cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
VA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2019)" : 20 Documents clear
TUMBUHAN MANGROVE DESA LABUHAN KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN SEBAGAI INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS MAULA RAMDHANI, NAFI; AGUS BASUKI OEMAR, EKO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan karya seni lukis ini berawal dari ide pencipta yang terinspirasi dari tumbuhan Mangrove Desa Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. Pencipta sangat tertarik dengan tumbuhan mangrove, berangkat dari pengalaman dan observasi langsung dengan melihat dan mengamati kejadian di tempat. Karena di daerah yang di tinggali oleh pencipta saat ini sangat bermasalah terhadap lingkungan dan tumbuhan mangrove dalam keadaan yang kurang baik. Banyak sekali sampah-sampah yang berserakan sehingga mencemari lingkungan dan mengganggu pemandangan lingkungan sekitar. Dampak buruknya yaitu sangat berpengaruh bagi biota laut maupun biota darat yang bertempat tinggal di area itu. Penciptaan ini menekankan pembuatan karya dengan tema lukisan yang menunjukkan keadaan sesungguhnya, yaitu lingkungan mangrove saat ini yang penuh dengan sampah-sampah organik maupun on-organik yang berserakan, dan pencipta juga fokus pada lukisan yang mengandung harapan agar keadaan lingkungan Mangrove Desa Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan menjadi lebih asri sehingga lingkungan kembali menjadi lebih indah dan sangat indah dipandang. Dalam penciptaan karya seni lukis ini, berupa karya dua dimensi, pencipta menggunakan teknik kuas, dengan menggunakan media kanvas. Terwujudnya lukisan tersebut dilandasi oleh sebuah ide dan konsep yang dimiliki pencipta, kemudian divisualisasikan menjadi proses berkarya. Sehingga menjadi lima buah karya yang diciptakan. Karya pertama yang berjudul ?Pluruan?, karya kedua berjudul ?Anjer Mati 1?, karya ketiga berjudul ?Anjer Mati 2?, karya keempat berjudul ?Tanjang Semliku? dan kelima berjudul ?Hidup Dan Kembali?.Kata kunci: Mangrove, Seni Lukis, Lamongan
EKSISTENSI BUDI HARIYANTO SEBAGAI GURU SEKALIGUS SENIMAN LUKIS DI PAMEKASAN SALIM, ABDUS; ZAINI, IMAM
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap; (1) Profil Budi Hariyanto sebagai guru sekaligus seniman lukis di Pamekasan. (2) Proses kreatif Budi Hariyanto sebagai guru sekaligus seniman lukis di Pamekasan. (3) Kiprah dan karya Budi Hariyanto sebagai guru sekaligus seniman lukis di Pamekasan. Untuk mencapai tujuan tersebut penulis menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode meliputi:pengamatan atau observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dilakukan penganalisisan data, untuk mencapai validitas data menggunakan triangulasi data. Dari analisis data diperoleh kesimpulan bahwa; (1) Budi Hariyanto merupakan anak dari keluarga yang sederhana, sejak kecil Budi Hariyanto sangat suka menggambar. Budi Hariyanto merupakan alumni sarjana dan pascasarjana IKIP Surabaya, dan sekarang menjadi seorang guru di SMA Negeri 1 Pademawu Pamekasan. (2) Proses kreatif Budi Hariyanto sebagai guru di sekolah yaitu mengajar layaknya seorang guru pada umumnya, Budi Hariyanto sering membawa siswa untuk belajar seni di luar sekolah. Proses kreatif Budi Hariyanto sebagai seniman selalu memperhatikan ide, tema, dan media dalam melukis. Budi Hariyanto dalam berjarya terdapat beberapa fase, yaitu fase persiapan, ingkubasi, illuminasi dan verifikasi. Budi Hariyanto selalu mengangkat kebudayaan Madura dalam lukisannya. (3) Kiprah dan karya Budi Hariyanto dalam dunia pendidikan dan kesenian sudah lumayan bagus. Budi Hariyanto selain menjadi guru juga seorang seniman lukis yang sangat produktif. Sehingga sampai saat ini Budi Hariyanto sering mengadakan pameran tunggal maupun kelompok di Pamekasan. Kata kunci: Eksistensi, Guru, Seniman, Lukis, Madura
PROSES KREATIF: BENTUK DAN MAKNA KARYA LUKIS JOKO PRAMONO TAHUN 2016-2018 WIDHYANTO, ARYA
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perwujudan karya seni lukis berasal dari gejolak jiwa memunculkan ide gagasan seorang seniman, melalui perantara pengolahan alat, bahan, gaya dan teknik. Ide gagasan terkemas dalam konsep tersalurkan melalui media yang dilandasi oleh kreatifitas seniman. Kreatifitas merupakan kemampuan seseorang menciptakan suatu karya yang bersifat orisinalitas seperti karya lukis Jopram. Permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Proses kreatif karya lukis Jopram tahun 2016-2018, (2) Bentuk visual karya lukis Jopram tahun 2016-2018, dan (3) Makna yang terkandung dari karya lukis Jopram tahun 2016-2018. Teori yang relevan dalam penelitian menggunakan teori analisis, teori estetika, teori kreativitas dan teori transformasi budaya. Secara umum teori tersebut digunakan untuk menganalisis runtutan proses kreatif. Digunakan teori estetika untuk menelusuri bentuk visual, dan mencermati makna dalam karya lukis tahun 2016 hingga 2018 menggunakan kajian teori semiotika Peirce. Metode penelitian dekriptif kualitatif dan pengambilan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer sekunder. Analisis dengan menguraikan menyusun data sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil Penelitian dan Kesimpulan antara lain; (1) Proses kreatif Jopram yang meliputi beberapa fase, yaitu fase Persiapan, fase Ingkubasi, fase Iluminasi, dan fase Verifikasi. (2) Bentuk visual Jopram tahun 2016-2018 yang sering berubah dengan variasi teknik dan medium tetapi masih terkait seputar tema merupakan bukti bahwa Jopram gemar bereksperimen. (3) Makna karya lukis Jopram 2016-2018 bervariasi. Kata kunci : Proses Kreatif, Jopram, Seni Lukis, Bentuk, Makna
ANALISIS LAYOUT BUKU TEMATIK KELAS 5 SEKOLAH DASAR TEMA 8 WAHYU KURNIAWAN, ILHAM
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku tematik sekolah dasar memiliki susunan layout yang berbeda dengan buku teks pelajaran lain. Hal tersebut karena materi yang terdapat didalamnya berisi gabungan beberapa mata pelajaran dan lebih menuntut siswa untuk aktif dalam kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur elemen dan prinsip desain layout yang diterapkan serta kesesuiannya ditinjau dari perkembangan psikologis anak. Metode yang digunakan yakni kualitatif deskriptif dengan mengobservasi layout buku tematik secara langsung serta didukung hasil dokumentasi dan wawancara narasumber terkait. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa beberapa susunan elemen dan penerapan prinsip desain pada layout buku tematik kelas 5 Sekolah Dasar kurang sesuai dan perlu diperbaiki. Misalnya pada jenis huruf yang digunakan, penempatan, kualitas, dan ukuran gambar pendukung materi, penyusunan teks, dan beberapa hal lain. Selain itu, penelitian ini mendapatkan hasil bahwa desain pada layout buku memiliki kaitan dengan perkembangan psikologis anak sehingga perlu adanya penyesuaian supaya buku dapat maksimal. Beberapa contoh dari layout dari hasil penelitian juga dibuat sebagai bahan referensi.Kata Kunci: Layout, Buku Tematik, Sekolah Dasar
NOVEL GAME OF THRONES TULISAN GEORGE R.R. MARTIN PADA PENCIPTAAN KARYA SENI LOGAM LUTHFI MIFTAQUL LAILI, AHMAD
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game of thrones merupakan novel fiksi dari George R.R. Martin yang memiliki tema tentang perebutan tahta dari tujuh kerajaan besar yang berlatar tempat di Eropa dan berlatar waktu pada abad pertengahan. Karya Martin tersebut dikenal sebagai karya sastra yang memeiliki alur cerita kompleks, karakter mempesona, dialog hebat, dan sempurna. Karya tersebut kemudian divisualisasikan kedalam karya seni logam. Pada penciptaan skripsi karya ini, perupa menjadikan novel Game of Thrones sebagai tema dari penciptaan karya seni logam, yang terdiri dari sebuah panel berupa relief yang menggambarkan pertempuran dalam novel, yang berukuran lebar 160 cm dengan tinggi 100 cm, dan dua baju zirah dengan medium logam pada manekin dengan tinggi 50 cm. logam yang dipilih merupakan logam tembaga dengan ketebalan 0.4 mm. Proses penciptaan karya ini terdiri dari perancangan, perwujudan dan finishing karya. Teknik yang digunakan merupakan teknik ukir wudulan pada karya pertama dan teknik ukir endag-endagan pada karya kedua. Tahap terakhir adalah tahap finishing karya dengan pewarnaan logam menggunakan Na2S, serta pemasangan bingkai pada karya pertama dan perakitan pada karya kedua.Kata Kunci: Game of Thrones, seni, logam, teknik
DEWA-DEWI MESIR KUNO SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI KRIYA KAYU REGIZMA CESYA DYASMARA, ARA
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesir kuno memiliki gaya yang aneh daripada karya seni peradaban kuno lainnya. Selain mewujudkan dewa-dewi mereka dengan unsur binatang, orang Mesir kuno juga menggambar dengan bentuk anatomi yang tidak masuk akal. Meski demikian, orang-orang Mesir kuno sangat mengagungkan dewa-dewi mereka, terbukti dari karya-karya seni mewah yang mereka tinggalkan menunjukkan bahwa sang seniman Mesir kuno membuat karya yang pantas untuk dipersembahkan bagi para raja dan dewa. Keanehan-keanehan inilah yang justru membuat seni Mesir kuno sangat unik dan khas yang membuat perupa tertarik untuk mengangkat ?Dewa-Dewi Mesir Kuno Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Kriya Kayu?. Metode penciptaan yang perupa lakukan terdiri dari tiga tahapan, yakni eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Karya terdiri dari enam dewa-dewi Mesir kuno, yaitu Osiris ? dewa kehidupan dunia dan akhirat, Isis ? dewi langit, Seth ? dewa kehancuran dan badai, Bast ? dewi kesenangan dan cinta, Sekhmet ? dewi api dan perang, serta Hathor ? dewi persalinan dan kelahiran. Karya-karya tersebut dipasangkan karya tambahan sebagai pendukung karya utama yaitu dengan simbol nekhbet yang berbentuk burung kondor (burung bangkai) sebagai simbol dewa-dewi Mesir Hulu dan uraerus yang berbentuk ular sebagai simbol dewa-dewi Mesir Hilir.Kata kunci: Mesir kuno, Kriya kayu, Dewa-dewi
KERAPAN SAPI SEBAGAI TEMA PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS RIYANTO, ACHMAD
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerapan sapi adalah acara khas masyarakat madura yang disebut perlombaan pacuan sapi yang berasal dari pulau Madura, Jawa Timur. Menurut penulis Nilai- nilai yang terlekat dalam kesenian kerapan sapi ini adalah kerja keras, kerja sama, persaingan, dan sportifitas. Penulis memfokuskan ide Penciptaan dan menggambarkan kearifan lokal khususnya kerapan sapi dalam karya seni lukis, Karya ini bertujuan untuk menrefleksikan tentang tradisi kerapan sapi melalui metafor untuk kemudian menghasilkan karya yang memiki makna dan pesan sosial pelestarian tradisi Madura, dalam corak lukis surealis. Proses penciptaan karya ini menggunakan metode ide penciptaan, konsep penciptaan, penentuan tema, penentuan gaya, penentuan media/ bahan, penentuan teknik, penentuan eksekusi karya, dan penentuan wujud karya. Karya yang dihasilkan sebanyak lima buah lukisan yang terinspirasi dari kerapan sapi sebagai tema penciptaan seni lukis.Kata Kunci : Seni lukis, kerapan sapi, Madura
PENGALAMAN ROMANTIS PADA DIRI SEBAGAI TEMA PENCIPTAAN SENI LUKIS LUTHFI, NAUFAL
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan ini dilatar belakangi oleh pengalaman penulis yang begitu romantis bersama orang tua, saudara, dan teman-teman yang begitu indah dan penuh cerita menimbulkan pengalaman romantis pada diri yang tak pernah terlupakan. Hasil penciptaan ?Pengalaman Romantis Pada Diri? sebagai tema penciptaan seni lukis ini telah menghasilkan 5 karya masing-masing berukuran 110x140 cm. Karya pertama berjudul ?Menenangkan Diri?. Karya kedua ?Ayo Dolen?. Karya ketiga ?Me-Ngaji?. Karya keempat ?Ndelok Ludruk?. Karya kelima ?Sang Penghibur?. Fokus penciptaan pada karya ini adalah ?Pengalaman Romantis Pada Diri? sebagai tema penciptaan seni lukis. Pengalaman Romantis tersebut diwujudkan dalam bentuk lukis dengan gaya deformasi dan sentuhan dekoratif. Penciptaan ini bertujuan untuk mewujudkan dan menunjukan keromantisan bersama orang yang dicintai dan dihormati. Pada penciptaan karya lukis ini sebagai proses berkesenian dan penyampaian ide yang penulis miliki dan mengeksprolasi pengalaman romantis kewujud karya seni lukis. Metode penciptaan yang dilakuakan terdiri dari 12 tahapan yaitu pengamatan visual, pengalaman romantis, pengalaman batiniah dan lahiriah, ide, gagasan, tema, teknik, gaya, media, proses perwujudan, pewarnaan dan penyajian. Teknik yang digunakan adalaah teknik opaque, plakat dan transparan. Kemudian pada tahapan penciptaan penulis yaitu menyiapkan alat dan bahan, pembuatan sketsa, memindahkan sketsa pada kanvas, pemberian tekstur pada bagian bidang tertentu, pewarnaan background, pewarnaan objek, pemberian motif dan terakhir proses finishing. Kata Kunci: Pengalaman, Romantis, Potret Diri, Tema, Penciptaan, Seni Lukis
ORNAMEN IKAN MASKOKI PADA KARYA KRIYA LOGAM PENUNJANG INTERIOR BRENDHA SUGIYANTO, YESINTA
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk memiliki tempat tinggal yang nyaman dengan barang-barang yang unik dan menarik, tetapi ada pula orang yang hanya mengutamakan nilai fungsi yang dimiliki tanpa memperhitungkan nilai keindahannya.Ikan Maskoki memiliki banyak keunikan, berbeda dengan ikan hias pada umumnya bentuk dan karakter berbeda-beda.Keunikan dan keindahan yang dimiliki menjadi inspirasi tema sebagai desain ornamen pada kriya logam elemen penunjang interior yang dibuat.Tahapan yang ditempuh perupa dalam proses perwujudan karya meliputi terbentuknyagagasan, kemudianpematangan konsep, pembuatan desain yang kemudiandivalidasi, proses perwujudan karya, danfinishing karya. Desain awal disiapkan berjumlah 13 buah kemudian dipilih 5 desain untuk diwujudkan menjadi karya. Perupa membuat 2 kotak tissue, sepasang lampu meja, sepasang lampu dinding serta hiasan dinding jam dan cermin. Bahan yang digunakan adalah plat logam kuningan dengan ketebalan 0,4 mm. Perwujudan karya logam menggunakan teknik pembentukan yang terdiri dari beberapa teknik ukir logam (rancapan, endak- endakan) dan teknik finishing.Karya dipadukan dengan kaca sandblast sebagai bahan penunjangnya. Kata kunci: Maskoki, logam, interior, ornamen, sandblast
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI BATIK TULIS JARAK ARUM DI DOLLY SURABAYA INEKE DEWI TABRANI D, RANY; AGUS BASUKI OEMAR, EKO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Tulis Jarak Arum merupakan UKM yang kali pertama berdiri di Dolly pada tahun 2014 semenjak penutupan lokalisasi tersebut. Setelah penutupan Dolly pemerintah membangun Rumah Batik sebagai pelatihan membatik sehingga banyak ukm yang mulai berdiri. Jarak Arum memiliki motif batik yang menggambarkan makna dan filosofi setempat. Melihat kualitas batik yang baik dan pemasaran yang cukup baik, namun dari segi promosi belum efektif karna banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan batik tulis Jarak Arum terutama masyarakat Surabaya. Berdasarkan latar belakang, dapat diperoleh rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimana konsep Perancangan Media Promosi Jarak Arum. (2) Bagaimana proses Perancangan Media Promosi Jarak Arum. (3) Menerapkan Perancangan Media Promosi Batik Tulis Jarak Arum. Metode perancangan awal yaitu melakukan survey lokasi penelitian yang berada di Jl. Kupang Gunung Timur Gg V no. 27 Rt.004 Rw.06, Putat Jaya, Surabaya. Sumber data yang diperoleh diambil melalui wawancara dengan narasumber untuk data tertulis. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis SWOT, analisis USP dan Positioning serta prosedur membuat perancangan desain. Hasil karya desain meliputi katalog, kemasan dan brosur dengan tema tradisional elegan. Awal proses perancangan desain yakni membuat Thumbnail kemudian dilanjutkan proses visualisasi tighttissu menggunakan software Corel Draw X7. Setelah selesai, selanjutnya melakukan review desain dengan validator untuk perbaikan desain, sesudah validasi dilanjutkan dengan proses akhir yaitu produksi atau final desain. Perancangan ini diharapkan dapat menghasilkan media promosi yang komunikatif agar dapat tercapai tujuan dan diterima oleh khalayak masyarakat. Kata Kunci: Promosi, Batik Tulis, Jarak Arum, Dolly

Page 2 of 2 | Total Record : 20