cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2019)" : 15 Documents clear
EVALUASI PENATAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN KOTA KECAMATAN KEBOMAS KABUPATEN GRESIK DEASY ARLISTASARI; WENI ROSDIANA
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Penataan ruang terbuka hijau (RTH) merupakan salah satu tanggung jawab setiap pemerintah daerah untuk menyediakan ruang terbuka hijau bagi daerah yang digunakan untuk kepentingan masyarakat secara umum. RTH sebagai komponen ruang yang tingkat ketersediannya baik secara kualitas (memberi manfaat bagi lingkungan) maupun kuantitas (presentase kebutuhan RTH terpenuhi) harus selalu diperhitungkan dalam proses perencanaan kota. Dalam penataan RTH di kawasan kota, khususnya di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, saat ini terdapat permasalahan yaitu jumlah industri dan pemukiman yang padat membuat area terbuka hijau berkurang karena lahan kosong digunakan untuk kepentingan pembangunan yang terus berkelanjutan sehingga menyebabkan lahan beralih fungsi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Kemudian teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Fokus penelitian menggunakan model evaluasi William, N. Dunn yaitu efektivitas, efesiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi penataan ruang terbuka hijau di kawasan kota Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik sebagai berikut: penilaian terhadap efektifitas yaitu penataan ruang terbuka hijau di kawasan kota belum mencapai target 30% sehingga dapat dikatakan penataan RTH belum berjalan efektif. Efisiensi, sumber dana yang diberikan pemerintah daerah untuk penataan RTH terbatas dan peralatan dalam bekerja terbatas sehingga tidak efisiensi tenaga dan waktu. Kecukupan, dapat dikatakan belum cukup karena kurangnya sarana dan fasilitas di taman-taman yang ada di Kecamatan Kebomas. Perataan, belum merata karena masih banyak taman di Kecamatan Kebomas yang belum terawat dengan baik. Responsivitas, karena sarana dan fasilitas kurang dan belum merata keberadaannya, responsivitas yang diperoleh dari masyarakat belum tercukupi. Ketepatan, berdasar tujuan dan fungsi utama penataan RTH di kawasan kota sudah tepat sasaran, namun jika melihat fungsi tambahan (entrinsik) penataan RTH di kawasan kota Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik belum dapat dikatakan tepat sasaran karena belum mencukupi nilai fungsi sosial budaya, fungsi ekonomi, dan fungsi estetika. Kata Kunci: Evaluasi, Ruang Terbuka Hijau, Gresik Abstract Arrangement of Green Open Space (GOS) is one of responsibilities for every regional government to provide green open space which is used for the benefit of public society in general. Green Open Space (GOS) as a space component with availability both in quality (provide environmental benefit) and quantity (percentage of availability of Green Open Space is fulfilled) must be calculated in spatial planning of city. In structuring of Green Open Space in City area, especially in Kebomas district Gresik regency, there is problem that is amount of industries and dense settlement made green open area decrease caused by continuous development in empty land that cause land to switch function. This research aim to description of Green Open Space in city area of Kebomas district Gresik regency. Type of this research is descriptive research using qualitative approach. Data sources retrieval techniques in this research using purposive sampling. Research scope using evaluation mode from Wiliam, N. Dunn, that is about effectivity, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriatnes. The results showed that evaluation of Green Open Space in city area of Kebomas district Gresik regency as follow: rate of effectivity for Green Open Space still not fulfill target of 30% therefore Green Open Space arrangement still not yet effective. Efficiency, financial resources that given by regional government for arrangement Green Open Space is limited and equipment to work for it limited too therefore made inefficiency of energy and time. Adequacy, could say has not enough because lack of amenities and facilities in gardens around Kebomas district. Equity, not yet because there is many of gardens in Kebomas district that still not well maintained. Responsiveness, because amenities and facilities still not enough and not evenly distributed well, responsiveness gained by public still not complete enough. Appropriatnes, based on purpose and main function of arrangement Green Open Space in city area is right, however if it looking from additional function arrangement of Green Open Space in city area of Kebomas district can not be said is right on target yet because it has not fulfill the value of socio-cultural function, economic function, and aesthetics function. Keywords: Evaluation, Green Open Space, Gresik
Transparansi Program Electronic Auction Di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya ASTRIED PAMELLA CHOLIFAH; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Salah satu pelayanan publik yang diberikan pemerintah adalah Program Electronic Auction yang merupakan inovasi layanan yang diluncurkan oleh Direktorat Jendral Kekayaan Negara yang bertujuan untuk mempermudah para peserta lelang agar dapat mengikuti lelang melalui internet dimanapun mereka berada. Berdasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 90/PMK.06/2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Lelang dengan Penawaran Secara Tertulis Tanpa Kehadiran Peserta Lelang Melalui Internet, Electronic Auction dapat memberikan kemudahan bagi para peserta lelang dengan mengikuti lelang tanpa perlu hadir ditempat lelang secara langsung. Secara resmi, DJKN meluncurkan program ini pada tahun 2014 yang akan dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang di seluruh Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan datanya yang disuguhkan berupa angka. Sumber data primer pada penelitian ini diperoleh melalui penyebaran angket atau kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan pengolahan data, pengorganisasian, dan penemuan hasil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat transparansi program Electronic Auction di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program ini telah mencapai tingkat transparansi yang baik dengan presentase sebesar 66,7%. Dengan tingkat keterbukaan yang baik, peraturan dan prosedur pelayanan yang dengan mudah dapat dipahami oleh para pengguna dan stakeholder, dan informasi yang mudah diakses dari berbagai aspek penyelenggaraan pelayanan Electronic Auction membuat program ini dapat dikatakan transparan oleh para penggunanya. KPKNL Surabaya perlu untuk terus meningkatkan penerapan prinsip transparansinya pada program ini agar dapat mencapai kategori transparansi yang maksimal dan agar dampak dari tujuan program ini dapat dirasakan secara langsung dan menyeluruh oleh masyarakat.
PERAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA PODHO JOYO) SEBAGAI LEMBAGA EKONOMI DESA DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Khoirun Nisa Efendi; MUHAMMAD FARID MARUF
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Badan Usaha Milik Desa lahir sebagai suatu pendekatan baru dalam usaha peningkatan ekonomi desa berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Sebagai lembaga ekonomi desa BUMDesa berperan sebagai motor penggerak perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu BUMDesa yang telah berdiri adalah BUMDesaPodho Joyo di Desa Sukorejo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, BUMDesa ini telah berdiri sejak 2008 dan sudah banyak keberhasilan dan penghargaan yang diraihnya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran badan usaha milik desa (BUMDesa Podho Joyo) sebagai lembaga ekonomi desa di Desa Sukorejo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. teknik pengambilan sumber data menggunakan teknik Purposive Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini adalah teori organisasi publik menurut Mardiasmo yakni tujuan organisasi, sumber pendanaan, pertanggungjawaban, struktur organisasi dan karakteristik anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDesa Podho Joyo sudah cukup banyak berperan dan berkontrbusi bagi masyarakat Desa Sukorejo, melalui unit usahanya BUMDesa memberikan pelayanan kebutuhan masyarakat seperti adanya pasar desa, adanya sistem menabung yang memudahkan melunasi pinjaman, hadirnya aplikasi E-payments, dan harga Lpg yang murah. BUMDesa juga sudah bisa membiayai kebutuhannya sendiri dari keuntungan yang diperolehnya bahkan sudah dapat dikatakan mandiri karena bisa memberikan 15% dari keuntungannya kepada kas desa, selain itu BUMDesa juga sudah dapat mengadakan rekrutmen dan yang boleh menjadi pegawainya hanya warga Desa Sukorejo, namun sangat disayangkan dengan sudah majunya teknologi website BUMDesa yang sudah ada saat ini masih eror dan belum diperbaiki padahal fungsi website tersebut dapat dikatakan penting bagi BUMDesa. Kata Kunci : Organisasi, BUMDesa, Kesejahteraan Abstract Business entity belonging to the Desa was born as a new approach in an attempt to increase the economy of the village based on the needs and potential of the village. As economic institutions BUMDesa village serves as its driving force of the economy of the village and village community welfare. One of the BUMDesa that has been established is BUMDesa Pohoh Joyo in Sukorejo Village, Sidayu District, Gresik Regency, BUMDesa has been established since 2008 and has won many successes and awards. The purpose of this study was to study and describe the role of village-owned enterprises (BUMDesa Podho Joyo) as village economic institutions in Sukorejo Village, Sidayu District, Gresik Regency. The type of research used in this study is descriptive and uses qualitative research, data collection techniques using purposive sampling technique, Meanwhile, the focus of this study is the theory of public organizations according to Mardiasmo, namely organizational goals, funding sources, accountability, organizational structure and budget characteristics. The results of the study show that BUMDesa Podho Joyo has played a significant role and contributes to the people of Sukorejo Village, through its business BUMDesa provides services to community needs such as the village market, the existence of a savings system that makes it easy to pay off loans, the presence of E-payments applications, and cheap Lpg prices. BUMDesa has also been able to finance its own needs from the profits it has earned even said it can be independent because it can provide 15% of its profits to the village treasury, besides that BUMDesa has also been able to hold recruitment and those who may become employees are only residents of Sukorejo Village, However, it is very unfortunate that the advance of the BUMDesa website technology that is currently available is still error and has not been corrected even though the functionality of the website can be said to be important for BUMDesa. Keyword: Organization, BUMDesa, Welfare
PERAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA PODHO JOYO) SEBAGAI LEMBAGA EKONOMI DESA DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Khoirun Nisa Efendi; MUHAMMAD FARID MARUF
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Badan Usaha Milik Desa lahir sebagai suatu pendekatan baru dalam usaha peningkatan ekonomi desa berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Sebagai lembaga ekonomi desa BUMDesa berperan sebagai motor penggerak perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu BUMDesa yang telah berdiri adalah BUMDesaPodho Joyo di Desa Sukorejo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, BUMDesa ini telah berdiri sejak 2008 dan sudah banyak keberhasilan dan penghargaan yang diraihnya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran badan usaha milik desa (BUMDesa Podho Joyo) sebagai lembaga ekonomi desa di Desa Sukorejo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. teknik pengambilan sumber data menggunakan teknik Purposive Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini adalah teori organisasi publik menurut Mardiasmo yakni tujuan organisasi, sumber pendanaan, pertanggungjawaban, struktur organisasi dan karakteristik anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDesa Podho Joyo sudah cukup banyak berperan dan berkontrbusi bagi masyarakat Desa Sukorejo, melalui unit usahanya BUMDesa memberikan pelayanan kebutuhan masyarakat seperti adanya pasar desa, adanya sistem menabung yang memudahkan melunasi pinjaman, hadirnya aplikasi E-payments, dan harga Lpg yang murah. BUMDesa juga sudah bisa membiayai kebutuhannya sendiri dari keuntungan yang diperolehnya bahkan sudah dapat dikatakan mandiri karena bisa memberikan 15% dari keuntungannya kepada kas desa, selain itu BUMDesa juga sudah dapat mengadakan rekrutmen dan yang boleh menjadi pegawainya hanya warga Desa Sukorejo, namun sangat disayangkan dengan sudah majunya teknologi website BUMDesa yang sudah ada saat ini masih eror dan belum diperbaiki padahal fungsi website tersebut dapat dikatakan penting bagi BUMDesa. Kata Kunci : Organisasi, BUMDesa, Kesejahteraan Abstract Business entity belonging to the Desa was born as a new approach in an attempt to increase the economy of the village based on the needs and potential of the village. As economic institutions BUMDesa village serves as its driving force of the economy of the village and village community welfare. One of the BUMDesa that has been established is BUMDesa Pohoh Joyo in Sukorejo Village, Sidayu District, Gresik Regency, BUMDesa has been established since 2008 and has won many successes and awards. The purpose of this study was to study and describe the role of village-owned enterprises (BUMDesa Podho Joyo) as village economic institutions in Sukorejo Village, Sidayu District, Gresik Regency. The type of research used in this study is descriptive and uses qualitative research, data collection techniques using purposive sampling technique, Meanwhile, the focus of this study is the theory of public organizations according to Mardiasmo, namely organizational goals, funding sources, accountability, organizational structure and budget characteristics. The results of the study show that BUMDesa Podho Joyo has played a significant role and contributes to the people of Sukorejo Village, through its business BUMDesa provides services to community needs such as the village market, the existence of a savings system that makes it easy to pay off loans, the presence of E-payments applications, and cheap Lpg prices. BUMDesa has also been able to finance its own needs from the profits it has earned even said it can be independent because it can provide 15% of its profits to the village treasury, besides that BUMDesa has also been able to hold recruitment and those who may become employees are only residents of Sukorejo Village, However, it is very unfortunate that the advance of the BUMDesa website technology that is currently available is still error and has not been corrected even though the functionality of the website can be said to be important for BUMDesa. Keyword: Organization, BUMDesa, Welfare
KERJASAMA PENGELOLAAN TAMAN TEKNOLOGI PERTANIAN (TTP) DI DESA SUKODONO KECAMATAN PANCENG KABUPATEN GRESIK (STUDI PADA UPT TAMAN TEKNOLOGI PERTANIAN KABUPATEN GRESIK) LINDA DWI AROFAH; MUHAMMAD FARID MARUF
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Pemerintah mempunyai peran dalam kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan masyarakat. Pelaksanaan dalam pemenuhan kesejahteraan tersebut salah satu upaya dapat dilakukan dengan kerjasama. Kerjasama yang dilakukan oleh pemerintah dilakukan dengan tujuan memaksimalkan aspek sumber daya manusia dan sumber daya alam yang terkadung dalam suatu daerah. Salah satu bentuk kerjasama tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Teknologi Pertanian Kabupaten Gresik dengan bentuk pengelolaan pada Taman Teknologi Pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan kerjasama pengelolaan Taman Teknologi Pertanian di Desa Sukodono Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitannya menggunakan prinsip-prinsip kerjasama menurut Keban (2009) yang meliputi Transparansi, Akuntabilitas, Partisipatif, Efisiensi, Efektivitas, Konsensus, Saling menguntungkan dan menghargai dengan teknik Purposive Sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menujukkan bahwa kerjasama yang dilaksanakan oleh UPT TTP Gresik dalam pengelolaan Taman Teknologi Pertanian sudah baik namun belom optimal karena di dalam pelaksanaannya masih memiliki kendala yaitu pada indikator efektivitas dan konsensus. Dari ketujuh indikator prinsip kerjasama yang digunakan sebagai teori penelitian sudah dilaksanakan semaksimalmungkin oleh para pelaksana, namun dalam praktiknya terdapat beberapa kelemahan yang dapat mengganggu jalannya proses kerjasama yang dilakukan oleh UPT TTP Gresik dengan pihak yang bekerjasama yaitu yang pertama terdapat dalam prinsip efektivitas dimana program-program yang dilakukan oleh pelaksana dari berbagai pihak belum memenuhi target sehingga mengakibatkan kurangnya efektivitas dalam pelaksanaannya, yang kedua mengenai konsensus yang terkait dengan Mou yang ada masih belum menutupi seluruh aktivitas yang dilakukan oleh UPT TTP Gresik. Kata Kunci : Kerjasama, Pengelolaan Pertanian. Abstract Government has a role in peoples welfare through meeting the needs of the community. The implementation of the fulfillment of welfare is one of the efforts that can be done through cooperation. Collaboration carried out by the government is carried out with the purpose of maximizing the aspects of human resources and natural resources that are contained within the area. One form of collaboration carried out by the Gresik Regency Government through the Gresik Regency Agricultural Technology Technical Implementation Unit (UPT) with the form of management in the Agricultural Technology Parkervice is the essential main task of government officials. This research to describe the implementation of cooperation in the management of the Agricultural Technology Park in Sukodono Village, Panceng District, Gresik Regency. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. While the focus of the research use the principles of cooperation according to Keban (2009) which include Transparency, Accountability, Participatory, Efficiency, Effectiveness, Consensus, Mutual benefit and respect with Purposive Sampling techniques. The data analysis technique in this research uses an interactive model data analysis consisting of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawn through interviews and documentation studies. The results of the research showed the cooperation carried out by UPT TTP Gresik in the management of the Agricultural Technology Park has been good but has not been optimal because in its implementation it still has obstacles, namely the indicators of effectiveness and consensus. Of the seven cooperative principle indicators that are used as the theory of research, they have been carried out to the maximum extent possible by the implementers, but in practice there are several weaknesses that can disrupt the cooperation process carried out by UPT TTP Gresik with the collaborating parties, namely the first in the principle of effectiveness where programs the implementers from various parties have not fulfilled the target, resulting in a lack of effectiveness in its implementation, the second regarding consensus related to the existing MoU that still does not cover all activities carried out by UPT TTP Gresik. Keywords : Cooperation, Management Agricultural.

Page 2 of 2 | Total Record : 15