cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 08544735     EISSN : 24772410     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (JPTK) is a journal of Technical and Vocational Education and Training (TVET) which is a double-blind peer-reviewed journal. The journal invites authors throughout the world to exchange and disseminate theoretical and practice-oriented topics relevant to: (1) teaching and learning in TVET, (2) evaluation, assessment and certification in TVET, (3) human resources management in TVET, (4) vocational education resources in TVET and (5) contemporary issues in TVET
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1 (2011): (Mei)" : 7 Documents clear
Implementasi Model Assessment for Learning (AFL) pada Pembelajaran Proses Pemesinan di Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Ft Uny Paryanto Paryanto; Sudiyatno Sudiyatno
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 20, No 1 (2011): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.402 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v20i1.7758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mewujudkan proses pembelajaran dengan menggunakan model assessment for learning (AfL); (2) membuat perangkat pendukung untuk menjalankan model AfL; (3) mengetahui  tingkat efektifitas implementasi AfL dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran praktik pemesinan. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas pada mata kuliah praktik Proses Pemesinan Lanjut yang diselenggarakan di semester ganjil (semester 3). Subjek penelitian adalah mahasiswa kelas D1. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan dipaparkan secara kualitatif. Penelitian mendapatkan hasil: (1) tahap penerapan model AfL pada pembelajaran praktik pemesinan adalah penjelasan materi pembelajaran dan metode AfL yang akan digunakan, pelaksanaan pembelajaran praktik, pemantauan harian, dan penilaian produk akhir; (2) perangkat yang diperlukan untuk menjalankan model AfL adalah lembar pemantauan harian yang terdiri dari lembar penilaian proses kerja pemesinan, lembar penilaian perilaku dan sikap personal mahasiswa, lembar pengamatan harian, dan lembar penilaian akhir produk; (3)  implementasi model AfL pada proses pembelajaran praktik pemesinan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran praktik pemesinan, yaitu mampu meningkatkan proses kerja sebesar 33,08%, perilaku dan sikap personal mahasiswa sebesar 29,5%, serta mampu meningkatkan prestasi belajar sebesar 29,9%.
Analisis Kontribusi Pemberian Beasiswa terhadap Peningkatan Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta Pramudi Utomo
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 20, No 1 (2011): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.044 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v20i1.7759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui sejauhmana pemberian beasiswa kepada mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, dan (2) mengetahui kontribusi pemberian beasiswa terhadap peningkatan prestasi akademiknya. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2006 s.d 2009 penerima beasiswa dari berbagai sumber. Penetapan sampel dilakukan secara acak  dengan teknik proportional random sampling. Sampel ditentukan sesuai dengan tabel Krejcie sejumlah 230 mahasiswa. Pengumpulan data dengan cara dokumentasi (mengetahui jumlah penerima beasiswa tiap angkatan, program studi serta sumber beasiswa) dan observasi (mengamati profil penerima beasiswa). Analisis data dilakukan dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian beasiswa secara umum belum dapat meningkatkan prestasi akademik mahasiswa. Jumlah kenaikan indeks prestasi penerima beasiswa hanya 59%. Penerima beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) belum mampu meningkatkan prestasinyai ditunjukkan dengan jumlah kenaikan indeks prestasi hanya 58%. Mahasiswa angkatan tahun 2007 mempunyai peningkatan prestasi terbaik sebesar lebih dari 71%. Kontribusi pemberian beasiswa belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini dapat diketahui dari penggunaan beasiswa yang tidak dipakai untuk keperluan akademik. Pemanfaatan beasiswa oleh mahasiswa masih pada kepentingan ekonomi, yakni membayar SPP dan biaya hidup.
Upaya Peningkatan Kualitas Kuliah Jaringan Komputer melalui Penerapan Media Pembelajaran Packet Tracer 5.0 Deny Budi Hertanto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 20, No 1 (2011): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.72 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v20i1.7753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan proses belajar mengajar mata kuliah Jaringan Komputer menggunakan media pembelajaran Packet tracer 5.0 yang seharusnya, serta dampaknya terhadap motivasi, pemahaman, dan nilai akhir mahasiswa. Kinerja yang diukur adalah kesesuaian proses belajar mengajar dengan rencana tindakan, motivasi mahasiswa mengikuti kuliah Jaringan Komputer, pemahaman mahasiswa terhadap materi Jaringan Komputer, dan persentase mahasiswa yang mendapat nilai B ke atas. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas (Classroom Action Research). Model yang digunakan mengadopsi model dasar yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kinerja tersebut adalah lembar observasi. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, subjek penelitian dan Lembar Belajar Mahasiswa, menunjukkan bahwa (1) PBM mata kuliah Jaringan Komputer telah dilaksanakan sesuai perencanaan, (2) Motivasi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan meningkat sampai dengan 90%, (3) Peningkatan pemahaman  terhadap materi kuliah meningkat rata-rata 76%, dan (4) PBM mata kuliah Jaringan Komputer menggunakan media pembelajaran Packet tracer 5.0 dapat menghasilkan jumlah mahasiswa yang lulus dengan nilai B ke atas lebih dari 70%.
Analisis Kesenjangan Kompetensi Kewirausahaan antara Mahasiswa dan Industri Endang Mulyatiningsih
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 20, No 1 (2011): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.333 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v20i1.7764

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (a) ranking skor rerata dimensi kompetensi kewirausahaan industri dan mahasiswa, (b) kesenjangan kompetensi kewirausahaan antara industri dan mahasiswa, dan (c) konstuk kompetensi kewirausahaan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif yang dilakukan pada bulan Desember 2007 sampai dengan Maret 2008. Sumber data penelitian adalah 116 orang mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktik Industri (PI). Data dikumpulkan dengan cara observasi. Subjek yang diobservasi adalah tenaga kerja industri setingkat pemilik, manajer, supervisor dan kepala produksi. Keabsahan hasil observasi dikendalikan dengan cara beberapa orang mahasiswa mengamati subjek yang sama. Perilaku subjek yang tidak muncul selama observasi, digali informasinya dari karyawan. Data kesenjangan kompetensi kewirausahaan diperoleh dengan membandingkan hasil observasi dan refleksi diri mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif menggunakan ranking skor, diagram garis dan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan rerata kompetensi kewirausahaan industri selalu lebih tinggi dari rerata kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Ranking rerata skor kompetensi kewirausahaan tertinggi terletak pada kompetensi sosial. Industri dan mahasiswa memiliki kesenjangan kompetensi kewirausahaan terdapat pada dimensi kompetensi manajerial, kepemimpinan, bisnis dan administrasi. Kewirausahaan dibangun dari indikator kompetensi manajerial, konseptual, teknis produksi, sosial, komunikasi, dan sikap kerja.
Pengembangan Modul Praktikum Mikrokontroler (AVR) Menggunakan Perangkat Lunak Proteus Professional V7.5 Sp3 Kadarisman Tejo Yuwono; Suprapto Suprapto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 20, No 1 (2011): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.382 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v20i1.7755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan produk modul mikrokontroler yang sesuai dengan kompetensi mata kuliah mikrokontroler, dan (2) mengetahui kelayakan modul mikrokontroler menggunakan Proteus Professional v7.5 SP3. Penelitian ini merupakan penelitian rancang bangun melalui tahap analisis kebutuhan, desain, implementasi dan pengujian. Pengujian unjuk kerja modul menggunakan alpha testing dan pengujian kelayakan modul menggunakan beta testing sesuai kaidah rekayasa perangkat lunak. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif, pemakaian skala likert untuk uji instrumen yang kemudian dideskripsikan dalam pengertian secara kualitatif. Hasil unjuk kerja modul ini sangat memadai sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai di jurusan elektronika terutama dalam mata kuliah praktikum mikrokontroler. Pengujian secara simulasi hardware cukup memadai. Sedangkan untuk pengujian secara software sangat memuaskan karena program-program dasar sebagai penunjang kompetensi mata kuliah mikrokontroler berjalan dengan baik. Uji kelayakan/kemanfaatan untuk semua item (12 item) pada kategori cukup layak, dengan catatan item kelancaran teknis saat digunakan dan item tingkat fleksibilitas untuk dimodifikasi pada kategori layak prosentasenya tidak terlalu tinggi.
Kajian terhadap Kelayakan Sarana Emergency Exit pada Bangunan Pusat Perbelanjaan Di Yogyakarta Sumardjito Sumardjito
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 20, No 1 (2011): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.238 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v20i1.7761

Abstract

Kajian ini membahas kelayakan evakuasi saat keadaan darurat dan bertujuan untuk mengetahui apakah spesifikasi, bentuk fisik, fungsi, tata letak serta komponen emergency exit pada bangunan pusat perbelanjaan di Yogyakarta telah memenuhi persyaratan kecepatan dan keamanan sesuai dengan Kepmen Pekerjaan Umum No.10/KPTS/2000, Permen Pekerjaan Umum No.26/PRT/M/2008, tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan, dan teori pendukungnya. Objek pengamatan dilaksanakan di dua lokasi Pusat Perbelanjaan, yang mempunyai klasifikasi berbeda, yaitu RM dan AP. Pengambilan data menggunakan metode observasi, interview dan dokumentasi. Selanjutnya dilakukan kajian evaluasi data lapangan dengan peraturan dan teori yang mendukung.  Pada 2 kasus bangunan pusat perbelanjaan di Yogyakarta, secara umum dalam perencanaan dan operasionalnya sudah mempertimbangkan aspek keamanan dan kecepatan dalam perencanaan tindakan evakuasi pada waktu terjadi keadaan darurat. Walaupun ada beberapa catatan untuk kesempurnaan sistem evakuasi pada bangunan tersebut, namun terdapat beberapa perbedaan kondisi emergency exit antara bangunan Pusat Perbelanjaan yang merupakan pengembangan dari bangunan pertokoan biasa (kasus RM), dengan gedung pusat perbelanjaan yang khusus direncanakan untuk fungsi itu (kasus AP) yaitu kondisi dan spesifikasi emergency exit nya ternyata lebih terencana dan lebih memenuhi syarat dibandingkan dengan kasus bangunan RM.
Pengaruh Jenis Cat dan Jenis Wahana terhadap Daya Lekat, Kekerasan dan Elastisitas Cat Soeprapto Rachmad Said
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 20, No 1 (2011): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jptk.v20i1.7763

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data daya lekat, kekerasan dan elastisitas beberapa merk cat. Metoda penelitian ini adalah eksperimen, dimana cat yang dicampur tiner sebagai kelompok eksperimen dan dicampur minyak cat sebagai kelompok kontrol. Langkah eksperimen: (1) menyiapkan variabel independen 5 jenis cat yaitu Am, Av, Syn, Dan dan Al, (2) menentukan dependen variabel (daya lekat, kekerasan dan elastisitas cat), (3) menyiapkan 100 buah plat dengan ukuran sama, (4) setiap jenis cat dan wahana disediakan 10 buah plat dan setiap plat yang telah dicat dilakukan 2 cuplikan uji kekerasan, satu cuplikan uji daya lekat dan satu cuplikan uji elastisitas, (5) menyiapkan peralatan cat, (6) mencampur cat dengan wahana dengan perbandingan 1:1, (7) melakukan pengecatan sebanyak 2 lapis, (8) melakukan pengujian kekerasan cat menggunakan Shore Hardness tester, (9) melakukan pengujian daya lekat dengan perekat (Nachi tape), (10) melakukan pengujian elastisitas menggunakan bending machine, (11) menganalisis data (deskriptif) dan untuk menganalisis adanya pengaruh digunakan anova, (12) pembuatan laporan. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) daya lekat kelima jenis cat berbeda signifikan baik yang menggunakan  tiner maupun  minyak cat,  secara umum minyak cat akan memberikan daya lekat lebih baik dari pada menggunakan tiner, (2)  kekerasan  kelima jenis cat berbeda signifikan baik yang menggunakan tiner maupun minyak cat, (3) elastisitas kelima jenis cat yang menggunakan pengencer tiner dan minyak cat semuanya sama (tidak berbeda).

Page 1 of 1 | Total Record : 7