintang sudah berjalan baik yang dapat dilihat dengan Kelurahan Ketintang sudah menjadi kelurahan ODF namun terdapat kendala pada sumber daya. Saran dari peneliti adalah adalah bantuan sebaiknya desain septictank untuk rumah kecil sehingga tidak menggunakan banyak tempat. Kata Kunci: Implementasi Program, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Pemberdayaan Masyarakat

Page 1 of 2 | Total Record : 15