cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2018)" : 15 Documents clear
STUDI KASUS TENTANG PERILAKU MEMBOLOS SISWA DI SMA NEGERI 1 PLUMPANG TUBAN PURNAMASARI, WAHYU; MUIS, TAMSIL
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh seringnya perilaku membolos yang muncul di SMA Negeri 1 Plumpang Tuban. Sehingga perlunya pengkajian terkait dengan perilaku membolos siswatentang apa saja bentuk-bentuk perilaku membolos, faktor yang mendorong siswa berperilaku membolos, keterlibatan orang tua dalam perilaku membolos siswa, dampak yang ditimbulkan dari perilaku membolos, persepsi siswa terhadap perilaku membolos dan penanganan yang dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X dan XI yang sering membolos. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk perilaku membolos yang dilakukan oleh siswa di SMA Negeri 1 Plumpang Tuban yaitu membolos satu hari penuh dan membolos pada saat jam pelajaran tertentu. Faktor yang mendorong siswa berperilaku membolos meliputi faktor dari diri siswa sendiri, faktor keluarga dan faktor lingkungan. Keterlibatan orang tua dalam perilaku membolos siswa utamanya adalah orang tua tidak terlibat langsung dalam perilaku membolos siswa yaitu dilihat dari pola asuh orang tua. Dampak dari perilaku membolos meliputi psikis, akademik dan non akademi serta penanganan yang sudah dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling adalah pemberian layanan informasi, guru Bimbingan dan Konseling memanggil siswa yang berperilaku membolos untuk dilaksanakan bimbingan, pemanggilan orang tua, serta kerjasama dengan kepala sekolah, wali kelas dan orang tuasiswa. Kata kunci : Studi, Perilaku, Membolos, Siswa
PENGEMBANGAN SOFTWARE GAYA BELAJAR BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 13 SURABAYA DWI ANGGRAINI, MARTA; WARSITO WIRYOSUTOMO, HADI
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk berupa Software Gaya Belajar dengan kriteria akseptabilitas produk yang mencakup aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan yang mana software gaya belajar ini dapat membantu siswa mengidentifikasi gaya belajar yang dominan pada dirinya dan memberikan wawasan tentang tipe gaya belajar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg &_Gall dengan tahapannya, meliputi (1) studi_pendahuluan, (2) perencanaan, (3) mengembangkan bentuk produk_awal, (4) uji coba_awal (validasi), (5) revisi produk_awal, (6) uji_coba lapangan skala kecil. Hasil validasi dan uji coba didapatkan data kuantitatif hasil akseptabilitas produk oleh ahli materi sebesar 79,69% dengan kriteria penilaian produk baik, tidak perlu direvisi, ahli media sebesar 85,9% dengan kriteria penilaian produk sangat baik, tidak perlu direvisi dan calon pengguna siswa dan konselor sebesar 87,29% dan 91,05% dengan kriteria penilaian produk sangat baik, tidak perlu direvisi. Sedangkan hasil analisis uji lapangan kecil untuk mengetahui perbedaan nilai hasil belajar siswa sebelum dan sesuadh menggunakan software gaya belajar menunjukkan bahwa hasil ?test statistic? diketahui Asymp.Sig (2-tailed) = 0,016, karena nilai 0,016 lebih kecil dari < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, artinya ada perbedaan prestasi belajar siswa untuk pretest dan posttest, sehingga dapat disimpulkan bahwa Software gaya belajar dapat meningkatkan prsetasi belajar siswa. Kata Kunci: Pengembangan, Software, Gaya Belajar
KONSELING KELOMPOK TEKNIK BIBLIOKONSELING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V MI NURUL HUDA 2 KOTA MOJOKERTO PUSPITA DEWI, RIZQI; DIBYO WIYONO, BAMBANG
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penerapan konseling dengan kelompok teknik bibliokonsleing untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan menggunakan desain one group pre - post test design, dimana dalam rancangan ini digunakan satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding. Subyek dalam pelaksanaan penelitian ini adalah siswa kelas V MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto yang memiliki kategori motivasi belajar rendah. Jenis angket yang digunakan adalah angket tertutup. Analisis data yang digunakan adalah statistic non parametric dengan wilcoxson signed rank test dengan bantuan aplikasi SPSS 24. Setelah dilakukan analisis menggunakan SPSS 24 diketahui bahwa ? 0.027 lebih kecil dari taraf kesalahan sebesar 5% 0,05. Maka dapat disimpulkan H1 diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh konseling kelompok teknik bibliokonseling dalam meningktakan motivasi belajar siswa kelas V MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ?Konseling kelompok teknik bibliokonseling dapat meningkatkan motivasi belajar BTA siswa kelas V MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto? dapat diterima Hal ini menunjukkan bahwa peneriamaan konseling kelompok teknik bibliokonseling dapat dijadikan alternatif untuk membantu siswa yang memiliki masalah motivasi belajar rendah. Kata Kunci : Konseling Kelompok, Bibliokonseling, Motivasi Belajar.
PENGEMBANGAN MODUL PENCEGAHAN BAHAYA MINUMAN KERAS DALAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL PADA SISWA KELAS X SMKN 1 TROWULAN DWI ARYANTO, ILHAM
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minuman keras atau bisa juga disebut dengan minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung ethanol yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan destilasi atau fermentasi tanpa destilasi, baik dengan cara memberikan perlakuan terlebih dahulu atau tidak, menambahkan bahan lain atau tidak maupun yang diproses dengan cara mencampur konsentrat dengan ethanol atau dengan cara pengenceran minuman mengandung ethanol yang berasal dari fermentasi. Tujuan dari pengembangan modul ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahaya minuman keras,dampak, dan ciri-ciri dari seseorang dalam keadaan mabuk. Serta dapat membantu guru BK dalam mendidik siswa. Jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini merupakan data kuantitatif dan data kualitatif. Instrumen pengumpul data pada penelitian pengembangan ini adalah angket atau kuisioner. Hasil penilaian dari penilaian validator ahli materi didapatkan persentase penilaian sebesar 96,87% dan menunjukkan predikat sangat baik. Penilaian validator ahli media menunjukkan predikat baik yaitu 91,47%, Hasil penilaian praktisi (konselor) menunjukkan predikat sangat baik 92,23%. Hasil penilaian pengguna (5 siswa) menunjukkan predikat sangat baik yaitu 97,15%. Berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa modulbahaya minuman keras telah memenuhi kriteria akseptabilitas, meliputi aspek kegunaan, kelayakan, kepatutam, dan ketepatan. Modul bahaya minuman keras telah diperbaiki sesuai dengan masukan, komentar maupun saran yang diberikan oleh ahli materi, ahli media, ahli praktisi maupun pengguna (siswa). Kata kunci : Modul Bahaya Minuman Keras, Siswa
PENERAPAN KONSELING REALITA UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR SISWA DI SMA WACHID HASYIM 2 TAMAN NUR CAHYAH, ANDRI; TRI HARIASTUTI, RETNO
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejenuhan belajar adalah kondisi emosional dan fisik seseorang yang tidak dapat memproses informasi-informasi atau pengalaman baru karena tekanan sangat mendalam yang berkaitan dengan belajar sehingga tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas belajar. Penelitian ini termasuk dalam pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Design penelitian pre exprtimental design dengan one group pre test and post tesy design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Wachid Hasyim 2 Taman. Subyek penelitian ini adalah 3 siswa kelas XI. Validitas instrumen dalam penelitian ini menggunakan construct validity. Realibilitas dalam penelitian ini menggunakan analisa alpha cronback yang diolah dengan menggunakan bantuan spss for windows seri 24.0. Analisa data menggunakan teknik analisis data uji wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan kejenuhan belajar pada siswa kelas XI SMA Wachid Hasyim 2 Taman. Sebelum dan setelah diberikan perlakuan layanan konseling realita. Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan antara skor diberikan layanan konseling. Sebelum perlakuan konseling realita menunjukkan skor rata-rata sebesar 98.3 dengan kategori tinggi, setalah diberikan perlakuan konseling realita menunjukkan rata-rata skor 82.3 dengan kategori rendah. Perubahanya sebesar 16.0 ditunjukkan dengan hal kenyakinan menghadapi segala tantangan dalam menghadapi kehidupan meningkat, dalam hal menerima kekurangan yang ada pada dirinya menurun. dalam hal menerima kritik meningkat dan juga lebih merasa kehadirannya bisa diterima oleh orang lain. Berdasarkan hasil uji hipotesis wilcoxon diperoleh taraf signifikan p=0.043<0.05 antara sebelum perlakuan dan setelah pemberian perlakuan berupa konseling realita. Kesimpulan akhir dalam penelitian ini adalah konseling realita efektif untuk menurunkan kejenuhan belajar siswa di SMA Wachid Hasyim 2 Taman. Kata kunci: konseling realitas, kejenuhan belajar.
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB SISWA KELAS X-MIA 3 SMA ISLAM SHAFTA SURABAYA FUDJI LESTARI, SARTIKA; INDAH PRATIWI, TITIN
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti di SMA Shafta Surabaya, terdapat siswa-siswi yang memiliki karakter tanggung jawab rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bimbingan kelompok teknik permainan untuk meningkatkan tanggung jawab siswa kelas X-MIA 3 SMA Islam Shafta Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Bentuk desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest and posttest design. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket tanggung jawab siswa. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa kelas X-MIA 3 SMA Islam Shafta Surabaya yang memiliki tangung jawab rendah. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistic non-parametrik analisis uji tanda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai ? = 0,016 lebih kecil dari ? = 0,05. Berdasarkan hasil ini maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui rata-rata pretest 100 dan rata-rata posstest 121, sedangkan selisih antara rata-rata pretest dan posttest adalah sebesar 21. Hipotesis penelitian ini berbunyi ?Penerapan bimbingan kelompok teknik permainan dapat meningkatkan tanggung jawab siswa kelas X-MIA 3 SMA Islam Shafta Surabaya? dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan bimbingan kelompok teknik permainan dapat meningkatkan tanggung jawab siswa kelas X-MIA 3 SMA Islam Shafta Surabaya. Kata Kunci: Bimbingan kelompok, Teknik permainan, Tanggung jawab.
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BELAJAR SISWA KELAS VIII-H SMPN 40 SURABAYA ISNAWATI, DIANA; PURWOKO, BUDI
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknik problem solving dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa kelas VIII-H SMPN 40 Surabaya ini menggunakan rancangan desain Pre-experimental One Group Pretest ? Posttest . Rancangan tersebut untuk mengetahui perbedaan skor sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan . Fokus pada penelitian ini adalah kelas VIII-H SMPN 40, dan sebagai sampel untuk penelitian, penentuan kelas tersebut berdasarkan dari guru BK dan peneliti yang memilih kelas VIII-H karena skelas VIII dianggap sesuai untuk menerima bimbingan tersebut agar lebih siap untuk menghadapi ke tingkat kelas berikutnya dan untuk mempersiapkan ujian nasional . Dari kelas yang telah ditentukan yaitu kelas VIII-H tersebut dilakukan pre-test untuk mengetahui skor awal dalam angket keterampilan belajar sebelum diberikan teknik problem solving dalam bimbingan kelompok . Penggunan angket tersebut untuk mengetahui perbedaan skor keterampilan belajar siswa dengan tambahan selama perlakuan berlangsung yaitu lembar kerja dan refleksi diri. Diketahui keterampilan dari analisis pre-test memperoleh rata-rata skor 83 , sedangkan post-test memperoleh 90 skor . Hasil penelitian menunjukkan yaitu N=7 ( ? tabel = 0.018 ) dan ?= 0.05 dan dapat ditetapkan 0,018 <0.05, dengan demikian maka Ho ditolak Ha diterima maka dapat dikatakan bahwa penerapan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dapat meningkatkan keterampilan belajar siswa kelas VIII-H SMPN 40 Surabaya . hasil ini sudah dibuktikan dengan analisis pre-test dan post-test yang sudah dijelaskan dan cenderung meningkat, membuktikan bahwasanya siswa memiliki keterampilan belajar yang lebih baik dari sebelumnya . Sehingga dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dapat meningkatkan keterampilan belajar siswa kelas VIII-H SMPN 40 Surabaya. Kata kunci : Bimbingan Kelompok, Problem Solving, Keterampilan Belajar
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK COGNITIVE RESTRUCTURING UNTUK MENINGKATKAN ACADEMIC SELF EFFICACY SISWA KELAS VIII-D SMPN 1 SEMEN KEDIRI FATIMATUS ZAHRO, NANING; KHUSUMADEWI, ARI
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok Cognitive Restructuring untuk meningkatkan Academic Self Efficacy siswa kelas VIII-D SMPN 1 Semen Kediri. Penelitian ini menggunakan desain pre experimental design dengan bentuk one group pre-test and post-test design. Dengan subyek yang memiliki Academic Self Efficacy rendah sebanyak 6 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket Academic Self Efficacy dengan 28 item pernyataan. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan skor Academic Self Efficacy setelah diberikan konseling kelompokCognitive Restructuring signifikan. Berdasarkan hasil uji sktatistik diketahui Asymp. Sig (2-talled) sebesar 0,028. Bila dalam ketetapan ? (taraf kesalahan) sebesar 5% maka 0,028 < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling kelompok Cognitive Restructuring dapat meningkatkan Academic Self Efficacy siswa kelas VIII-D SMPN 1 Semen Kediri.
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK REALITA UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI DIRI (SELF RESILIENCE) SISWA AINIAH, QURROTUL; KHUSUMADEWI, ARI
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap siswa seharusnya memiliki kemampuan resiliensi diri yang tinggi dalam kehidupannya. Faktanya bahwa di SMA Negeri 1 Gedangan ditemukan gejala siswa yang memiliki resiliensi diri yang rendah. Oleh karena itu, peneliti ingin memberikan suatu intervensi dengan memanfaatkan kegiatan konseling kelompok realita untuk meningkatkan resiliensi diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keberhasilan penggunaan konseling kelompok realita untuk meningkatkan resiliensi diri siswa kelas X IPA 6 di SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan desain pre experimental design dengan bentuk one group pre-test and post-test design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Angket tersebut digunakan untuk mencari data mengenai resiliensi diri yang rendah. Subyek penelitiannya adalah 5 siswa kelas X IPA 6 SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan uji wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa diketahui nilai Z adalah -2023 dan nilai Asymp. Sig. (1-tailed) sebesar 0,021. Bila dalam ketetapan ? (taraf signifikasi) sebesar 5% maka, 0,021< 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling kelompok realita dapat meningkatkan resiliensi diri siswa kelas X IPA 6 SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu acuan yang dapat dikembangkan dalam melakukan penelitian selanjutnya berkaitan dengan konseling kelompok realita Kata kunci : Konseling Kelompok Realita, Resiliensi Diri
KONSELING RASIONAL EMOTIF PERILAKU UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI SISWA KORBAN VERBAL BULLYING EDFIRA PUTRI, FADELIA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling rasional emotif perilaku dalam meningkatkan percaya diri siswa korban verbal bullying di SMP Negeri 1 Sukosewu Bojonegoro. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pre-experiment design dengan rancangan penelitian pre-test post-test one group design. Alat pengumpul data yang digunakan pada penelitian ini yaitu angket percaya diri untuk korban verbal bullying yang terdiri dari 27 butir item. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah lima siswa dari SMP Negeri 1 Sukosewu Bojonegoro yang menjadi korban verbal bullying dengan perolehan skor percaya diri rendah yang telah diukur menggunakan angket percaya diri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik non parametrik dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, N = 5 dan x = 0, maka diperoleh Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,043. Apabila dalam ketetapan ? (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05, maka 0,043 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Adanya perbedaan antara hasil pre-test dan post-test yang mana skor post-test lebih besar dibandingkan skor pre-test. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa konseling rasional emotif perilaku dapat meningkatkan percaya diri siswa korban verbal bullying di SMP Negeri 1 Sukosewu Bojonegoro. Kata kunci: Konseling Rasional Emotif Perilaku, Percaya Diri, Verbal Bullying

Page 1 of 2 | Total Record : 15