cover
Contact Name
Litbang Demak
Contact Email
litbangdemak@gmail.com
Phone
+6285271183331
Journal Mail Official
litbangdemak@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kyai Jebat No. 30A, Demak 59511
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kota Wali
ISSN : -     EISSN : 31239714     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Kota Wali bertujuan menjadi wadah ilmiah dan publikasi hasil penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengembangan daerah berbasis kearifan lokal, spiritualitas, dan inovasi pembangunan berkelanjutan di kawasan Kabupaten Demak
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Ketimpangan Pendapatan di Demak dan Sekitarnya: Peran Pendidikan dan Kesehatan Paramitha Hanifia
Jurnal Kota Wali Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Demak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketimpangan pendapatan di Demak dan sekitarnya (tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah) tetap menjadi tantangan pembangunan regional. Penelitian ini menguji pengaruh indeks pendidikan dan kesehatan terhadap posisi kelompok 40 persen terbawah relatif terhadap 20 persen teratas, dengan pengangguran sebagai variabel kontrol. Menggunakan data panel sekunder BPS tahun 2010 sampai 2024 (N = 7, T = 15), estimasi dilakukan dengan model panel dinamis Fixed Effects Instrumental Variable (FE-IV) Anderson-Hsiao; arah temuan diperiksa ulang melalui uji robustness antar estimator. Hasil utama menunjukkan bahwa peningkatan indeks pendidikan berkorelasi signifikan dengan pelebaran jurang pangsa pengeluaran kelompok bawah, arah yang konsisten pada seluruh estimator dan selaras dengan mekanisme reproduksi sosial serta inequality loop pada fase akses perguruan tinggi yang eksklusif. Indeks kesehatan hanya memberi indikasi awal pengaruh positif pada model utama, namun belum stabil antar estimator. Pengangguran dan ketimpangan masa lalu tidak signifikan. Kebaruan penelitian terletak pada pengujian terpisah komponen IPM dengan proksi ketimpangan kelompok bawah pada panel dinamis skala aglomerasi. Keterbatasan utama meliputi sampel wilayah sempit, kapasitas penjelasan model rendah, dan instrumen lemah untuk lag ketimpangan, sehingga temuan bersifat kontekstual dan eksploratif. Implikasi kebijakan mengutamakan afirmasi akses pendidikan tinggi bagi kelompok 40 persen terbawah, sementara rekomendasi kesehatan disertai verifikasi lanjutan.
Koordinasi Antar Instansi Dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan: Analisis Collaborative Governance di Kabupaten Demak Ricky Febriansyah; Ana Husnayanti
Jurnal Kota Wali Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Demak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) menuntut adanya koordinasi antar lintas instansi yang efektif, khususnya di wilayah dengan kerentanan geografis tinggi. Artikel ini bertujuan menganalisis dinamika koordinasi antarinstansi dalam pelaksanaan PDPB di Kabupaten Demak dengan menggunakan kerangka collaborative governance Ansell dan Gash. Penelitian mengadopsi metode kualitatif dengan pendekatan analisis dokumen, yang menelaah regulasi primer Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 1 Tahun 2025, data institusional PDPB Kabupaten Demak tahun 2025–2026, serta literatur empiris terdahulu. Temuan menunjukkan bahwa koordinasi antarinstansi masih terhambat pada tiga dimensi: (1) starting conditions yang ditandai rendahnya kepercayaan antara KPU dan Bawaslu terkait akses verifikasi data; (2) institutional design yang lemah, termanifestasi dalam fragmentasi sistem Sidalih dan SIAK serta absennya aktor lokal dalam desain kelembagaan PDPB; dan (3) paradoks temporal regulasi antara siklus pemutakhiran triwulanan dengan penyerahan data semesteran. Konfirmasi empiris dari data rincian PDPB menunjukkan bahwa pada Triwulan I 2026 terjadi akumulasi pencoretan 9.807 pemilih TMS terdiri dari 3.998 meninggal dan 5.765 pindah keluar yang membuktikan adanya lagging data akibat kegagalan sinkronisasi real-time. Kontribusi artikel ini terletak pada integrasi variabel kerentanan geografis yaitu banjir rob dan mobilitas penduduk ke dalam analisis collaborative governance pemilu, yang selama ini kurang dibahas dalam literatur PDPB.

Page 2 of 2 | Total Record : 12