cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan humaniora baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-8110.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4: Desember 2014" : 12 Documents clear
The Effects of Learning Strategies on Higher Order Thinking Skills Kasmudin Mustapa
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.062 KB)

Abstract

Pengaruh Strategi Pembelajaran terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat TinggiAbstract: The aim of this study to examine and explain interaction the difference among students’ higher order thinking skills taught using online learning and using expository with goal orientation of learning and goal orientation of performance on basic chemistry course. Using a quantitative ap-proach to quasi-experimental research design.  The subjects were students of chemistry education, consisting of 57 students (experiment) and 55 students (control). The instrument research was a written test and questionnaires. The data were analyzed using Anova (Analysis of Variance). The research findings there are differences among students’ higher order thinking skills with a mean post-test online instructional strategies is 45.16 higher than students taught using expository instructional strategy which is 39.28, instructional goal orientation is higher 44.24 than 40.07 performance goal orientation. there is no interactions between online instructional strategies and expository with different goal orientation on students’ higher order thinking skills in basic chemistry courses. Key Words: online, expository, goal orientation, higher order thinking skills, basic chemistry Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan interaksi, perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa yang diberi perlakuan pembelajaran online dan ekspositori dengan orientasi tujuan belajar dan orientasi tujuan penampilan pada mata kuliah kimia dasar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksperimen semu. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan kimia berjumlah 57 orang (eksperimen) dan 55 orang (kontrol). Instrumen penelitian adalah lembar tes tertulis dan angket. Data Penelitian ini dianalisis dengan teknik Anova. Hasil penelitian ditemukan; terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa dengan rerata posttest yang diberi perlakuan strategi pembelajaran online 45,16 lebih tinggi dari strategi pembelajaran ekspositori 39,28; serta rerata orientasi tujuan belajar 44,24 lebih tinggi dari orientasi tujuan penampilan 40,07. Namun tidak terdapat interaksi antara pembelajaran online dan ekspositori dengan orientasi tujuan berbeda terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa pada mata kuliah kimia dasar.Kata kunci: online, ekspositori, orientasi tujuan, kemampuan berfikir tingkat tinggi, kimia dasar
A Profile of Exemplary Teachers of English for Young Learners at The Elementary School Rahmad Husein
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.046 KB)

Abstract

Abstract: This study portrayed a profile of exemplary EYL teachers’ competence indicators of pedagogical and professional implementation and personal and social manifestation. The research involved seven subjects. The data were collected through interviews, observations, field-notes and documentary studies and they were analyzed by a snowballing procedure. The study found out that the subjects performed professional competences which classified them as exemplary EYL teachers at the elementary school. The findings also revealed that professional development along with personal and social competences contributed much to the teachers’ pedagogical competences. Key Words: competence, teacher’s competences, english for young learners (EYL), EYL teacher, elementary school Abstrak: Penelitian ini menggambarkan indikator kompetensi contoh profil guru EYL dalam implementasi pedagogis dan profesional dan perwujudan secara pribadi dan sosial. Penelitian ini melibatkan tujuh subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, catatan lapangan dan studi dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan metode snowballing. Studi ini menemukan bahwa subjek melakukan kompetensi profesional yang diklasifikasikan sebagai guru EYL di sekolah dasar yang perlu dicontoh. Temuan juga mengungkapkan bahwa pengembangan profesional bersama dengan kompetensi pribadi dan sosial menyumbang banyak untuk kompetensi pedagogis guru.Kata kunci: kompetensi, kompetensi guru, bahasa Inggris untuk pemula (EYL), guru EYL, SD
The Effects of Multimedia Presentation Variety on English Language Achievement among Students with Different Learning Styles Ahmad Bahruddin
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.228 KB)

Abstract

Pengaruh Variasi Multimedia Presentasi terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Peserta Didik yang Memiliki Gaya Belajar BerbedaAbstract: This study investigated the effects of multimedia presentation variety on English achievement among students with different learning styles.The main purposes of this study were to examine: (1) the difference of English achievement among students instructed with variety of multimedia presentation namely: Macromedia Flash, Power Point and Prezi; (2) the difference of English achievement of students with different learning styles namely: auditory, kineasthetic and visual visual; (3) the interaction among variety of multimedia presentation and learning styles on students English achievement. The findings of the study were: (1) there was a significant effect of the multimedia presentation variety on English achievement. The group of students instructed by using Power Point presentation gained the highest score among those two others; (2) there was significant difference among students with different learning styles. The group of students with visual learning style gained the highest score among those two others; and (3) there was a significant interaction on multimedia presentation variety and learning styles on English achievement.Key Words: multimedia presentation variety, learning styles, english achievement Abstrak: Penelitian ini menguji dampak penggunaan variasi multimedia presentasi terhadap hasil belajar bahasa Inggris peserta didik yang memiliki gaya belajar berbeda. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji: (1) perbedaan hasil belajar bahasa Inggris peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan multimedia presentasi yang berbeda, yaitu, Macromedia Flash, Power Point dan Prezi; (2) perbedaan hasil belajar bahasa Inggris peserta didik yang memiliki gaya belajar berbeda, yaitu auditory, kinestetik dan visual; dan (3) interaksi antara variasi multimedia presentasi dan gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan hasil belajar yang meyakinkan antara kelompok peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan variasi multimedia presentasi, kelompok peserta didik yang dibelajarkan menggunakan multimedia presentasi Power Point memiliki  rerata nilai hasil belajar tertinggi dibandingkan dengan dua kelompok peserta didik yang lain; (2) terdapat perbedaan yang meyakinkan antara kelompok peserta didik yang memiliki gaya belajar berbeda, kelompok peserta didik yang memiliki gaya belajar visual mendapatkan rerata hasil belajar tertinggi dibandingkan dengan peserta didik yang memiliki gaya belajar lain; (3) terdapat interaksi antara variasi multimedia presentasi dan gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris peserta didik.Kata kunci: variasi multimedia presentasi, gaya belajar, hasil belajar bahasa Inggris
The Inclusive Education at Services Management Pahrizal Iqrom; A.Y. Andi Gani; M.R. Khairul Muluk
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.071 KB)

Abstract

Manajemen Pelayanan Pendidikan Inklusif (Studi di Pusat Studi dan Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya)Abstract: Brawijaya University as a medium for the society in the achievement of individuals and groups, positioning itself at the forefront as an agent of change for the development of the nation and the state. Optimizing the role of university is not only for the intellectual education, but it should be aimed for the moral and character education, which will be able to bring the expected results and benefits to the society. Mature education is the education that is intended for all groups of people, either the normal people or who have special needs (disability). Best service management should include 4 significant elements namely; resource good service, stable organizational culture, system services can be measured and students. Therefore, minimum services standards that must be applied properly and correctly in accordance with the needs of students and societies who receive services or as a citizen. Key Words: service management, inclusive education, human rights Abstrak: Universitas Brawijaya sebagai sarana bagi masyarakat dalam meraih prestasi secara individu dan kelompok, memposisikan diri yang terdepan sebagai agen perubah bagi kemajuan bangsa dan negara. Optimalisasi peran universitas tidak hanya sebatas pendidikan intelektual saja namun seharusnya lebih mengarah kepada pendidikan moral dan budi pekerti, yang nantinya diharapkan mampu membawa hasil dan manfaat bagi lingkungan masyarakat sekitar. Pendidikan yang dewasa adalah pendidikan yang diperuntukan untuk semua golongan, baik yang normal maupun yang memiliki kebutuhan khusus (disabilitas). Manajemen pelayanan yang terbaik harus meliputi 4 unsur penting yakni; sumber daya pelayanan yang baik dan benar, budaya organisasi yang stabil, sistem pelayanan yang dapat diukur dan mahasiswa. Standar pelayanan minimal yang diterapkan diharapkan baik dan benar sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan atau masyarakat yang menerima pelayanan tersebut sebagai seorang warga negara.Kata kunci: manajemen pelayanan, pendidikan inklusif, HAM
Peer Mediated Intervention for Improving Social Skills of Children with Learning Disabilities in Inclusive Elementary School Marlina Marlina
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.35 KB)

Abstract

Peer Mediated Intervention untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Berkesulitan Belajar di Sekolah Dasar InklusifAbstract: This study aims to test the effectiveness of peer mediated intervention (PMI) to improve social skills at children with learning disabilities in SDN 03 Alai Padang. This study used a single subject design with multiple baseline across subject models. Five children with mild learning disabilities as a target child and five trained peer mediator to apply PMI in the lessons Indonesian (repeated reading). Data collected with the recording frequency of social skills format, social skills scale, and self-report. The results showed that PMI was effective for improving the social skills for the targeted children respectively are: the TS’s; the KY’s; the HL’s; the RA’s; and the KA’s. As the instructional effects, PMI also decreased the frequency of reading mistakes at the targeted children from baseline phase to intervention phase. Based on the research findings, it is suggested towards the teachers to apply PMI in other subjects while coordinating with the special teachers. The research findings also provide a theoretical contribution to the social skills learning strategies with peer involvement on the children with learning disabilities in the inclusive elementary school.Key Words: peer mediated intervention, social skills, children with specific learning disabilities Abstrak: Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas peer mediated intervention (PMI) untuk meningkatkan keterampilan sosial pada anak berkesulitan belajar di SDN 03 Alai Padang. Penelitian menggunakan single subject design dengan model multiple baseline across subject. Lima anak berkesulitan belajar ringan sebagai anak target dan lima peer mediator dipilih dan dilatih untuk menerapkan PMI dalam pelajaran bahasa Indonesia (membaca ulang). Data dikumpulkan dengan format pencatatan frekuensi keterampilan sosial, skala keterampilan sosial, dan self report. Hasil penelitian menunjukkan PMI efektif meningkatkan keterampilan sosial, yaitu pada anak target TS, KY, HL, RA, dan KA. Sebagai instructional effects, PMI juga efektif mengurangi frekuensi kesalahan membaca anak target pada fase baseline menurun selama intervensi. Disarankan guru menerapkan PMI dalam mata pelajaran lain dan berkoordinasi dengan guru pembimbing khusus. Temuan penelitian memberikan sumbangan teoritik tentang strategi pembelajaran keterampilan sosial yang melibatkan teman sebaya pada anak berkesulitan belajar di sekolah dasar inklusif.Kata kunci: peer mediated intervention, keterampilan sosial, anak berkesulitan belajar
Improving Students’ Learning Activities and Abilities in Understanding the Information in the Text through Problem-Based Strategy with Group Discussion Technique Yakobus Paluru
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.321 KB)

Abstract

Peningkatan Aktivitas dan Kemampuan Memahami Isi Bacaan Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Teknik Diskusi KelompokAbstract: The purpose of this research is to improve students’ learning activities and the ability to understand the information in the text. The results showed that the ability to understand written information students has increased after gaining experience learning through problem-based strategy with group discussion techniques. The increase is due to the emergence of motivation and the interest of students who constructed through problem-based learning strategies with group discussion techniques. The increase in activity caused by the adjustment of learning to students’ needs related to the topic of reading materials used in teaching and habits and learning styles that is performed by the students.Key Words: learning, the content of text, group discussion Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan siswa dalam memahami informasi yang ada dalam bacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan memahami informasi tertulis siswa telah meningkat setelah mendapatkan pengalaman belajar melalui strategi berbasis masalah dengan teknik diskusi kelompok. Terjadinya peningkatan aktivitas disebabkan munculnya motivasi dan minat siswa yang dibangun melalui strategi pembelajaran berbasis masalah dengan teknik diskusi kelompok. Peningkatan aktivitas disebabkan adanya penyesuaian pembelajaran dengan kebutuhan siswa yang berkaitan dengan topik materi bacaan yang digunakan dalam pembelajaran dan kebiasaan serta gaya belajar yang dilakukan oleh siswa.Kata kunci: pembelajaran, isi bacaan, diskusi kelompok
Indeks Vol.2 Tahun 2014 editor .
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.273 KB)

Abstract

Indeks Vol.2 Tahun 2014
The Analysis of Multicultural Based School Development Plans Nunuk Hariyati
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.33 KB)

Abstract

Pengembangan Sekolah Berbasis MultikulturalAbstract: This study aims to determine the process of the preparation and implementation of the school development plan based on a multicultural school. The researcher used a qualitative approach, the type of case study is explanatory. Research location is SPI High School in Kota Batu. The findings of this research indicate that the school has a multicultural RPS, do strategies contained in multicultural RPS, RPS preparation process shown in the flow and RJKM RAKS preparation, implementation of the RPS is good, the school facilitates students in developing good self on the ability of academic and non-academic. Key Words: school development plan (RPS), multicultural education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyusunan dan implementasi rencana pengembangan sekolah pada sekolah berbasis multikultural. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, jenis studi kasus, bersifat eksplanatoris. Lokasinya di SMA SPI Kota Batu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sekolah  memiliki RPS multikultural, strategi yang dilakukan termuat dalam RPS multikultural, proses penyusunan RPS tampak pada alur penyusunan RAKS dan RJKM, implementasi RPS sudah baik, sekolah memfasilitasi siswa dalam pengembangan diri baik pada kemampuan akademik maupun non akademik.  Kata kunci: rencana pengembangan sekolah (RPS), pendidikan multikultural
What Makes Teachers of EFL Professional or Unprofessional Muhammad Amin
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.714 KB)

Abstract

Abstract: This study aimed to investigate factors attributable to English teacher professional becoming and how the factors have shaped their professionalism. The subjects of the study, called informants, were six English teachers from upper secondary level of education (Sekolah Menengah Atas (SMA) and Madrasah Aliyah (MA)) in three different regions in Indonesia: Malang, Mataram, and Lombok Barat. The research design was constructivist grounded theory. Findings of the study reveal that, prior to their teaching induction, early interests in English and high aptitude are two contributing factors. After the induction, their professional becoming is influenced by level of job satisfaction, commitment to their own and student learning, communication skills and resilience. Recommendations to obtain potential professional teachers of EFL and strategies to help them develop and maintain their professionalism are also discussed.Key Words: teacher professionalism, personal factors, environmental factors, commitment, resilience Abstrak: Penelitian ini bertujuan meneliti faktor-faktor yang berperan dalam pembentukan profesionalitas guru Bahasa Inggris dan bagaimana faktor-faktor itu membentuk profesionalisme mereka. Enam informan yang merupakan guru SekolahMenengah Atas (SMA) and Madrasah Aliyah (MA) di tiga daerah di Indonesia—Malang, Mataram dan Lombok Barat—menjadi subjek penelitian ini. Desain penelitian ini adalah teori grounded konstruktivis. Temuan penelitian ini adalah bahwa minat dan bakat yang kuat dalam Bahasa Inggris merupakan faktor yang berperan dalam pembentukan profesionalisme sebelum (seseorang) menempuh pendidikan guru. Setelah pendidikan guru ditempuh, profesionalisme dibentuk oleh tingkat kepuasan kerja, komitmen terhadap pembelajaran diri maupun siswa, keterampilan berkomunikasi dan kelenturan mengembalikan semangat (motivasi) bekerja yang turun atau hilang.Kata kunci: profesionalisme guru, faktor pribadi, faktor lingkungan, komitmen, kelenturan
Teachers’ Directive Speech Acts in the Classroom Interaction Discourse of Children with Hearing Impairment Ardianto Ardianto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.523 KB)

Abstract

Tindak Tutur Direktif Guru dalam Wacana Interaksi Kelas Anak TunarunguAbstract: This research discusses about teachers’ use of directive speech acts in the discourse of classroom interaction children with hearing impairment. This research uses qualitative approach. The results are that directive speech acts in discourse interaction of classroom teachers of children with hearing impairment variously expressed through form, function, and speak a specific strategy. Form, function, and the directive speech act strategies that teachers expressed based on the diversity of contexts that underlie the discourse of conversation in the classroom.Key Words: directive acts, classroom interaction, hearing impaired children, discourse Abstrak: Penelitian ini membahas tentang penggunaan tindak tutur direktif guru dalam wacana interaksi kelas anak tunarungu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasilnya adalah bahwa tindak tutur direktif guru dalam wacana interaksi kelas anak tunarungu diekspresikan secara beragam melalui bentuk, fungsi, dan strategi bertutur tertentu. Bentuk, fungsi, dan strategi tindak tutur direktif yang diekspresikan guru mempunyai kecenderungan keefektifan yang berbeda-beda berdasarkan pada keragaman konteks yang melatari wacana interaksi kelas anak tunarungu.Kata kunci: tindakan direktif, interaksi kelas, pendengaran anak cacat, wacana

Page 1 of 2 | Total Record : 12