Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
Jurnal KIAFE (e-ISSN 3063-5322) is a peer-reviewed, open-access scholarly journal published by the Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. The journal was first published in January 2012 and initially served as a platform for disseminating scientific articles written by accounting students of the Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. During its early publication period, the journal was issued four times a year, in January, March, July, and October. In 2024, Jurnal KIAFE underwent editorial and management restructuring to strengthen its journal governance, peer-review process, publication standards, and scholarly quality. Since 2025, Jurnal KIAFE has been published three times a year, in April, August, and December. The journal publishes original research articles, conceptual papers, research-based case studies, and scholarly review articles that address significant developments and issues in accounting within Indonesian and international contexts. The journal covers financial accounting, management accounting, public sector accounting, sharia accounting, auditing and assurance, taxation, accounting information systems and digital accounting, social and environmental accounting, suuntustainability accounting, and accounting education. All submitted manuscripts undergo an initial editorial screening and a double-anonymous peer-review process before publication.
Articles
1,926 Documents
ANALISISPENERAPAN METODE PROCESS COSTING DAN KONSEP VARIABLE COSTING DALAM PENETAPAN BIAYA POKOK PRODUKSI TELUR PADA PETERNAKAN AYAM MERAH PETELUR ATAI KETAPANG
B41111047, Dedy Kusnadi
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.9508
Penelitian ini dilakukan pada Peternakan Ayam Merah Petelur Atai Ketapang untuk mengetahui elemen-elemen biaya produksi yang terjadi di peternakan. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui observasi ke peternakan, wawancara dengan kepala atau pimpinan peternakan serta tenaga kerja. Sedangkan data sekunder menggunakan metode studi kepustakaan yang diperoleh dari buku-buku serta situs web yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya pokok produksi dengan menggunakan metode process costing dan melakukan penyajian laporan biaya produksi dengan menggunakan metode variable costing. Dari penelitian yang dilakukan didapat bahwa perusahaan tersebut didalam memperkirakan harga pokok telur hanya dipengaruhi jumlah pakan ayam yang dikonsumsi tiap harinya atau yang disebut dengan metode throughput costing dan adapun laporan penggunaan biaya selama satu bulan dilakukan secara tradisional yaitu dengan menulis data-data pengeluaran dan pemasukan yang terjadi. Kata Kunci: biaya produksi, process costing, variable costing, throughput costing
PENERAPAN SAK-ETAP DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI (STUDI KASUS PADA CU KHATULISTIWA BAKTI KOTA PONTIANAK)
B51111106, Desy Chindiana
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.9509
Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui penerapan SAK-ETAP dalam penyajian laporan keuangan pada CU Khatulistiwa Bakti Kota Pontianak, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terkendalanya penerapan SAK-ETAP pada laporan keuangan CU Khatulistiwa Bakti Kota Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak CU Khatulistiwa Bakti belum sepenuhnya menerapkan SAK-ETAP sebagai standar dalam menyusun laporan keuangan. Selain itu, pihak koperasi hanya menyajikan 2 dari 5 macam laporan keuangan yang harus dibuat. Faktor eksternal juga berperan dalam mengawasi pengimplementasian SAK-ETAP pada UMKM termasuk koperasi. Kata Kunci : Laporan keuangan, koperasi simpan pinjam, SAK-ETAP
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PRAKTEK MANAJEMEN LABA (EARNING MANAGEMENT) PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010 "“ 2012
B511100056, Devi Octaria
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.9510
This study was meant to examine the influence of the implementation of Good Corporate Governance (GCG) which consist of board of directors scale, independent commissioners scale, audit committee scale, independency of audit committee and institutional ownership as the proxy through earnings management. To identify earnings management in the company, this study use ratio of working capital accruals to company sales. This study used the secondary data as banking sector companies sample which listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2010-2012 and 11 of the companies fulfilled the certain require criteria which chosen by purposive sampling as the selection method. Based on the result that shown by t-test, independent variable less significantly affects the level of earnings management. It proved that there was positive effect of implementation of GCG in a company in order to decrease earnings management case which happened in the sample companies in the level of less significant. Keywords : Good Corporate Governance, Board of Directors Scale, Independent Commissioners Scale, Audit Committee Scale, Independency of Audit Committee, Institutional Ownership
ANALISIS PENERAPAN PSAK NO. 45 TENTANG PELAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA (NON PROFIT) TERHADAP PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA YAYASAN ISLAMIYAH PONTIANAK TAHUN AJARAN 2012-2013
B51110079, DITA RISTIKA
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.9511
Yayasan menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang yayasan pada pasal 1 adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukan untuk mencapai tujuan tertentu dibidang sosial, keagamaan dan kemanusiaan yang tidak mempunyai anggota. Peran yayasan yang digerakkan oleh masyarakat itu sendiri kini menjadi semakin penting dengan pekembangan yang semakin pesatnya kesempatan untuk melakukan eksplorasi terhadap suatu permasalahan untuk dibahas. Beberapa yayasan yang bergerak dibidang pendidikan ternyata memiliki aset bernilai tinggi. Untuk itu, dalam melaksanakan kegiatan yayasan, Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) mengeluarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.45 tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba yang dapat memberikan kemudahan bagi yayasan dalam menyajikan laporan keuangan. Skripsi ini dibuat dengan metode deskriptif kualitatif, dimana metode ini menguraikan karakteristik tentang keadaan dan sifat-sifat yang sebenarnya dari objek penelitian. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah laporan keuangan pada Yayasan Islamiyah Pontianak sebagai organisasi nirlaba sudah menerapkan PSAK No. 45, untuk mengetahui kendala yang menyebabkan belum diterapkannya PSAK No. 45 dan untuk melihat bagaimana penyusunan laporan keuangan Yayasan Islamiyah Pontianak yang sesuai dengan PSAK No. 45 serta memberikan rekomendasi untuk perubahan sistem akuntansi agar yayasan dapat menerapkan PSAK No. 45. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa di dalam penyusunan laporan keuangan pada Yayasan Islamiyah Pontianak belum menerapkan PSAK No.45, karena tidak menyajikan laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, dan laporan arus kas. Faktor belum diterapkannya PSAK No.45 adalah Yayasan Islamiyah Pontianak hanya mempunyai standar laporan keuangan yang biasa atau konvensional dan tidak menyajikan informasi dengan unsur-unsur yang lengkap sesuai dengan PSAK No. 45, belum mempunyai staf keuangan yang secara khusus mengerti dan memiliki pengetahuan mendalam tentang pelaporan keuangan yang sesuai dengan PSAK No. 45, serta tidak adanya keharusan penggunaan PSAK No. 45 untuk laporan keuangan yayasan dari pemerintah. Kata kunci: Laporan Keuangan, Yayasan, PSAK No. 45
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) PADA CV. MENARA SQUARE
Alhadi B41110093, Fadhil Zharfan
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.9512
Dalam perekonomian Indonesia Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor usaha yang paling banyak dijalani para pengusaha di Indonesia. CV. Menara Square merupakan UMKM yang berada di Kota Pontianak. Sebagai entitas yang berbentuk UMKM, untuk melakukan pencatatan akuntansi tentunya menggunakan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) agar dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pada awalnya, standar pencatatan akuntansi untuk entitas seperti UMKM adalah PSAK No. 27. Namun, pada tahun 2009 diterbitkanlah SAK ETAP sebagai pengganti PSAK No. 27. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada penyajian laporan keuangan CV. Menara Square dan faktor-faktor yang menyebabkan CV. Menara Square belum menerapkan SAK ETAP sebagai dasar penyusunan laporan keuangan. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini, penulis menggunakan alat analisis yaitu SAK ETAP dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan CV. Menara Square belum menerapkan SAK ETAP. Jika dilihat dari kelengkapan laporan keuangannya, CV. Menara Square tidak membuat Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK), sedangkan SAK ETAP mengharuskan sebuah entitas membuat CALK. Selain itu, terdapat pos minimal yang belum disajikan yaitu pos Properti Investasi yang seharusnya tersaji pada laporan posisi keuangan (neraca). Penyebab CV. Menara Square belum menerapkan SAK ETAP adalah ketidaktahuan pegawai yang mengurus keuangan CV. Menara Square tentang SAK ETAP dan keharusan bagi sebuah UMKM untuk menerapkan SAK ETAP sebagai standar pencatatan akuntansinya. Faktor lainnya adalah tidak adanya fitur yang memfasilitasi pembuatan Catatan Atas Laporan Keuangan. Kata Kunci: SAK ETAP, CV. Menara Square
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENDAPATAN KAMAR PADA PT CEMERLANG HOTELINDO PONTIANAK
B51111057, Finando
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.9513
Sistem informasi akuntansi membantu perusahaan untuk mencapai tujuannya. Laporankeuangan yang baik dihasilkan oleh suatu sistem informasi akuntansi yang baik dan teratursehingga layak dijadikan dasar bagi pemegang saham dalam menanamkan modalnya dan bagimanajemen organisasi sebagai ukuran kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuibagaimana sistem informasi akuntansi PT Cemerlang Hotelindo pada siklus pendapatannya.Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan metode deskriptif analitis yang bersifatkualitatif. Adapun alat analisis yang digunakan adalah struktur organisasi, dokumen baganalir, kuesioner dan tes ketaatan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat ditarikkesimpulan bahwa sistem informasi akuntansi pendapatan kamar PT Cemerlang Hotelindosudah baik secara struktur organisasi dan bagan alir dokumen. Dalam kuesioner dan tesketaatan didapati bahwa pengendalian terhadap sistem informasi akuntansi belum berjalandengan efektif dikarenakan faktor manusia yang belum secara maksimal dalam menjalankansistem informasi akuntansi. Kata kunci: Sistem, Informasi, Akuntansi, Akuntansi Perhotelan.
IMPLEMENTASI SAK ETAP TENTANG PERKOPERASIAN DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA CREDIT UNION PANCUR KASIH PONTIANAK
B41110119, Firdaus Liman
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.9514
Koperasi memiliki kedudukan dan peran sangat strategis dalam menumbuh kembangkan perekonomian rakyat, yang diharapkan dapat menghadapi berbagai peluang dan tantangan di masa yang akan datang. Salah satu aspek yang sangat berpengaruh dalam mewujudkan tujuan koperasi adalah laporan keuangan yang menjadi sumber informasi dalam pengambilan keputusan, perencanaan, maupun pengendalian disamping fungsinya sebagai alat pertanggung jawaban. IAI telah mengeluarkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) sebagai pedoman dalam menyusun laporan keuangan koperasi yang mulai berlaku efektif pada 1 januari 2011 menggantikan PSAK No. 27. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) dalam penyajian laporan keuangan Credit Union Pancur Kasih Pontianak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang sifatnya deskriftif, yaitu mendeskripsikan data yang diperoleh melalui penelitian lapangan sesuai fakta dan keadaan yang sebenarnya dari suatu objek penelitian pada saat penelitian berlangsung untuk mendapatkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Credit Union Pancur Kasih Pontianak belum menerapkan SAK ETAP secara penuh sebagai pedoman dalam meyusun laporan keuangannya. Laporan keuangan CU. Pancur Kasih Pontianak hanya menyajikan neraca dan laporan hasil usaha (L/R). Faktor yang menyebabkan penerapan SAK ETAP (2011) dalam laporan keuangan CU. Pancur Kasih belum sempurna dalam implementasinya adalah kurangnya kompetensi dan penguasaan yang dimiliki oleh pegawai bidang akuntansi, serta masih kurangnya peran serta dan kontribusi pihak terkait khususnya pemerintah dan akademisi dalam upaya meningkatkan kwalitas penyajian laporan keuangan koperasi berdasarkan SAK ETAP.
IMPLEMENTASI SAK ETAP DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI (STUDI KASUS PADA KOPERASI MITRA DUTA PONTIANAK UNTUK PERIODE TAHUN 2013)
PURNAMA SUBARDI B41111136, HANI MEILITA
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.9515
Tujuan dibuatnya laporan keuangan koperasi oleh pengurus atau pengelola adalah untuk menyediakan informasi yang berguna bagi pemakai utama dan pemakai lainnya. Adapun dalam penyajian laporan keuangan tersebut telah diatur ketentuanya oleh Ikatan Akuntan Indonesia dengan dikeluarkannya SAK ETAP pada bulan Mei 2009 dan berlaku secara efektif pada atau setelah 1 Januari 2011. Dengan adanya aturan penyajian laporan keuangan pada SAK ETAP ini diharapkan koperasi akan lebih mudah dalam mengimplementasikannya serta mampu menyajikan informasi yang handal dalam laporan keuangan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan laporan keuangan Koperasi Mitra Duta saat ini dengan penyajian berdasarkan aturan SAK ETAP serta mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan koperasi belum menerapkan SAK ETAP pada penyusunan laporan keuangannya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang bersifat deskriptif kualitatif, yakni mendeskripsikan dan menggambarkan data berdasarkan temuan fakta yang didapat oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laporan keuangan Koperasi Mitra Duta hanya terdiri dari laporan laba rugi dan neraca, hal ini tentu belum sesuai dengan aturan penyusunan laporan keuangan yang diatur oleh SAK ETAP yakni yang terdiri dari laporan laba rugi, neraca, laporan perubahan modal, laporan Arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan Koperasi Mitra Duta belum menerapkan SAK ETAP dalam penyajian laporan keuangannya adalah pertimbangan dari segi biaya yang dikeluarkan dengan manfaat yang didapatkan, terbatasnya staf yang ada pada koperasi, dan kurangnya sosialisasi dan pelatihan dari Ikatan Akuntan Indonesia dan Departemen Koperasi dan UKM dalam menyusun laporan keuangan berbasis SAK ETAP. Kata Kunci : Laporan Keuangan, Koperasi, SAK ETAP
PENERAPAN PSAK NO. 45 TERHADAP PARTAI POLITIK DI INDONESIA (STUDI KASUS PADA PARTAI GERINDRA)
B51111101, Julia Andayani
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.9516
Laporan keuangan yang disajikan oleh partai politik di Indonesia sebagian besar belum sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar yang berlaku di Indonesia. Sehingga laporan keuangan tidak memberikan informasi yang akuntabel dan transparan bagi pengguna laporan keuangan. Maka dari itu penulis meneliti apakah salah satu dari partai di Indonesia sudah menyajikan laporan keuangannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar yang berlaku. Adapun sumber data yang penulis gunakan adalah data sekunder yaitu data lengkap yang dipublikasikan oleh partai Gerindra disuatu situs jaringan internet. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa salah satu partai di Indonesia yaitu Partai Gerindra telah menyajikan laporan keuangannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar pelaporan keuangan yang berlaku untuk entitas nirlaba termasuk partai politik yaitu PSAK No. 45 tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba. Laporan-laporan keuangan yang dimaksud antara lain laporan posisi keuangan (neraca), laporan aktivitas , laporan arus kas serta catatan atas laporan keuangan. Laporan-laporan keuangan yang disajikan oleh partai Gerindra juga telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dan memenuhi syarat akuntabilitas dan transparansi seperti yang diharapkan dari laporan suatu entitas publik seperti partai politik. Kata Kunci : laporan arus kas, analisis horizontal, analisis vertikal, analisis rasio, kinerja keuangan
ANALISIS PENERAPAN SAK-ETAP DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA KOPERASI PEGAWAI NEGERI UNIVERSITAS TANJUNGPURA
B41111056, Lingling
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.9517
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui penyajian laporan keuangan KPN Universitas Tanjungpura tahun 2013 dan penyajian laporan keuangan KPN Universitas Tanjungpura tahun 2013 setelah disesuaikan dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Data dikumpulkan dengan metode penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan KPN Universitas Tanjungpura tahun 2013 belum menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), namun sudah menerapkan laporan keuangan yang standar walaupun belum secara keseluruhan. Laporan keuangan KPN Universitas tanjungpura terdiri atas laporan neraca, laporan sisa hasil usaha dan catatan atas laporan keuangan. Penyajian laporan keuangan yang telah disesuaikan dengan SAK ETAP terdiri atas (a) laporan neraca; (b) laporan sisa hasil usaha; (c) laporan perubahan ekuitas; (d) laporan arus kas; dan (e) catatan atas laporan keuangan. Kata kunci: Laporan Keuangan, SAK ETAP, dan Koperasi Pegawai Negeri