cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2021)" : 50 Documents clear
VALIDITAS LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK TERINTEGRASI SIKAP PEDULI LINGKUNGAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH KELAS X SMA Fadhil, Ahmad Rizal; Kuntjoro, Sunu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keterampilan pemecahan masalah termasuk salah satu keterampilan yang sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari peserta didik, terutama untuk menyelesaikan problematika yang sering mereka dihadapi dan sudah menjadi bagian dalam kehidupannya. Selain keterampilan penyelesaian masalah, sikap peduli lingkungan juga dinilai perlu dikembangkan oleh peserta didik. Salah satu topik materi pada mata pelajaran biologi khususnya kelas 10 SMA yang sesuai untuk menunjang aktivitas pembelajaran dalam melatihkan keterampilan pemecahan masalah maupun sikap peduli lingkungan peserta didik adalah materi perubahan lingkungan. Materi perubahan lingkungan dianggap sangat penting untuk diajarkan agar peserta didik mampu menyelesaikan suatu permasalahan di lingkungan sekitar mereka dengan gagasan-gagasan solutif yang mereka kembangkan, sehingga pemilihan materi perubahan lingkungan dianggap relevan untuk diaplikasikan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Salah satu upaya dalam melatihkan keterampilan pemecahan masalah pada peserta didik maka diperlukan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang difungsikan sebagai media guna mewujudkan ketercapaian tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan LKPD terintegrasi sikap peduli lingkungan berbasis Problem Based Learning, pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan keterampilan pemecahan masalah yang valid. Penggunaan model pengembangan 4D (Four D Models) dipilih dan diterapkan pada penelitian ini namun hanya dibatasi sampai tahap pengembangan (develope) tanpa tahap penyebaran (disseminate) dengan metode validasi sebagai teknik dalam pengumpulan data. Berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan oleh validator yang merupakan pakar pendidikan dan pakar ekologi, serta guru biologi SMA, diketahui bahwa validitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan keterampilan pemecahan masalah yang telah dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid dengan tingkat kelayakan sebesar 92,47%. Kata Kunci: Keterampilan pemecahan masalah, sikap peduli lingkungan, Problem Based Learning (PBL), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Abstract Problem solving skills are one of the skills that were very influential in the daily lives of students, especially to solve problems that they often face and have become a part of their lives. In addition to problem-solving skills, environmental care attitudes was also deemed to be developed by students. One of the material topics in biology subjects, especially in grade 10 high school that were suitable to support learning activities in practicing problem solving-skills and environmental care for students was environmental change material. Environmental change material was considered very important to be taught so that students were able to solve a problem in their environment with the solution ideas they develop, so that the selection of environmental change material is considered relevant to be applied using the Problem Based Learning (PBL) model. One of the efforts to practice problem-solving skills for students, it was necessary to have teaching materials in the form of Student Worksheets (LKPD) which function as a medium to realize the achievement of learning objectives. The purpose of this research was to produce LKPD integrated environmental care based on Problem Based Learning, on environmental change material to practice valid problem-solving skills with the validation method as a technique in data collection. The used of the 4D development model has chosen and applied for this research but only limited to the develope stage without dessiminate stage. Based on the results of the validation that has been carried out by validators who are education experts and ecologists, as well as high school biology teachers, it was known that the validity of Problem Based Learning (PBL) -based Student Worksheets (PBL) on environmental change material to practice problem-solving skills that have been developed included in the very valid category with a feasibility level of 92.47%. Keywords: Problem solving skills, environmental care, Problem Based Learning (PBL), Student Worksheets.
PENGEMBANGAN E-BOOK KEANEKARAGAMAN HAYATI SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN UNTUK MELATIHKAN LITERASI DIGITAL PESERTA DIDIK KELAS X SMA Muhammad, Rezaldi Annur; Ambarwati, Reni
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi digital adalah kemampuan peserta didik yang harus dikuasai di abad ke-21. Tujuan penelitian adalah menghasilkan e-book keanekaragaman hayati yang praktis, valid, dan efektif sebagai sumber belajar dan untuk melatihkan literasi digital. Penelitian ini dikembangkan model 4D, tanpa tahap disseminate. Validitas e-book diukur berdasarkan penilaian ahli materi, ahli pendidikan, dan ahli teknologi informasi. Kepraktisan e-book diukur berdasarkan respons praktisi (guru) dan peserta didik. Keefektifan e-book diukur berdasarkan nilai ketuntasan tes literasi digital. Uji coba terbatas penelitian melibatkan 20 peserta didik dan 5 orang guru. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-book dinyatakan valid (modus=4). E-book dinyatakan praktis berdasarkan penilaian praktisi (modus=4) serta respons peserta didik (persentase respons positif sebesar 94%). E-book dinyatakan efektif diukur berdasarkan perolehan rata-rata literasi digital peserta didik sebesar 0.7 dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa e-book keanekaragaman hayati valid, praktis, dan efektif dalam pembelajaran sebagai sumber belajar dan untuk melatihkan literasi digital peserta didik kelas X SMA. Digital literacy is an abilities that must be mastered by the students in the 21st century. The purpose this research was to produce a practical, valid, and effective biodiversity e-book as a learning resource which can train digital literacy. This developmental research was reffered to 4D model, without the disseminate stage. Validation was carried out based on the evaluation of material experts, education experts, and information technology experts. Practicality was measured based on practitioners’ and students’ responses. Effectiveness was measured based on the completeness value of the digital literacy test. The limited trial involved 20 students and 5 teachers. Data were analyzed descriptive-quantitatively. The results showed the e-book was declared valid (modus=4) and practical based on the practitioner's assessment (modus=4) and the students' responses (94% positive responses), also declared to be effective based on the average of students' digital literacy scored by 0.7 in the high category. It can be concluded that the biodiversity e-book is valid, practical, and effective to be used learning as a learning resource and can train the digital literacy for 10th grade high school.
STUDENT MISCONCEPTION PROFILE IN PROTEIN SYNTHESIS TOPIC USING FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST TECHNIQUE Ariesta, Shinta Nadya Mega; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misconception is students’ misunderstanding in interpreting a concept within scientific theory. Amongst the biological topics that often cause misconceptions is protein synthesis. Protein synthesis is considered as a topic with complex concepts. This research aims to describe the students’ misconceptions profile in protein synthesis topic and describe the causing factors of students’ misconception in protein synthesis topic. This research is descriptive quantitative using four-tier diagnostic test instrument which consisting of 4 tiers, 1st tier is the question with 5 possible answers, 2nd tier is the level of confidence of the answer, 3rd tier is the 5 possible reasons, and 4th tier is the level of confidence of the reason. This research was conducted during the Covid-19 pandemic, which made it impossible to meet directly, so the data was collected online via google form and google meet. The study subjects were 34 students of grade XII MIPA-4 SMA Negeri 1 Gresik. Results showed that 32.37% misconceptions occurred in the protein synthesis topic. The highest misconception was in the concept of RNA characteristics, with the percentage of 65%. Factors that cause misconceptions were the students’ lack of interest in protein synthesis topic, the teacher were too fast in explaining the information, limited selection of learning methods during Covid-19 pandemic, and the information in the textbook was incomplete and difficult to understand. Implementation testing of models, methods, or learning media can be done to reduce students' misconceptions in protein synthesis topic, especially in the concept of RNA characteristic, DNA replication, and translation process.
THE DEVELOPMENT OF ELECTRONIC-WORKSHEETS (E-WORKSHEETS) WITH SUB-MATERIALS OF WASTE RECYCLING BASED ON ECOPRENEURSHIP TO TRAIN ENTREPRENEURSHIP INTEREST OF STUDENTS Saifuddin, Mochammad Yuda; Kuntjoro, Sunu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The 2013 curriculum requires students with productive, innovative, and creative traits that have a positive contribution to social life, for instance by creating graduates who have an entrepreneurial interest to be an ecopreneur. To be able to fulfill these demands, school life-learning is needed, which is supported by decent and appropriate teaching materials in order to increase the entrepreneurial interest of students. The research aims to produce teaching materials in the form of Electronic-Worksheets (E-Worksheets) waste recycling ecopreneurship to instruct students' entrepreneurial interest which is theoretically and empirically feasible in accordance with the requirements of the 2013 curriculum and 21st century learning using the 4D method. (define, design, develop, disseminate) without doing the disseminate stage. Theoretical feasibility is obtained from the validation results, while empirical feasibility is obtained from the results of the teacher response questionnaire. E-worksheets ecopreneurship waste recycling is declared very feasible theoretically with an average value of 3.66 and empirical with an average value of 98%. Keywords: E-worksheets, Entepreneurship, Ecopreneurship, Entrepreneurial Interests, Waste recycling
THE IMPLEMENTATION OF E-LKPD BY USING KNOW-WANT-LEARNED (KWL) STRATEGY ON GENETIC MATERIAL TOPIC TO TRAIN METACOGNITIVE SKILLS Nisa', Alif Alia Khoirun; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The high school curriculum encourages students to have metacognitive skills. Genetic is one of the materials in biology that train metacognitive skills. Since the outbreak of Covid-19, the learning system has changed into online learning that causing new problems, such as teaching materials that are not able to facilitate students to train metacognitive skills. Teaching materials in the form of electronic student worksheet (E-LKPD) by using Know-Want-Learned (KWL) strategy assisted by the application of Ms. Office Word can be used to facilitate online learning. This research aims to describe the effect of implementing E-LKPD by using Know-Want-Learned (KWL) strategy on learning outcomes and student’s metacognitive skills. This study was conducted online using One Group Pre-test Post-test Design which was carried out at SMA Negeri 3 Tuban on 30 students on XII MIPA 1. The results showed that the implementation of learning obtained an average of 100% in the very practical category. The student’s responses obtained an average of 96.7% in the very practical category. Learning outcomes based on the pre-test and post-test score obtained the N-Gain Score’s average of 0.6%. The completeness of the item indicators with sensitivity score of ≥ 0.30. Metacognitive skills based on the average of increasing metacognitive score from poor category to the very good category. Thus it can be concluded that E-LKPD by using KWL strategyas a solution for the lack of material in the outbreak of Covid-19 is practical and effective to be applied in online learning to train metacognitive skills. Keywords: E-LKPD, metacognitive KWL, online learning.
THE DEVELOPMENT OF E-BOOK BASED ON MODIFIED FREE INQUIRY ON ECOLOGY TOPIC TO TRAIN CRITICAL THINKING SKILLS IN CLASS X HIGH SCHOOL STUDENTS Larassati, Fitry; Rachmadiarti, Fida
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) which intensively provides convenience and practicality in implementing learning activities, especially during this pandemic, which requires learning to be done online. However, this does not prevent students from having critical thinking skills in the 21st century. Students' critical thinking skills can be trained using a modified free inquiry model because students are required to independently find answers to existing problems. Modified free inquiry model is the collaboration or modification of both the guided inquiry and the free inquiry model. Therefore, the use of technology is very necessary to prepare teaching materials that can train critical thinking skills. The purpose of this research was to develop e-book based on modified free inquiry on ecology topic to train critical thinking skills that are valid theoretically and empirically. This research used 4D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate), without a dissemination stage. The e-book developed was tried out limited on 10 students of SMAN 19 Surabaya grade 10th. The validity of the e-book is determined from the validation results of experts (education experts and material experts) and biology teachers in terms of presentation, content, and language components. The practicality of the e-book is determined by student responses. The data analysis technique was carried out by descriptive quantitative. The results of the validity analysis showed an average percentage of 93.93% with a very valid category, while the results of the student responses obtained an average percentage of 98.88% with a very feasible category. Thus, it can be concluded that the modified free inquiry e-book on ecology topic to train critical thinking skills in class X high school students could be used in biology learning. Keyword: E-book, modified free inquiry, Critical thinking, Ecology
PENERAPAN E-LPPD BERBASIS STRATEGI METAKOGNITIF PADA MATERI VIRUS Adekah, Rana Husna Fahtiana Nur; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Virus merupakan salah satu materi pada mata pelajaran biologi. Pembelajaran biologi pada kondisi pandemi menuntut peserta didik untuk memahami materi dengan baik meskipun kegiatan pembelajaran berlangsung secara jarak jauh. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan juga perlu pengkondisian agar tetap berjalan dengan aktif dan bersifat student centered yaitu dengan penerapan Lembar Penilaian Pemahaman Diri (LPPD). LPPD yang telah dikembangkan dimodifikasi agar sesuai dengan proses pembelajaran jarak jauh sehingga dikemas dalam bentuk E-LPPD. E-LPPD ini merupakan implementasi salah satu strategi belajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 yaitu strategi metakognitif. E-LPPD yang digunakan pada materi virus ini terdiir dari E-LPPD Individu dan Kelompok. Dalam E-LPPD berisi pertanyaan terkait materi virus dan beberapa fitur diantaranya menentukan tingkat keyakinan, membandingkan konsep, dan menentukan skor. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh E-LPPD Berbasis Metakognitif pada Materi Virus terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan One group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan secara daring di SMA Negeri 1 Waru pada 25 peserta didik kelas X MIPA 4. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata keterlaksanaan 94,5% pada E-LPPD 1 dan 99,7% pada E-LPPD 2 dengan kategori sangat praktis. Respon peserta didik menunjukkan hasil yang positif yaitu 94,25% dengan kategori sangat efektif. Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yang ditunjukkan pada hasil rata-rata N-gain score sebesar 0,5 dengan kategori sedang. Ketuntasan indikator peserta didik meningkat sebesar persentase 69,3% yang termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata N-gain score sebesar 0,4 yang termasuk dalam kategori sedang. E-LPPD dinyatakan memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik pada materi virus. Kata Kunci: E-LPPD, metakognitif, materi virus
PENERAPAN E-LKPD BERBASIS STRATEGI KWL PLUS PADA MATERI ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF PESERTA DIDIK Putri, Dita Vebian Eka; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran jarak jauh menuntut peserta didik menjadi pebelajar yang mandiri. Strategi belajar metakognitif dapat membantu peserta didik menjadi pebelajar mandiri dengan meregulasi dan memonitor proses belajarnya. Selain itu, salah satu upaya untuk mengaktifkan pembelajaran yaitu menyediakan LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik) dalam bentuk elektronik atau E-LKPD. E-LKPD terintegrasi metakognitif yang dapat memotivasi peserta didik untuk memanfaatkan pengetahuan awal dan keterampilan metakognitif adalah E-LKPD Berbasis Strategi KWL (Know, Want, Learned) dengan tambahan kegiatan Plus (Mapping). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepraktisan dan keefektifan penerapan LKPD Berbasis Strategi KWL Plus pada Materi Archaebacteria dan Eubacteria yang dimodifikasi menjadi E-LKPD sebagai bentuk penyesuaian pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest Design yang dilaksanakan di SMAN 1 Gresik pada kelas X MIPA 7 sebanyak 28 peserta didik melalui Google Classroom. Hasil penelitian penerapan ini menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran sebesar 100% pada pertemuan pertama maupun kedua dengan kategori sangat praktis. Respon peserta didik terhadap E-LKPD sebesar 94% dengan kategori sangat praktis. Hasil belajar peserta didik menunjukkan adanya peningkatan sebesar 66% dengan n-gain sebesar 0,4 yang termasuk dalam kategori sedang. Ketuntasan indikator pembelajaran juga meningkat dengan rerata 76,48% dengan kategori sedang yang dilihat dari n-gain sebesar 0,6. E-LKPD yang diterapkan dinyatakan efektif dan praktis digunakan pada pembelajaran secara daring. Kata kunci: E-LKPD, KWL Plus, Pembelajaran jarak jauh
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS NUMBERED HEADS TOGETHER(NHT) UNTUK MENGURANGI DOMINASI PESERTA DIDIK Muharromah, Sarah Devi; Ibrahim, Muslimin
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dominasi peserta didik tertentu membuat penyerapan konsep materi tidak merata, khususnya bagi peserta didik yang kurang aktif. Panduan dalam kegiatan pembelajaran yang sesuai untuk mencegah dominasi salah satunya adalah LKPD yang memadukan karakteristik model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT). Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis Numbered Heads Together (NHT) untuk mengurangi dominasi peserta didik yang valid dan praktis. Kevalidan LKPD berbasis NHT dilakukan dengan metode validasi oleh dua orang dosen yaitu dosen ahli pendidikan dan dosen ahli materi menggunakan instrumen validasi yang berisi aspek isi, pedagogi, bahasa, cover, kesesuaian huruf, dan urutan langkah NHT. Kepraktisan LKPD diukur melalui keterbacaan teks yang ada dalam LKPD dan disesuaikan dengan Grafik Fray serta respon guru melalui metode wawancara terbuka. LKPD berabsis NHT berisi petunjuk peggunaan LKPD, permasalahan yang harus dipecahkan oleh peserta didik, serta kegiatan praktikum dan mejawab pertanyaan yang sesuai dengan karakteristik LKPD. Hasil dari penilaian validasi menyebutkan bahwa LKPD berbasis NHT valid dengan perolehan skor rata-rata aspek isi 3,83; aspek pedagogi 4; aspek bahasa 4; aspek penyajian cover 4; aspek kesesuaian huruf 4; dan aspek urutan langkah NHT 3,83 dengan katagori sangat valid. Hasil Kepraktisan LKPD dengan mengukur keterbacaan teks dalam LKPD yaitu praktis karena sesuai dengan tingkatan kelas peserta didik (kelas 11 SMA) dengan jumlah suku kata 142,4 dan 3,3 kalimat serta respon positif guru terhadap LKPD NHT dengan jawaban sesuai. Dengan dikembangkannya LKPD berbasis NHT maka dominasi peserta didik tertentu akan berkurang sehingga pemahaman konsep yang dimiliki peserta didik merata. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis NHT valid dan praktis untuk mengurangi dominasi peserta didik tertentu secara teoritis. Kata Kunci : LKPD, NHT, Dominasi, Peserta Didik, Valid, Praktis dan Efektif.
KELAYAKAN BUKU PENGENALAN “KEANEKARAGAMAN PAKU-PAKUAN” SEBAGAI SUMBER BELAJAR Ummah, Latifatul; Wisanti, Wisanti
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber belajar adalah keseluruhan sumber yang dapat dipergunakan oleh siswa atau kelompok meliputi pengguna, alat, bahan, pesan teknik, dan tempat yang digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Pengembangan sumber belajar perlu dilakukan secara sistematik, efektif dan fungsional. Tujuan penelitian pengembangan ini yaitu menghasilkan buku pengenalan “keanekaragaman paku-pakuan” yang layak sebagai sumber belajar. Penelitian yang dilakukan menggunakan acuan dari model pengembangan intruksional Fenrich dengan enam tahapan yang meliputi: tahap analisis, perencanaan, perancangan, pengembangan, implementasi dan tahap evaluasi serta dilakukan revisi pada setiap tahapan. Instrumen berupa lembar validasi dan angket respons guru. Penentuan kelayakan teoritis buku mengacu pada hasil validasi dan kelayakan empiris ditinjau berdasarkan hasil respons guru yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Analisis didapat dari penilaian validasi yang dilakukan oleh dua orang ahli taksonomi dan satu orang ahli pendidikan. Validasi terdiri dari 13 pertanyaan dengan tiga aspek penilaian yang meliputi: penyajian buku, bahasa, dan isi buku. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan teoretis buku sebesar 91,67% dengan interpretasi sangat layak. Kelayakan empiris berdasarkan respons positif tentang penyajian, bahasa, dan isi buku diberikan oleh enam guru biologi, yakni sebesar 98,48%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa secara empiris buku yang dikembangkan termasuk kategori sangat layak. Kata Kunci: Buku, Sumber belajar, dan Keanekaragaman Paku-pakuan