cover
Contact Name
HIJRAH IRWAN
Contact Email
hijrahirwan0806@gmail.com
Phone
+6282238074848
Journal Mail Official
hijrahirwan0806@gmail.com
Editorial Address
Universitas Cenderawasih, Gedung D FEB UNCEN Kampus Waena, Jl. Kamp Wolker Yabansai, Jayapura, Papua 99351
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan (JKESP)
ISSN : 23556323     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan is a blind-review journal published three times a year (April, August, and December). The journal features various articles based on philosophical, conceptual, and theoretical insights, critical reviews, and research findings in the fields of development economics and economic development.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol 2 no 3 (2015)" : 6 Documents clear
Sistem Ekonomi Koperasi Sebagai Solusi Masalah Perekonomian Di Indonesia Thobby Wakarmamu; Christine Marina Wakarmamu
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 3 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i3.2065

Abstract

Until now, it is unclear what the economic system adopted by Indonesian nation. Perhaps people say economic system Indonesia is a mix between the capitalist economic system and the Socialist-Liberal-Command. Whatever the Indonesian economic system adopted, a clear until now the Indonesian economy increasingly lagging behind countries - countries ASEAN others who used it under Indonesia. Indonesia's economy is still not in favor of interest people. The little people are likely still not optimal in enjoy the fruits of national development, resulting in a gap that is very width between the rich and the poor. Since the State of Indonesia's independence, actually Bung Hatta launched a cooperative economic system for the Indonesian nation. Even This cooperative economic system has been set forth in the Constitution 'of 1945, in particular Article 33. But in reality, the government (nation) Indonesia never consistent with Article 33 is in the running wheel the national economy. Perhaps this is what causes the economy Indonesia continues to face chronic problems such as those in on. If the economic system is fundamentally cooperative studied, actually cooperative has characteristics that are closely aligned with the situation and culture Indonesian nation. Therefore, it is not something that is not possible if the cooperative economic system serve as a solution to Indonesia's economic problems. The issue is whether the government and the Indonesian people can apply cooperative economic system This consequently and continue. Keywords :  Cooperative Economic System, Indonesia Economy
Analis Pembagian Kerja Diantara Anggota Keluarga Dalam Pertanian Rakyat Di Distrik Walelagama Kabupaten Jayawijaya Transna Putra Urip
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 3 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i3.2066

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang membahas tentang pembagian kerja diantara anggota keluarga dan faktor-faktor yang mendorong pembagian kerja di Distrik Walelagama Kabupaten Jayawijaya, dimana titik fokus penelitian adalah pada tahap-tahap kegiatan pertanian yaitu tahap penyiapan lahan, tahap penanaman, tahap pemeliharaan dan tahap pengambilan hasil. Adapun unit penelitian ini adalah anggota rumah tangga tani yang terdiri dari Ayah, Ibu, Anak Laki-laki dan Anak Perempuan. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan melihat keterlibatan setiap anggota keluarga dalam kegiatan-kegiatan yang ada dalam tahapan kegiatan pertanian dan  faktor yang mendorong terjadinya pembagian tersebut. Hasil analisis menunjukkan Adanya pembagian kerja yang jelas diantara anggota keluarga,  dimana  anggota keluarga yang berstatus Ayah dan Anak laki-laki  mendapat tugas pada tahap penyiapan lahan dan kegiatan pemeliharaan saluran air pada tahap pemeliharaan , sedangkan anggota keluarga Ibu dan Anak perempuan mendapat tugas pada tahap penanaman, pekerjaan pemeliharaan tanaman pada tahap pemeliharaan dan tahap pengambilan hasil. Faktor yang mendorong timbulnya pembagian kerja adalah faktor kekuatan fisik, ketelitian dan sosial budaya (kebiasaan). Kata kunci : Pertanian Rakyat, Anggota Keluarga, Pembagian Kerja
Analisis Sektor Basis Dan Non Basis Di Kabupaten Jayapura Aurelianus Jehanu; Ida Ayu Purba Riani; Balthazar Kreuta
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 3 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i3.2067

Abstract

Sektor basis dengan nilai LQ terbesar terdapat pada sektor industri dan pengolahan dengan nilai rata-rata 3,22 dan yang terendah sektor pertambangan dan penggalian dengan nilai rata-rata 0,66. Sektor pertanian, sektor industri pengolahan, sektor bangunan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi, dan sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahan mengalami pergeseran dengan nilai DLQ lebih dari satu, Pada Analisis Tipologi Klassen pada awal tahun 2004 semua sektor-sektor Kabupaten Jayapura rata-rata merupakan sektor yang masuk dalam kategori kuadran I dimana laju pertumbuhan dan kontrubusi sektornya lebih besar dari laju pertumbuhan dan kontrubusi sektor provinsi Papua. Akhir tahun 2013 sektor-sektor mengalami perubahan pola pada sektor pertambangan dan penggalian dan sektor listrik dan air bersih dimana dalam kuadran IV laju pertumbuhan dan kontrubusi  Kabupaten Jayapura lebih kecil dari laju pertumbuhan dan kontrubusi Provinsi PapuaKata Kunci: PDRB, LQ, DLQ, Tipologi Klassen
Analisis Penerimaan Retribusi Pelayanan Parkir Di Tepi Jalan Umum Berdasarkan Perda Kota Jayapura Nomor 14 Tahun 2007 Rosari Uli Artha Saragi; Joddy E. H. Siahainenia; Rachmaeny Indahyani
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 3 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i3.2068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana jumlah lahan parkir, jumlah kendaraan dan PDRB berpengaruh terhadap penerimaan RPPTJU, perkembangan penerimaan RPPTJU sebelum dan sesudah Perda No.14 tahun 2007 dan kontribusinya terhadap retribusi daerah. Objek yang diteliti adalah realisasi penerimaan RPPTJU, jumlah lahan parkir, jumlah kendaraan dan PDRB. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi berganda, t-test dan kontribusi. Hasil analisis ini menunjukkan secara deskriptif kuantitatif, lahan parkir dan kendaraan mempunyai pengaruh yang tidak signifikan dan PDRB sama sekali tidak berpengaruh, sedangkan perkembangan sebelum dan sesudah Perda No.14 tahun 2007, secara umum dikatakan baik. Hal ini ditunjukkan dengan perkembangan realisasi RPPTJU sesudah berlakunya Perda, penerimaan RPPTJU meningkat dari 19,33 menjadi 20,5. Dan kontribusinya terhadap retribusi daerah  pada tahun 2008 sebesar 5,59%  selanjutnya terus mengalami penurunan sampai  tahun 2011 menjadi 2,87%, pada tahun 2012 sempat mengalami kenaikan menjadi 4,45% dan kembali menurun pada tahun 2013 menjadi 3,75%. Kata Kunci: RPPTJU ,Jumlah Lahan Parkir, Jumlah Kendaraan, PDRB
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Di Kota Jayapura Tahun 2004-2013 Tierzha A. N. Tonapa; Ida Ayu Purba Riani; Elisabeth Lenny Marit
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 3 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i3.2069

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor (pertumbuhan ekonomi dan melek huruf) yang berpengaruh signifikan dan faktor mana yang dominan mempengaruhi tingkat kemiskinan di Kota Jayapura tahun 2004-2013. Penulis menggunakan alat analisis Regresi Linier Sederhana dan pengujian kriteria statistik untuk mengetahui signfikan variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan hanya variabel melek huruf saja yang berpengaruh secara signifikan dan berpengaruh dominan terhadap tingkat kemiskinan di Kota Jayapura dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien sebesar -3,571. Sedangkan pertumbuhan ekonomi mempunyai nilai signifikan sebesar 0,409 dan nilai koefisien sebesar -0,388. Kata Kunci : Tingkat Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi dan Melek Huruf
Analisis Sektor Unggulan Di Kabupaten Merauke Tahun 2007-2013 Rizka Andani; Yundy Hafizrianda; Balthazar Kreuta
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 3 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i3.2070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor ekonomi yang menjadi sektor basis dan sektor unggulan, sektor yang menjadi konsentrasi pertumbuhan serta mempunyai keunggulan kompetitif. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data PDRB Kabupaten Merauke yang diperoleh dari BPS. Metode analisis yang digunakan yaitu SLQ, DLQ, SSA, IS dan MRP. Berdasarkan hasil penelitian, sektor yang basis di Kabupaten Merauke adalah sektor pertanian, subsektor peternakan dan hasilnya, subsektor kehutanan, subsektor perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industi pengolahan dan sektor listrik dan air bersih. Sedangkan sektor unggulannya adalah sektor pertanian. Sektor yang menjadi konsentrasi pertumbuhan adalah sektor Pertanian, subsektor Peternakan dan hasilnya, subsektor Perikanan, sektor Pertambangan dan Penggalian, dan sektor Listrik dan Air Bersih. Sektor yang memiliki keunggulan kompetitif adalah sektor Pertambangan dan Penggalian, sektor Bangunan, dan sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan. Sektor yang basis harus dipertahankan sedangkan sektor yang non basis perlu ditingkatkan agar menjadi sektor yang basis.Kata Kunci : PDRB, Sektor Unggulan, SLQ, DLQ, SSA, IS, MRP

Page 1 of 1 | Total Record : 6