cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
IDENTITAET
ISSN : 23022841     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Online "Identitaet" diterbitkan oleh Program Studi S-1 Sastra Jerman Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya sebagai media untuk menampung karya ilmiah dalam bidang bahasa dan sastra Jerman yang dihasilkan oleh sivitas akademika. Jurnal Online "Identitaet" juga dimaksudkan sebagai sarana pertukaran informasi dan sumber rujukan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan oleh seluruh bagian sivitas akademika dan juga masyarakat umum. Jurnal Online "Identitaet" terbit tiga kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019)" : 15 Documents clear
HOMOIOTELEUTON DALAM ANTOLOGI PUISI NUR EIN DUFT UND WINDESWEHEN KARYA HERMANN HESSE ALBILASE, ALDO; RIDWAN, AGUS
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji keindahan yang dihasilkan ragam bunyi dalam antologi puisi nur ein Duft und Windeswehen. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ragam bunyi apa saja yang terdapat pada antologi puisi tersebut. Untuk meneliti ragam bunyi pada antologi puisi tersebut digunakan teori gaya bahasa homoioteleuton. Teori tersebut digunakan karena berkaitan dengan bunyi suku kata terakhir yang berulang pada suatu baris atau kalimat dan memberikan unsur keindahan pada puisi. Analisis pada penelitian ini dipertajam dengan fitur distingtif Bahasa Jerman, sehingga dapat diketahui keragaman bunyi pada penelitian ini adalah manifestasi dari cara artikulasi yang berbeda-beda setiap fonemnya. Berbasis pada teori Ridwan (2017) dapat disimpulkan bahwa terdapat 27 ragam bunyi repetisi homoioteleuton antara lain: [t?], [??n], [l?n], [l?ç], [g?n], [d?], [t?t], [z?n], [m?n], [d?n] , [r?m] , [za:m ], [d?n], [b?n], [b?], [?n], [r?n], [k?n], [n?n], [l?], [f?n], [t?n], [k?], [z?], [ba:r], [t?st], [n?]. Bentuk [?n] menjadi satu-satunya bentuk suku kata nackten Silbe. Sedangkan beberapa bentuk suku kata seperti: [t?], [d?], [l?], [k?], [z?], [n?] merupakan suku kata berjenis suku kata terbuka. Dari sisi keindahan puisi, ragam bunyi tersebut membentuk rima akhir dan rima awal. Kata kunci : Homoioteleuton, Fitur Distingtif
AGRESI TOKOH DALAM DRAMA DER BESUCH DER ALTEN DAME KARYA FRIEDRICH DÜRRENMATT INDAH IFANTY, ADELIA; RAHMAN, YUNANFATHUR
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drama pada umumnya menggambarkan tentang kehidupan manusia dan memberikan nilai-nilai moral baik dan buruk. Hal itu dicerminkan oleh perilaku tokoh. Dalam drama terdapat perilaku tokoh yang positif dan juga yang negatif. Salah satunya adalah perilaku sadisme yang dilakukan oleh tokoh dalam drama. Drama Der Besuch der alten Dame karya Friedrich Dürrenmatt dimungkinkan mengandung agresi yang dilakukan tokoh dalam cerita. Karena drama ini dibuat pasca perang dunia II oleh sastrawan Swiss yang mengangkat tema konflik masyarakat yaitu tentang pengkhianatan, rasa bersalah, penebusan, iman, kebebasan, dan keadilan. Penelitian ini menganalisis perilaku dan penyebab agresi tokoh dalam drama Der Besuch der alten Dame karya Friedrich Dürrenmatt. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis perilaku dan penyebab agresi yang dilakukan oleh tokoh dalam drama Der Besuch der alten Dame karya Friedrich Dürrenmatt. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data berupa kalimat yang menunjukkan perilaku dan penyebab agresi tokoh dalam drama tersebut dianalisis menggunakan teori Errich Fromm untuk menemukan jenis perilaku agresi dan teori Sears dan Myers untuk menemukan penyebab agresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis perilaku agresi yang muncul dalam drama Der Besuch der alten dame merupakan sadisme non-seksual (fisik) dan sadisme mental. Selain itu juga ditemukan penyebab agresi tokoh dalam drama berupa adanya serangan dari orang lain, terjadinya frustasi dalam diri seseorang, ekspektasi pembalasan atau motivasi balas dendam dan adanya kompetisi. Kata kunci: sadisme, drama, sastra, Die neueste Zeit
MODALITAS EPISTEMIK DALAM BUKU AJAR NETZWERK A1 CHANDRA IRAWATI, TIKA; SAKSONO, LUTFI
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDalam berkomunikasi kita memerlukan modalitas. Modalitas digunakan sebagai alat untuk menunjukkan sikap penutur terhadap suatu keadaan atau peristiwa, apakah berupa kemungkinan, kemampuan, keinginan, izin dan sebagainya. Pada hal ini keterangan dalam kalimat yang menyatakan sikap penutur terhadap hal yang dibicarakan yaitu mengenai keadaan, peristiwa, perbuatan atau sikap terhadap mitra tuturnya disebut dengan modalitas (Chaer, 2014:262). Diantara banyaknya jenis modalitas dalam hal ini penulis akan membahas modalitas epistemik yang ada dalam buku ajar Netzwerk A1. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk modalitas epistemik dalam buku Netzwerk A1 serta bagimana makna semantis modalitas epistemik yang ada dalam buku Netzwerk A1. Adapun tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan bentuk modalitas epistemik dalam buku Netzwerk A1 dan mendeskripsikan makna semantis modalitas epistemik dalam buku Netzwerk A1. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori modalitas epistemik dari Zifonun dkk. Cara analisis data yang berupa kalimat dilakukan mulai dari segi sintaksis, semantik dan pragmatik dimana merupakan kesatuan utuh dalam menganalisis modalitas. Hasil penelitian ini adalah ditemukannya 9 penanda modalitas epistemik dalam buku Netzwerk A1 berupa adverbial yaitu vielleicht dan wahrscheinlich. Dari kesembilan penanda modalitas epistemik tersebut terdiri atas 8 adverbial vielleicht dan 1 adverbial wahrscheinlich. Makna semantis yang ditemukan diantaranya 8 data adverbial vielleicht berupa 6 data makna kemungkinan, 2 data makna kepastian serta 1 data adverbial wahrscheinlich yang merupakan makna kemungkinan. Kata kunci: modalitas, epistemik, Netzwerk A1.
BENTUK TINDAK KRIMINAL DAN KEKERASAN DALAM FILM WHO AM I KARYA BARAN BO ODAR KHANAFANY ANWAR., MAHATHIR; DYAH WOROHARSI PARNANINGRUM, RR
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

JOURNAL SKRIPSI BENTUK TINDAK KRIMINAL DAN KEKERASAN DALAM FILM WHO AM I KARYA BARAN BO ODAR Nama : Mahathir Khanafany Anwar. NIM : 14020504004. Institusi: Universitas Negri Surabaya. Fakultas : Bahasa dan Seni. Jurusan : Bahasa Asing. Program Studi : Sastra Jerman. Pembimbing : Dra. Rr.Dyah woroharsi P. M.pd Tahun : 2019. Kata kunci : Film, Tindak Kriminal, kriminalitas, kekerasan. ABSTRAK Karya sastra adalah suatu wadah untuk mengungkapkan gagasan, ide dan pikiran dengan gambaran-gambaran pengalaman. Gagasan, ide dan pemikiran diungkapkan dalam bentuk tulisan yang mengusung sebuah ide pemikiran. Ide pemikiran dan tema yang dituangkan dalam karya sastra sangat beragam seperti bidang sosial, budaya, pendidikan, percintaan, kriminal dan sebagainya. Oleh sebab itu, terdapat sebuah film Jerman yang berjudul who am I karya Baran Bo Odar. Film ini merupakan Film dalam nominasi terbaik tahun 2014 di Germany Intro Film. Film ini bercerita tentang kehidupan pemudapemudi Jerman yang sangat bebas dan sering melakukan tindak kriminal sebagai peretas. Hal tersebutlah yang mendasari penulis meneliti Film ?who am I ? karya Baran Bo Odar dengan menggunakan teori tindak kriminal kadist Sanfordt. Dari latar belakang tersebut dapat dirumuskan sebuah permasalahan yaitu :(1) Bentuk tindak kriminal apa sajakah yang yang dilakukan oleh Benjamin Engel. (2) Dampak tindak kriminal yang terjadi terhadap tokoh lain di dalam film who am I karya Baran Bo Odar. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah: Mendeskripsikan bentuk- bentuk tindak kriminal dan dampak tindak kriminal terhadap tokoh lain yang dilakukan oleh Benjamin Engel dalam film ?who am I? karya Baran Bo Odar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah film who am I ? karya Baran Bo Odar. Sumber data sekunder berupa buku-buku dan artikel-artikel yang memiliki relevansi dengan tindak kriminal. Data yang diambil berupa kata, frasa kalimat, dan percakapan dari film ?who am I. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat (1) Bentuk tindak kriminal berupa : (a) penipuan, (b) pencurian, (c) pembunuhan, (d) rekayasa sosial. (2) Dampak tindak kriminal terhadap tokoh lain berupa : (a) kematian, (b) cidera ringan, (c) dampak psikologis berupa ketakutan,
KOMPONENN MAKNA VERBA BERENDONIM MUND DALAM BUKU STUDIO D A1 DIRINATA, ANANDA; RIDWAN, AGUS
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mulut memiliki peranan penting terhadap siklus kehidupan manusia, yang mana sebagai alat berkomunikasi. Dalam berkomunikasi, bahasa yang disampaikan manusia merupakan media untuk menyampaikan makna. Akan tetapi, terkadang dalam penyampaiannya dengan bentuk gaya bahasa yang bermacam-macam sehingga makna yang dimaksudkan masih samar-samar dan sukar dimengerti (Huford, Heasley, dan Smith, 2007:1 dalam Abdul Chaer 2007). Agar Bahasa yang digunakan mudah dipahami, maka perlu adanya pemahaman akan komponen yang membentuk makna tersebut. Pemahaman akan komponen makna sangatlah penting guna mengetahui lebih dalam terkait kemiripan, kesamaan, dan ketidaksamaan pada bahasa yang kita gunakan. Sehingga pemahaman akan mudah didapatkan dan tidak akan merusak jalinan komunikasi. Oleh karena itu, perlu adanya analisis mengenai komponen makna. Berdasarkan proses analisis menggunakan 6 langkah dari teknik analisis Mansoer Pateda terhadap verba endonim Mund ?mulut? pada buku studio D A1, ditemukan 20 verba endonim Mund ?mulut? dengan 10 diantaranya memiliki medan makna yang sama. Meskipun verba-verba tersebut memiliki kemiripan makna, tetapi tetap saja terdapat komponen pembeda diantara verba-verba tersebut.
STILISTIKA SINTAKSIS PADA SLOGAN KLUB BUNDESLIGA 2018/2019 ARIMURTI, BAGASKARA; RAHMAN, YUNANFATHUR
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk menjelaskan gaya bahasa yang terdapat dalam slogan klub di Bundesliga 2018/2019 dengan teori stilistika sintaksis. Penelitian ini perlu dilakukan karena penggunaan slogan yang sangat sering dijumpai dalam keseharian. Sudah bukan hal yang baru dan langka jika menemui banyak sekali slogan dimana-mana. Slogan menggunakan bahasa yang jelas, singkat, padat, dan penuh makna. Slogan juga digunakan dalam promosi suatu produk atau dari slogan yang dimiliki produsen itu sendiri, yang akan menggambarkan secara singkat namun penuh arti, tentang produk ataupun produsen tersebut, dalam hal ini klub sepak bola. Subjek yang diteliti oleh adalah slogan formal yang terdapat dalam 18 klub di liga sepak bola di Bundesliga tahun 2018/2019. Objek yang diteliti adalah gaya bahasa yang terdapat pada slogan klub sepak bola di Bundesliga tahun 2018/2019 berdasarkan stilistika sintaksisnya. Data diperoleh dari slogan-slogan klub baik berupa frasa maupun kalimat. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah metode yang menghasilkan data deskriptif, yaitu dari yang berupa kata-kata tertulis atau lisan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengamatan dan teknik catat. Data yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasilnya, slogan-slogan yang diteliti akan diklasifikasikan sesuai dengan teori stilistika sintaksis dengan berdasarkan panjang-pendek kalimat, jenis kalimat, pola urutan kata, konstruksi kalimat dan diatesis. Kata kunci: Stilistika Sintaksis, Slogan, Liga Jerman 2018/2019
KOMPONEN MAKNA VERBA BERENDONIM HAND DALAM BUKU STUDIO D A1 SAFITRI, FEBRINIA; RIDWAN, AGUS
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam buku Studio d banyak sekali verba-verba dasar yang memiliki kedekatan, kemiripan, kesamaan makna. Untuk mengetahui seberapa jauh kedekatan, kemiripan, kesamaan, dan ketidaksamaan makna, orang perlu mengetahui komponen makna begitu juga pada verba, sedangkan komponen makna sendiri sangat penting untuk dipahami, dimana komponen makna selalu berkaitan dengan setiap kata yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komponen makna verba yang berendonim Hand dalam buku Studio d A1. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah buku Studio d A1. Data penelitian ini diambil dari verba berendonim Hand dalam buku Studio d A1. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini melalui pendekatan analitik milik Mansoer Pateda dan menggunakan langkah analisis komponen makna milik Mansoer Pateda. Hasil penelitian ini yaitu terdapat 16 verba berendonim Hand atau tangan yang ditemukan pada sumber data yaitu Studio d A1. Dari 16 verba yang ditmukan, terdapat 8 verba yang masuk dalam lingkup medan kana yang sama. Verba tersebut yaitu verba anschreiben, notieren, schreiben, dan verschreiben dengan medan makna yaitu menulis sesuatu, kedua yaitu verba einpacken dan packen dengan medan makna yaitu mengepack, medan makna terakhir yaitu meletakkan dimiliki oleh verba legen dan stellen. Setiap verba yang memiliki makna bersinonim belum tentu dapat digunakan untuk menggantikan satu sama lain. Selain verba yang bermedan makna sama, juga terdapat verba berendonim Hand yang tidak memiliki medan makna sama. Verba tersebut berjumlah 8 verba, meliputi verba bringen, hängen, markieren, mitschreiben, nehmen, schneiden, nummerieren, dan zeigen. Kata Kunci : Verba, Komponen Makna, Hand
KOMPONEN MAKNA DALAM VERBA BERENDONIM NASE PADA BUKU STUDIO D B1 AISYAH, SITI; RIDWAN, AGUS
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang analisis komponen makna verba berendonim Nase yang terdapat dalam buku Studio d B1. Komponen makna ini berhubungan dengan medan makna, dimana dalam medan makna ada beberapa kata yang maknanya saling berdekatan. Adanya beberapa kata yang mempunyai makna yang saling berdekatan tersebut memunculkan kebingungan dalam penggunaannya. Untuk mengatasi kebingungan tersebut, diperlukan analisa komponen makna agar kita lebih mengetahui bagaimana kemiripan, kesamaan, dan ketidaksamaan makna yang ada pada suatu kata. Kemiripan, kesamaan dan ketidaksamaan dapat disebut dengan pembeda makna. Setelah mengetahui pembeda maknanya, kita dapat lebih memahami perbedaan kata-kata yang tergolong berdekatan maknanya dan kapan kata tersebut dapat digunakan.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kandungan atau komposisi makna kata yang terdapat dalam verba berendonim Nase. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang digunakan berupa teks kalimat verba berendonim Nase. Data dikumpulkan menggunakan metode catat. Sumber data penelitian yang digunakan yaitu dari buku Studio d, yang umumnya digunakan oleh pelajar bahasa Jerman. Hasil dari penelitian ini yaitu dari 5 verba berendonim Nase yang ditemukan, terdapat 3 verba yang tergolong dalam medan makna yang berdekatan. Selanjutnya 3 verba tersebut dianalisa dengan teori komponen makna untuk diketahui ciri-ciri spesifik dan pembeda yang terkandung dalam 3 verba tersebut.Kata kunci : komponen makna, verba Nase, verba berendonim.
KOMPONEN MAKNA DALAM VERBA BERENDONIM AUGEN PADA BUKU STUDIO D A1 GUSTYANI PUTRI, VENA; RIDWAN, AGUS
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis komponen Makna verba yang berendonim Augen yang terdapat di buku Studio d A1. Komponen makna ini berhubungan dengan medan makna, yang mana pada medan makna ada beberapa kata yang maknanya sama atau saling berdekatan. Dengan adanya beberapa kata yang sama atau saling berdekatan ini, menimbulkan pertanyaan yang lahir dari penggunanya. Karena itulah analisa komponen makna dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang memiliki kemiripan atau pun persamaan yang belum terjawab. Kemiripan atau persamaan itulah yang disebut dengan pembeda makna. Setelah itu, dapat lebih memahami perbedaan kata-kata yang maknanya berdekatan atau sama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komponen makna dalam verba berendonim Augen pada buku berendonim Studio d A1. Jenis penelitian ini, menggunakan penelitian kualitatif. Dan data yang digunakan adalah teks kalimat verba berendonim Augen, dan data ini menggunakan metode catat. Sumber data yang digunakan adalah buku Studio d A1, yang mana buku tersebut buku tersebut digunakan oleh pelajar bahasa Jerman dan oleh pengajar maupun murid di Goethe Institut dan Wisma Jerman. Pada penelitian ini ditemukan sembilan verba berendonim Augen ?Mata? pada buku Studio d A1, dari sembilan verba berendonim Augen ?Mata?, ditemukan lima verba yang mempunyai medan makna yang sama. Dimana lima verba tersebut di bagi menjadi dua, yaitu medan makna ?melihat? dan ?mencari sesuatu?. Kemudian kelima verba ini dianalisa menggunakan teori komponen makna, agar ciri-ciri dan pembeda makna yang terkandung diketahui. Kata kunci: Verba Berendonim, Makna, Komponen Makna.
KOMPONEN MAKNA DALAM VERBA BERENDONIM FUβ PADA BUKU STUDIO D ILHAM RIZKI RAMADHAN, MOCHAMAD; RIDWAN, AGUS
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semantik adalah cabang ilmu bahasa yang mempelajari segala sesuatu tentang makna. Cakupan semantik sangat luas mencakup semua tataran bahasa. Mempelajari semantik seperti dengan mempelajari tentang makna. Maka dari itu untuk mengetahui lebih jauh tentang semantik yang berkaitan dengan makna, penelitian ini mencoba meneliti komponen makna. Komponen makna adalah makna yang dimiliki oleh setiap kata itu dan terdiri dari sejumlah komponen. Komponen makna ini dapat dianalisis satu per satu, berdasarkan pengertian-pengertian yang dimiliki oleh suatu kata. Penelitian ini menggunakan penamaan verba yang berhubungan dengan salah satu tubuh manusia yaitu Fu? ?kaki. Fu? ?kaki? adalah salah satu bagian tubuh dari manusia yang sangat penting. Maka dari itu kaki memiliki berbagai varian verba berendonim dalam kehidupan sehari-hari. Pada penelitian ini yang akan dikaji dan dideskripsikan adalah hal-hal yang berkaitan varian verba endonim kaki. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah komponen makna dalam verba berendonim Fu? ?kaki. Sumber data penelitian ini adalah buku Studio d A1 yaitu sumber ajar bahasa Jerman. Metode pengumpulan data menggunakan teknik catat dan pada analisis datanya menggunakan analisis komponen diagnostik milik Mansoer Pateda. Dari hasil penelitian ini terdapat 8 verba yang terdapat pada buku Studio d A1 dan ditemukannya 6 verba dengan medan makna yang sama kemudian dikelompokkan menjadi 3 medan makna. Verba-verba tersebut memiliki perbedaan-perbedaan walaupun memiliki medan makna yang sama. Kata kunci : Komponen makna, verba, kaki

Page 1 of 2 | Total Record : 15