Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita
WIDYANITA berasal dari kata Widya (bahasa Sanskerta) yang berarti ilmu pengetahuan dan pengetahuan, serta kata NITA yang diambil dari Tarakanita (bahasa Sanskerta, yang berarti Bintang Penuntun). Jurnal ini menjadi media diseminasi hasil penelitian komunikasi yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tarakanita, dengan tujuan memperkaya khazanah penelitian komunikasi di Indonesia maupun di dunia. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juli dan Desember, serta memuat artikel yang berasal dari hasil penelitian, kajian konseptual atau tinjauan pustaka, serta ulasan terhadap buku-buku terbaru.
Articles
68 Documents
Representasi Nilai-nilai Maskulinitas Pada Iklan Pantene ‘Miracle Hair Supplement’
Amanda Nerrisa Arviana;
Gabriella Novianty Soedjarwo
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 3 No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai maskulinitas dalam iklan Pantene ‘Miracle Hair Supplement’. Teori yang digunakan dalam studi ini adalah teori semiotika oleh Roland Barthes, periklanan dan maskulinitas. Pemeran pria, Keanu Angelo seorang content creator, dalam mempresentasikan bahwa memiliki rambut kusut membuat suasana hati menjadi tidak menyenangkan sehingga menawarkan produk perawatan rambut yang dikeluarkan oleh Pantene dengan memberikan konsep unik dalam mengiklankan sebuah produk. Dalam teori maskulinitas, produk perawatan tubuh tidak hanya digunakan oleh wanita namun pria juga dapat memperhatikan penampilannya dihadapan publik dan membuat suasana disekitar menjadi lebih cerah. Maskulinitas didalam iklan Pantene mulai meninggalkan citra pria tidak dapat menggunakan produk perawatan rambut sehingga Keanu Angelo memberikan pandangan baru kepada masyarakat Indonesia bahwa bukan hanya wanita yang membutuhkan perawatan rambut namun pria pun dapat merawat diri. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara penanda (signifier) dan petanda (signified) sehingga munculnya nilai maskulinitas modern dengan menantang budaya Indonesia terkait dengan edukasi tradisional bahwa perawatan rambut hanya untuk perempuan.
Pengaruh Social Media “Instagram” @somethincofficial terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Skincare Somethinc
Emerentiana Ivana Retnoningsih;
Yakin Bakhtiar Siregar
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 3 No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pertumbuhan penggunaan media sosial pada kehidupan sehari-hari memberikan dampak yang cukup besar terhadap perilaku konsumen, khususnya dalam mencari informasi dan membuat keputusan pembelian. Berdasarkan kondisi tersebut, studi yang dilaksanakan mempunyai tujuan dalam mengetahui pengaruh promosi yang dilakukan melalui akun Instagram @somethincofficial terhadap keputusan pembelian produk skincare Somethinc. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif mempergunakan cara penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Teknik sampling yang diterapkan adalah nonprobability sampling, dengan responden yang merupakan pengikut akun Instagram @somethincofficial. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dan regresi linear sederhana untuk menginterpretasikan secara sistematis tanggapan responden terhadap promosi di Instagram dan hubungannya dengan keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi melalui akun Instagram @somethincofficial memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk. Variabel promosi (X) memberikan kontribusi sebesar 62% terhadap keputusan pembelian, sementara sisanya sebesar 38% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, semakin aktif dan intens promosi dilakukan melalui akun Instagram tersebut, semakin tinggi pula kemungkinan konsumen untuk melakukan pembelian produk skincare Somethinc.
Representasi Kecantikan Dalam Iklan Forever on Play Somethinc di Instagram
Martiana Nuri Fiena;
FA Wisnu Wirawan
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 3 No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji paradoks dalam komunikasi pemasaran brand kecantikan lokal modern di Indonesia, dengan fokus pada kampanye “Forever on Play” dari Somethinc di Instagram. Di tengah maraknya wacana inklusivitas dan self-love, Somethinc justru mereproduksi standar kecantikan hegemonik melalui bahasa visual yang konvensional. Ketegangan antara citra progresif dan praktik representasi ini dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka semiotika Roland Barthes. Analisis dilakukan dalam tiga tingkatan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di balik tampilan visual yang dinamis dan inklusif, iklan tersebut membangun mitos ideologis yang menaturalisasi kecantikan sebagai hasil konsumsi teknologi, pemberdayaan sebagai performa estetika, serta kepercayaan diri sebagai komoditas. Visual iklan juga menggunakan estetika khas “Asian Beauty Standard” untuk memperkuat pesan-pesan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa Somethinc tidak sekadar melanggengkan standar kecantikan lama, tetapi menggabungkan retorika progresif dengan representasi konservatif dalam strategi komunikasi yang bersifat hibrida. Strategi ini mencerminkan bentuk baru komunikasi pemasaran ideologis di era digital, di mana nilai-nilai emansipatoris disesuaikan dengan kepentingan pasar.
Pengaruh Brand Ambassador “Sabrina Chairunnisa” dan “Deddy Corbuzier” Terhadap Minat Beli Jiwater di Instagram
Scholastica Regina Putri Melanie;
Yakin Bakhtiar Siregar
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 3 No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Studi ini bertujuan guna mengkaji pengaruh brand ambassador pada minat beli konsumen melalui media sosial. Dalam era pemasaran digital, media sosial menjadi sarana utama dalam menjalin komunikasi merek dan keterlibatan konsumen. Produk yang diteliti merupakan produk air minum yang menggunakan figur publik yang diasosiasikan dengan gaya hidup sehat sebagai bagian dari strategi pemasarannya. Penelitian ini menggunakan teori VisCAP dan model AIDA serta menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 responden followers Instagram @Jiwaterartesian. Populasi penelitian adalah 65.029 followers yang diambil melalui teknik purposive sampling dengan kriteria berdomisili di JABODETABEK. Temuan studi ini mengindikasikan bahwasannya variabel brand ambassador berdampak secara signifikan pada variabel minat beli. Pengaruh tersebut terlihat melalui indikator visibilitas, kredibilitas, daya tarik, dan kekuatan yang dapat mendorong perhatian, ketertarikan, keinginan, hingga kecenderungan untuk membeli. Temuan ini mendukung literatur sebelumnya mengenai efektivitas brand ambassador dalam memengaruhi perilaku konsumen, sekaligus menegaskan pentingnya strategi komunikasi pemasaran berbasis media sosial dalam membentuk persepsi dan keputusan konsumen.
Representasi Karakter Tokoh Bapak dalam Film Pendek “Bapak” : Analisis Semiotika Roland Barthes
Ignatia Widyarini Putri;
Yoseph Hendrik Maturbongs
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 3 No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Di tengah meningkatnya produksi media digital oleh lembaga negara, penting untuk menelaah bagaimana pesan-pesan ideologis dikonstruksi melalui narasi budaya populer. Penelitian ini menganalisis film pendek berujul Bapak, sebuah karya fiksi yang diproduksi oleh pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan menggunakan pendekatan semiotika kritis Roland Barthes. Fokus utama penelitian ini adalah mengungkap bagaimana film tersebut merepresentasikan karakter ayah melalui sistem tanda yang bekerja pada tiga tingkat, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakter Bapak dibangun melalui komunikasi non-verbal yang kuat, simbolisme ekonomi dan pendidikan sebagai arena konflik, serta narasi pengorbanan sebagai bentuk cinta yang paling dalam terhadap keluarganya. Ketiganya bersinergi membentuk mitos tentang ayah Jawa yang diam namun penuh kasih. Dalam konteks produksi media negara, temuan ini mengindikasikan bagaimana Bapak turut mereproduksi nilai-nilai keluarga patriarkal sebagai sesuatu yang alamiah dan luhur. Dengan demikian, film ini tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai alat penyebaran nilai kultural yang bekerja secara halus dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap peran dan relasi dalam keluarga.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Dalam Membangun Brand Image Produk Extra Joss Ultimate
LB Wening Swasti;
Agustinus Rustanta
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 3 No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Didalam era Globalisasi Fenomena perkembangan teknologi digital telah mengubah cara perusahaan dalam melakukan komunikasi pemasaran, termasuk pada produk minuman energi seperti Extra Joss Ultimate dari PT Bintang Toedjoe. Namun, masih terdapat tantangan dalam membangun dan mempertahankan brand image yang kuat di tengah persaingan pasar yang ketat dan perubahan preferensi konsumen, terutama dari kalangan milenial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital yang diterapkan oleh PT Bintang Toedjoe dalam membangun brand image produk Extra Joss Ultimate. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pemasaran digital dan brand image sebagai landasan teori untuk memahami proses dan efektivitas strategi yang digunakan. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi kanal media sosial resmi perusahaan seperti YouTube, Instagram, dan TikTok, serta wawancara dilakukan terhadap beberapa informan yang terdiri dari konsumen produk Extra Joss Ultimate serta pihak internal yang terlibat dalam kegiatan pemasaran, guna memperoleh perspektif dari sisi pengguna maupun pelaksana strategi komunikasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif untuk mengidentifikasi pola strategi pemasaran dan persepsi konsumen terhadap brand image produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bintang Toedjoe berhasil memanfaatkan media sosial secara efektif dengan konten-konten kreatif dan kolaborasi bersama artis untuk menarik perhatian konsumen muda. Selain itu, interaksi aktif dengan konsumen juga memperkuat citra positif produk Extra Joss Ultimate. Dengan demikian, strategi komunikasi pemasaran digital yang terintegrasi melalui media sosial mampu membangun dan mempertahankan brand image yang kuat di pasar yang kompetitif.
Analisis Promosi Penjualan Dalam Membangun Brand Awareness Kopi Tuku di Jakarta
Natalie Herly Michell;
F.A.Wisnu Wirawan
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.290
Berdasarkan fenomena meningkatnya kompetisi industri kopi lokal serta pentingnya promosi penjualan sebagai salah satu elemen komunikasi pemasaran dalam memperkuat pengenalan merek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan promosi penjualan Toko Kopi Tuku dalam membangun brand awareness di Jakarta. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Kopi Tuku menerapkan bentuk promosi penjualan yang sederhana namun konsisten, yaitu diskon dan paket bundling produk. Media utama yang digunakan untuk menyampaikan promosi adalah instagram, outlet, dan promo bank. Selain itu seluruh informan menempatkan Toko Kopi Tuku pada posisi top of mind dalam kategori kopi lokal. Faktor utama yang membentuk kesadaran merek meliputi identitas visual, kualitas rasa, pengalaman pembelian di outlet, serta paparan promosi digital. Promosi Toko Kopi Tuku dinilai mampu memenuhi kebutuhan konsumen terhadap informasi, kenyamanan saat pengambilan keputusan, dan nilai tambah produk. Brand awareness berkembang ketika promosi penjualan selaras dengan kebutuhan konsumen dan tetap mempertahankan karakter merek yang sederhana dan konsisten.
Analisis Semiotika Pesan Moral Dalam Iklan Marjan ‘Bangkitnya Calon Arang’
Andiny;
Gabriella Novianty Soedjarwo
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.291
Iklan adalah suatu media yang bertujuan untuk membujuk atau mendorong masyarakat agar tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan. Iklan tidak hanya berperan sebagai media promosi, melainkan dapat berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan pesan moral terkait nilai-nilai sosial di masyarakat. Penelitian ini menganalisis pesan moral dalam iklan Sirup Marjan 2025 “Bangkitnya Calon Arang” dengan menggunakan pendekatan semiotika John Fiske, yang meliputi Level Realitas, Level Representasi, dan Level Ideologi. Iklan ini menceritakan peradaban futuristik JKTERRA 2108 yang terancam oleh kecerdasan buatan bernama Calon Arang, dan bagaimana tokoh utama menghadapinya dengan berbekal kekuatan dan dukungan dari Ibu dan kehangatan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika, dan data dikumpulkan melalui observasi video iklan serta dokumentasi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan ini secara efektif menyampaikan pesan moral tentang pentingnya dukungan dari ibu dan kehangatan keluarga sebagai sumber kekuatan untuk melawan kejahatan, serta pentingnya persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan. Pesan-pesan moral ini dikonstruksi melalui elemen visual dan naratif pada ketiga level semiotika John Fiske.
”Naming Rights” Kopi Tuku di Stasiun MRT Cipete Raya untuk Meningkatkan Brand Awareness
Aline Marleen;
Elsie Oktivera
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.292
Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi periklanan melalui penggunaan naming rights oleh Kopi Tuku serta bagaimana strategi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan brand awareness di kalangan pengguna transportasi publik, khususnya penumpang MRT Jakarta di Stasiun MRT Cipete Raya - Tuku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengguna Stasiun MRT Cipete Raya yang mengetahui keberadaan Kopi Tuku di area stasiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi naming rights yang dilakukan Kopi Tuku di Stasiun MRT Cipete Raya tidak hanya berfungsi sebagai media promosi visual, tetapi juga membangun asosiasi positif antara merek dengan aktivitas sehari-hari masyarakat urban. Penempatan nama merek pada area dengan intensitas mobilitas tinggi menciptakan eksposur berulang yang efektif dalam meningkatkan kesadaran merek (brand awareness). Namun, keberhasilan strategi ini juga dipengaruhi oleh persepsi pengguna terhadap relevansi merek serta konsistensi pesan komunikasi yang dibangun Kopi Tuku.
Analisis Konten Media Sosial Instagram @akuanaksgm Dalam Meningkatkan Brand Trust
Bella Monica Febriyani;
Wisnu Wirawan
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.293
Perkembangan teknologi digital di era globalisasi 4.0 telah mengubah pola komunikasi dan interaksi masyarakat Indonesia secara signifikan. Globalisasi mempercepat arus informasi dan memperluas akses teknologi, sehingga aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya semakin terintegrasi dalam ruang digital. Perubahan ini memengaruhi cara individu berkomunikasi sekaligus membentuk pola konsumsi dan ekspektasi terhadap merek. Dalam konteks ini, merek dituntut beradaptasi dengan strategi komunikasi interaktif berbasis digital agar tetap relevan. Media sosial menjadi sarana utama perusahaan membangun hubungan berkelanjutan dengan konsumen. Contohnya, SGM Eksplor memanfaatkan Instagram melalui akun @akuanaksgm untuk meningkatkan brand trust. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi konten Instagram tersebut dengan pendekatan kualitatif dan analisis isi. Hasilnya menunjukkan bahwa konten edukatif dan interaktif berperan penting dalam membangun kredibilitas merek, sesuai kerangka Elaboration Likelihood Model (ELM), sehingga memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan strategi komunikasi digital.