cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 3 (2019)" : 15 Documents clear
KUALITAS PELAYANAN MOBILE SERVICE UNTUK PEMBAYARAN SANTUNAN KECELAKAAN OLEH PT. JASA RAHARJA PERWAKILAN SURABAYA AYUK AYUNINGSARI; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n3.p%p

Abstract

Abstrak Dalam rangka melindungi masyarakat dari kerugian akibat kecelakaan, pemerintah memberikan perlindungan berupa asuransi sosial bagi pengguna kendaraan bermotor. Perlindungan ini diberikan PT. Jasa Raharja Perwakilan Surabaya untuk korban kecelakaan, baik kecelakaan angkutan umum, diluar angkutan umum, dan tidak termasuk kecelakaan tunggal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian yang digunakan adalah dimensi desain website, kehandalan, daya tanggapi, keamanan/privasi, kostomisasi, informasi dan kemudahan penggunaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan pembayaran santuan kecelakaan yang diberikan sudah baik. Desain web site, dalam aplikasi movis memiliki tampilan sederhana dan sudah terorganisir dengan baik. Kehandalan menunjukkan pelayanan tepat dengan tidak perlu mengeluarkan biaya pelayanan. Pelayanan ini memberikan respon yang cepat dan tepat diberikan pada keluarga korban atau ahliwaris. Pelayanan ini terdapat jaminan keamanan melalui penggunaan aplikasi movis, serta keamanan terkait pencairan dana. Dimensi kustomisasi ditunjukkan melalui pelayanan yang fleksibel, keperdulian khusus terkait korban meninggal dunia. Informasi yang ada pada aplikasi movis terkini dan mudah dimengerti, meski masih ada ketidak akurat terkait kepastian korban. Kemudahan dalam pengunaan dan mencari informasi terkait pelayanan pembayaran santunan. Kata Kunci : Kualitas, pelayanan, Santunan kecelakaan Abstract In order to protect the public from losses due to accidents, the government provides protection in the form of social insurance for motorized vehicle users. This protection is given by PT. Jasa Raharja Surabaya Representative for accident victims, both public transportation accidents, excluding public transportation, and not including single accidents. This research uses descriptive research with a qualitative approach. The focus of the research used is the dimensions ofdesign website, reliability, responsiveness, security/privacy, costumization, information and ease of use. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The results showed that the quality of payment services provided by accident services was good. Web site design, in the application Movis has a simple appearance and is well organized. Reliability shows the right service with no need to pay service fees. This service provides a prompt and appropriate response given to the families of victims or heirs. This service has security guarantees through the use ofapplications movis, as well as security regarding funds disbursement. The dimensions of customization are shown through flexible service, special care regarding death victims. The information contained in theapplication is Movis current and easy to understand, although there are still inaccuracies related to the certainty of the victim. Ease of use and information about compensation services. Keywords: Quality, Service, Accident compensation
EVALUASI PROGRAM CAMPUS SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DI KELURAHAN SAWAHAN KECAMATAN SAWAHAN SURABAYA ELYSA PUSPITA SARI; INDAH PRABAWATI
Publika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n3.p%p

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan sesuatu yang penting untuk diterapkan dari generasi ke generasi terutama kepada anak-anak. Pendidikan akan mengantarkan anak menjadi berakhlak, berilmu, mandiri, cakap, dan bertaqwa kepada Tuhan. Pada kenyataannya masih banyak anak yang putus sekolah dan rentan putus sekolah. Kota Surabaya memiliki 31 Kecamatan yang masing-masing Kelurahannya masih memiliki keterbelakangan ekonomi dan sosial sehingga kurang mengutamakan arti penting pendidikan. Untuk mengurangi angka putus sekolah dan rentan putus sekolah di Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sosial Kota Surabaya menjalankan program Campus Social Responsibility (CSR). Program CSR adalah program yang berisi kegiatan untuk membantu anak-anak di Kota Surabaya yang memiliki keterbelakangan sosial dan ekonomi agar dapat bersekolah kembali melalui mahasiswa sebagai kakak asuh yang memberikan pendampingan dan motivasi agar adik asuh dapat bersekolah kembali. Kelurahan Sawahan sebagai salah satu Kelurahan di Kecamatan Sawahan yang mendapatkan program CSR. Fokus dari penelitian ini adalah model evaluasi kebijakan dalam program CSR yang meliputi evaluasi konteks, evaluasi input, evaluasi proses, dan evaluasi produk. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah staff Dinas Sosial Surabaya, Satgas Kecamatan Sawahan Surabaya, serta masyarakat berupa mahasiswa tujuh sebagai kakak asuh, dan tujuh adik asuh di Kelurahan Sawahan Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Evaluasi program berdasarkan indikator model evaluasi kebijakan program yakni tujuan program CSR sudah tercapai diwujudkan dengan kembali bersekolahnya adik asuh di Kelurahan Sawahan Surabaya. Dalam pelaksanaannya program CSR mengalami beberapa hambatan yaitu kurangnya komitmen kakak asuh dalam pelaksanan pendampingan, kurangnya peran orangtua dalam mendukung anak untuk kembali bersekolah, serta terbatasnya waktu antara kakak asuh dan adik asuh dalam pelaksanaan pendampingan. Adapun saran yang diajukan adalah perlunya pendekatan yang lebih intensif dan pemberian pengertian secara perlahan tapi pasti kepada orangtua adik asuh sehingga dapat melancarkan proses pendampingan, penekanan pada saat evaluasi rutin bulanan oleh dinas sosial kepada kakak asuh untuk berkomitmen dan bertangung jawab pada pendampingan program, serta diperlukan adanya faktor penunjang semangat bagi kakak asuh selain menggunakan sertifikat penyelesaian program. Kata Kunci: Evaluasi, Program Campus Social Responsibility (CSR)
EVALUASI PROGRAM E-PARKING DI KAWASAN PARKIR BALAI KOTA SURABAYA DELDHA EQY ARTAMALIA; INDAH PRABAWATI
Publika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n3.p%p

Abstract

ABSTRAKEVALUASI PROGRAM E-PARKING DI KAWASAN PARKIR BALAI KOTA SURABAYA Nama : Deldha Eqy ArtamaliaNim : 15040674093Program Studi : S1 – Ilmu Administrasi NegaraJurusan : Administrasi NegaraNama Lembaga : Universitas Negeri SurabayaPembimbing : Indah Prabawati, S. Sos., M.Si Kebijakan Penetapan Program E-Parking di Kota Surabaya diterapkan berdasarkan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perparkiran di Kota Surabayadan diperkuat dengan adanya Standard Operating Procedure (SOP). Standard Operating Procedure (SOP) ini disusun sebagai landasan operasional sistem integrasi Alat Parkir Meter dengan transaksi uang elektronik multi penerbit. Tujuan E-Parking atau alat parkir meter ini yakni menekan kebocoran PAD sektor parkir, menertibkan juru parkir, memudahkan masyarakat saat parkir dan menuju Kota Surabaya menjadi Smart City. Alat parkir meter ini mulai dipasang dan langsung diuji coba terhadap pengguna parkir di sekitar Balai Kota Surabaya yaitu di Jalan Sedap Malam dan Jalan Jimerto pada tanggal 1 Februari tahun 2017 selanjutnya dipasang di sekitar Taman Bungkul Kota Surabaya yaitu di Jalan Taman Bungkul Darmo pada tanggal 29 Desember 2017. Alat parkir meter ini berbentuk persegi panjang berwarna hitam doff dan menggunakan pembayaran uang elektronik atau e-money sebagai alat pembayaran parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi program E-Parking di kawasan parkir Balai Kota Surabaya. Fokus dari penelitian ini adalah efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, ketepatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari Kepala UPTD Parkir Surabaya Timur, pegawai Dinas Perhubungan Kota Surabaya, juru parkir Balai Kota Surabaya, tim wallet Dinas Perhubungan Kota Surabaya, pengguna fasilitas E-Parking di Balai Kota Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian berdasarkan efektivitas telah mencapai tujuannya yakni pengguna alat parkir meter merasa percaya kepada juru parkir dan program E-Parking dan dengan adanya alat parkir meter ini dapat menekan angka kebocoran PAD Kota Surabaya sektor parkir. Efisiensi dalam sumber daya manusia sudah sesuai dengan tupoksi yang ada. Pada sumber daya finansial meski hasil pengeluaran lebih besar dari hasil pendapatan, Dinas Perhubungan Kota Surabaya menjelaskan bahwa tidak mencari laba melainkan mencari kepercayaan masyarakat dalam program ini. Sumber daya waktu Program E-Parking ini dapat dilihat dari kegiatan tiga tahap sosialisasi yang diadakan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya kepada masyarakat agar masyarakat paham akan program tersebut. Kecukupan dalam program ini dapat dilihat dari cara Dinas Perhubungan Kota Surabaya memecahkan permasalahan yang ada dengan cara mengadakan evaluasi setiap enam bulan sekali terkait dengan pendapatan, pengaduan, keluhan masyarakat. Perataan ini berkaitan dengan manfaat yang diperoleh masyarakat, yakni meningkatkan keamanan kendaraan, mengurangi antrian kendaraan masuk karena pencatatan sudah melalui komputer, memudahkan masyarakat dalam pembayaran parkir, perataan disini juga berkaitan dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya dalam sektor parkir. Responsivitas pemerintah dalam program E-Parking ini memberikan rasa kepercayaan untuk masyarakat kepada pemerintah dan mengajarkan masyarakat untuk menggunakan pelayanan dari pemerintah yang berbasis elektronik. Ketepatan dalam program E-Parking ini sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat yaitu membayar tarif parkir dengan ketentuan pemerintah dan mendapat pelayanan yang baik dalam bidang parkir. Adapun saran yang diajukan adalah sebaiknya dapat menggunakan CCTV untuk mempermudah pemantauan dilapangan, melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat tahu kegunaan, cara menggunakan alat parkir meter dan agar masyarakat memiliki E-Money. Dinas Perhubungan dapat menambah pemasangan alat parkir meter di lokasi-lokasi pusat keramaian yang ada di Kota Surabaya agar semua permasalahan dibidang parkir dapat teratasi dengan baik. Kata Kunci : Evaluasi, E-Parking ABSTRACTEVALUATION OF E-PARKING PROGRAMS IN BALAI KOTA SURABAYA PARKING AREA Name : Deldha Eqy ArtamaliaNim : 15040674093Study program : S1 - State Administration ScienceDepartment : State Administrationinstitution name : Surabaya State UniversityMentor : Indah Prabawati, S. Sos., M.Sc. The policy of establishing an E-Parking Program in the city of Surabaya applied based on the Regional Regulation of the City of Surabaya Number 3 Year 2018 concerning the Implementation of Parking in the City of Surabaya and strengthened by the existence of a Standard Operating Procedure (SOP). This Standard Operating Procedure (SOP) is structured as an operational basis for the Parking Meter Integration system with multi-issuer electronic money transactions. The purpose of this E-Parking or parking meter is to reduce the leakage of the PAD in the parking sector, bring order to the parking attendants, make it easier for the public to park and head for Surabaya to become a Smart City. This parking meter was installed and tested immediately against parking users around Surabaya City Hall, namely Jalan Sedap Malam and Jalan Jimerto on February 1, 2017, and then installed around the Bungkul Park in Surabaya, on Jalan Taman Bungkul Darmo on December 29 2017. This meter parking lot is black and black rectangular and uses electronic money or e-money as a parking payment instrument. The purpose of this study was to evaluate the E-Parking program in the Surabaya City Hall parking area. The focus of this research is effectiveness, efficiency, adequacy, alignment, responsiveness, accuracy. The type of research used is descriptive with a qualitative approach. The subjects of this study consisted of the Head of the East Surabaya Parking UPTD, the Surabaya City Transportation Service employee, the Surabaya City Hall parking attendant, the Surabaya City Transportation Department wallet team, the user of the E-Parking facility in Surabaya City Hall. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. Data analysis techniques carried out by data collection, data reduction, data presentation and data verification. The results of the research based on effectiveness have reached the goal of using meter parking users to believe in parking attendants and E-Parking programs and with this meter parking tool can reduce the Surabaya PAD leakage in the parking sector. Efficiency in human resources is in accordance with the existing Tupoksi. In financial resources, although the results of expenditure are greater than income, the Transportation Office of Surabaya City explained that not looking for profit but looking for public trust in this program. The time resources for the E-Parking Program can be seen from the three-stage socialization activities held by the Surabaya City Transportation Agency to the public so that the community understands the program. Adequacy in this program can be seen from the way the Surabaya City Transportation Agency solves existing problems by conducting evaluations every six months related to income, complaints, public complaints. This leveling is related to the benefits obtained by the community, namely increasing vehicle safety, reducing the queue of vehicles entering because the recording has been through computers, facilitating the public in parking payments, leveling here is also related to the increase in Surabayas Original Regional Income in the parking sector. Government responsiveness in the E-Parking program gives a sense of trust to the public to the government and teaches the community to use electronic-based government services. The accuracy in the E-Parking program is in accordance with the needs of the community, namely paying parking fees with government regulations and getting good service in the parking area. The suggestion put forward is that you should be able to use CCTV to facilitate monitoring in the field, to disseminate information to the public so that people know the uses, how to use meter parking equipment and so that people have E-Money. The Department of Transportation can add the installation of meter parking equipment in the locations of crowded centers in the city of Surabaya so that all problems in the parking area can be resolved properly. Keywords: Evaluation, E-Parking
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI LAYANAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASAR (SILADAMAS) DI DINAS KOPERASI, PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN TUBAN UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN RETRIBUSI PASAR NURUL DHEA NARASMITA; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n3.p%p

Abstract

ABSTRAKTeknologi mulai diterapkan di berbagai instansi pemerintahan seluruh Indonesia, salah satunya adalah Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban. Pada prakteknya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban memadukan sistem informasi dengan sebuah layanan, inovasi layanan tersebut bernama Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS). Adanya SILADAMAS berfungsi untuk lebih memaksimalkan monitoring dan evaluasi pengelolaan pasar terutama memudahkan dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pengembangan pasar serta otomatisasi pelayanan manajemen pengelolaan pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS) di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban untuk peningkatan pendapatan retribusi pasar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS) di Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Tuban untuk peningkatan pendapatan retribusi pasar terlaksana dengan efektif. Dikatakan efektif karena sejak diterapkannya Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS) pada tahun 2015, dapat mengatasi permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan manajemen pasar daerah di Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Tuban, yang mana sebelum adanya Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS), pengelolaan data pedagang masih dilakukan secara manual dan juga sistem pembayaran retribusi pasar juga masih belum terkontrol dengan baik. Akan tetapi, setelah adanya Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS) ini dapat memudahkan administrator Siladamas, operator pasar, serta pedagang pasar dalam menghasilkan informasi yang transparan dan akuntabel. Hambatan yang muncul pada penerapan Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS) sebagian besar dikarenakan dari masyarakat pasar sendiri yang kurang memahami perkembangan teknologi informasi. Saran untuk penerapan SILADAMAS kedepannya yaitu adanya inovasi pelayanan pengelolaan berbasis teknologi informasi diharapkan dapat berkelanjutan untuk diterapkan dan direplikasikan untuk pasar-pasar daerah yang lain pada obyek pendapatan yang lain. Sehingga penarikan pembayaran retribusi tidak dilaksanakan secara manual namun memanfaatkan teknologi informasi untuk perolehan PAD yang lebih optimal. Kata Kunci: Efektivitas, Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS), Retribusi Pasar ABSTRACT Technology began to be applied in various government institutions throughout Indonesia, one of them is Department of Cooperatives, Industry and Trade of Tuban District. In practice on Department of Cooperatives, Industry and Trade of Tuban District combines information systems with a service, the service innovation was name Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS). The existance of SILADAMAS function to maximize market management monitoring and evaluation especially to facilitate the planning and policy making of market development and the automation of market management services. The purpose of this study is to describe the effectiveness of the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS) in the Department of Cooperatives, Industry and Trade of Tuban District to increase market retribution revenues. The type of research used in this study is descriptive research with a qualitative approach. The data analysis technique in this study uses an interactive model data analysis consisting of data collection, data reduction, data display and conclution drawn through interviews and documentation studies. The result of the study showed that the effectiveness of the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS) in Department of Cooperatives, Industry and Trade of Tuban District for increasing market lexy income was implemented effectively. It is effective because since the implementation of the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS) in 2015, it can overcome the problems that occur in regional market management in the Department of Cooperatives, Industry and Trade of Tuban District, which prior to the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS), merchant data management is still done manually and also the market retribution payment system is still not well controlled. However, after the existance of the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS) it can facilitate Siladamas administrators, market operators, and market traders in producing transparent and accountable information. The obstacles that arise on implementation of the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS) are largely due to the market community itself who lacks understanding of the development of the information technology. The suggestion for the implementation of SILADAMAS in the future is the innovation of information technology-based management services are expected to be sustainable to be applied and repricated for other regional markets in other income objects. So that the withdrawal of payment retribution is not carried out manually but utilizes information technology to obtain more optimal local revenue. Keywords: Effectiveness, Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS), Market Retribution
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG BAMBU (STUDI PADA UNIT UMKM BINAAN ANYAMAN BAMBU DI DESA SEKETI KECAMATAN BALONGBENDO KABUPATEN SIDOARJO) IKA AGUSTIN PRASETYA; MUHAMMAD FARID MARUF
Publika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n3.p%p

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu kegiatan yang ditujukan untuk masyarakat yang tidak berdaya atau belum berdaya dengan tujuan untuk mengembangkan masyarakat di Desa dan untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan masyarakat dengan mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang dimiliki secara mandiri. Salah satu pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Desa Seketi ialah UMKM Binaan Anyaman Bambu, yang memiliki icon Kampung Bambu dan memiliki Badan Usaha Milik Desa (BumDesa) Seketi Sejahtera yang mengelola hasil produk anyaman bambu untuk dibentuk dalam berbagai macam model dan dikelola oleh masyarakat Desa Seketi. Salah satu kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) anyaman bambu yang melakukan pengembangan di Desa Seketi Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo. Pengembangan UMKM Binaan Anyaman bambu memiliki hambatan pada teknik pelatihan dan pendampingan yang dilakukan hanya sekali saja, kurangnya pengadaan rapat untuk masyarakat Desa Seketi dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk lebih mengenal akan pentingnya membangun Desa Seketi, agar lebih maju dan berkembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat Kampung Bambu dengan mengambil studi pada Unit UMKM Binaan Anyaman Bambu di Desa Seketi Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo. Subjek penelitian terdiri dari Tenaga Pendamping dan masyarakat anggota UMKM Binaan Anyaman Bambu. Teknik pendumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat Kampung Bambu pada unit UMKM Binaan Anyaman Bambu dapat dilihat dari aspek sasaran, teknik dan tujuan. Dari aspek sasaran yaitu masyarakat anggota UMKM yang aktif dalam memproduksi anyaman bambu berjumlah 15 orang dan tersebar di berbagai desa di sekitar. Dari segi teknik, UMKM binaan anyaman bambu untuk mengembangkan produksinya sulit karena rendahnya kesadaran masyarakat Kampung Bambu dan kecilnya pemberian teknik pelatihan dan pendampingan. Dari aspek tujuan, dapat digunakan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat Desa Seketi sehingga dapat untuk mengembangkan Unit UMKM Binaan Anyaman bambu, namun usaha produksi belum berkembang dengan baik karena belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, akses permodalan dalam pengembangan sangat minim. Kata Kunci: Pemberdayaan, Masyarakat, UMKM

Page 2 of 2 | Total Record : 15