cover
Contact Name
Marisa Dewi Ariesta
Contact Email
widyanita@utarki.ac.id
Phone
+6288291781983
Journal Mail Official
widyanita@utarki.ac.id
Editorial Address
Komp. Billy Moon, Jl. Pd. Klp. Bar. III No.1, RT.1/RW.6, Pd. Klp., Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita
Published by Universitas Tarakanita
ISSN : 30309336     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.36914/jikw.v4.i1.290
Core Subject :
WIDYANITA berasal dari kata Widya (bahasa Sanskerta) yang berarti ilmu pengetahuan dan pengetahuan, serta kata NITA yang diambil dari Tarakanita (bahasa Sanskerta, yang berarti Bintang Penuntun). Jurnal ini menjadi media diseminasi hasil penelitian komunikasi yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tarakanita, dengan tujuan memperkaya khazanah penelitian komunikasi di Indonesia maupun di dunia. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juli dan Desember, serta memuat artikel yang berasal dari hasil penelitian, kajian konseptual atau tinjauan pustaka, serta ulasan terhadap buku-buku terbaru.
Arjuna Subject : -
Articles 68 Documents
ANALISIS PERAN KEGIATAN INTERNAL DALAM PENGUATAN BUDAYA ORGANISASI Studi Kasus Pada PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) Gabriella Mercy Ulina T; Maria Francisca Lies Ambarwati
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.294

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran kegiatan internal dalam penguatan budaya organisasi pada PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin). Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana kegiatan internal berfungsi sebagai media komunikasi budaya dalam mendukung transformasi global One Telin Transformation. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam terhadap sejumlah informan dari tiga level karyawan, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kegiatan internal seperti Townhall, BoD Talks, dan Calendar of Culture Activation tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga berfungsi sebagai ruang sensemaking dan dialog dua arah. Kegiatan-kegiatan ini memperkuat internalisasi nilai “Great” dan “Akhlak” serta membangun identitas kolektif lintas entitas global. Kesimpulannya, kegiatan internal merupakan instrumen komunikasi strategis yang berperan sebagai penggerak penguatan budaya organisasi selama transformasi Telin. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi dampak spesifik setiap jenis kegiatan internal terhadap dimensi budaya tertentu atau melakukan studi komparatif di perusahaan multinasional sejenis.
Analisis Kualitatif Peran Komunikasi Contact Center Dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah Bank Ocbc Indonesia Yohana Dama Yussi; Maria F. Lies Maria F. Lies
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.295

Abstract

Transformasi digital dalam industri perbankan menempatkan contact center sebagai garda terdepan komunikasi antara bank dan nasabah, bukan hanya sebagai saluran informasi tetapi juga ruang interaksi sosial yang membentuk persepsi terhadap kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran komunikasi contact center dalam meningkatkan kepuasan nasabah Bank OCBC Indonesia dengan menggunakan kerangka Social Exchange Theory (SET) dan lima konsep komunikasi interpersonal: keterbukaan, empati, dukungan, kepositifan, dan kesetaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan enam informan yang terdiri dari nasabah, agen, dan manajer, melalui wawancara mendalam serta observasi non-partisipatif. Analisis data dilakukan dengan teknik coding tematik (open, axial, dan selective coding) untuk menemukan pola interaksi yang memengaruhi kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang responsif, empatik, dan transparan mampu meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah, meskipun tantangan berupa ketidakpastian solusi dan tekanan waktu masih muncul. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi yang konsisten dan adil menjadi kunci dalam membangun kepercayaan nasabah, dan merekomendasikan agar penelitian selanjutnya memperluas cakupan informan dengan melibatkan lebih banyak perspektif, serta mengintegrasikan pendekatan kuantitatif guna memperkaya pemahaman tentang hubungan komunikasi dan kepuasan nasabah di era perbankan digital ini.
Analisis Pemenuhan Informasi Pengguna Transjakarta melalui Akun @infotije Meylina Prisilia; Gabriella Novianty Soedjarwo
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akun @infotije sebagai media sosial publik dalam memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat urban dengan menggunakan pendekatan Uses and Gratifications 2.0. Pendekatan ini memandang pengguna media sosial sebagai individu aktif yang secara sadar memilih dan memanfaatkan media sesuai dengan kebutuhannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digital terhadap lima informan yang merupakan pengguna aktif akun @infotije. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik refleksif untuk mengidentifikasi pola kebutuhan dan kepuasan yang dialami pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @infotije berperan efektif sebagai sarana komunikasi publik yang mampu memenuhi lima dimensi kebutuhan pengguna, yaitu kognitif, afektif, integratif pribadi, integratif sosial, dan pelepasan ketegangan. Pengguna tidak hanya memperoleh informasi yang cepat dan akurat, tetapi juga mengalami kepuasan emosional serta keterlibatan sosial yang memperkuat hubungan dengan lembaga publik. Akun @infotije juga dinilai mampu membangun citra positif TransJakarta sebagai lembaga publik yang modern, transparan, dan responsif. Dengan demikian, media sosial publik berfungsi tidak hanya sebagai saluran informasi satu arah, tetapi juga sebagai ruang partisipatif yang memperkuat interaksi antara lembaga dan masyarakat di era komunikasi digital.
Analisis Komunikasi Digital Sociolla melalui Media Sosial Instagram Ernawaty; Yasinta Ariati
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.297

Abstract

Perkembangan komunikasi di era digital telah membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk strategi pemasaran. Media sosial menjadi salah satu sarana utama dalam strategi pemasaran termasuk di industri kecantikan dimana perusahaan memanfaatkan media sosial untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Pemasaran melalui media sosial kini merupakan faktor kunci dalam mempertahankan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi pemasaran digital Sociolla melalui media sosial Instagram. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan berbagai teknik secara terpadu melalui observasi komunikasi di akun media sosial Instagram @Sociolla dan wawancara mendalam terhadap lima informan yang terdiri dari tiga orang pengguna aktif Instagram dan pengikut akun Instagram Sociolla dan dua orang karyawan toko, para informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive dimana mereka perlu memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan. Peneliti berperan sebagai instrumen utama penelitian. Penggunaan analisis isi (content analysis) sebagai teknik utama, yang merupakan bagian dari pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik triangulasi sumber digunakan untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi komunikasi digital Sociolla di Instagram berjalan secara efektif dan mampu menciptakan hubungan yang kuat antara brand dengan konsumennya serta membangun keterlibatan dan kepercayaan konsumen.
Analisis Penerapan Strategi Komunikasi Sales Promotion oleh Digital Art Artist di Media Sosial X Cecilia Angelica; F.A.Wisnu Wirawan
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi sales promotion yang digunakan oleh digital artist @avii_sen02 dalam mempromosikan layanan commission art di platform X. Latar belakang penelitian diambil dari meningkatnya pemanfaatan media sosial sebagai media pemasaran bagi digital artist, terutama untuk membangun awareness, menarik minat, dan mendorong keputusan pembelian. Penelitian ini didasarkan pada Teori Komunikasi Lasswell sebagai kerangka analisis utama dalam memahami proses penyampaian pesan promosi, serta konsep strategi komunikasi pemasaran dan promosi penjualan untuk menganalisis strategi komunikasi digital sales promotion yang dilakukan oleh digital artist di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara semi-terstruktur terhadap tiga informan yang merupakan follower aktif @avii_sen02, berusia minimal 17 tahun, memahami konten sales promotion dan bersedia memberikan informasi jujur dan reflektif berdasarkan observasi. Analisis data dilakukan melalui proses open coding, axial coding, selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan bersifat terpadu melalui penggunaan visual yang menarik, caption yang informatif, serta penerapan bentuk sales promotion seperti diskon, bundling, dan limited-time offer. Ketiga informan menilai bahwa urgensi waktu dan potongan harga merupakan faktor utama yang secara efektif memengaruhi keputusan mereka untuk melakukan commission.
Analisis Semiotika Iklan Traveloka Berjudul “Traveloka X Ji Chang Wook: Travel The World” Di Media Sosial YouTube Andromeda Sabrina Olimpya; Yasinta Ariati
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.299

Abstract

Iklan pada media sosial YouTube merupakan bentuk komunikasi massa yang kompleks karena mengandung pesan-pesan simbolik yang dikonstruksi dengan cermat agar memiliki makna. Penelitian ini menganalisis pemaknaan pada iklan “Traveloka x Ji Chang Wook: Travel the World” dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Pierce, yang meliputi Sign, Object, dan Interpretant. Studi ini menerapkan metode kualitatif yang mempunyai sifat deskriptif dengan pendekatan analisis semiotika dan teknik pengumpulan data dengan observasi serta dokumentasi. Iklan ini menggambarkan aktor Ji Chang Wook yang berlibur ke berbagai destinasi mancanegara dengan menggunakan Traveloka. Hasil dari penelitian ini adalah Iklan “Traveloka x Ji Chang Wook: Travel the World” menggunakan elemen visual, verbal, dan simbolik yang membentuk makna kemudahan, kenyamanan, dan kepercayaan dalam berwisata dengan Traveloka. Melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce, sign dari ekspresi aktor, warna dominan, hingga narasi teks pada iklan tersebut berhasil merepresentasikan objek-objek seperti pengalaman liburan ideal, mudah, terpercaya dan teknologi yang praktis dengan Traveloka. Interpretant yang terbentuk pada penonton adalah citra merek Traveloka sebagai sahabat perjalanan yang modern, terpercaya dan inspiratif.
Strategi Komunikasi Digital PR Perum BULOG dalam Membangun Citra Perusahaan Maharani Ayu Hapsari; Elsie Oktivera
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.300

Abstract

Perkembangan komunikasi digital mengubah cara organisasi berinteraksi dan membangun hubungan dengan publiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Perum BULOG menerapkan strategi komunikasi Digital Public Relations dalam membangun citra perusahaan melalui platform Instagram. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Manajer Humas, Asisten Manajer Humas, serta staf Humas, yang dilengkapi dengan observasi pada akun Instagram resmi @perum.bulog dan dokumentasi unggahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Digital PR BULOG dijalankan melalui empat tahapan utama: perencanaan, implementasi teknis, realisasi konten, serta evaluasi berbasis KPI. Proses komunikasi menekankan profesionalitas produksi konten, penjadwalan terstruktur, interaksi dengan audiens, serta sensitivitas isu publik pangan. Temuan ini menegaskan bahwa Instagram digunakan Perum BULOG untuk memperkuat transparansi, membangun kepercayaan publik, dan mengedukasi masyarakat mengenai peran strategis Perum BULOG dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman bagaimana BUMN di Indonesia beradaptasi dengan ekosistem media digital serta bagaimana Digital PR berperan dalam pembentukan citra perusahaan sektor publik.
Pengaruh Identitas Merek Scarlett Whitening Terhadap Keputusan Pembelian Generasi Z di Jakarta Koren Kirsten Noron; Yakin Bakhtiar Yakin Bakhtiar
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.301

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Generasi Z di Jakarta memilih produk Scarlett Whitening berdasarkan identitas mereknya. Untuk penelitian ini, metode survei kuantitatif digunakan; sampelnya terdiri dari 116 orang Generasi Z yang tinggal di Jakarta dan pernah membeli produk Scarlett Whitening. Regresi linier sederhana digunakan untuk menganalisis data. Studi menunjukkan bahwa identitas merek memengaruhi pilihan pembelian secara positif dan signifikan. Dengan koefisien regresi positif sebesar 1,064 dan nilai signifikansi t sebesar 0,000, hasilnya menunjukkan bahwa ini benar. Hasilnya menunjukkan bahwa Generasi Z lebih cenderung membeli produk Scarlett Whitening semakin kuat identitas mereknya. Dengan demikian, hipotesis penelitian dinyatakan diterima. Implikasi teoretis dari penelitian ini menegaskan bahwa identitas merek merupakan salah satu faktor penting dalam memengaruhi keputusan pembelian, khususnya pada industri kecantikan dan skincare. Secara praktis, penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu memperkuat elemen identitas merek seperti desain kemasan, konsistensi logo, kualitas produk, serta komunikasi visual, serta meningkatkan kreativitas promosi melalui media digital dan influencer marketing yang relevan dengan karakter Generasi Z. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas wilayah penelitian, menambah variabel lain seperti brand image, brand experience, atau brand love, serta mempertimbangkan metode mixed method untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Analisis Representasi Budaya Keluarga Indonesia dalam Iklan Kecap Bango versi “Rasa yang Melekat di Hati” Fransiska Maya Inawa; Yulita Daru Priliantari
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.302

Abstract

Iklan merupakan bentuk komunikasi yang bertujuan mempengaruhi pikiran dan perilaku konsumen. Kecap Bango melalui iklan versi “Rasa yang Melekat di Hati” menunjukkan budaya kekeluargaan Indonesia melalui berbagai simbol dan narasi dalam iklan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didasarkan pada teori semiotika Roland Barthes, yang berfokus pada makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam konteks budaya kekeluargaan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan budaya kekeluargaan Indonesia dalam iklan yaitu (1) kedekatan emosional yang terjalin dalam keluarga, (2) budaya makan bersama sebagai inti keharmonisan dan kebersamaan yang hangat dalam keluarga, (3) makanan sebagai pusat perhatian dan interaksi dalam keluarga, dan (4) budaya sopan santun dan saling menghormati dalam keluarga Indonesia. Terdapat makna mitos yang ditemukan dalam analisis ini seperti budaya keluarga Indonesia membagikan kenangan melalui foto/video dapat memperkuat ikatan kekeluargaan, berinteraksi di meja makan dapat memperkuat hubungan antar keluarga, makanan sebagai tradisi, dan budaya salim sebagai kebiasaan masyarakat Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kecap Bango tidak hanya memperkenalkan produk tetapi menawarkan pesan yang lebih luas tentang pentingnya menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya dalam keluarga Indonesia.
Analisis Makna Representasi Perempuan Tangguh dalam Iklan Wardah “Brave Beauties #BergerakHidupkanHarapan” : Kajian Semiotika Roland Barthes Mareta Rosi; Yulita Daru Priliantari
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.303

Abstract

Penelitian ini berangkat dari semakin meningkatnya penggunaan narasi pemberdayaan perempuan dalam kampanye kecantikan di Indonesia. Wardah melalui kampanye“Brave Beauties #BergerakHidupkanHarapan” representasi perempuan yang kuat, berani, dan optimis, sehingga menarik untuk dikaji bagaimana makna tersebut dibangun secara visual dan verbal. Permasalahan penelitian terletak pada bagaimana iklan membentuk makna tentang perempuan modern, serta sejauh mana pesan pemberdayaan tersebut berfungsi tidak hanya sebagai strategi pemasaran tetapi juga sebagai representasi sosial. Hal ini penting diteliti karena iklan kecantikan memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi publik terhadap identitas dan peran perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes dengan metode deskriptif kualitatif. Analisis dilakukan pada tiga tingkat pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif iklan menampilkan perempuan yang menghadapi berbagai tantangan hidup. Pada tingkat konotasi, iklan mengonstruksi makna tentang ketangguhan emosional, kemandirian, dan harapan. Pada tingkat mitos, iklan membangun citra perempuan modern yang inspiratif dan diposisikan sebagai agen perubahan.