cover
Contact Name
Nurjani
Contact Email
prodipgmitakengon@gmail.com
Phone
+6282169331556
Journal Mail Official
prodipgmitakengon@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh Jl. Yos Sudarso No.10, Takengon Bar., Kec. Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh 24519
Location
Kab. aceh tengah,
Aceh
INDONESIA
ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
ISSN : -     EISSN : 31094457     DOI : doi.org/10.54604/elm
Core Subject :
ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar adalah jurnal terkemuka yang berstatus peer-review dan open access. Jurnal ini mempublikasikan karya ilmiah dari peneliti dan akademisi di seluruh dunia. Fokus utama jurnal ini adalah pada isu-isu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD), dengan penekanan pada pengembangan teori ilmiah yang memiliki dampak global. ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar mengutamakan penerbitan artikel yang berkualitas tinggi dan membahas masalah pendidikan dasar kontemporer melalui pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh. Jurnal ini diterbitkan 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada setiap bulan November dan Juni. Fokus dan Ruang lingkup ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar meliputi mencakup topik yang relevan dalam pendidikan dasar, seperti : 1. Pendidikan Dasar 2. Strategi Pembelajaran MI/SD 3. Metode Pembelajaran MI/SD 4. Perkembangan Peserta Didik 5. Profesionalisme Guru MI/SD 6. Media Teknologi Pembelajaran MI/SD 7. Manajemen Pendidikan MI/SD 8. Desain Inovasi Pembelajaran MI/SD 9. Evaluasi Pembelajaran MI/SD.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Penanganan Anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Nazri Adlani
Elementica Vol. 2 No. 02 (2025): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v2i02.463

Abstract

ADHD pada dasarnya merupakan suatu kondisi yang mencakup disfungsi otak, ketika seseorang mengalami kesulitan dalam mengendalikan implus, menghambat prilaku dan tidak mendukung rentang perhatian, atau rentang perhatian yang mudah dialihkan. Artikel ini disusun menggunakan metode penelitian study teoritis. Dimana artikel disusun berdasarkan beberapa buku dan jurnal yang dianalisis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi tahapan penanganan anak hiperaktif/ADHD. Hasil dari penelitian ini memberikan kesimpulan penanganan anak hiperaktif dapat dilakukan melalui: 1) kegiatan belajar di kelas anak ADHD seharusnya menghindari menempatkan anak ADHD didekat jendela, maupun pintu, 2) tidak memberikan hukuman yang terlalu berat dan hanya memberikan pengertian bahwa hal itu tidak diperboleh dan melanggar aturan yang ada, 3) Memberikan apresiasi atas kerja dan jerih payah anak ADHD dengan meberikan hadiah/tanda bintang/ tanda bahwa dia berprestasi, 4) melakukan kontak diawal pembelajaran atau memberikan sentuhan kasih sayang sebagai pemberi semangat, 5) Sering melakukan kontak fisik dengan anak ADHD dengan memeluk dan memberikan kasih sayang, memahami anak ADHD, dan 6) Memberikan penekanan akhir akan pelajaran atau penyampaian fungsi dari kegaitan yang dilakukan. Penanganan khusus untuk terkontrol bisa dilakukan melalui Dokter Psikolog untuk penanganan yang maksimal.
Pengelolaan Kelas untuk Kenyamanan Belajar Pada Anak Berkebutuhan Khusus Jenjang Sekolah Dasar di Sekolah Luar Biasa Silih Nara Nanda Nastia; Zuhri Zuhir
Elementica Vol. 1 No. 01 (2024): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v1i01.466

Abstract

Belajar merupakan suatu proses yang dilakukan oleh individu dalam rangka mendapatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai positif serta perubahan perilaku. Dalam proses belajar tersebut perlu adanya suasana nyaman dalam diri peserta didik agar apa yang diupayakan dapat terwujud. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan kelas untuk kenyamanan belajar pada anak berkebutuhan khusus. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di SDLB Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan analisis data model Analysis Interactive dari Miles dan Huberman. yang membagi kegiatan analisis menjadi beberapa bagian yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Penelitian ini menemukan bahwa, dalam pengelolaan kelas ada tahapan, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap perencanaan guru menyusun RPP di awal semester. Tahap pengorganisasian kepala sekolah bersama guru mengadakan rapat awal pembelajaran. Tahap pelaksanaan guru menyiapkan ruang belajar dengan menghias kelas agar siswa nyaman. Dan pada tahap evaluasi, secara bersama-sama kepala dan guru mengadakan rapat tiap 6 bulan untuk membenahi kekurangan dalam pengelolaan kelas.
Pengembangan video pembelajaran matematika terintegrasi nilai-nilai keislaman di kelas III SDN 01 Simabur Yelni Desrina
Elementica Vol. 2 No. 02 (2025): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v2i02.467

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebiasaan pendidik pada media pembelajaran pada materi Matematika pada pelajaran yang digunakan masih konfersional hanya bersifat satu arah sedangkan media video matematika terintegrasi nilai-nilai keislaman bersifat timbal balik. pengembangan video matematika terintegasi nilai-nilai keislaman mengunakan aplikasi Canva pada mata pembelajaran Matematika kelas III SDN 01 Simabur pada meteri Pembagian Bilangan Cacah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan video pembelajaran matematika terintegrasi nilai-nilai keislaman. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap yang digunakan yaitu tahap pendefenisian (define) tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), di tahap penyebaran (disseminate). Instrumen penelitian ini menggunakan lembar validasi dan angket praktikalitas video Matematika Terintegrasi Nillai-nilai Keislaman ini divaliasi oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen dan 1 orang pendidik kelas. Pada saat praktikalitas video Matematika Terintegrasi Nillai-nilai Keislaman diuji cobakan pada 18 orang peserta didik kelas III SDN 01 Simabur. Teknik analisis data yaitu digunakan yaitu analisis validitas dan analisis praktikalitas adalah presentase Hasil penelitian menyatakan bahwa video Matematika Terintegrasi Nillai-nilai Keislaman menggunakan aplikasi Canva pada mata pembelajaran Matematika dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan hasil ini bisa dilihat dari hasil validasi instrumen diperoleh 95% sangat valid untuk hasil video 89% dikategorikan sangat valid, hasil praktikalitas diperoleh respon pendidik 95% kategori sangat praktis sedangkan hasil praktikalitas diperoleh respon peserta didik 84% praktis. Kata Kusnci: Pengembangan, Video Matematika Terintegasi Nilai-nilai Keislaman , Aplikasi Canva
Studi Deskriptif Implementasi Kearifan Lokal sebagai Upaya Penguatan Identitas dan Karakter Peserta Didik Kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Gondang Syaharani Kusuma
Elementica Vol. 2 No. 02 (2025): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v2i02.468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau implementasi kearifan lokal dalam pembelajaran di MI Ma’arif Gondang sebagai bagian dari upaya mendukung Kurikulum Merdeka yang relevan dengan pengalamn peserta didik dan berbasis nilai budaya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru kelas IV, dan wakil kepala bagian kurikulum, serta dokumentasi proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan local wisdom telah diterapkan secara nyata terutama pada kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan beberapa ekstrakurikuler. Pembelajaran yang menghubungkan materi dengan budaya lokal terbukti meningkatkan keikutsertaan serta pengetahuan peserta didik terhadap identitas budaya daerah mereka. Dalam penerapannya terdapat beberapa tantangan, seperti kurangnya RPP yang memuat kearifan lokal secara jelas, keterbatasan informasi serta dokumentasi local wisdom di wilayah Gondang. Risset ini menegaskan urgensi dari bantuan secara menyeluruh, kolaborasi antarpendidik, serta pelatihan guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih penuh arti, sesuai zaman, dan berakar pada esensi budaya.
Integrasi Kearifan Lokal Wonosobo dalam Proses Pembelajaran di SD Negeri Menjer Laila Maida Karima
Elementica Vol. 2 No. 02 (2025): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v2i02.469

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dalam era globalisasi membawa budaya asing masuk dengan cepat ke Indonesia, berpotensi mengancam identitas budaya lokal. Sehingga pengenalan kearifan lokal dalam pendidikan menjadi penting untuk pemahaman dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah. Penelitian ini mengkaji integrasi kearifan lokal Wonosobo dalam proses pembelajaran di SD Negeri Menjer dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru secara aktif mengintegrasikan berbagai unsur kearifan lokal, seperti tari Lengger, makanan khas carica, gethuk, dan opak, serta praktik sosial seperti gotong royong dan upacara adat ke dalam mata pelajaran seni budaya, kewirausahaan, Bahasa Indonesia, dan IPA. Metode pembelajaran yang diterapkan meliputi penjelasan lisan, pemutaran video, dan penggunaan benda nyata agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna. Selain itu, kegiatan Market Day menjadi sarana efektif untuk mengenalkan budaya lokal sekaligus melatih keterampilan sosial dan kewirausahaan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kearifan lokal tidak hanya memperkaya materi pembelajaran, tetapi juga membentuk karakter dan identitas budaya peserta didik, mendukung pendidikan yang holistik dan berakar pada budaya daerah. Temuan ini diharapkan memberikan gambaran yang jelas dan komprehensif mengenai penerapan integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Strategi Adaptif Guru PAI dalam Mengintegrasikan Kearifan Lokal SDN 1 Bowongso Fatichatun Najichah
Elementica Vol. 2 No. 02 (2025): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v2i02.470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika penerapan kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 1 Bowongso. Masalah utama yang diangkat adalah belum terintegrasinya nilai-nilai budaya lokal dalam kegiatan belajar mengajar karena resistensi masyarakat terhadap praktik budaya yang dianggap bertentangan dengan nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada guru PAI dan siswa kelas IV. Hasil menunjukkan bahwa para guru, termasuk Bapak Burhanudin, memahami pentingnya kearifan lokal dan berupaya mengadaptasi bentuk budaya yang sesuai, seperti tilawah, khitobah, dan rebana. Namun, sebagian besar siswa belum mengenal budaya khas Wonosobo seperti tarian lengger. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi budaya lokal dengan pengetahuan siswa. Dampak dari penelitian ini memperlihatkan pentingnya pendekatan adaptif untuk mengintegrasikan nilai budaya dalam pendidikan agama dengan tetap mempertimbangkan sensitivitas masyarakat. Kesimpulannya, integrasi kearifan lokal memerlukan strategi kolaboratif antara sekolah dan masyarakat guna membangun pendidikan yang kontekstual dan berakar pada identitas lokal.
Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Bahasa Inggris Berkearifan Lokal pada Jenjang Sekolah Dasar di Tanah Gayo Widya Astuti
Elementica Vol. 2 No. 01 (2025): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v2i01.472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar mata pelajaran Bahasa Inggris untuk anak pada jendang sekolah dasar berbasiss kearifan lokal masyarakat gayo di Aceh tengah. Hal ini ini dilatarbelakangi oleh minimnya jumah bahan ajar Bahasa Inggris di jenjang sekolah dasar yang mengangkat konteks budaya lokal, khususnya budaya Gayo di Aceh Tengah. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan : Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Uji validitas dilakukan ahli bahan ajar dan diujikan kepada dua puluh anak pada uji coba kelompok. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan wawancara dan dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk bahan ajar dari bab yang terdiri dari 15 materi pokok bahasan mendapat respon yang sangat baik, valid dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran
Metode Guru dalam Mencapai Target Hafalan al-Quran Peserta Didik di Sekolah Dasar IT Cendekia Takengon Rahmah Nurfitriani
Elementica Vol. 2 No. 01 (2025): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v2i01.473

Abstract

SD IT Cendekia adalah salah satu lembaga pendidikan dasar yang menerapkan kurikulum pendidikan tahfiz untuk siswa SD di daerah Takengon. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti tentang metode yang diterapkan oleh guru dalam mencapai target hafalan Quran siswa dan kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran tahfiz Quran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer terdiri dari ibu guru tahfiz yang berinisial MH, S.Pd dan Ibu EA, S. Inf, serta Ibu WI, S.Pd selaku kordinator kesiswaan sekolah di SD IT Cendekia Takengon. Tekhnik pengumpulan data: Observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data: Pedoman wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan guru tahfiz di SD IT Cendekia adalah metode Talaqqi, kemudian metode bin-nhadar, metode bil-ghaib, saba’ dan sabqi serta tasmi’. Kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran tahfiz, diantaranya alokasi waktu yang kurang, Kemampuan menghafal peserta didik yang tidak sama, Kurang bimbingan orang tua, fasilitas kurang memadai. Adapun solusinya adalah dengan menambah waktu tahfiz diluar jam pembelajaran tahfiz, Memberikan perhatian khusus, memberikan nasehat, memberikan motivasi, berkonsultasi dengan orang tua peserta didik, memberikan ruangan yang layak
Pendekatan Diferensiasi dalam Pengajaran di Madrasah Ibtidaiyah Rila Komala Putri
Elementica Vol. 2 No. 01 (2025): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v2i01.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan diferensiasi dalam pengajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Pendekatan diferensiasi adalah metode pembelajaran yang berfokus pada pengakuan dan penghargaan terhadap perbedaan individu siswa yang melibatkan siswa secara aktif sesuai karakteristiknya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber teoritis terkait pendekatan diferensiasi, kurikulum merdeka, dan pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan diferensiasi dalam pembelajaran dapat disesuaikan dengan karakteristik siswa dengan membedakan isi, proses, produk dan lingkungan belajar. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas bagi pendidik untuk menyesuaikan kurikulum dan strategi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Disarankan untuk melakukan asesmen diagnostik guna mengidentifikasi profil belajar siswa dan menerapkan pembelajaran sesuai karakteristik siswa dalam kerangka kurikulum merdeka.
Strategi Penanaman Nilai-nilai Karakter Pada Anak Usia Dini di Rumah Anak Sholeh Resti Yulia
Elementica Vol. 1 No. 01 (2024): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v1i01.476

Abstract

Penanaman nilai-nilai karakter menjadi salah satu bagian yang tak dapat dipisahkan. Karena, karakter menjadi salah satu fungsi terbaik jati diring seseorang dalam kehidupannya. Namun, saat ini penanaman nilai-nilai karakter masih belum menemukan formula strategi yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi yang digunakan dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini di Rumah Anak Sholeh (RAS) yang merupakan lembaga nonprofit yang fokus pada penanaman karakter pada anak. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan bahwa hakikatnya strategi yang digunakan dalam menanamkan nilai-nilai karakter terbagi menjadi dua bagian yaitu penanaman melalui berbagai metode khas RAS, dan penanaman melalui media. Hakikatnya strategi yang digunakan didasarkan pada kebutuhan psikologis anak-anak, hanya saja RAS memiliki strategi khusus sehingga dalam pelaksanaannya terdapat strategi yang memiliki ke-khas-an.

Page 1 of 2 | Total Record : 16