cover
Contact Name
Mega Septia Sarda Dewi
Contact Email
mega.septia.ft@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syahidah.faninastiti.ft@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : -     EISSN : 26210959     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
This journal explores conceptual ideas, theories, practices, research, and education in the fields of Civil Engineering and Building Engineering.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 27 no. 2 (2022)" : 5 Documents clear
PENGARUH DIMENSI PENAMPANG DAN RASIO PEMBESIAN LENTUR TERHADAP KAPASITAS BEBAN BALOK BETON BERTULANG BERBASIS GRADASI MUTU Widya Damayanthi; Karyadi Karyadi; M. Mirza Abdillah Pratama
Bangunan Vol. 27 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p1-6

Abstract

Balok beton gradasi merupakan suatu inovasi di dunia konstruksi karena dengan adanya gradasi mutu dapat mereduksi penggunan semen, namun dapat meningkatkan kekakuan dari elemen struktur tersebut mendekati mutu tertingginya. Gradasi mutu dilakukan dengan meletakkan mutu rendah di bagian serat tarik dan mutu tinggi di bagian serat tekan. Penggunaan mutu rendah pada serat tarik berdasarkan asumsi bahwa beton sama sekali tidak menanggung tegangan tarik. Balok beton gradasi yang hemat semen dapat menjadi salah satu solusi dalam dunia konstruksi yang sedang menggalakkan green building. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi pengaruh dimensi penampang melintang dan rasio pembesian lentur terhadap kapasitas beban yang mampu ditahan oleh balok beton gradasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan mempersiapkan spesimen ujinya dan kontrol sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahanan balok terhadap risiko retak meningkat seiring dengan peningkatan rasio penampang dan rasio pembesian yang digunakan. Walaupun demikian, luas penampang perlu dikaji ulang agar kinerja antar spesimen dapat dibandingkan.
EKSPERIMENTAL MOMEN-LENDUTAN BALOK KANTILEVER BAJA CANAI DINGIN DENGAN VARIASI JUMLAH SEKRUP Nindyawati Nindyawati; I Gede Agung Shri Parta; Adjib Karjanto; Wahyo Hendarto Yoh
Bangunan Vol. 27 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p7-16

Abstract

Momen lentur dan lendutan pada struktur baja canai dingin erat kaitannya dengan model sambungan yang dipergunakan. Sambungan yang termasuk klasifikasi flexible dan semi-rigid didapatkan dari pengamatan yang dilakukan. Pada paper ini karakteristik dari variasi sambungan dan pengaruhnya diamati dengan metode eksperimental menggunakan benda uji single profile yang dimodelkan sebagai balok kantilever. Hasil studi menunjukkan bahwa penambahan jumlah sekrup turut meningkatkan momen lentur maksimum yang dapat diterima struktur. Akan tetapi hasil analitis dan hasil ekperimen menunjukkan ketidaksesuaian di mana struktur masih belum dapat menerima beban secara optimal.
EVALUASI KINERJA PERKERASAN LATASIR PADA RUAS JALAN NASIONAL DI PULAU AMBON Hamkah Hamkah; Rohana Rohana; Aisyah Aisyah
Bangunan Vol. 27 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p17-32

Abstract

Jalan J. Syaranamual dan Leo Wattimena di Ambon, merupakan 2 diantara 81 ruas jalan nasional di wilayah Provinsi Maluku, diprogramkan BPJN Maluku menggunakan perkerasan Latasir untuk mempertahankan kondisi kemantapan jalan. Evaluasi kinerja perkerasan Latasir Kelas B tahun anggaran 2020 dimaksudkan bahan evaluasi/pertimbangan penggunaan perkerasan sejenis di wilayah BPJN Maluku untuk tahun anggaran 2021. Tujuan penelitian mengevaluasi: 1). Penggunaan bahan campuran Latasir terhadap pemenuhan spesifikasi; 2). Metode produksi campuran berdasarkan ketentuan peralatan pencampur, jenis kendaraan pengangkut, peralatan penghamparan dan pemadatan; 3). Mutu Latasir berdasarkan sifat campuran, toleransi dimensi tebal, kepadatan minimum dan metode pengendalian mutu. Metode evaluasi terhadap kinerja bahan baku, bahan olahan, bahan jadi, peralatan, dan tenaga kerja terhadap ketentuan mutu pengadaan. Kesimpulan: 1). Jenis aspal (Pertamina 60/70), Agregat 5-10, Pasir dan Abu Batu asal quarry Wai Sikula di Laha-Ambon, memenuhi persyaratan spesifikasi bahan sebagai campuran Latasir Kelas B, 2). Metode produksi campuran menggunakan AMP di Desa Laha memenuhi ketentuan peralatan produksi berdasarkan hasil pengukuran temperatur campuran, uji gradasi gabungan hasil ekstraksi, 3). Metode pelaksanaan pekerjaan Latasir menggunakan Asphalt Finisher, Tandem Roller dan Pneumatic Tire Roller memenuhi ketentuan Spesifikasi Umum 2018. 4). Kadar aspal 7,10 persen memenuhi persyaratan Latasir kelas B berdasarkan ketentuan toleransi dimensi tebal, kepadatan minimal dan sifat marshal campuran. Kadar aspal Latasir Kelas B oleh Penyedia lebih rendah dibandingkan kadar aspal optimum (8,40 persen).
STABILISASI TANAH DENGAN MATERIAL FLY ASH PLTU BENGKULU PADA PEMBANGUNAN JALAN PULAU ENGGANO Mirotus Sakdiah; Redi Andriansah; Dewi Okta Ayuningtyas
Bangunan Vol. 27 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p33-54

Abstract

Tanah ekspansif yang mendominasi daratan Pulau Enggano di Provinsi Bengkulu berpengaruh terhadap pembangunan konstruksi diatasnya. Permukaan ruas jalan yang dibangun diatas tanah ekspansif akan mudah berair di musim hujan dan mengalami keretakan di musim kemarau yang mana kondisi tersebut dapat mempengaruhi kualitas infrastruktur jalan. Alternatif untuk permasalahan tersebut yaitu melakukan stabilisasi tanah dengan mencampurkan bahan kimia Fly Ash dari limbah pembakaran batubara PLTU Kota Bengkulu sebagai pozzolan yang dapat mengikat mineral tanah pada proses pemadatan tanah. Pemanfaatan limbah Fly Ash sebagai bahan stabilisasi juga merupakan salah satu bentuk penanganan lingkungan di sekitar PLTU untuk mengurangi dampak polusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan daya dukung tanah terhadap pencampuran material sustainable berupa Fly Ash sebagai bahan soil stabilizer pada tanah ekspansif guna pembangunan konstruksi jalan di sepanjang Pulau Enggano. Penelitian dilakukan melalui dua tahapan yang dimulai dengan melakukan studi kepustakaan dari jurnal serta penelitian yang relevan tentang pengaruh pencampuran Fly Ash pada tanah ekspansif terhadap daya dukung tanah. Tahap kedua, menganalisis data yang telah diperoleh dengan metode analisis deskriptif. Hasil dari literatur menunjukkan bahwa pengujian peningkatan daya dukung tanah dengan mencampurkan Fly Ash pada tanah ekspansif melalui uji CBR, UCT dan Atterberg Limit dapat meningkatkan daya dukungnya. Dari hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Fly Ash sebagai material stabilisasi dapat meningkatkan daya dukung tanah yang akan memperbaiki kualitas konstruksi pada pembangunan jalan di Pulau Enggano.
IDENTIFIKASI DAN PENANGANAN RISIKO K3 PADA PROYEK JALAN Riza Susanti
Bangunan Vol. 27 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p55-68

Abstract

Proyek jalan sarat dengan risiko, salah satu risiko yang kerap terjadi adalah risiko terkait K3. Tingginya jumlah kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek menunjukkan bahwa K3 belum diterapkan secara optimal di proyek, meski sudah ada regulasi yang mengaturnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan melakukan analisis untuk penanganan risiko K3 khususnya pada proyek jalan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan identifikasi risiko yang mungkin terjadi pada proyek jalan kemudian mengidentifikasi risiko tersebut untuk mengklasifikasikan terhadap kategori risiko tinggi, moderat atau rendah. Berdasarkan nilai probabilitas dan dampak yang dihasilkan terhadap sasaran proyek yaitu biaya, mutu dan waktu. Berdasarkan hasil identifikasi terdapat 6 (enam) kategori risiko yang kerap terjadi pada proyek jalan yaitu risiko terkait lokasi, risiko jalan akses, risiko galian, risiko timbunan, risiko struktur dan risiko clearing & striping. Jika menilik lebih detail lagi, maka dapat diketahui bahwa kejadian yang memiliki risiko tinggi atau berpotensi sering terjadi dan memiliki dampak besar bagi proyek adalah risiko adanya tabrakan/ tertabrak, risiko longsoran galian dan risiko adanya bekisting yang roboh. Selanjutnya tindakan mitigasi yang sesuai dengan risiko diperlukan untuk mengurangi dampak dan meminimalisir potensi terjadinya risiko tersebut. Output dari penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi stakeholder proyek dalam upaya optimalisasi penerapan K3 pada proyek jalan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5