cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan humaniora baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-8110.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1: Maret 2014" : 11 Documents clear
Management of Character-Based Curriculum in the Educational Unit Agustinus Hermino Superma Putra
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.087 KB)

Abstract

Manajemen Kurikulum Berbasis Karakter pada Satuan PendidikanAbstract: The purpose of this study to determine the character-based curriculum in the educational unit. The approach used is a multi-case study design using the constant comparative method. Data were collected through interviews, observation, and study documentation. Analysis using comparative analysis. The results showed that curriculum planning based on the needs of the school, the ability of the foundation, educational expert guidance; organizing based on the internalization of values   and ethics, lesson plan, student talents and interests; implementing curriculum school principal, chairman of the foundation, teachers, and students, by the controlling principals, finance by the foundation; factors supporting foundations and donor funds school community, the absence of the inhibiting factors database of alumni and parent responses were slow.Key Words: management curriculum, character education Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kurikulum berbasis karakter pada satuan pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah rancangan studi multi kasus dengan menggunakan metode komparatif konstan.  Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis menggunakan analisis komparatif. Hasil menunjukkan bahwa   perencanaan kurikulum berdasarkan kebutuhan sekolah, kemampuan yayasan, bimbingan ahli pendidikan; pengorganisasiannya berdasarkan internalisasi nilai dan etika, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan minat bakat siswa; pelaksana kurikulumnya kepala sekolah, ketua yayasan, guru, dan siswa,   pengontrolannya oleh kepala sekolah, keuangan oleh yayasan; faktor pendukungnya dana yayasan dan donator warga sekolah, faktor penghambatnya belum adanya database alumni dan respon orangtua yang lambat.Kata kunci: manajemen kurikulum, pendidikan karakter
Implementing Drilling Technique by Using Wondershare Quiz Creator to Improve Students’ Reading Ability Muhammad Muchlisin
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.241 KB)

Abstract

Abstract: This research was designed to improve the students’ reading ability through drilling tech-nique by using Wondershare Quiz Creator to solve the students’ problems. The design of this re-search was classroom action research and was conducted in 1 cycle which comprised four meetings. The stages in implementing this technique were (1) explaining about the topic through introduction page, (2) drilling the quiz based on the topic in every meeting then confirming the result, and (3) giving the final test in the last meeting. The results show that the implementation of this technique can improve the students’ reading ability. It can be identified that after the implementation of the ac-tion there was an improvement on the number of students  who got the score greater than or equal to 75. Key Words: reading ability, drilling technique, wondershare quiz creator Abstrak: Penelitian ini didesain untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui teknik drilling dengan menggunakan Wondershare Quiz Creator untuk mengatasi masalah siswa. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan dilaksanakan dalam 1 siklus yang terbagi dalam empat pertemuan. Tahapan dalam penerapan teknik ini adalah (1) memberikan penjelasan mengenai topik pembelajaran melalui introduction page, (2) latihan kuis berdasar topik di setiap pertemuan ke-mudian mengkonfirmasi hasilnya, dan (3) memberikan tes akhir di akhir pertemuan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknik ini dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa. Dapat diketahui bahwa setelah menerapkan teknik ini ada perkembangan jumlah siswa yang mendapatkan nilai lebih besar atau sama dengan 75.Kata kunci: kemampuan bacaan, teknik drilling, wondershare quiz creator
The Effect of the PBL Model through the CTL Approach to the Achievement in Learning Social Sciences Fajar Surya Hutama
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.599 KB)

Abstract

Pengaruh Model PBL melalui Pendekatan CTL terhadap Hasil Belajar IPSAbstract: This research was aimed to know is any difference regarding the learning achievements between the class with the PBL model through the CTL approach and the class with conventional model in the teaching and learning of Social Sciences. The research design is used in this study was the quasi-experimental design, particularly the nonequivalent control-group design. The learning achievements of the class in which the model was implemented show a better result than the one with the conventional model in the teaching and learning of Social Sciences. The difference is shown by the significantly increased mean of scores of the experimental class, compared with the control group which did not experience a similar significant increase. Key Words: the PBL model through the CTL approach, learning achievements Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggu-nakan model PBL melalui pendekatan CTL dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPS. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain quasi experimental dengan bentuk nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjuk-kan bahwa hasil belajar kelas yang menggunakan model PBL melalui pendekatan CTL lebih baik di-bandingkan dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPS. Perbedaaan peningkatan hasil belajar yang signifikan terlihat dari nilai rata-rata kelas yang menggunakan model PBL melalui pendekatan CTL, sedangkan pada kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional peningkatannya tidak terlalu signifikan.Kata kunci: model PBL melalui pendekatan CTL, hasil belajar
Developing English Supplementary Reading Cards (ESRCs) for Young Learners to Promote Free Voluntary Reading Program Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.258 KB)

Abstract

Abstract: In English classes, young learners are mostly put into intensive reading sessions as the main menu where the focus of the session is on young learners’ academic achievement. As a result, it is far from promoting reading English for pleasure. Like other skills in life, young learners learn to read by reading. The more they read, the better their reading competence will be. The better they read, the more enjoyable they find the reading activity. These paradigms function as the basis of pro-viding young learners with various reading materials to read and enough time to spend for reading. This study aimed at developing English supplementary reading material to support young learners to enjoy some reading activities. The Research and Development (R & D) procedure was employed to perform the whole process of the development and validation. With the reading material developed available, young learners are supposed to enjoy reading their own choice at their own pace as they are put into a free voluntary reading program. As a result, young learners have shifted their negative mindset about reading activity. Key Words: english supplementary reading cards, free voluntary reading program Abstrak: Dalam kelas bahasa Inggris, sebagian besar pelajar pemula dimasukkan ke dalam sesi mem-baca intensif, dengan fokus pada prestasi akademiknya. Akibatnya, jauh dari tujuan untuk mengenalkan membaca bahasa Inggris yang menyenangkan. Seperti keterampilan hidup lainnya, pelajar pemula belajar membaca bacaaan. Semakin banyak yang mereka baca, akan semakin baik kompetensi membaca mereka. Semakin baik mereka membaca, lebih menyenangkan mereka melakukan aktivitas membaca. Paradigma ini berfungsi sebagai dasar untuk menyediakan pelajar pemula dengan berbagai bahan bacaan untuk dibaca dan menyediakan waktu yang cukup untuk membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan bacaan tambahan berbahasa Inggris untuk mendukung pelajar pemula agar menikmati kegiatan membaca. Prosedur Penelitian dan Pengembangan (R & D) dipakai untuk se-luruh proses pengembangan dan validasi. Dengan tersedianya bahan bacaan yang telah dikembang-kan, pelajar pemula seharusnya menikmati kegiatan membacanya dengan pilihan dan kemampuan mereka sendiri karena mereka dimasukkan ke dalam program membaca bebas secara sukarela. Akibat-nya pola pikir negatif mereka tentang aktivitas membaca telah bergeser.Kata kunci: kartu bacaan bahasa Inggris pelengkap, program membaca bebas dengan sukarela
The Teachers’ Role in Developing Students Social Skills in Social Studies Subject at Vocational High School Mujiatin Setyana
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.224 KB)

Abstract

Peran Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Mata Pelajaran IPS di SMKAbstract: This study aims to explain: 1) teachers’ understanding of social skills in social studies at SMK; 2) the role of social studies teachers in vocational schools were in designing learning social studies students develop social skills; 3) the implementation of learning undertaken by teachers in vocational IPS that can develop social skills; 4) assessment conducted in vocational teachers in so-cial studies is to develop social skills. The study used a qualitative descriptive research design with case study. The techniques used were interviews, observation and documentationThe results showed: teachers’ understanding of the lack of social skills; RPP has not led to the development of social skills, cooperative learning models used in the learning is not maximized; assessment conducted by a social studies teacher tends cognitive, while the affective and psychomotor assessment ignored.Key Words: roles of teachers, the learning of social studies, social skills Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan 1) pemahaman guru tentang keterampilan sosial pada mata pelajaran IPS di SMK; 2) peran guru-guru IPS di SMK dalam merancang pembelajaran IPS yang mengembangkan keterampilan sosial siswa; 3) pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru-guru IPS di SMK yang dapat mengembangkan keterampilan sosial; 4) penilaian yang dilakukan guru-guru di SMK pada mata pelajaran IPS yang mengembangkan keterampilan sosial. Penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Teknik yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: pemahaman guru tentang keterampilan sosial kurang; RPP belum mengarah pada pengembangan keterampilan sosial, model cooperative learning yang digunakan dalam pembelajaran belum maksimal; penilaian yang dilakukan oleh guru IPS cenderung kognitif, sedangkan penilaian afektif dan psikomotor diabaikan.Kata kunci: peran guru, pembelajaran IPS, keterampilan sosial
Teachers’ Learning act which Develop the Students’ Creativity Moh. Irtadji
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.64 KB)

Abstract

Tindak Pembelajaran Guru yang Menumbuhkembangkan Kreativitas SiswaAbstract: The focus of this research is how the action of teachers learning that increase creativity of students. Research using qualitative approach, the type of basic or generic. The results showed that the form action of teacher learning fosters student creativity is creating an environment of psychologi-cal safety and free learning by using a variety of learning methods. Form of action teacher is giving acceptance and trust, provide challenges, provides an opportunity to express and appreciate feelings and thoughts, giving free rein to initiative and work to students. Key Words: action of teacher learning , students‘ creativity, elementary school Abstrak : Fokus penelitian ini adalah bagaimana tindak pembelajaran guru yang menumbuhkembang-kan kreativitas siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis basic or generic. Hasil pe-nelitian menunjukkan bahwa bentuk tindak pembelajaran guru yang menumbuhkembangkan kreativi-tas siswa adalah menciptakan lingkungan psikologis pembelajaran yang aman dan bebas dengan menggunakan beraneka ragam metode pembelajaran. Bentuk tindakan guru adalah memberikan peneri-maan dan kepercayaan, memberikan tantangan, memberikan kesempatan mengekspresikan dan menga-presiasi perasaan dan pikiran, memberi kebebasan untuk berprakarsa dan berkarya kepada siswa. Kata kunci : tindak pembelajaran guru,  kreativitas siswa, sekolah dasar
The Effectiveness of Extensive Reading on Students’ Reading Comprehension Achievement as Observed from Students’ Motivation Sarwo Edy
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.875 KB)

Abstract

Abstract: The study investagates if the extensive reading activity is effective in improving students’ reading comprehension achievement and if there is any interaction between the extensive reading and the students’ reading motivation.This study employs a quasi-factorial design with a pretest and posttest non-equivalence group design. The subjects of the study were the second semester students of STAIN Curup, Bengkulu in academic year 2011-2012. Students’ reading comprehension achievement was measured by an objective test in the form of multiple choices; students’ reading motivation was profiled and classified by a reading motivation questionnaire. In analyzing the data collected, the re-search used Multivariate Analysis of Covariance. This research reveals the following findings. (1) The students taught by the extensive reading activity showed higher scores than those taught by conventional way. (2) There is no interaction between students’ motivation and extensive reading. Key Words: extensive reading, reading comprehension, effectiveness Abstrak: Studi ini meneliti apakah kegiatan membaca ekstensif efektif meningkatkan prestasi siswa dalam memahami bacaan dan apakah ada interaksi antara membaca ekstensif dan motivasi membaca siswa. Penelitian ini menggunakan quasi-factorial design dengan pre test dan posttest non-equiva-lence group design. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester II STAIN Curup, Bengkulu tahun ajaran 2011-2012. Prestasi pemahaman siswa membaca diukur dengan tes objektif dalam bentuk pilihan ganda; motivasi membaca siswa digambarkan dan diklasifikasikan dengan kuesioner motivasi membaca. Analisis data penelitian menggunakan multivariat analisis kovarians. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Siswa yang dibelajarkan dengan kegiatan membaca ekstensif menunjukkan skor yang lebih tinggi daripada yang dibelajarkan dengan cara konvensional. (2) Tidak ada interaksi antara motivasi belajar siswa dengan membaca ekstensif. Kata kunci: membaca ekstensif, pemahaman bacaan, efektivitas
The Pattern of Informal Education in Extra-Campus Student Organization Bangun Setiyawan Nugroho
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.788 KB)

Abstract

Pola Pendidikan Informal dalam Organisasi Mahasiswa Ekstra UniversiterAbstract: This study aims to determine the underlying causes of informal education in the Student Organizations Extra university (OMEU) successfully reproduces many Indonesian leaders and what patterns of informal education in the association OMEU. The research approach used is qualitative case study research tradition, in this case the researchers used a multi-case. Sources of data in this study primarily obtained from informants who are leaders HMI, GMNI, and PMII in Malang. Data collection techniques used were interviewed, observation and documentation. The analysis technique used is the data management; reading and making notes; describe, classify, and interpretation; and present and visualize. The results of this study that (1) informal education in OMEU produce many leaders of Indonesia, (2) pattern of informal education in OMEU an interaction that occurs continu-ously between individuals, communities, and the environment.Key Words: patterns of informal education, extra student organizations university Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab-sebab yang mendasari pendidikan informal dalam Organisasi Mahasiswa Ekstra Universiter (OMEU) berhasil mereproduksi banyak pemimpin bangsa Indonesia dan seperti apa pola pendidikan informal dalam pergaulan OMEU. Pendekatan pe-nelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tradisi penelitian studi kasus, peneliti menggunakan multi kasus. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari para informan yang merupakan tokoh HMI, GMNI, dan PMII di Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah pengelolaan data; membaca dan membuat catatan; mendiskripsikan, mengklasifikasi, dan menginterpretasi; serta menyajikan dan memvisualisasikan. Hasil penelitian ini bahwa (1) pendidikan informal di OMEU menghasilkan banyak pemimpin bangsa Indonesia, (2) Pola pendidikan informal di OMEU merupakan interaksi yang terjadi secara terus menerus antara individu-individu, komunitas, dan lingkungan.Kata kunci: pola pendidikan informal, organisasi mahasiswa ekstra universiter
Praxis Character Education in Novel Negeri 5 Menara by Ahmad Fuadi Mashuri Mashuri
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.382 KB)

Abstract

Praksis Pendidikan Karakter dalam Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad FuadiAbstract: The focus of this study are (1) the semiotic meaning of understanding virtues praxis by the characters, (2) the semiotic meaning of practical application of virtue by the characters, and (3) the semiotic meaning of reflection praxis on the actions taken by the characters. This study used a quali-tative approach. Source of data is a text novel by Ahmad Fuadi N5M, thirteenth edition published in 2012. The research data analysis using Pierce semiotic analysis. Based on research data found as fol-lows. (1) The semiotic meaning of understanding virtues praxis include seven things. (2) The semiotic meaning of practical application of virtue by the characters include the planting of five character value strategy. (3) The semiotic meaning of characters reflection praxis includes six new awareness.Key Words: character education, comprehension activities, application activities, reflection activities, semiotic studiesAbstrak: Fokus penelitian ini adalah (1) makna semiotik praksis pemahaman nilai-nilai kebajikan oleh tokoh cerita, (2) makna semiotik praksis penerapan nilai-nilai kebajikan oleh tokoh cerita, dan (3) mak-na semiotik praksis refleksi terhadap tindakan yang dilakukan oleh tokoh cerita. Penelitian ini menggu-nakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian adalah teks novel N5M karya Ahmad Fuadi ce-takan ketigabelas tahun 2012. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis semiotik Pierce. Berdasarkan data penelitian ditemukan sebagai berikut. (1) Makna semiotik praksis pemahaman nilai-nilai kebajikan meliputi tujuh hal. (2) Makna semiotik praksis penerapan nilai-nilai kebajikan oleh tokoh cerita meliputi lima strategi penanaman nilai karakter. (3) Makna semiotik praksis refleksi tokoh cerita meliputi enam kesadaran baru.Kata kunci: pendidikan karakter, aktivitas pemahaman, aktivitas penerapan, aktivitas refleksi, dan kajian semiotik
The Relationship between the Headmaster’s Innovation, the Completeness of School Infrastructure, and the Motivation with the Teachers’ Performance Ade Safitri
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.003 KB)

Abstract

Hubungan antara Inovasi Kepala Sekolah, Kelengkapan Sarana Prasarana Sekolah, Motivasi Kerja dengan Kinerja Guru SMAAbstract: This research aims to determine the relationship between the headmaster innovation (KS), the completeness of school infrastructure, and motivation to work with teacher performance. This study uses a quantitative approach design. The population of all the State High School teacher in Sumbawa Besar and sampling using proportionally. Analysis of the data using path analysis. The results of this study are: there is a direct relationship between the KS and teacher performance innovation, there is a direct relationship between innovation KS with work motivation of teachers, there is a direct relationship between the completeness of the infrastructure with the performance of teachers, there is a direct relationship between the completeness of the infrastructure work motivation of teachers, there is direct relationship between work motivation with teacher performance, there is a direct relationship between innovation KS, completeness school infrastructure, work motivation, teacher performance, there is no direct relationship between innovation KS, work motivation, teacher performance, there is no direct relationship between the completeness of the facilities school infrastructure, work motivation, with teacher performance.Key Words: innovation, principals, school infrastructure, work motivation, teacher performance Abstrak: Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui hubungan antara inovasi kepala sekolah (KS), kelengkapan sarana prasarana sekolah, dan motivasi kerja dengan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan kuantitatif. Populasinya semua guru SMA Negeri di Kabupaten Sumbawa Besar dan pengambilan sampel menggunakan teknik secara proporsional. Analisis data menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian ini adalah: terdapat hubungan langsung antara inovasi KS dengan kinerja guru, terdapat hubungan langsung antara inovasi KS dengan motivasi kerja guru, terdapat hubungan langsung antara kelengkapan sarana prasarana dengan kinerja guru, terdapat hubungan langsung antara kelengkapan sarana prasarana dengan motivasi kerja guru, terdapat hubungan langsung antara motivasi kerja dengan kinerja guru, terdapat hubungan langsung antara inovasi KS, kelengkapan sarana prasarana sekolah, motivasi kerja, dengan kinerja guru, terdapat hubungan tidak langsung antara inovasi KS, motivasi kerja, dengan kinerja guru, terdapat hubungan tidak langsung antara kelengkapan sarana prasarana sekolah, motivasi kerja, dengan kinerja guru.Kata kunci: inovasi, kepala sekolah, sarana prasarana sekolah, motivasi kerja, kinerja guru

Page 1 of 2 | Total Record : 11